Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Personality

Ingin Istri Terlihat Selalu Menawan, Tapi Hampir Tiada Satu pun yang Diusahakan

Eka Prasetya Widhi Utami oleh Eka Prasetya Widhi Utami
4 Juni 2019
A A
istri yang melayani suami

Hellowww, Jadi Istri yang Melayani Suami itu Bukan Auto Jadi Babu!

Share on FacebookShare on Twitter

Pada suatu ketika, saya sedang berada di rumah teman untuk urusan pekerjaan. Di sana ada saya, teman saya (A), dan seniornya (B), mereka berdua adalah laki-laki sementara saya perempuan sendiri. Kebetulan, si A sedang ada masalah dengan calon istrinya. Maka jadilah ia curhat kepada saya dan seniornya. Sebagai orang yang sudah berumah tangga atau lebih berpengalaman, B memberikan banyak wejangan kepada A.

Ada salah satu gagasan yang mereka sepakati bersama—tapi saya merasa keberatan terhadapnya—yakni mereka sebagai pihak laki-laki, heran dengan pasangannya yang memilih untuk memakai baju kucel atau yang sudah kumal saat berada di rumah.

Si A bilang, “Sudah dibeliin baju bagus-bagus, mahal-mahal, eh dipakainya pas di luar rumah doang. Padahal kan, yang beliin laki-lakinya—kita! Lha kok dipamerinnya malah ke orang lain.”

“Nah, bener itu. Minta peralatan dandan katanya biar makin cantik, udah dibeliin. Eh tetep aja dipakainya ya pas ada acara di luar rumah. Kalau di dalem rumah, boro-boro pakai make-up dan baju bagus dihadapan suami atau pasangan,” senironya mengamini. Begitu seterusnya curhat dua lelaki tentang kesamaan pasangan masing-masing.

Saya nggak setuju, tapi nggak berani juga buat buka suara. Cuma mesem saja sambil nggerundel dalam dada. Iya, sepengecut itu aqutuuuw~

Sebenarnya, apa yang dikeluhkan oleh dua orang tadi tidak sepenuhnya salah. Mungkin, sebagai pihak yang sudah berjasa dalam memberikan sesuatu kepada pasangannya, mereka menginginkan feed back atau timbal balik. Mereka ingin agar pasangannya pakai baju bagus juga saat di dalam rumah—tidak hanya saat sedang ada urusan di luar rumah. Dua laki-laki tadi sepertinya merasa punya hak untuk melihat pasangannya dalam keadaan bersih, dan cantik macam laundry karena merasa sudah memenuhi kewajiban sebagai suami dan calon suami.

Tapi boleh kan kita coba ambil sudut pandang lain? Enggg nganu, Mz—jadi gini. Teman saya, si A adalah seorang anak sekaligus calon suami yang masih “numpang” di rumah orang tuanya. Apakah semakin beranjak dewasa maka seseorang semakin mandiri untuk mencukupi kebutuhannya? Belum tentu. Contohnya si A ini, jangankan mengurus rumah, urusan makan saja masih diladeni sama ibunya. Iya, diambilin nasi sayur lauknya. Kalau sudah habis, ya ibunya yang menaruh piring kotor ke wastafel dan mencucinya—urusan baju apalagi. Tertebaklah sudah.
Dengan habit yang seperti itu—yang nggak kenal pekerjaan domestik dalam rumah tangga—ia menginginkan istri atau pasangan yang senantiasa bersih, wangi, dan cantik sepanjang hari. Wani-wanine!

Lha apa ya ndak mikir, kalau suami nggak mau mengerjakan pekerjaan rumah seperti menyapu, mengepel lantai, cuci baju, belajar masak, dan sebagainya, otomatis kan yang mengerjakan ya istrinya seorang diri. Itu belum kalau sudah ketambahan anggota keluarga alias sudah punya anak. Beres-beres rumah, mencuci baju semua anggota keluarga, memasak, mengurus anak 24 jam kan capek, keringetan, dekil, blas hampir tidak ada cantik-cantiknya. Jadi, ya tidak salah juga kalau istri lebih memilih untuk pakai baju seadanya di dalam rumah untuk mengerjakan pekerjaan rumah. Lha wong ya tidak ada tamu—tidak ada yang menonton.

Baca Juga:

Pengeluaran Tak Terduga setelah Menikah, Bikin Pusing dan Hampir Berutang Tiap Bulan

5 Hal yang Baru Terasa Mahal Setelah Menikah, Bikin Syok 

Saya memang belum berkeluarga, tapi dari cerita-cerita sanak keluarga saya yang sudah berumah tangga, terutama dari pihak perempuan, tidak jarang mereka sebenarnya juga merasa ketar-ketir kalau suaminya melirik perempuan lain di luar sana yang lebih terlihat semlohai dan wangi. Sering pula mereka curhat bahwa mereka juga punya keinginan untuk tampil seperti saat mereka masih melajang, serba bersih, wangi, sedap dipandang.

Tapi, apa daya kami, wahai lelaki? Kalian tidak membantu kami mengurus rumah, tak mau gantian memandikan buah hati, setrikaan menggunung pun tak kalian sentuh sama sekali. Kalau rumah berantakan, kalian pikir yang ngomelin kami cuma para suami? Enggak, masih ada omelan orang tua kita berdua dan juga bisik-bisik tetangga yang menunggu untuk disampaikan pada ibu rumah tangga.
Sudah tidak mau membantu meringankan beban istri sama sekali, tidak ada inisiatif untuk cari asisten rumah tangga, kemudian masih menuntut istri untuk selalu tampil cantik dan wangi. Cih! Ha mbok ya sadar diri!

Tapi mau bagaimana lagi. Telinga kami sudah dijejali paham bahwa keluh kesah yang kami sampaikan tadi merupakan kewajiban kami sebagai istri. Selain itu—katanya—istri juga harus selalu bersyukur dan legawa atas apa pun dan berapa pun pemberian suami. Protes? Membantah? Kata durhaka dan nerakalah yang menanti.

Padahal, apa to susahnya menyapu lantai, menjemur pakaian basah yang baru dicuci, menyuapi anak, memandikan buah hati, atau sekali-sekali bersedia mengeluarkan anggaran untuk menyetrikakan pakaian-pakaian di laundry? Tahu, nggak? Dengan suami mau berbagi tanggung jawab dan peran, istri jadi tidak capek sendirian karena “beban”-nya berkurang. Kalau pekerjaan rumah dibagi dan beban berkurang, penampilan istri terlihat mendingan—dan kalau penampilan istri agak cakepan, maka suami pun sepertinya akan merasa lebih senang. Dengan suasana rumah tangga yang menyenangkan, banyak hal yang bisa dibicarakan dan diselesaikan.

Atau, kalau sudah terlampau lelah setelah seharian bekerja dan merasa tidak sanggup membantu isitri, opsi kedua ya mencari pengasuh anak atau asisten rumah tangga. Toh, sekarang banyak yayasan yang menyediakan tenaga untuk mengisi pekerjaan tersebut. Cari tahu alias survei dahulu perihal yayasan mana yang sesuai dan dapat dipercaya juga menguntungkan tiga pihak yang terlibat.

Masih tidak mau serepot itu? Bertanya dan cari saja melalui tetangga atau saudara perihal orang yang sekiranya cocok atau sudah berpengalaman jadi pengasuh anak asisten rumah tangga. Sebelum berangkat dan sepulang kerja tidak perlu ikut mengerjakan pekerjaan domestik dan tetap—istri terlihat cantik.

Terakhir diperbarui pada 17 Januari 2022 oleh

Tags: hubunganIstriPasanganRumah Tangga
Eka Prasetya Widhi Utami

Eka Prasetya Widhi Utami

ArtikelTerkait

Waktu Buat Nagih-Nagih, Giliran Anaknya Lahir Kabur

Waktu Buat Nagih-Nagih, Giliran Anak Lahir Kabur

5 Desember 2019
Panduan Mendampingi Pacar Joobseeker terminal mojok.co

Panduan Mendampingi Pacar Jobseeker

3 Maret 2021
KIM JI YOUNG: BORN 1982 dan Depresi yang Diam-diam Hadir di Pikiran Perempuan Setelah Menikah

“KIM JI YOUNG: BORN 1982” dan Depresi yang Diam-diam Hadir di Pikiran Perempuan Setelah Menikah

3 Desember 2019
Buanglah Khayalan Romantis Pernikahan kalau Masih Serumah dengan Mertua terminal mojok.co

Buanglah Khayalan Romantis Pernikahan kalau Masih Serumah dengan Mertua

19 September 2020
Mengenal Dilema Landak, Ketika Kedekatan yang Bikin Nyaman Bisa Berubah Saling Menyakiti

Mengenal Dilema Landak, Ketika Kedekatan yang Bikin Nyaman Bisa Berubah Saling Menyakiti

9 Januari 2020
tutorial balikan dengan mantan pacar pasangan ngambek marah konflik pacaran pacar janji mojok

Jangan Percaya Kalimat ‘Aku Janji Bakal Berubah demi Kamu’, Itu Hoaks

16 November 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Di Tasikmalaya, jadi tukang parkir liar itu wajar, sebab lapangan kerja di kota ini begitu langka!

Di Tasikmalaya, jadi tukang parkir liar itu wajar, sebab lapangan kerja di kota ini begitu langka!

3 Agustus 2026
5 Peringatan untuk wargi Jakarta yang nafsu pindah ke Salatiga (Unsplash)

5 Peringatan untuk wargi Jakarta yang nafsu banget mau pindah ke Salatiga

2 Agustus 2026
Punya tetangga yang suka nyetel musik keras-keras itu adalah ujian hidup paling berat

Punya tetangga yang suka nyetel musik keras-keras itu adalah ujian hidup paling berat

4 Agustus 2026
Bridesmaid dan groomsmen nggak guna di nikahan desa, tetap saja sinoman dan ibu-ibu dapur yang kerja Mojok.co

Bridesmaid dan groomsmen nggak guna di hajatan desa, tetap saja muda-mudi sinoman dan ibu-ibu dapur yang kerja

5 Agustus 2026
Stadion karapan sapi di Bangkalan terlalu bapuk, orang sulit percaya ini ikon budaya Madura Mojok.co

Stadion karapan sapi di Bangkalan terlalu bapuk, orang sulit percaya ini ikon budaya Madura

3 Agustus 2026
Mobil Suzuki Swift Lama, Mobil Tanpa Musuh dan Bebas Makian di Jalan suzuki sx4

Dari gaya hingga performa, inilah 6 alasan Suzuki Swift ST 2008 cocok jadi mobil pertama

6 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.