Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Kata-kata Bahasa Sunda yang Biasa Digunakan untuk Menyuruh Seseorang

Rahadian oleh Rahadian
3 Desember 2021
A A
Kata-kata Bahasa Sunda yang Biasa Digunakan untuk Menyuruh Seseorang terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Saya ingin membuat tulisan tentang serba-serbi kekayaan bahasa Sunda, tapi nggak ada inspirasi. Lantas saya teringat dengan cerita ini. Saat masih kuliah, saya bersama teman dan adik kelas menuju ke salah satu galeri seni yang berada di Kota Bandung. Waktu itu kami bermaksud membuat laporan tugas kuliah apresiasi karya seni.

Teman saya ini mengendarai mobil. Setibanya kami di depan galeri, saya berkata pada teman saya yang mengendarai mobil, “Heup, Gus. Itu galerinya. Masuknya lewat situ.” Si adik kelas yang mendengar lalu bertanya pada saya, “Heup itu apa, Kak?”

Dari situ saya tahu kalau adik kelas ini bukan orang Sunda lantaran nggak mengerti maksud ucapan saya. Berangkat dari cerita itulah saya jadi kepingin membagikan apa saja sih kata-kata dalam bahasa Sunda yang biasa digunakan dalam keseharian untuk menyuruh seseorang. Yah, siapa tahu tulisan ini bisa jadi panduan bagi kalian non-penutur bahasa Sunda tapi sedang tinggal di Jawa Barat.

#1 Heup: berhenti

Kamu bisa meminta seseorang untuk berhenti melakukan sesuatu dengan berkata, “Heup!”

Misalnya, kamu dan temanmu sedang menuju ke suatu tempat dengan mengendarai mobil. Dalam perjalanan, ada seorang polisi mendatangi mobil kalian dan memberhentikan mobil. Kamu bisa menyuruh temanmu untuk memberhentikan mobilnya dengan berkata begini, “Heup dulu, itu ada polisi nyegat.”

#2 Der: lekas

Kamu bisa menggunakan “der” untuk meminta seseorang lekas melakukan suatu hal. Misalnya kamu dan temanmu sedang kerja kelompok. Kalian sudah berbagi tugas, namun ada seornag teman yang masih santai-santai saja padahal seharusnya dia mengerjakan tugasnya. Kamu bisa mengatakan ini padanya, “Sok atuh der! Kerjain sekarang, jangan buang-buang waktu!”

#3 Jug: meminta seseorang untuk pergi ke suatu tempat

Misalnya adikmu dan teman-temannya akan pergi ke luar kota. Kamu mengantarkan mereka ke agen travel. Sesudah mengantarkan mereka, kamu melihat adikmu malah nongkrong di depan pintu agen travel padahal seharusnya dia ada di dalam bus. Kamu bisa berkata padanya, “Dek, kenapa masih di sini? Itu teman-temanmu udah pada di sana, jug ke sana!”

#4 Sok: Silakan

Kamu mungkin sering mendengar temanmu yang orang Sunda mengucapkan “sok”. Sebenarnya, apa sih artinya? “Sok” artinya mempersilakan seseorang untuk melakukan suatu hal. Misalnya, kamu sedang mengadakan acara ulang tahun. Tamu undangannya adalah teman-teman terdekat. Kamu hendak mempersilakan para tamu untuk menyantap makanan yang telah dihidangkan, kamu bisa berkata seperti ini pada mereka, “Sok dimakan hidangannya.”

Baca Juga:

20 Kata Bahasa Indonesia dan Bahasa Sunda yang Penulisan dan Bunyinya Sama, tapi Maknanya Jauh Berbeda

Dilema Warga Brebes Perbatasan: Ngaku Sunda Muka Tak Mendukung, Ngaku Jawa Susah karena Nggak Bisa Bahasa Jawa

#5 Gunakan pola berikut: Pang- + Kata Kerja + -in

Kita mungkin terbiasa menggunakan pola kata kerja + -in untuk meminta seseorang melakukan suatu hal. Misalnya, minta tolong seseorang mengambil buku di kamar, maka kita biasa berkata begini, “Tolong ambilin buku di kamar.” Atau contoh lainnya minta seseorang untuk memasukkan buku ke dalam tas, maka kita biasa berkata, “Tolong masukin bukunya ke tas.”

Dalam bahasa Sunda, imbuhan pang- digunakan untuk menyuruh seseorang. Jadi, pola kalimatnya menjadi pang- + kata kerja + -in. Contoh kalimatnya: tolong pangambilin buku di kamar.

Nah, itulah beberapa contoh kata dalam bahasa Sunda yang biasa digunakan untuk menyuruh seseorang. Sebenarnya masih ada banyak kata-kata dalam bahasa Sunda yang bisa digunakan untuk menyuruh orang lain, namun kata-kata di atas adalah yang paling sering digunakan dalam percakapan sehari-hari.

Sumber Gambar: Unsplash

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 2 Desember 2021 oleh

Tags: Bahasa SundaKosa Kata
Rahadian

Rahadian

Sarjana Hubungan Internasional yang gemar menulis, bermain musik, dan coding.

ArtikelTerkait

Orang Sunda Punya Aksen Paling Indah di Indonesia, Terdengar Lembut dan Merdu di Telinga Arek Suraboyo seperti Saya Mojok.co

Orang Sunda Punya Aksen Paling Indah di Indonesia, Terdengar Lembut dan Merdu di Telinga Arek Suroboyo seperti Saya

16 Juni 2024
Panduan Menggunakan Kata ‘Punten’ dalam Bahasa Sunda untuk Memohon Maaf Terminal Mojok

Penggunaan Bahasa Sunda ‘Punten’ untuk Minta Maaf

28 Januari 2021
Pengalaman Saya Tinggal di Banjarharjo, Kecamatan Paling Nyaman di Brebes. Berasa Jadi Artis FTV Selama Tinggal di Sini

Pengalaman Saya Tinggal di Banjarharjo, Kecamatan Paling Nyaman di Brebes. Berasa Jadi Artis FTV Selama Tinggal di Sini

18 Juni 2024
Contoh Perumpamaan dalam Bahasa Sunda yang Bisa Digunakan mntuk Mencela terminal mojok.co

Contoh Perumpamaan dalam Bahasa Sunda yang Bisa Digunakan untuk Mencela

18 Februari 2021
Panduan Menggunakan Kata Euy Secara Tepat dalam Percakapan Bahasa Sunda Sehari-hari terminal mojok (1)

Panduan Menggunakan Kata Euy Secara Tepat dalam Percakapan Bahasa Sunda Sehari-hari

24 November 2021
Penggunaan Umpatan “Anjing” Berdasarkan Tingkatan Emosi dalam Percakapan Bahasa Sunda Sehari-hari

Penggunaan Umpatan “Anjing” Berdasarkan Tingkatan Emosi dalam Percakapan Bahasa Sunda Sehari-hari

4 Desember 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sisi Gelap Purwokerto yang Membunuh Wisatanya Sendiri (Unsplash)

Purwokerto Murah? Murah untuk Siapa? Kenapa Warga Asli Tidak Merasakannya?

27 Maret 2026
ASN Rajin Adalah Tempat Sampah Buat Atasan (Shutterstock)

Kalau Kalian Masih Ingin Jadi ASN di Era Ini, Sebaiknya Pikir 2 Kali. Tidak, 3, 4, bahkan 100 Kali kalau Perlu

28 Maret 2026
Penilai Properti: Profesi "Sakti" di Balik Kredit Bank yang Sering Dikira Tukang Ukur Tanah

Penilai Properti: Profesi “Sakti” di Balik Kredit Bank yang Sering Dikira Tukang Ukur Tanah

31 Maret 2026
10 Pantai yang Bikin Kebumen Nggak Pantas Menyandang Status Kabupaten Termiskin, Cocoknya Jadi Kabupaten Wisata Mojok.co

10 Pantai yang Bikin Kebumen Nggak Pantas Menyandang Status Kabupaten Termiskin, Cocoknya Jadi Kabupaten Wisata

26 Maret 2026
Bontang Naik Level: Dulu Cari Hiburan Susah, Sekarang Bingung karena Kebanyakan Tempat

Bontang Naik Level: Dulu Cari Hiburan Susah, Sekarang Bingung karena Kebanyakan Tempat

1 April 2026
Plesir ke Telaga Sarangan Magetan Cuma Bikin Emosi, Mending ke Telaga Ngebel Ponorogo Mojok.co

Plesir ke Telaga Sarangan Magetan Cuma Bikin Emosi, Mending ke Telaga Ngebel Ponorogo

26 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Kerja di Kafe Bikin Stres karena Bertemu Gerombolan Mahasiswa Jogja yang Nggak Beradab, Sok Sibuk di Depan “Budak Korporat”
  • Gagal Lolos SNBP UGM Bukan Berarti Bodoh, Seleksi Nilai Rapor Hanya “Hoki-hokian” dan Kuliah di PTN Tidak Menjamin Masa Depan
  • Siswa Terpintar 2 Kali Gagal UTBK SNBT ke UB, Terdampar di UIN Jadi Mahasiswa Goblok dan Nyaris DO
  • “Side Hustle” Bisa Hasilkan hingga Rp500 Juta per Bulan Melebihi Gaji Kerja Kantoran, tapi Bikin Tersiksa karena Tidak Pernah Berhenti Bekerja
  • Penyesalan Kaum Mendang-mending yang Dilema Pakai Kereta Eksekutif hingga Memutuskan Tobat dari Kondisi “Neraka” Kereta Ekonomi
  • Derita Jadi PNS atau ASN di Desa: Awalnya Bisa Sombong Status Sosial, Tapi Berujung Ribet karena “Diporoti” dan Dikira Bisa Jadi Ordal

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.