Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Kalau Negara Bilang Kantor Kejaksaan Agung Terbakar karena Rokok, Ya Itu Pasti karena Rokok

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
24 Oktober 2020
A A
Kalau Negara Bilang Kantor Kejaksaan Agung Terbakar karena Rokok, Ya Itu Pasti karena Rokok terminal mojok.co

Kalau Negara Bilang Kantor Kejaksaan Agung Terbakar karena Rokok, Ya Itu Pasti karena Rokok terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Kebakaran di Kantor Kejaksaan Agung telah menemui titik terang. Delapan pelaku ditangkap, dan penyebab kebakaran adalah… rokok. Iya, rokok. Saya tahu hal itu terdengar begitu bodoh, namun biarkan saya menuliskan beberapa hal yang membuat saya muak dengan kabar itu.

Saya tidak bilang bahwa kabar itu salah, meski juga saya tidak membenarkan kabar itu. Kita tidak perlu berdebat perkara apakah Kantor Kejaksaan Agung tidak punya mekanisme pemadaman api atau fire sprinkler yang nyemprotin air otomatis. Yang jelas, ketika polisi bilang bahwa penyebabnya adalah rokok ya berarti penyebabnya rokok.

Oh Tuhan, mereka menggunakan gaya Johnny Plate dalam berargumen. Rasanya pengin muntah.

Saya selalu heran rokok kerap jadi penyebab kebakaran. Saya sendiri perokok, tapi saya nggak goblok-goblok amat merokok di tempat yang berbahaya. Saya yakin pekerja bangunan yang dijadikan tersangka itu begitu bodoh merokok di dekat zat berbahaya.

Merokok itu aktivitas yang butuh ketenangan. Merokok di dekat orang yang tidak suka merokok saja bikin nggak nyaman, apalagi dekat tiner dan bahan combustive lainnya. Ketika mengeluarkan statement bahwa rokok adalah penyebab gedung terbakar, setidaknya ada beberapa hal yang harus kita perhatikan.

Pertama, menganggap perokok adalah orang brengsek yang senang menciptakan kekacauan. Setelah berita itu, saya yakin bahwa bakal banyak orang yang mengamini. Perokok, apalagi buruh kuli, sakan dicap makin buruk. Rokok memang bisa membuat sesuatu terbakar, apalagi kena bensin. Argumen seperti itu punya dasar yang lumayan kuat. Tapi, argumen “rokok bisa membuat sesuatu terbakar” itu hanya bisa dipakai ketika Anda melepaskan konteks.

Apakah rokok akan membakar gedung? Iya, tapi bagaimana proses gedung itu terbakar harus kita pahami juga. Apakah gedung tiba-tiba meledak, apakah bahan—katakanlah—bensin itu merembet ke bahan lain, apakah puntung rokok sengaja dilemparkan, kita harus paham itu.

Tapi, bukankah jika memang mereka merokok dekat tiner dan api menjalar secara cepat, harusnya ada korban jiwa dong? Apinya besar lho, Bwos.

Baca Juga:

5 Istilah di Jurusan Ilmu Politik yang Kerap Disalahpahami. Sepele sih, tapi Bikin Emosi

4 Salah Kaprah tentang Jurusan Ilmu Politik yang Sudah Terlanjur Dipercaya

Kedua, saya tidak yakin pelaku adalah orang yang cukup bodoh untuk merokok di dekat bahan combustive atau tidak mematikan rokok di dekat bahan yang gampang terbakar.

Begini. saya yakin bahwa memang ada perokok brengsek yang suka melempar puntung rokok sembarangan dan kadang pun saya adalah orang brengsek itu. Tapi, saya pun kalau melempar nggak asal lempar. Saya pikir saya nggak akan melempar rokok ke bakul bensin atau ke bahan yang mudah terbakar. Kenapa? Simpel saja, saya nggak sebodoh itu.

Lagian, ngapain juga merokok di ruangan berisi bahan mudah terbakar? Lalu, bagaimana bisa sebuah gedung tidak dilengkapi mekanisme antikebakaran? Masih banyak skenario mencurigakan yang terlintas di kepala saya dan tidak ada satu pun dari skenario itu bisa terjadi di gedung Kejaksaan Agung yang jelas-jelas menyimpan arsip penting.

Sebab. jika saya yang jadi pekerja bangunan yang kebetulan bekerja di Kantor Kejaksaan Agung, ngapain saya merokok di ruangan? Kenapa juga saya nongkrong di dekat tiner? Kenapa juga saya merokok di ruangan?

Bagi perokok, alasan bahwa rokok adalah penyebab gedung terbakar itu nggak masuk akal. Argumen apa pun bisa dimentahkan dengan mudah dan seharusnya orang yang tidak merokok pun curiga dengan alasan ini. Ini terlalu menyederhanakan masalah, sama seperti masalah apa pun yang melibatkan rokok. Gedung terbakar? Rokok penyebabnya. Kemiskinan? Rokok penyebabnya. Menurunnya moral bangsa? Rokok penyebabnya.

Tapi, begitu mendengar kabar rokok menyumbang pemasukan negara yang besar, tiba-tiba mingkem. Kalau tidak mingkem pun, narasi-narasi ra mutu masih akan dipaksa masuk asalkan menghina perokok dan menempatkannya dalam golongan manusia tidak bermoral macam Hitler.

Andaikan memang rokoklah penyebab Kantor Kejaksaan Agung terbakar, kita sebagai perokok harus introspeksi diri dan mulai mengampanyekan merokok yang aman. Maksudnya, kita harus sadar diri asap dan puntung kita itu memang dan selalu berbahaya. Dimulai dengan negara mengharuskan setiap tempat diberi smoking area mungkin? Anggaran baru lho ini, pasti pada bahagia.

Tapi, jika ternyata rokok bukan penyebab kebakaran dan alasan ini muncul agar masalah cepat kelar, kita harus mengutuk siapa pun yang punya ide untuk menyalahkan rokok. Sebab, selain menempatkan perokok ke dalam golongan yang makin nista, hal ini juga menganggap bahwa rakyat Indonesia tak ubahnya seperti jutaan orang bodoh yang akan percaya apa pun narasi pihak yang berwenang meski hal itu menghina akal sehat kita.

Tapi, lagi-lagi, kalau negara bilang hoaks, ya itu hoaks.

BACA JUGA Sobat Narimo ing Pandum Perlu Menerima Kritik Soal Upah Jogja yang Memang Rendah dan artikel Rizky Prasetya yang lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 26 November 2025 oleh

Tags: kejaksaan agungPolitik
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Founder Kelas Menulis Bahagia. Penulis di Como Indonesia.

ArtikelTerkait

4 Kesamaan Bekasi dengan Yogyakarta Jakarta

Untuk Para Artis yang Terjun ke Politik, Nggak Usah Nyalon di Bekasi

14 November 2022
jaksa pinangki jaksa hwang shi mok drakor stranger konflik kepentingan mojok.co

Mengatasi Konflik Kepentingan ala Jaksa Pinangki vs Jaksa Hwang Shi Mok

7 September 2020
Apa yang Sebenarnya Ada di Balik Permintaan RS Khusus Pejabat dari Bu Rosaline Rumaseuw terminal mojok

Apa yang Sebenarnya Ada di Balik Permintaan RS Khusus Pejabat dari Bu Rosaline Rumaseuw

8 Juli 2021
Arteria Dahlan Tak Layak Dapat Gelar Terhormat Bukan Karena Cucu PKI terminal mojok.co

Arteria Dahlan Tak Layak Dapat Gelar Terhormat Bukan Karena Dia Cucu PKI

10 September 2020
Korupsi Bansos dan Dana Haji, Mana yang Lebih Bajingan? terminal mojok.co juliari batubara menteri agama mensos korupsi bantuan corona

Korupsi Bansos dan Dana Haji, Mana yang Lebih Bajingan?

17 Desember 2020
4 Salah Kaprah tentang Jurusan Ilmu Politik yang Sudah Terlanjur Dipercaya Mojok.co

4 Salah Kaprah tentang Jurusan Ilmu Politik yang Sudah Terlanjur Dipercaya

13 November 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jadi PNS di Desa Tidak Bisa Hidup Tenang, Tuntutan Sosialnya Tinggi karena Dikira Mapan dan Serba Bisa Mojok.co

Jadi PNS di Desa Tidak Bisa Hidup Tenang, Tuntutan Sosialnya Tinggi karena Dikira Mapan dan Serba Bisa

9 April 2026
TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk Mojok.co

TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk 

6 April 2026
Stop Menjadikan Kerak Telor Sebagai Ikon Kuliner Betawi karena Memang Tidak Layak dan Terkesan Eksklusif

Stop Menjadikan Kerak Telor Sebagai Ikon Kuliner Betawi karena Memang Tidak Layak dan Terkesan Eksklusif

9 April 2026
Aerox Motor Yamaha Paling Menderita dalam Sejarah (unsplash)

Aerox: Motor Yamaha Paling Menderita, Nama Baik dan Potensi Motor Ini Dibunuh oleh Pengguna Jamet nan Brengsek yang Ugal-ugalan di Jalan Raya

8 April 2026
4 Dosa Pedagang Sate Maranggi yang Bikin Pembeli Kapok (Wikimedia Commons)

4 Dosa Pedagang Sate Maranggi yang Bikin Pembeli Kapok

11 April 2026
7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Tidak Butuh Mall Kedua, Setidaknya untuk Sekarang

7 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Omong Kosong Slow Living di Malang: Pindah Kerja Berniat Cari Ketenangan Malah Dibikin Stres, Nggak Ada Bedanya dengan Jakarta
  • Kuliah Jurusan Sepi Peminat Unsoed Purwokerto, Jadi Jalan Wujudkan Mimpi Ortu karena Tak Sekadar Kuliah
  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.