Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Luar Negeri

Kebiasaan Buruk Jemaah Umroh Indonesia yang Bikin Petugas Bandara Madinah Ngelus Dada

Dodik Suprayogi oleh Dodik Suprayogi
7 Februari 2025
A A
Kebiasaan Buruk Jemaah Umroh Indonesia yang Bikin Petugas Bandara Madinah Ngelus Dada Mojok.co

Kebiasaan Buruk Jemaah Umroh Indonesia yang Bikin Petugas Bandara Madinah Ngelus Dada (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Indonesia salah satu negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, menempati posisi ke-2 setelah Pakistan. Tidak heran, jumlah jemaah umroh ke Arab Saudi bisa mencapai ratusan ribu setiap tahunnya. Pada 2023 misalnya, data saudinesia.id mencatat ada 780 tibu jemaah asal Indonesia Umroh ke Arab Saudi. Angka ini menjadikan Indonesia sebagai negara pengirim jemaah umroh terbanyak di dunia. 

Saking dominannya jemaah umroh asal Indonesia, pemerintah Kerajaan Arab Saudi memberikan perhatian khusus. Contohnya, menambahkan bahasa Indonesia dalam beberapa petunjuk fasilitas umum supaya lebih mudah dipahami jemaah asal Indonesia. Tidak heran kalau pedagang dan petugas pelayananan tertentu fasih berbahasa Indonesia. Apalagi, jemaah umroh asal Indonesia memang terkenal ramah pada orang asing. 

Dibalik berbagai keistimewaan jemaah umroh asal Indonesia, ada beberapa sisi negatif yang saya rasa perlu dibahas dalam tulisan ini. Bukannya ingin membagikan aib negara sendiri, hanya saja, sisi negatif ini perlu dibahas agar jemaah umroh maupun jemaah haji lain sadar dan nggak melakukan hal-hal memalukan yang sama. Ini berdasar pengamatan saya umroh dan landing di Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz Madinah ya. Ini bakal jadi pekerjaan rumah besar bagi agen-agen travel supaya nggak melulu fokus pada jumlah jemaah yang diberangkatkan, tapi juga mengawasi tindak-tanduk jemaah.

#1 Jemaah umroh Indonesia suka ambil foto seenak jidat

Ada beberapa sudut di bandara di mana penumpang tidak boleh menhambil foto atau gambar. Sedihnya, larangan ini tidak dihiraukan oleh jemaah umroh Indonesia. Mereka dengan entengnya foto-foto di sudut tersebut. Lebih parahnya lagi, foto-foto dilakukan secara rombongan. Saya pernah melihat rombongan travel sekitar 50-an orang menjajal berbagai pose di titik yang dilarang itu. Parahnya lagi, pihak travel bukannya menegur, tapi malah mendukung dengan membantu rombongan untuk mengambil gambar.

Tidak sedikit juga rombongan besar yang foto di tengah jalan hingga mengganggu akses penumpang bandara lain. Sudah mengganggu jalan, rombongan seperti ini biasanya berisik. Apabila sudah seperti ini, petugas bandara biasanya langsung datang dan teriak-teriak, “Ya haji, haji, cepat cepat” Hal ini jelas membuat sorot perhatian orang-orang sekitar langsung mengarah ke jemaah Indonesia. Benar-benar bikin malu saja. 

#2 Budaya antre yang buruk

Sebenarnya hal ini tidak terlalu mengagetkan, sebab di Indonesia antre bukan jadi budaya yang dijunjung tinggi. Persoalannya, mereka ini sedang berada di negeri yang dikunjungi jemaah dari berbagai belahan dunia. Bakal terjadi kekacauan kalau budaya antre dengan baik tidak diterapkan. Itulah yang dilakukan jemaah umroh Indonesia. 

Saya saksikan sendiri saat mendarat di bandara, jemaah harus antre untuk pengecekan imigrasi. Paling mencolok adalah antrean jemaah umroh Indonesia. Seharusnya, pola antrian adalah baris 1-1 ke belakang. Karena masyarakat Indonesia umumnya adalah masyarakat yang suka srawung, barisan itu menjadi 1-1 ke samping, mungin supaya enak kalau mau saling bertukar informasi alias ngrumpinya.

Selain itu, jemaah umroh Indonesia juga suka menyerobot antrean meski sama-sama dari Indonesia. “Itu rombongan saya di depan, saya duluan ya” sambil mepet masuk barisan orang di depannya. Sementara, orang yang sudah antre enggan memberikan kesempatan. Momen-momen seperti ini biasanya menimbulkan keributan. Lagi lagi, petugas bandara harus turun tangan untuk menertibkan jemaah umroh Indonesia.

Baca Juga:

Pulang dari Jepang Bikin Sadar Betapa Bobrok Daerah Asal Saya

5 Pekerjaan yang Bertebaran di Indonesia, tapi Sulit Ditemukan di Turki

#3 Jalan pelan sambil ngobrol dan suka berhenti mendadak

Petugas bandara sepertinya juga sudah kenyang dengan perilaku yang satu ini. Jemaah Indonesia seringkali nampak jalan pelan sambil ngobrol dengan formasi 1-1 ke samping. Padahal formasi seharusnya 1-1 ke belakang. Itu mengapa kemacetan jalur nggak terhindarkan lagi, terutama di eskalator atau saat pemeriksaan barang-barang dengan X-tray.

Selain itu, kebiasaan jemaah yang suka berhenti mendadak juga cukup mengesalkan. Apalagi kalau para jemaah itu berhenti mendadak di depan orang yang sedang terburu-buru. Jemaah yang mandek mendadak bisa menimbulkan kemacetan panjang di lajur jalan bandara.  Lagi lagi, petugas bandara harus turun tangan.

Sudah seharusnya jemaah Indonesia sebagai tamu di Arab Saudi memahami apa-apa yang dibolehkan dan dilarang dilakukan di negara King Salman itu. Apa mungkin saking ramahnya orang Indonesia, semuanya dianggap teman. Jadi main ke rumah teman udah seperti main di rumah sendiri. Jadi, kebiasaan-kebiasaan buruk yang seharusnya nggak dibawa ke negeri orang, justru dibawa.

Penulis: Dodik Suprayogi
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Umroh Gratis Malah Jadi Beban Gara-gara Tuntutan Sosial yang Mengharuskan Bawa Oleh-oleh!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 7 Februari 2025 oleh

Tags: IndonesiaJemaah Indonesiajemaah umrohJemaah Umroh Indonesiaumroh
Dodik Suprayogi

Dodik Suprayogi

Penggiat pertanian yang sedang menempuh pendidikan S2 Ilmu Ekonomi di Universitas Trisakti Jakarta.

ArtikelTerkait

Membandingkan XXI dan CGV, Penguasa Bioskop di Indonesia, Mana yang Lebih Unggul?

17 April 2022
nama daerah paling cantik bagus di indonesia mojok

7 Nama Daerah di Indonesia Rasa Luar Negeri, dari Boalemo sampai Yahukimo

23 April 2020
basa-basi

Basa-Basi Orang Indonesia yang Bikin Keki

7 Juli 2019
Tolong, Indonesia’s Next Top Model Jangan Kebanyakan Drama! terminal mojok.co

Tolong, Indonesia’s Next Top Model Jangan Kebanyakan Drama!

24 Desember 2020
5 Pekerjaan yang Bertebaran di Indonesia, tapi Sama Sekali Tidak Ada di Turki Mojok.co

5 Pekerjaan yang Bertebaran di Indonesia, tapi Sulit Ditemukan di Turki

26 Oktober 2025
penjarahan artefak indonesia mojok

Penjarahan Artefak Nusantara: Maling yang Terlalu Pintar atau Kita yang Konsisten Abai?

28 Juni 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jalan Kertek Wonosobo, Jadi Pusat Ekonomi tapi Bikin Sengsara (Unsplash)

Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo Mematikan, tapi Pemerintah, Warga, hingga Ahli Klenik Saja Bingung Cari Solusinya

24 Februari 2026
Gen Z Ogah Naik Jabatan, Mending Jadi Pekerja Biasa Aja, tapi Punya Hidup Lebih Tenang Mojok.co

Gen Z Ogah Naik Jabatan, Mending Jadi Pekerja Biasa Aja, tapi Punya Hidup Lebih Tenang

23 Februari 2026
Nasi Godog, Makanan Magelang yang Nggak Ramah di Lidah Pendatang, Tampilan dan Rasanya Absurd Mojok.co

Nasi Godog Magelang, Makanan Aneh yang Nggak Ramah di Lidah Pendatang

28 Februari 2026
Stasiun Indro Bikin Gresik Jadi Daerah Industri yang Terlihat Menyedihkan Mojok.co

Stasiun Indro yang Menyedihkan Membuat Kota Industri Gresik Jadi Terlihat Payah

27 Februari 2026
Pulang ke Lembata NTT Setelah Lama Merantau di Jawa, Kaget karena Kampung Halaman Banyak Berubah Mojok.co

Momen Pulang ke Lembata NTT Setelah Sekian Lama Merantau di Jawa Diliputi Rasa Kaget, Kampung Halaman Banyak Berubah

25 Februari 2026
Turkiye Burslari, Beasiswa Pemerintah Turki yang Layak Diperebutkan, Lolosnya Gampang dan Nggak Ada Kewajiban Mengabdi Mojok.co

Turkiye Burslari, Beasiswa Pemerintah Turki yang Lolosnya Gampang dan Nggak Ada Kewajiban Mengabdi

28 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.