Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Jogja Tidak Pantas Lagi Menyandang Kota Wisata dan Kota Pendidikan karena Tidak Bisa Dinikmati oleh Warganya Sendiri

Faiz Al Ghiffary oleh Faiz Al Ghiffary
2 Februari 2024
A A
Jogja Kota Salah Urus dan Sulit Dinikmati Warganya Sendiri (Unsplash)

Jogja Kota Salah Urus dan Sulit Dinikmati Warganya Sendiri (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Pariwisata yang salah urus

Siapa yang berani menyangkal kalau Jogja adalah kota wisata? Saya kira tidak ada. Sektor pariwisata di sini sangat basah dan itulah alasannya kota ini tidak berhenti bersolek. 

Namun, yang harus membayar semuanya adalah warga lokal. Menyedihkan, ketika rakyat Jogja yang harus mengorbankan tanahnya demi turis terpuji yang memenuhi jalanan setiap tahunnya. Semuanya terjadi begitu saja dan warga lokal hanya punya jatah menjadi penonton. Hidup sejahtera berkat pariwisata? Ah, itu hanya mereka, para stakeholder dan pemilik modal dari luar daerah.

Semuanya karena pariwisata yang salah urus. Ketika ruas jalan tidak pernah bertambah, warga lokal mendapat imbauan untuk diam di rumah saja. Harga-harga melambung dan tidak ada yang mengontrol. Kemacetan terjadi untuk menyenangkan para turis.  

Berapa kali kasus tukang parkir liar mematok harga secara ngawur di kawasan wisata? Sudah ada pencegahan secara nyata? Berapa kali muncul warung makan kaki lima memasang harga begitu mahal? Ah, saya tidak bisa menyalahkan mereka begitu saja dan kamu tahu alasannya. 

Belum lagi masalah soal sampah. Sudah? Belum! Sejak akhir Januari 2024 hingga awal Februari 2024, banjir kian menjadi teman akrab jalanan di Jogja dan Sleman yang baru selesai dipercantik. Jalanan cantik dan aspal bagus untuk siapa, sih?

Kota pelajar yang problematik

Promosi segala romantisme yang ada di Jogja adalah senjata yang akan makan tuannya. Termasuk romantisasi bahwa kota ini adalah kota pelajar.

Secara kuantitas, memang benar, ada banyak sekolah berkualitas dan kampus bagus di sini. Tetapi, bagi saya, ada hal fundamental yang harus selesai sebelum menyebut Jogja kota pelajar. Pertama, Jogja belum berhasil menjadikan pendidikan sebagai sesuatu yang dapat diakses secara murah dan mudah oleh semua orang. Kedua, tingginya biaya UKT dan lain-lainnya masih menghantui para calon-calon intelektual yang menempuh pendidikan di kota ini.

Mau merasakan pendidikan di sekolah bagus, misal sejak TK, kudu mengeluarkan biaya puluhan juta. Kuliah? Menderita sekali orang miskin yang seperti nggak layak mendapatkan pendidikan di sebuah kota yang katanya kota pendidikan.

Baca Juga:

Para Pengendara Motor di Jogja Itu Terkenal dengan Santainya, kecuali Orang Bantul Selatan

Sebagai Warga Jogja, Saya Punya Empat Permintaan Kecil untuk Pendatang agar Bisa Beradaptasi dengan Baik

Berita menyedihkan kerap kali mewarnai beranda hape saya. Misalnya soal kasus mahasiswi di kota pendidikan yang memilih mengakhiri hidup karena tidak mampu membayar uang kuliah. Kalau begini, apa masih layak menyandang status kota pelajar? Apa nggak lebih tepat disebut pabrik penyumbang tenaga kerja?

Bagaimana? Pertama, kita harus jujur mengakui kalau kota ini sedang tidak baik-baik saja. Kedua, kita semua tidak boleh menutup mata akan kenyataan yang ada. Kita semua ingin mencintai Jogja sepenuhnya. Namun, Jogja sendiri seperti enggan dicintai, tapi malah meresahkan warganya sendiri.

Penulis: Faiz Al Ghiffary

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Madiun, Kota dengan Ruang Publik yang Berlimpah Lebih Memesona ketimbang Jogja yang Katanya Kota Pendidikan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 3 Februari 2024 oleh

Tags: Bantulbiaya sekolah tinggiJogjaklitihKota JogjaSlemanukt mahal
Faiz Al Ghiffary

Faiz Al Ghiffary

Juru tulis perusahaan swasta. Hobi ngopi dan baca apa saja

ArtikelTerkait

Jogja Itu Nggak Istimewa dan Tidak Lagi Sama (Pexels)

Jogja Itu Nggak Istimewa dan Tidak Lagi Sama karena yang Istimewa Itu Orang-orangnya

10 Februari 2025
Kok Bisa Ada Orang Bahagia di Jogja, padahal Hidup Mereka Susah?  

Membongkar 10 Kebohongan Jogja yang Diyakini Banyak Orang

21 Agustus 2022
Panduan Singkat Memahami Keraton Solo untuk Menjawab Pertanyaan: Kenapa Bukan Gusti Bhre yang Jadi Raja? Mojok.co

Panduan Singkat Memahami Keraton Solo, Biar Nggak Nanya “Kenapa Bukan Gusti Bhre yang Jadi Raja?”

20 November 2025
Jalan Daendels, Penghubung Jogja-Purworejo yang Mirip Neraka. Jangan Lewat Sini kalau Nggak Mau Celaka

Jalan Daendels, Penghubung Jogja-Purworejo yang Mirip Neraka. Jangan Lewat Sini kalau Nggak Mau Celaka

22 Februari 2024
5 Rekomendasi Menu Parsley Bakery Jogja yang Wajib Dicoba Mojok

5 Rekomendasi Menu Parsley Bakery Jogja yang Wajib Dicoba Saat Pertama Kali Mampir ke Sini

4 Juli 2025
Jalan Solo-Jogja, Jalan Paling Monoton dan Bikin Ngantuk

Jalan Solo-Jogja, Jalan Paling Monoton dan Bikin Ngantuk

20 September 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Andai Suzuki Burgman Street 125 Ganti Logo Jadi Honda, Pasti Laris di Indonesia

Saya Kira Orang Bilang Suzuki Burgman Jelek Itu Cuma Lebay, ternyata Memang Sejelek Itu

9 Juni 2026
Selempang Cum Laude untuk Wisuda: Penting, tapi Tidak Sepenting Itu biaya wisuda, malang, kampus di malang

Dulu Wisuda Milik Sarjana, Kini Dirayakan di Setiap Jenjang, dan Itu Tak Masalah, tapi Ada yang Lebih Penting

8 Juni 2026
5 Rahasia yang Perlu Diketahui sebelum Membuka Warung Madura, Eksklusif dari Juragannya Langsung usaha warung

Warung Madura Terlalu Percaya Diri, padahal Warung Tetangga Bisa Menggulingkannya Kapan Saja

6 Juni 2026
Strategi Nongkrong di Usia 40, Perlu Pertimbangkan Pilihan Tempat sampai Ritual Minum Obat Mojok.co

Strategi Nongkrong di Usia 40, Perlu Pertimbangkan Pilihan Tempat sampai Ritual Minum Obat

12 Juni 2026
Prinsip Dasar Pelayanan di Kantor Desa: Kalau Bisa Lama, Kenapa Harus Cepat?

Prinsip Dasar Pelayanan di Kantor Desa: Kalau Bisa Lama, Kenapa Harus Cepat?

11 Juni 2026
Hal-Hal yang Nggak Saya Sukai dari Kebayoran Baru Jaksel, Banyak Kecoak Geprek hingga Pengemis Nodong QRIS

Hal-Hal yang Nggak Saya Sukai dari Kebayoran Baru Jaksel, Banyak Kecoak Geprek hingga Pengemis Nodong QRIS

10 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.