Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Kebumen di Tahun 2025: Menuju Kabupaten Kaya Raya Atau Ilusi Belaka?

Akhmad Alhamdika Nafisarozaq oleh Akhmad Alhamdika Nafisarozaq
7 Januari 2025
A A
Kebumen di Tahun 2025: Menuju Kabupaten Kaya Raya Atau Ilusi Belaka?

Kebumen di Tahun 2025: Menuju Kabupaten Kaya Raya Atau Ilusi Belaka? (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Status Geopark dan kebanggaan internasional

Fakta menarik lainnya, status Geopark Kebumen sudah diakui UNESCO. Ini bukan cuma soal batu-batuan, tapi juga soal potensi wisata yang luar biasa. Dari pantai-pantai indah seperti Pantai Menganti hingga goa-goa eksotis, Kebumen sebenarnya punya semua elemen untuk jadi destinasi wisata kelas dunia. Tapi, ya, potensi ini masih perlu digarap lebih serius.

Bupati kaya, kabupaten miskin?

Ini fakta yang bikin kepala sedikit gatal. Bupati baru kita, Lilis Nuryani, masuk dalam jajaran bupati terkaya di Jawa Tengah. Di satu sisi, ini mungkin membanggakan. Tapi di sisi lain agak ironis mengingat Kebumen masih masuk dalam daftar kabupaten termiskin.

UMR kita masih rendah, jalanan masih rusak parah, dan tingkat pendidikan serta kesadaran masyarakat soal ketertiban masih perlu banyak perbaikan. Jadi, pertanyaannya, bagaimana caranya kita bisa kaya kalau infrastruktur dasar dan SDM kita masih tertinggal?

Kebumen Jaya di 2025: Harapan atau Ilusi?

Jadi, apakah benar Kebumen bisa masuk 10 besar kabupaten terkaya di Jawa Tengah pada 2025? Secara teori, mungkin saja. Beberapa faktor mendukung seperti yang saya sebutkan di atas.

Adanya peningkatan infrastruktur seperti mall, bioskop, dan alun-alun yang lebih modern di sini. Pun status Geopark yang bisa menarik wisatawan dan investor. Selain itu potensi ekonomi kreatif dari anak muda yang tergerak untuk membuka usaha di bidang kuliner atau pariwisata juga cukup besar.

Namun, untuk mencapai itu, ada beberapa PR besar. Misalnya, perbaikan infrastruktur dasar seperti jalan rusak yang harus segera diperbaiki. Nggak lucu kan kalau Geopark Kebumen kelas dunia tapi akses menuju lokasinya seperti off-road.

Peningkatan SDM di bidang pendidikan dan pelatihan kerja juga harus diperkuat. Masyarakat perlu diberi pemahaman soal pentingnnya ketertiban. Misalnya dengan menempatkan PKL di zona yang sudah disediakan, dan sebagainya.

Peningkatan UMR Kebumen juga bisa memberi angin segar bagi misi Kebumen jaya 2025. Dengan UMR yang layak dan daya beli masyarakat meningkat, pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Baca Juga:

Pengakuan dari Saya, Warga Asli Kebumen yang Menyadari Bahwa Daerah Saya Memang Sulit Dipahami Khususnya Para Pendatang yang Sedang Beradaptasi

Pantai Menganti Kebumen, Pantai Terindah di Jawa Tengah, tapi Perjalanan ke Sana Adalah Simulasi Jantungan yang Dibungkus Liburan

Harapan untuk Kebumen

Kebumen punya peluang besar untuk berubah. Tapi perubahan ini harus melibatkan semua pihak: pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha. Kalau semua lapisan warga bisa bersinergi, siapa tahu 2025 benar-benar jadi momen di mana Kebumen tak lagi dikenal sebagai kabupaten termiskin, melainkan sebagai salah satu kabupaten terkaya di Jawa Tengah.

Jadi, apakah kita akan sampai ke sana? Waktu yang akan menjawab. Tapi satu hal pasti, sebagai warga Kebumen, kita harus tetap optimis dan bekerja keras. Karena seperti kata pepatah lokal: banyu mili nggoleki dalane dhewe.

Penulis: Akhmad Alhamdika Nafisarozaq
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Usaha Kebumen Lepas dari Status Kabupaten Termiskin di Jawa Tengah.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 8 Januari 2025 oleh

Tags: Kabupaten KebumenKebumen
Akhmad Alhamdika Nafisarozaq

Akhmad Alhamdika Nafisarozaq

Mahasiswa kabupaten yang sering pulang untuk mengamati rumah sendiri yang perlahan berubah.

ArtikelTerkait

Usaha Kebumen Lepas dari Status Kabupaten Termiskin (Unsplash) purworejo

Mencoba Menyelesaikan Perdebatan Mana yang Lebih Maju, Kebumen atau Purworejo

24 Februari 2025
Kebumen Bukan Sebatas Tempat Singgah di Antara Jogja & Purwokerto (Pexels)

Kebumen Bukan Sebatas Tempat Singgah di Antara Jogja dan Purwokerto

17 Februari 2025
Kecap Manis Legendaris Asal Jawa Tengah yang Wajib Dicoba Minimal Sekali Seumur Hidup

Kecap Manis Legendaris Asal Jawa Tengah yang Wajib Dicoba Minimal Sekali Seumur Hidup

28 Desember 2023
Gombong, Kecamatan Terbaik di Kebumen (Unsplash)

Kenapa Gombong? Karena Gombong Adalah Kecamatan Terbaik dan Berdikari di Kabupaten Kebumen

12 Juni 2024
Kebumen Itu Cantiknya Keterlaluan, tapi Nggak Bisa Jual Diri (Unsplash)

Kebumen, Kabupaten yang Cantiknya Keterlaluan tapi Nggak Bisa Menjual Dirinya Sendiri

27 April 2026
Gombong: Kecamatan Terbaik di Kebumen, Mandiri Tanpa Bantuan Wilayah Lain

Gombong: Kecamatan Terbaik di Kebumen, Mandiri Tanpa Bantuan Wilayah Lain

4 Mei 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Di Balik Solo yang Syahdu Sehabis Hujan, Ada Ancaman yang Mengintai Pengguna Jalan Terminal

Di Balik Solo yang Syahdu Sehabis Hujan, Ada Ancaman yang Mengintai Pengguna Jalan

31 Mei 2026
Keindahan Pantai Nanggelan Jember Hanya Bisa Dinikmati oleh Mereka yang Rela Repot, Wisatawan Manja Minggir Dulu Mojok.co

Keindahan Pantai Nanggelan Jember Hanya Bisa Dinikmati oleh Mereka yang Rela Repot, Wisatawan Manja Minggir Dulu

31 Mei 2026
3 Alasan Mengapa Teror Pocong Tidak Akan Laku di Jogja, Klitih Lebih Nyata dan Lebih Mengerikan ketimbang Pocong Palsu!

3 Alasan Teror Pocong Tidak Akan Laku di Jogja, Klitih Lebih Nyata dan Lebih Mengerikan ketimbang Pocong Palsu!

26 Mei 2026
Dear Wisatawan, Bandungan Semarang Nggak Melulu Soal Prostitusi, Ada Banyak Potensi Lain Mojok.co

Dear Wisatawan, Bandungan Semarang Nggak Melulu Soal Prostitusi, Ada Banyak Potensi Lain

26 Mei 2026
Orang Salatiga vs Kabupaten Semarang Siapa yang Suka Bohong (Unsplash)

Salatiga Memang Dicap Numpang wisata Daerah Kabupaten Semarang, tapi Warga Kabupaten Semarang Lebih Parah karena Ngaku-ngaku dari Salatiga

31 Mei 2026
11 Istilah Penyakit dalam Bahasa Jawa yang Terdengar Lucu Mojok.co

11 Istilah Penyakit dalam Bahasa Jawa yang Terdengar Lucu

29 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.