Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Jalur Luna Maya, Rute Terbaik untuk Bersepeda di Kulon Progo

Kuncoro Purnama Aji oleh Kuncoro Purnama Aji
16 Desember 2023
A A
Jalur Luna Maya, Rute Terbaik untuk Bersepeda di Kulon Progo

Jalur Luna Maya, Rute Terbaik untuk Bersepeda di Kulon Progo (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Takut bersepeda di Kulon Progo yang jalannya terkenal menyiksa dengkul? Nggak usah takut lagi, kamu bisa cobain lewat jalur Luna Maya, kok.

Kulon Progo terkenal dengan Perbukitan Menoreh dan pemandangan alam yang tak ada habisnya. Rasanya menikmatinya dengan bersepeda santai adalah pilihan yang menyenangkan. Akan tetapi bersepeda di Kulon Progo terkadang cukup menyiksa bagi pesepeda. Apalagi untuk pesepeda yang hanya ingin “hahahihi”.

Medan berbukit dengan jalur menurun dan menanjak yang curam, akan sangat menyiksa dengkul pesepeda. Namun tenang saja, buat kamu yang ingin bersepeda santai di Kulon Progo, ada satu rute yang bisa kamu lalui sambil “hahahihi” menikmati indahnya Bukit Menoreh dan pemandangan alam yang menyegarkan.

Rute yang saya maksud adalah jalur Luna Maya. Sedikit informasi, dinamakan Luna Maya karena katanya artis Luna Maya pernah bersepeda melewati rute ini. 

Penjelasan jalur Luna Maya

Untuk melalui rute yang ramah pesepeda ini, kita bisa memulainya dari Jembatan Kreo Kali Progo. Tempat ini dipilih karena di sekitar jembatan banyak tempat makan dan tempat singgah yang bisa digunakan untuk transit. Jadi, pesepeda dari luar kota tidak perlu menggowes sepeda dari rumah.

Perjalanan dimulai dari Jembatan Kreo. Di sini kita sudah disajikan pemandangan Kali Progo yang menenangkan. Selanjutnya dari jembatan ke arah barat, menuju simpang empat Dekso. Dari simpang empat Dekso terus lurus ke barat menuju Jalan Dekso-Samigaluh.

Mulai memasuki Jalan Dekso-Samigaluh, kita akan disajikan pemandangan Bukit Menoreh yang menjulang di sisi barat. Rute berlanjut menyusuri Jalan Dekso-Samigaluh hingga sampai di simpang tiga Pasar Timbunan. Dari simpang tiga belok kiri, di sanalah Jalur Luna Maya dimulai.

Hanya ada satu jalan utama di jalur Luna Maya ini, sehingga kita hanya perlu mengikuti jalan utama tersebut. Jalur ini nantinya akan berakhir di tempat perkopian viral Kulon Progo seperti Kopi Ampirono, Ingkar Janji, dan kafe-kafe lainnya. Cocok sekali kan, setelah capek bersepeda, pulangnya bisa langsung nyantai ngopi.

Baca Juga:

Pantai Glagah Disebut Bali-nya Jogja, dan Saya Tidak Tahu Harus Senang atau Khawatir

4 Hal yang Dikangenin dari Bandara Adisutjipto Jogja yang Nggak Akan Ditemukan di YIA

Pemandangan indah dan menyegarkan

Selama melalui jalur Luna Maya, kita akan melihat hamparan sawah yang hijau. Sawah sengkedan juga akan terlihat di lereng-lereng Bukit Menoreh. Jalur Luna Maya membentang di sepanjang sisi aliran irigasi Selokan Mataram. Maka tak heran saat bersepeda di sini kita akan mendengar suara gemericik air. Jalurnya pun bersih, tak ada sampah di kanan kiri jalan. Udaranya juga masih sangat segar, khas dengan suasana sawah dan bukit.

View pamungkas di jalur ini terletak di wilayah persawahan Pamonosutan. Di Google Maps namanya “Jalur Viral Nanggulan”, sebuah jalan tunggal yang membelah hamparan persawahan. Jalur ini bisa viral karena view pemandangannya memang bukan main. Perbukitan Menoreh yang menjulang di sisi barat, dengan hamparan sawah hijau di sisi timur.

Saya menyarankan kamu untuk datang menjajal rute Dekso-jalur Luna Maya ini pada bulan Oktober-Desember. Waktu tersebut adalah masa-masa tanaman padi sedang menghijau dengan sempurna.

Rute bersepeda di Kulon Progo yang ramah bagi anak-anak atau orang tua

Bagi yang ingin mengajak anak atau keluarganya bersepeda santai di rute ini tak perlu risau. Sebab, jalur Luna Maya ini cukup ramah bagi anak maupun orang tua. Tak banyak tanjakan curam di sini. Kalau saya hitung, hanya ada 2-3 jalan yang cukup menanjak. Itu pun anak SD bisa melewatinya.

Jalur ini juga cukup ramah karena hampir tidak ada kendaraan berat yang lalu-lalang. Meski begitu, saat bersepeda di sini, kamu harus tetap waspada dengan kendaraan bermotor lainnya. Kondisi jalan juga sangat bagus, semua teraspal dengan baik dan rata. Jalurnya cukup berkelok mengikuti saluran irigasi Selokan Mataram sehingga tidak membuat bosan pesepeda yang melaluinya.

Saran saya, walaupun pemandangannya indah, jangan memandangnya sampai melamun. Kalau sampai melamun lewat sini, kamu bisa nyemplung ke selokan!

Penulis: Kuncoro Purnama Aji
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 5 Hal Aneh yang Bikin Kulon Progo Jadi Paling Beda dari Kabupaten Lain di Jogja.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 16 Desember 2023 oleh

Tags: bersepedadiyjalur luna mayakulon progoKulonprogopesepedasepeda
Kuncoro Purnama Aji

Kuncoro Purnama Aji

Memiliki keinginan menjadi penulis, meski prosesnya berjalan pelan. Banyak ide justru muncul saat berlari dan membiarkan pikiran mengembara.

ArtikelTerkait

5 Privilese Tinggal di Sleman Utara yang Bakal Sulit Dipahami oleh Warga Bantul Mojok.co

5 Privilese Tinggal di Sleman Sisi Utara yang Bakal Sulit Dipahami oleh Warga Bantul

8 September 2024
4 Rekomendasi Tempat Cari Takjil di Kulon Progo, Nggak Perlu Jauh-jauh ke Jogja! bandara YIA

Kulon Progo: Permata Jawa yang Kalah Tenar dengan Bandara YIA

26 Oktober 2022
5 Wisata Kuliner di Kulon Progo dengan Pemandangan Sawah terminal mojok.co

5 Wisata Kuliner di Kulon Progo dengan Pemandangan Sawah

25 Desember 2021
Puncak Suroloyo, Tempat Indah Dekat Borobudur yang Terlupakan

Puncak Suroloyo, Tempat Indah Dekat Borobudur yang Terlupakan

24 Juli 2022
Depok, Kecamatan di Sleman yang Paling Red Flag di Mata Orang Bantul Mojok.co

Depok, Kecamatan di Sleman yang Paling Red Flag di Mata Orang Bantul

11 Oktober 2025
4 Rekomendasi Kuliner Kulon Progo yang Wajib Diketahui Wisatawan

4 Rekomendasi Kuliner Kulon Progo yang Wajib Diketahui Wisatawan

20 Juli 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Low Maintenance Friendship: Tipe Pertemanan Dewasa yang Minim Drama, Cocok untuk Orang-Orang Usia 30 Tahunan Terminal

Low Maintenance Friendship: Tipe Pertemanan Dewasa yang Minim Drama, Cocok untuk Orang-Orang Usia 30 Tahunan

15 Mei 2026
4 Aturan Tidak Tertulis Saat Menulis Kata Pengantar Skripsi agar Nggak Jadi Bom Waktu di Kemudian Hari

4 Tips untuk Bikin Mahasiswa Cepat Paham dan Tidak Kebingungan Mengerjakan Skripsi

19 Mei 2026
Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus: Teriak Melawan Penindasan di Luar, tapi Seniornya Jadi Aktor Penindas Paling Kejam organisasi mahasiswa eksternal organisasi kampus

Organisasi Mahasiswa Itu Candu, dan Jabatan di Kampus Itu Jebakan yang Pelan-pelan Mematikan

18 Mei 2026
Wahai BKN dan Panitia CPNS, Percuma Ada Masa Sanggah CPNS kalau Tidak Transparan! soal TWK daftar cpns pppk pns cat asn

Terima Kasih untuk Siapa pun yang Mencetuskan dan Melaksanakan Ide CAT CPNS, Tes yang Tak Pandang Bulu, Tak Pandang Siapa Dirimu

13 Mei 2026
Berhenti Jadi Kaum Mistika: Sigar Bencah Semarang Itu Angker karena Sudut Tanjakannya, Bukan Penampakan Tak Kasat Mata

Berhenti Jadi Kaum Mistika: Sigar Bencah Semarang Itu Angker karena Sudut Tanjakannya, Bukan Penampakan Tak Kasat Mata

14 Mei 2026
Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

17 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.