Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Featured

Kata Atta Halilintar, ‘Suara Suami Adalah dari Tuhan’: Apa Nyaman Dicintai karena Rasa Takut?

Audian Laili oleh Audian Laili
7 April 2021
A A
Kata Atta Halilintar, ‘Suara Suami Adalah dari Tuhan’: Apa Nyaman Dicintai karena Rasa Takut? terminal mojok.co

Kata Atta Halilintar, ‘Suara Suami Adalah dari Tuhan’: Apa Nyaman Dicintai karena Rasa Takut? terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah baru saja sah sebagai pasangan suami dan istri. Pun hari ini sedang melewati hati ketiganya sebagai pengantin baru. Namun, muncul sebuah kutipan ucapan dari Atta di linimasa media sosial saya. Sebuah pernyataan yang sebetulnya telah diucapkan sebelum pernikahan tersebut terlaksana.

Setelah saya ulik-ulik, saya menemukan video lengkapnya. Saat itu Atta Halilintar sedang diwawancara oleh Bunda Ashanty di channel YouTube The Hermansyah. Mereka mengobrol soal hubungan Atta dengan Aurel. Lika-liku yang telah terlewati dulu, kondisi hari ini, dan harapan-harapan yang ingin dicapai di masa mendatang. Berikut video lengkapnya.

Dari video yang berdurasi sekitar 36 menit itu, saya orang yang awam ini, melihat bahwa Atta tampak (ingin) memiliki power lebih besar dalam hubungan tersebut. Banyak hal yang dia sebutkan sebagai keinginan dari hubungan itu adalah keinginannya, bukan keinginan mereka berdua. Baik soal punya anak 15, ingin Aurel punya karier lebih melejit, dan seterusnya.

Hingga kemudian Atta Halilintar mengatakan ini, “Aku kalau udah berkeluarga, aku tuh kepala keluarga. Kamu nggak kayak kita pas masih tunangan. Izin suami, suara suami adalah dari Tuhan. Jadi, kalau aku nggak izin ini ini ini, kamu harus nurut, nggak bisa kayak sebelumnya.”

Pernyataan tersebut sekilas memang tampak sebagai sebuah pernyataan seorang lelaki yang bertanggung jawab. Seorang lelaki yang akan menjadi tameng dan pelindung bagi pasangannya. Namun, yang saya rasakan justru sebaliknya. Bukannya merasa bahwa itu pernyataan romantis, saya justru merasa bahwa itu adalah pernyataan yang sungguh menakutkan.

Seperti yang sudah sering kita dengar bahwa sebuah pernikahan adalah tentang hubungan dua orang, bukan relasi satu orang yang ingin menguasai lainnya. Lantaran hubungan tersebut butuh untuk mewadahi kepentingan dua kepala, salah satu cara untuk menjembataninya adalah berdiskusi. Betul suami adalah kepala keluarga, tapi itu bukan berarti istri tidak punya hak yang sama untuk menyatakan keinginannya, kan?

Belum lagi keinginan Atta yang seolah menuntut Aurel untuk beginilah, begitulah. Mungkin itu terdengar baik dan mendukung Aurel untuk menjadi figur yang lebih luar biasa. Akan tetapi, adakah garansi bahwa Aurel juga menginginkan hal yang sama? Bagaimana kalau ternyata Aurel ingin menjadi sosok yang tampak biasa-biasa saja? Bagaimana kalau Aurel tidak ingin terlalu banyak mengejar kehidupan penuh tuntutan publik, supaya ia bisa menjalani kehidupan dengan lebih tenang, damai, dan lebih fokus pada dirinya sendiri serta keluarga kecilnya?

Bagaimana kalau keinginan sederhana Aurel itu tidak berani dibicarakan karena ia sudah keder duluan dengan kalimat, “Istri harus nurut suami. Suara suami dari Tuhan.” Ya, kalau saya, sih, keweden, Lur. Kalau saya loh, ya.

Baca Juga:

Lebih Baik Minta Izin pada Istri daripada Minta Maaf, karena Keterbukaan Menghasilkan Kepercayaan

Dear para Suami, Inilah Alasan Istrimu Sering Menandai Akunmu di Kolom Komentar Unggahan Parenting  

Kalimat-kalimat semacam itu sudah tidak selayaknya lagi dijadikan landasan. Memposisikan diri sebagai suami yang posisinya lebih tinggi dari istri saja bermasalah. Apalagi memposisikan dirinya sebagai Tuhan. Sungguh itu menakutkan.

Jadi, daripada menganggap bahwa istri adalah milik suami ataupun posisi istri itu di bawah suami, bukankah lebih nyaman kalau keduanya membangun hubungan yang bersifat partnership? Posisi keduanya yang setara akhirnya dapat membangun diskusi yang bersifat argumentatif dalam pengambilan keputusan demi kenyamanan semuanya. Jadi, hubungannya malah lebih bisa saling terbuka selayaknya sahabat. Ini juga enak buat suaminya, loh. Jadi, ia nggak stres karena terlalu berat menanggung beban tanggung jawab yang seolah harus ditanggungnya sendiri.

Hal ini akan bikin sikap izin kita bukan dilakukan atas dasar takut, tapi karena keinginan untuk sama-sama diperlakukan seperti itu. Lantaran adanya keinginan supaya sama-sama enak dan untuk saling memenuhi kebutuhan “ingin dikabari” satu sama lain. Lagian, apa ya enak dicintai karena rasa takut? Kalau saya, mendingan dicintai karena rasa nyaman, sih. Kalau saya loh, ya.

BACA JUGA Netizen Nyinyir Atta Pamer Kemesraan sebagai Pengantin Baru: Bersikap Here and Now Itu Sulit! dan tulisan Audian Laili lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 7 April 2021 oleh

Tags: atta halilintarAurel HermansyahIstrisuamiTuhan
Audian Laili

Audian Laili

Bisa diajak ngobrol lewat akun Instagram @audianlaili

ArtikelTerkait

Jika Tuhan Mahakuasa, Kenapa Manusia Menderita? oleh Ulil Abshar Abdalla: Memahami Akidah Islam

Jika Tuhan Mahakuasa, Kenapa Manusia Menderita? oleh Ulil Abshar Abdalla: Sekumpulan Esai Memahami Akidah Islam

27 Agustus 2023
atta halilintar

Atta Halilintar dan Fenomena Narsisme Kolektif Anak Twitter

1 Agustus 2019
Setelah Nikah, Alasan Balik Duluan dari Nongkrong Bukan Sekadar karena Dibatasi Pasangan! terminal mojok.co

Setelah Nikah, Alasan Balik Duluan dari Nongkrong Bukan Sekadar karena Dibatasi Pasangan!

5 April 2021
5 Hal Konyol yang Ada di Video Klip This Is Indonesia-nya Atta Halilintar terminal mojok.co

5 Hal Konyol yang Ada di Video Klip This Is Indonesia-nya Atta Halilintar

23 Agustus 2021
outfit

Lupakan Soal Outfit of The Day: Tanpanya, Pakaian yang Rapi dan Sopan Kadang Lebih Enak Dipandang

13 Agustus 2019
4 Hal yang Harus Kita Siapkan Jelang Pernikahan Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah terminal mojok.co

4 Hal yang Harus Kita Siapkan Jelang Pernikahan Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah

28 Maret 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Realitas Hidup Semarang yang Tidak Muncul di Brosur Wisata maupun Konten Perjalanan Mojok.co

5 Realitas Pahit Hidup di Semarang yang Tidak Muncul dalam Brosur

13 Juni 2026
Bagi Tenaga Honorer seperti Saya, Mampu Bertahan di Tengah Negara yang Absurd Adalah Sebuah Pencapaian  Mojok.co

Bagi Tenaga Honorer seperti Saya, Mampu Bertahan di Tengah Negara yang Absurd Adalah Sebuah Pencapaian 

6 Juni 2026
Nggak Usah Ngadi-ngadi. Lembaga Pengawas di Drakor Teach You a Lesson Tidak Mungkin Bisa Ada di Indonesia

Nggak Usah Ngadi-ngadi. Lembaga Pengawas di Drakor Teach You a Lesson Tidak Mungkin Bisa Ada di Indonesia

11 Juni 2026
Selempang Cum Laude untuk Wisuda: Penting, tapi Tidak Sepenting Itu biaya wisuda, malang, kampus di malang

Dulu Wisuda Milik Sarjana, Kini Dirayakan di Setiap Jenjang, dan Itu Tak Masalah, tapi Ada yang Lebih Penting

8 Juni 2026
Kebiasaan di Hajatan Pedesaan yang Nggak Masuk Akal kondangan jawa tengah

Orang yang Menggelar Hajatan hingga Menutupi Jalan Umum Patut Dibenci, Bikin Susah!

7 Juni 2026
Bukan Sensi atau Mengabaikan, Ini Alasan Dosen Lama Balas Chat walau WhatsApp-nya Online Mojok.co

Bukan Sensi atau Mengabaikan, Ini Alasan Dosen Lama Balas Chat walau WhatsApp-nya Online

9 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.