Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Kesehatan

Alasan Saya Mengonsumsi Jamu Komplit Sido Muncul Selain Harganya yang 4 Ribuan Aja

Wulan Maulina oleh Wulan Maulina
25 Oktober 2023
A A
Alasan Saya Mengonsumsi Jamu Komplit Sido Muncul Selain Harganya yang Rp4.000 Aja Mojok.co

Alasan Saya Mengonsumsi Jamu Komplit Sido Muncul Selain Harganya yang Rp4.000 Aja (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Bicara soal jamu-jamuan, ingatan saya kembali pada masa kecil. Waktu itu saya kerap diminta simbah ke warung untuk membeli jamu berbentuk bubuk dalam sebuah kemasan. Belakangan baru saya tahu bahwa produk itu adalah Jamu Komplit Sido Muncul yang masih bertahan hingga sekarang. 

Saat saya kecil dahulu, membuat jamu tradisional itu ribet dan membutuhkan proses yang lama. Bahan-bahan jamu harus dihaluskan menggunakan ulekan terlebih dahulu. Oleh karena itu, tidak semua orang rutin meminumnya karena tidak sempat. 

Jamu Komplit Sido Muncul mampu membaca peluang pasar ini. Mereka kemudian menghadirkan jamu bubuk dalam bentuk sachet. Minuman tradisional itu cukup diseduh menggunakan air panas untuk mengonsumsinya. Siapa pun bisa membuatnya, tidak perlu waktu lama ataupun energi untuk menghaluskan dengan ulekan. Hampir semua orang pada saat itu mengenal produk yang satu ini. 

Siapa sangka, bertahun-tahun kemudian, kebiasaan simbah rajin mengonsumsi jamu menular pada saya. Beberapa teman menganggap saya kuno. Padahal, minum jamu bisa membuat badan lebih enak dan fresh.

#1 Harga Jamu Komplit Sido Muncul terjangkau

Saya cinta dengan jamu ini karena harganya yang terjangkau, sekitar Rp4.000-an saja. Selain itu jamu ini bisa dibawa pergi kemana-mana karena bentuknya dalam bentuk  sachet. Membuat Jamu Komplit Sido Muncul  juga tidak ribet, tinggal diseduh saja.  

Harganya boleh murah, tapi produk jamu instan yang ditawarkan sangat lengkap. Produknya terdiri dari jamu pegal linu, beras kencur, jahe wangi, madu, dan pil ginseng. Praktis, murah, dan lengkap, bagaimana tidak jatuh cinta? 

#2 Rasa pahitnya menghilangkan sejenak rasa pegal-pegal

Saat pertama kali mencoba Jamu Komplit Sido Muncul, lidah saya merasakan pahit yang kebangetan. Namun, rasa pahit itu bisa menghilangkan sejanak pegal yang saya rasakan. Pahitnya seimbang dengan campuran madu dan beras kencur. 

Entah siapa pencipta ini pertama kali. Perpaduannya benar-benar pas dan bisa membuat tidur lebih relaks. Pagi harinya terbangun dengan badan yang lebih bugar. Anak muda nggak masalah kok kalau minum jamu, malah lebih sehat dan nggak mudah masuk angin.

Baca Juga:

Ada yang Salah, Periksa ke Dokter Gigi Masih Dianggap Kemewahan di Negara Ini 

5 Sisi Gelap Penjual Jamu: Bukannya Bikin Sehat, tapi Malah Meresahkan Pembeli

#3 Tambahan madu dan jahe wangi

Terakhir yang membuat saya betah dengan jamu ini adalah jahe wangi dan madu yang bisa jadi penyeimbang dan penetral rasa. Jahe yang sedikit pedas bisa menghilangkan rasa pahit dan membuat tubuh jadi lebih hangat. Apalagi kalau diseduh dengan air yang panas dan diminum pas hujan. Tambah nikmat!

Itu pengalaman saya dengan Jamu Komplit Sido Muncul. Jamu yang sudah ada sejak zaman simbah yang kualitasnya patut diacungi jempol. Bagi saya jamu ini tetap nomor satu di hati, walau cukup sulit mencarinya. Produknya kebanyakan tersedia di toko-toko kelontong saja, belum ada di toko-toko modern. Selamat mencoba jamu ini. 

Penulis: Wulan Maulina
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Membandingkan 3 Obat Masuk Angin: Tolak Angin, Antangin, dan Bintang Toedjoe, Mana yang Paling Favorit?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 25 Oktober 2023 oleh

Tags: herbaljamujamu instanKesehatanminuman tradisionalsido muncul
Wulan Maulina

Wulan Maulina

Lulusan Bahasa Indonesia Universitas Tidar. Suka menulis tentang kearifan lokal dan punya minat besar terhadap Pengajaran BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing). Beranggapan memelihara kata ternyata lebih aman daripada memelihara harapan.

ArtikelTerkait

probiotik

Antibiotik dan Probiotik: Apa Bedanya?

30 Agustus 2019
Demi Menjaga Lingkungan, Apa Sebaiknya Kita Mandi Sehari Sehari Saja? teminal mojok.co

Betapa Sucinya Orang yang Suka Mandi dan Betapa Hinanya Orang yang Jarang Mandi

13 Agustus 2019
kesehatan fisik dan mental

Kebiasaan yang Merusak Kesehatan Fisik dan Mental, Tapi Sering Dilakukan

19 September 2019
jus detoks

Pengalaman Mencoba Jus Detoks: Berakhir Sebelum Matahari Terbenam di Hari Pertama

5 September 2019
Mulai Sekarang Jangan Ragu Posting Foto Selfie Sambil Senyum Lebar Tampak Gigi terminal mojok

Mulai Sekarang Jangan Ragu Posting Foto Selfie dengan Senyum Lebar Tampak Gigi!

5 September 2021
Mari Berandai-andai jika Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia terminal mojok

Mari Berandai-andai jika Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia

26 Juni 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Tempat Bersejarah di Surabaya Barat yang Bisa Dikunjungi biar Nggak Melulu ke Mal

Surabaya Barat: kota dalam kota yang bikin warga aslinya jadi tamu

17 Juli 2026
Menikmati hari Minggu di Sewon Alternatif wisata underrated Jogja (Unsplash)

Menikmati hari Minggu di Sewon: Alternatif wisata underrated Jogja

12 Juli 2026
Desa Jangkar, Desa Paling Nyaman di Bangkalan Madura. Menetap Sehari, Langsung Ingin Datang Lagi

Desa Jangkar Bangkalan: desa paling anomali di Madura saat musim kemarau, tapi bikin desa lain cemburu

12 Juli 2026
Potensi Pantai Cibugel Indramayu jadi sia-sia karena nggak diurus secara serius Mojok.co

Potensi Pantai Cibugel Indramayu jadi sia-sia karena nggak diurus secara serius

11 Juli 2026
Bakso Malang adalah makanan khas Jawa Timur terbaik no debat (Wikimedia Commons)

Bakso Malang adalah makanan khas Jawa Timur yang paling bisa diterima semua lidah orang Indonesia ketimbang kuliner Jatim lainnya

12 Juli 2026
Rezeki memang tak melulu soal uang, tapi senang juga rasanya kalau dapat duit bertubi-tubi Mojok.co

Rezeki memang tak melulu soal uang, tapi senang juga rasanya kalau dapat duit bertubi-tubi

18 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.