Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Personality

Kamar Mandi Sebagai Ruang Kontemplasi

Juli Prasetya oleh Juli Prasetya
26 Juli 2019
A A
kamar mandi
Share on FacebookShare on Twitter

Pernah ngga sih kalian ketika di kamar mandi selain merasa menjadi seorang rockstar, juga tiba-tiba seperti menjadi seorang filsuf dadakan? Di kamar mandi sambil boker dan mengejan kadang-kadang terlintas sebuah ide brilian, yang sama sekali belum terpikirkan oleh orang lain. Jika kalian pernah mengalaminya, sama saya juga. Tulisan ini juga sebagian terinspirasi dari sana loh, beneran.

Tapi ternyata hal-hal yang menghinggapi kita secara tiba-tiba seperti Ilham itu sebenarnya ada penjelasannya, dan bukan kita saja yang pernah mengalaminya dan merasakannya. Banyak tokoh-tokoh besar yang menemukan ide brilian di kamar mandi, WC, atau kakus. Contoh yang  pasti masih kita ingat di pelajaran SMP  adalah Bapak Profesor Archimedes? Ya beliau menemukan momen eurekanya saat berendam di bak kamar mandi loh.

Saat itu beliau lagi galau, bete abis, pikirannya mbundet, kepalanya panas karena diminta oleh Raja membuktikan bahwa bahan baku mahkotanya itu emas murni atau sudah dicampur perak sama tukangnya. Daripada bete terus kan mending berendam pikir beliau, byurrr. Lalu, ia memperhatikan ada air yang tumpah ke lantai dan seperti ada Ilham dari langit tiba-tiba beliau menemukan jawabannya. Cerita selanjutnya beliau bangkit, berdiri, lalu berlari sepanjang jalan ke rumah dengan telanjang bulat. Wong edan!

Setiba di rumah beliau berteriak kepada istrinya, ” Bu ini Jojo bu Eureka! Eureka!” yang artinya “sudah kutemukan! sudah kutemukan!” Lalu dari kejadian itu beliau membuat hukum Archimedes. Tapi akhir kisah ini berakhir sad ending, soalnya tukang yang membuat mahkota raja di hukum mati, karena terbukti melakukan kecurangan dengan mencampurkan perak ke dalam mahkota Raja.

Lalu kemudian ada Bu Agatha Christie? Mengutip Wikipedia, beliau kuat berlama-lama berendam di bak kamar mandi utawa bath up, sambil menjejerkan apel-apel yang telah digigitnya, sebagai bahan ide membuat karya-karyanya.

Lalu Pak Woody Allen, masih mengutip Wikipedia dengan kearifan lokal, penulis skrip, sutradara, sekaligus aktor keren ini menemukan ide-ide briliannya saat dus-dusan di bawah padasan, eh shower kamar mandi maksudnya maaf. Beliau sama kayak Bu Agatha, cuma bedanya yang satu berendam yang satu mandi beneran di bawah shower. Bisa sampai satu jam tuh, sampai ide-idenya keluar mambrah-mambrah.

“Begitu air hangat menyiram tubuh, Anda pun seolah-olah meninggalkan dunia nyata dan beberapa hal (pemikiran) pun terbuka,” jelas Woody dalam salah satu wawancara dengan sebuah majalah Esquire.

Eka Kurniawan dalam kumpulan cerpennya Corat-coret di Toilet, bukankah kisahnya adalah sebuah pertarungan pemikiran antar pengguna toilet. Satu orang terpancing dengan satu gagasan yang tertulis di pintu toilet, akhirnya para pengguna saling bertarung membuat tesis, anti tesis, dan sintesis di kamar mandi dengan cara saling menambahkan atau mencoret sama sekali gagasan sebelumnya.

Baca Juga:

5 Kasta Tertinggi Toilet Mall di Semarang, dari yang Rajin Berinovasi sampai yang Cocok untuk Selfie

Aturan Numpang Toilet Indomaret yang Perlu Diketahui. Jangan Asal Nongkrong meski Kebelet!

Entah ada energi apa di dalam kamar mandi ini. Bahkan Gunawan Tri Atmodjo, pakar perpelian dalam kumpulan cerpennya Pelisaurus, melalui tokoh Sri Suwartini pernah mengatakan bahwa sebagian besar rahasia lelaki tertinggal di kamar mandi. Nah, bukankah ini merupakan teka-teki besar dalam hidup yang mesti dibongkar dengan sehormat-hormatnya, seadil-adilnya?

Maka sudah sewajarnya jika kamar mandi sebagai ruang kontemplasi, seyogyanya benar-benar diberi tempat untuk diteliti dengan pendekatan yang ilmiah dan relevan. Karena tak jarang pemikiran-pemikiran kreatif dan ide-ide brilian muncul dari sini.

Maka itulah gunanya kamu membaca tulisan  ini. Mengutip Tempo, menurut sebuah penelitian, inspirasi dan sebuah ide dipercaya akan muncul pada pikiran yang sudah siap menangkapnya, pada pikiran yang mulai mengembara.

Ide terbaik atau pemikiran terbaik akan muncul saat kamu tidak memikirkannya. Meskipun terdengar aneh, namun penelitian dari Scientific American telah membuktikannya. Lalu pertanyaannya adalah, kok di kamar mandi?

Karena pada momen saat di kamar mandi inilah pikiran dan pemikiran kita tiba-tiba ingin mengembara. Pada saat kita di kamar mandi, atau mungkin sedang nongkrong. Kita tiba-tiba kepikiran sesuatu hal yang aneh sekaligus unik.

Semisal kenapa kakus bisa menampung banyak kotoran selama bertahun-tahun?Kenapa toilet duduk dibuat padahal lebih nyaman nongkrong? Kenapa orang luar suka cebok dengan tisu ketimbang air?

Atau kalian jawab ini deh. “Apakah kata-kata memiliki kelamin? Maksud saya hakikatnya kata, apakah ia memiliki kecenderungan akan makna yang dibawanya? Seperti baik-buruk, apakah kata buruk itu membawa preseden buruk bagi si kata buruk itu sendiri? Atau ia berdiri sendiri? Atau malah ia bisa bebas nilai? Atau ia kompleks dengan dunia kata dan dunia makna?” Itu pemikiran-pemikiran saat saya di kamar mandi.

Seperti yang sudah saya bilang tadi, di kamar mandi kan pikiran-pikiran brilian terkadang  muncul. Nah dari lompatan  pemikiran itu, kemudian kita akan menemukan gagasan unik, yang ternyata masih jarang terpikirkan oleh orang lain. Kita jadi memiliki perspektif yang sama sekali berbeda.

Masih mengutip Tempo, penelitian itu juga menjelaskan bahwa seseorang dapat memecahkan permasalahan-permasalahan dengan memuaskan, manakala pemikirannya dibiarkan berkeliaran sekreatif mungkin dan sebebas mungkin.

Mereka justru akan cenderung merasa buntu dalam menemukan solusi atau jawaban dari permasalahan rumit manakala pemikirannya berkutat pada cara-cara metodis analisis. Gokil abis.

Dari sini, kita dapat menemukan sedikit gambaran mengapa seseorang seringkali tidak mengerti dari mana ide yang tiba-tiba datang dan inspirasi yang tiba-tiba muncul itu. Kalau kata Noe Letto kalau bosen bilang jangan ngilang “kau datang dan pergi oh begitu saja”. Begitu juga ide.

Kesimpulan dari tulisan ini, mengutip Eko Triono nih; bahwa sebenarnya, ide itu yang mendatangi kita. Ide akan muncul dan masuk ke kepala kita manakala pikiran kita sudah siap menampungnya.

Mau bejibun ide yang muncul di hadapan kita, tapi pikiran kita masih tertutup dan belum siap. Ya padha bae lombo mbok?

Terakhir diperbarui pada 19 Januari 2022 oleh

Tags: inspirasiKamar MandikontemplasiToilettokoh besarwc
Juli Prasetya

Juli Prasetya

Pemuda desa asal Banyumas yang percaya pada ketulusan, meski perjalanan hidup kerap memberi pelajaran tak terduga. Sekarang sedang berproses di Bengkel Idiotlogis asuhan Cepung.

ArtikelTerkait

Nggak Usah Jijik Melototin Warna Feses dan Urin. Penting lho Ini!

Menebak Pikiran Orang yang Suka Melanggar Imbauan Lepas Alas Kaki Sebelum Masuk Toilet Umum

18 Desember 2020
kamar mandi

Wahai Umat Manusia, Perhatikan Kamar Mandi Milikmu!

16 Juli 2019
bawa hp ke wc

Saya Mencari Faedah Bawa HP ke WC Tiap Mau Boker, Ternyata Tidak Menemukan Apa-Apa

5 Maret 2020
Bagi Saya, Bawa HP ke WC Saat Boker Nggak Kalah Enak Dibanding Rebahan

Bagi Saya, Bawa HP ke WC Saat Boker Nggak Kalah Enak Dibanding Rebahan

7 Maret 2020
Kebiasaan buruk lelaki yang Sering Bikin Jorok Kamar Mandi terminal mojok

Mempertanyakan Kebiasaan Buruk Lelaki yang Sering Bikin Jorok Kamar Mandi

14 Maret 2021
Stasiun Lempuyangan Jogja, Stasiun Sederhana Saksi Pertemuan yang Manis dan Perpisahan yang Tragis

Ratusan Langkah Menuju Toilet Stasiun Lempuyangan, Wajar atau Kebangetan?

4 Juli 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Aturan Tidak Tertulis ketika Naik Transjakarta (Unsplash)

Hal-hal yang Perlu Pemula Ketahui Sebelum Menaiki Transjakarta Supaya Selamat dan Cepat Sampai Tujuan

16 Januari 2026
Ilustrasi Hadapi Banjir, Warga Pantura Paling Kuat Nikmati Kesengsaraan (Unsplash)

Orang Pantura Adalah Orang Paling Tabah, Mereka Paling Kuat Menghadapi Kesengsaraan karena Banjir

14 Januari 2026
Motor Supra, Motor Super yang Bikin Honda Jaya di Mata Rakyat (Sutrisno Gallery/Shutterstock.com)

Tanpa Motor Supra, Honda Tidak Akan Menjadi Brand Motor Terbaik yang Pernah Ada di Indonesia

16 Januari 2026
Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus: Teriak Melawan Penindasan di Luar, tapi Seniornya Jadi Aktor Penindas Paling Kejam organisasi mahasiswa eksternal organisasi kampus

Fenomena Alumni Abadi di Organisasi Kampus: Sarjana Pengangguran yang Hobi Mengintervensi Junior demi Merawat Ego yang Remuk di Dunia Kerja

18 Januari 2026
Hal yang Biasa Dijumpai di Temanggung, Daerah Lain Nggak Punya. Salah Satunya Pemandangan Jaran Kepang di Jalan

Hal yang Biasa Dijumpai di Temanggung, Daerah Lain Nggak Punya. Salah Satunya Pemandangan Jaran Kepang di Jalan

19 Januari 2026
Alasan Lupis Legendaris Mbah Satinem Jogja Cukup Dikunjungi Sekali Aja Mojok.co

Alasan Lupis Legendaris Mbah Satinem Jogja Cukup Dikunjungi Sekali Aja

16 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu
  • Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026
  • Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam
  • Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa?
  • Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.