Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Loker

Keuntungan dan Kelemahan Job Fair, Salah Satu Cara Mencari Pekerjaan yang Efektif

Nourma Dewi Fatmawati oleh Nourma Dewi Fatmawati
11 Agustus 2023
A A
Ikut Job Fair Beneran Bisa Dapat Kerja Nggak, sih? Bisa dong!

Ikut Job Fair Beneran Bisa Dapat Kerja Nggak, sih? Bisa dong! (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kerja memang melelahkan, tapi menganggur jauh lebih melelahkan. Rasa bersalah yang menghantui, dan ilusi kenyamanan membuat hidup kita dalam posisi yang benar-benar tak mengenakkan. Maka dari itu, situs macam Jobstreet, LinkedIn, lowongan kerja di tiang lampu merah, serta job fair mewarnai hidup kita, bagian dari 99 persen warga Indonesia yang tak masuk keluarga orang kaya.

Lapangan kerja begitu banyak, harus diakui dulu perkara ini. Tapi mencarinya, itu urusan lain. Nggak usah ngomong lowongan kerja yang cocok dulu deh, yang nggak cocok aja susah dicari. Kadang, situs tak membantu atau tak jelas. Lowongan kerja di tiang lampu merah, terkenal dengan scam. Dan job fair, adalah cara lain—bahkan mungkin akhir—yang bisa ditempuh.

Mencari peluang dan harapan lewat job fair

Saya rasa tak perlu menjelaskan apa itu job fair. Yang jelas, acara ini memberikan wadah yang menjembatani antara pencari kerja dengan penyedia lowongan kerja. Job fair ini tidak hanya menyediakan berbagai variasi lowongan kerja, tapi juga seminar dan konsultasi karier.

Bisa dibilang bahwa Job Fair ini memberikan simbiosis mutualisme kepada pencari kerja dengan penyedia lowongan kerja. Keduanya saling membutuhkan dan mencari. Perusahaan mencari kandidat tepat dan terbaik yang sesuai dengan yang dicarinya, sedangkan pencari kerja membutuhkan lowongan yang sesuai dengan standar kualifikasi.

Dengan kata lain, acara demikian mampu menjadi peluang yang efektif untuk mengeksplorasi berbagai macam alternatif pilihan bidang dan profesi dalam dunia kerja. Keuntungan lain adalah pencari kerja dapat berinteraksi langsung dengan pihak-pihak perusahaan. Sehingga mampu lebih jelas dalam memberikan gambaran pekerjaan yang ditawarkan.

Selain itu, tidak jarang lulusan baru alias pencari kerja ini dapat secara langsung mendaftar dan melamar saat di lokasi. Kemudahan akses komunikasi dan kelengkapan informasi yang diberikan menjadi poin tambahan.

Saya memiliki beberapa pengalaman ketika menapaki job fair di beberapa kampus. Saya masuk ke ruangan dengan besar harapan dapat mendapatkan pekerjaan yang pas dan cocok. Rasanya menyenangkan ketika datang dan disambut dengan ramah dan kemudian disodori dengan brosur bertuliskan “Hiring” dan sejenisnya. Penuh kesabaran dan keramahan, dijelaskan satu per satu secara rinci apa yang sedang ditampilkan pada brosur tersebut.

Sisi enaknya yang lain adalah beberapa bahkan dapat langsung wawancara di tempat dan atau ngisi formulir pendaftaran di lokasi. Hal ini tentu mempermudah kedua belah pihak sehingga dapat menghemat waktu dan anti-ribet. Secara garis besar sih memang banyak keuntungan dan cukup efektif, ruginya paling cuma capek ngerapihin koleksi brosur karena banyak dan bertumpuk-tumpuk wkwkwk.

Baca Juga:

Jurusan Teknologi Hasil Perikanan UGM: Masuk dan Lulusnya Gampang, tapi Sulit Dapat Kerja

Pengalaman Saya Nyaris Gabung Sindikat Love Scamming Internasional di Sleman. Gajinya Besar, tapi Harus Jadi Cewek Seksi dan Bisa Sexting

Sisi yang masih menjadi kekurangan

Meskipun demikian, hal sebaliknya bisa juga terjadi saat menapaki ruang-ruang di job fair. Tidak adil rasanya jika hanya memberikan gambaran sisi positifnya saja. Terdapat sisi lain yang masih perlu diperluas. Acara job fair seperti ini masih jarang sekali alias masih kurang dalam memberikan ruang konsultasi dan penyedia loker dalam ranah kerja-kerja kemanusiaan. Mayoritas masih didominasi dengan peluang kerja-kerja di korporat.

Tentu ini sedikit (atau bahkan banyak) mengecilkan semangat bagi para job seeker yang ingin melebarkan sayap kerja di ranah kemanusiaan. Adapun biasanya kerja-kerja di ranah kemanusiaan dinaungi oleh Non Government Organization (NGO). Ke depannya, bisa jadi tambahan di job fair untuk memperluas tawaran jenjang karier dunia kerja di ranah NGO. Sejauh ini karena dilihat-lihat masih kurang, hehehe.

Selama menapaki pekerjaan di job fair, saya masih belum mendapatkan lowongan pekerjaan yang di dalamnya terdapat fasilitas konseling kesehatan mental. Menurut saya ini juga tidak kalah krusial mengingat pekerja rentan secara psikologisnya karena efek bekerja. Apalagi berbagai pekerjaan membubuhkan kualifikasi “mampu bekerja di bawah tekanan” dan atau “orientasi pada target”. Kalimat-kalimat tersebut merupakan contoh kualifikasi yang sangat mungkin menempatkan para pekerja pada posisi rentan secara psikologis. Jadi, menurut saya hal ini pun penting dari hanya sekadar menampilkan rentang gaji.

Belum ramah difabel

Selain itu, perhatian lain muncul di mana lowongan kerja kebanyakan masih belum menampilkan sisi inklusivitas. Masih sulit menemui lowongan kerja yang memberikan kesempatan dan memfasilitasi para pencari kerja dengan disabilitas. Poin ini menjadi krusial karena nyatanya kesetaraan masih belum mampu ditegakkan oleh perusahaan-perusahaan.

Kualifikasi yang ditawarkan masih jarang atau bahkan belum memberikan kesempatan bagi kawan-kawan disabilitas. Diharapkan ini juga menjadi perhatian ke depannya. Mengingat kawan-kawan disabilitas juga memiliki hak yang sama untuk memperoleh akses pekerjaan. Perlu kedepannya ada upaya peningkatan penggalakan di job fair agar kesempatan dan peluang bekerja juga dapat dengan mudah diakses oleh semua orang.

Penulis: Nourma Dewi Fatmawati
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Ikut Job Fair Beneran Bisa Dapat Kerja Nggak, sih? Bisa dong!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 11 Agustus 2023 oleh

Tags: job fairkekurangankelebihanloker
Nourma Dewi Fatmawati

Nourma Dewi Fatmawati

Goresan langit warga Konoha.

ArtikelTerkait

Jangan Ngiler Gaji 2 Digit dan Posisi Manager! Fresh Graduate Perlu Tahu 3 Hal Berikut Terminal Mojok

Memangnya Kenapa Kalau Fresh Graduate Melakukan Negosiasi Sekaligus Punya Obsesi Gaji yang Tinggi?

13 Agustus 2023
Ngakunya Butuh Kerja, tapi Pas Dikasih Info Loker kok Malah Pilih-pilih, sih?

Ngakunya Butuh Kerja, tapi Pas Dikasih Info Loker kok Malah Pilih-pilih, sih?

27 Januari 2022
5 Pekerjaan yang Bertebaran di Indonesia, tapi Sama Sekali Tidak Ada di Turki Mojok.co

5 Pekerjaan yang Bertebaran di Indonesia, tapi Sulit Ditemukan di Turki

26 Oktober 2025
Pengalaman Saya Nyaris Gabung Sindikat Love Scamming Internasional di Sleman. Gajinya Besar, tapi Harus Jadi Cewek Seksi dan Bisa Sexting Mojok.co

Pengalaman Saya Nyaris Gabung Sindikat Love Scamming Internasional di Sleman. Gajinya Besar, tapi Harus Jadi Cewek Seksi dan Bisa Sexting

23 Januari 2026
5 Situs Lowongan Kerja yang Cocok untuk Fresh Graduate Mojok.co

5 Situs Lowongan Kerja yang Cocok untuk Fresh Graduate

15 November 2023
4 Website Lowongan Kerja Berbasis Universitas yang Cocok buat Fresh Graduate

4 Website Lowongan Kerja Berbasis Universitas yang Cocok buat Fresh Graduate

4 Juni 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg Mojok.co

Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg

5 April 2026
Sarjana Keguruan Pilih Jadi TKW di Taiwan, Merasa Lebih Dihargai daripada Jadi Guru Honorer dengan Gaji “Imut” selama Bertahun-tahun Mojok.co

Sarjana Keguruan Pilih Jadi TKW di Taiwan, Lebih Menjanjikan daripada Jadi Guru Honorer dengan Gaji “Imut” Selama Bertahun-tahun

9 April 2026

Di Jajaran Mobil Bekas, Kia Picanto Sebenarnya Lebih Mending daripada Suzuki Karimun yang Banyak Dipuja-Puja Orang

8 April 2026
Dilema Warga Brebes Perbatasan: Ngaku Sunda Muka Tak Mendukung, Ngaku Jawa Susah karena Nggak Bisa Bahasa Jawa

Brebes Punya Tol, tapi Tetap Jadi Kabupaten Termiskin di Jawa Tengah

10 April 2026
Mempertanyakan Efisiensi Syarat Administrasi Seleksi CPNS 2024 ASN penempatan cpns pns daerah cuti ASN

Wajar kalau Masyarakat Nggak Peduli PNS Dipecat atau Gajinya Turun, Sudah Muak sama Oknum PNS yang Korup!

7 April 2026
Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

4 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Bangun Rumah Istana di Grobogan Gara-gara Sinetron, Berujung Menyesal karena Keadaan Aneh dan Merepotkan
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.