Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Karawang Ada di Peringkat 4 dari Bawah Soal Kemajuan Daerah di Jawa Barat: Sebuah Penghinaan!

Diaz Robigo oleh Diaz Robigo
28 Mei 2025
A A
Karawang Ada di Peringkat 4 dari Bawah Soal Kemajuan Daerah di Jawa Barat: Sebuah Penghinaan!

Karawang Ada di Peringkat 4 dari Bawah Soal Kemajuan Daerah di Jawa Barat: Sebuah Penghinaan! (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Jari saya terhenti saat scrolling Instagram karena melihat postingan akun Goodstats.id yang menampilkan survei peringkat kemajuan daerah di Jawa Barat. Tentu saja saya mencari kampung halaman saya terlebih dahulu dan ternyata hasilnya mengecewakan. Karawang menduduki posisi ke-4 dari bawah dari total 27 daerah yang disurvei.

Penilaian ini mengukur produktivitas dan kemajuan daerah  berdasarkan 4 komponen utama, yakni SDM, pasar, ekosistem inovasi, dan lingkungan pendukung. Melihat keempat komponen tersebut, Karawang memiliki semua, tapi kenapa daerah ini hanya mampu bertengger di posisi ke-4 dari bawah? Memangnya apa sih yang nggak dimiliki Karawang?

Karawang punya kawasan industri besar se-Asia Tenggara

Kita mulai dari kawasan industri yang dimiliki daerah ini. Karawang memiliki kawasan industri yang luas, bahkan menjadi salah satu yang terluas se-Asia Tenggara. Para pekerja dari luar daerah berbondong-bondong datang ke sini untuk mengadu peruntungan.

Implikasinya, daerah yang terkenal sebagai lumbung padi ini berubah menjadi lumbung beton. Soalnya begini, di sini sekarang sudah banyak berdiri bangunan beton. Mulai dari perumahan, rumah sakit, mall, dan infrastruktur penunjang lainnya dibangun di sini. Hal ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan orang-orang yang semakin banyak memilih tinggal di sini.

Pesatnya perkembangan daerah ini pada akhirnya membuat saya bertanya-tanya. Kok bisa dibilang belum maju padahal infrastruktur di sini berkembang pesat.

Jangan salah, di sini juga ada fasilitas pendidikan seperti universitas yang mencetak SDM unggulan

Bicara soal SDM, Karawang juga tak mau ketinggalan. Di daerah ini berdiri fasilitas pendidikan yang mencetak SDM unggul. Ada sekolah dan kampus, baik swasta maupun negeri di sini.

Kehadiran fasilitas pendidikan tinggi di sini dimanfaatkan warga yang ingin melanjutkan studi mereka. Tak hanya warga lokal, satu-satunya kampus negeri di Karawang, yakni Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika), juga mendatangkan mahasiswa dari luar daerah.

Daerah yang strategis

Kalau melihat dari letak geografisnya, Karawang bukan termasuk daerah pelosok. Posisinya menurut saya sangat strategis karena menjadi daerah penghubung antara dua kota besar, yakni Bandung dan Jakarta. Secara rasional, seharusnya daerah ini akan selalu ramai. Perputaran ekonomi harusnya berjalan sangat lancar di sini.

Baca Juga:

Seharusnya Karawang Mau Merendahkan Diri dan Belajar pada Purwakarta, yang Lebih Tertata dan Lebih Terarah

Karawang dan Masalah Banjir yang Tak Kunjung Usai: Pemda Sibuk Urusi Izin Investasi, tapi Lupa Menjaga Ekologi

Seperti yang saya katakan tadi, daerah ini juga menjadi alternatif tempat tinggal orang-orang yang bekerja di Jakarta karena harga rumah di sini masih terjangkau. Bayangkan kalau orang-orang yang bekerja di Jakarta ini menghabiskan uangnya di Karawang. Tentu akan sangat menguntungkan daerah ini, bukan?

Melihat potensi yang dimiliki Karawang, seharusnya pihak Pemda mendukungnya dengan menyediakan fasilitas yang layak. Jalan yang masih berlubang dan berisiko mencelakakan bisa segera diperbaiki. Transportasi umum yang belum terintegrasi dengan baik bisa diperbaiki.

Saya sempat mendengar kabar bahwa Pak Bupati, Aep Syaepuloh, menjalin kerja sama dengan KAI untuk mempercepat realisasi perpanjangan layanan KRL sampai Karawang. Itu merupakan berita yang bagus. Saya berharap daerah ini bisa segera berbenah sebelum KRL benar-benar diperpanjang sampai ke sini.

Karawang itu ibarat anak dengan segudang potensi dan bakat. Maka yang dibutuhkan adalah dukungan dan bimbingan agar kelak ia tumbuh menjadi juara.

Penulis: Diaz Robigo
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Karawang Memang Kawasan Industri dan Tempat Uang Berkumpul, tapi Tak Nyaman untuk Ditinggali.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 28 Mei 2025 oleh

Tags: kabupaten karawangKarawang
Diaz Robigo

Diaz Robigo

figur yang pernah terlibat dalam proses demokrasi tingkat daerah di Karawang, dengan fokus pada isu-isu pembangunan dan pelayanan publik.

ArtikelTerkait

Slogan I Love Karawang Wujud Miskin Ide Pemda Karawang (Unsplash)

Saya Malu dengan Slogan I Love Karawang yang Tidak Representatif, Tidak Cinta Bahasa Daerah, dan Miskin Ide

26 Juni 2024
Katanya Karawang Mau Jadi Kota Metropolitan, tapi kok Masih Ada Warga yang MCK di Sungai?

Katanya Karawang Mau Jadi Kota Metropolitan, tapi kok Masih Ada Warga yang MCK di Sungai?

16 Mei 2024
Angka Pengangguran di Karawang Tinggi dan Menjadi ironi Industri (Unsplash) Malang

Karawang Memang Kawasan Industri dan Tempat Uang Berkumpul, tapi Tak Nyaman untuk Ditinggali

12 Maret 2025
Karawang Menyimpan Aib di Antara Warga dan Goyang Karawang (Unsplash) alun-alun karawang

Aib Memalukan Karawang Adalah ketika Warganya Merasa Asing dengan Goyang Karawang

4 September 2023
Menanti Stadion Singaperbangsa Karawang Bangkit dari Mati Suri Mojok.co

Saya Dukung Revitalisasi Stadion Singaperbangsa Karawang supaya Nggak Malu-maluin lagi

26 Oktober 2024
Surat Terbuka untuk Pemda Karawang Terkait Pengelolaan Rusunawa Adiarsa: Masak Kalah sama Cerita Angker?

Surat Terbuka untuk Pemda Karawang Terkait Pengelolaan Rusunawa Adiarsa: Masak Kalah sama Cerita Angker?

23 Mei 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kebiasaan Buruk Mahasiswa Saat Menghubungi Dosen, Tolong Jangan Dilakukan Mojok.co

Chat Aneh Mahasiswa ke Dosen Muda, Tolong Jangan Dibiasakan

30 Mei 2026
Ditolak Universitas Trunojoyo Bukan Akhir dari Segalanya, Masih Ada 3 Kampus di Madura Lain yang Layak Jadi Plan B Terminal

Ditolak Universitas Trunojoyo Bukan Akhir dari Segalanya, Masih Ada 3 Kampus di Madura Lain yang Layak Jadi Plan B

27 Mei 2026
Pantai Depok Batang, Destinasi Indah yang Berdampingan dengan Krisis Lingkungan Pesisir Mojok.co

Pantai Depok Batang, Destinasi Indah yang Berdampingan dengan Krisis Lingkungan Pesisir

30 Mei 2026
Banjarbaru, Ibu Kota Provinsi Rasa Kabupaten Gara-gara Keliatan Medioker (Kota Banjarbaru via Wikimedia Commons)

Banjarbaru, Ibu Kota Provinsi Rasa Kabupaten Gara-gara Keliatan Medioker

26 Mei 2026
Teman Saya Orang Surabaya Nggak Suka Makan Rawon, dan Alasannya Masuk Akal Mojok.co

Tidak Semua Lidah Orang Surabaya Doyan Makan Rawon, Beberapa Ada yang Trauma dengan Alasan yang Masuk Akal

26 Mei 2026
11 Istilah Penyakit dalam Bahasa Jawa yang Terdengar Lucu Mojok.co

11 Istilah Penyakit dalam Bahasa Jawa yang Terdengar Lucu

29 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.