Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Jalan Sompok, Jalan yang Bikin Warga Semarang Tetap Sehat karena Banyak Dokter Praktik di Sini

Paula Gianita Primasari oleh Paula Gianita Primasari
21 Oktober 2025
A A
Jalan Sompok, Jalan yang Bikin Warga Semarang Tetap Sehat karena Banyak Dokter Praktik di Sini

Jalan Sompok, Jalan yang Bikin Warga Semarang Tetap Sehat karena Banyak Dokter Praktik di Sini (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai orang Semarang yang sudah kenyang dengan segala keunikan kota ini, ada satu jalan yang bagi saya punya atmosfer misterius. Itu adalah Jalan Sompok Semarang. Bagi kebanyakan orang, mungkin daerah ini sebatas kawasan nggak jelas yang mendekati area sub-urban.

Namun bagi saya, Sompok adalah jawaban instan untuk satu kebutuhan mendasar, yakni kesehatan. Saya sudah cukup lama mengamati kalau Jalan Sompok ini seakan memancarkan magnet bagi mereka yang berprofesi di bidang kesehatan. Nggak tahu kenapa, tapi banyak sekali papan nama praktik dokter berjejer di sepanjang jalan ini.

ADVERTISEMENT

Malah menurut pandangan saya, plang dokter yang terpampang melampaui jumlah banner iklan. Saking merebaknya, saya pikir Jalan Sompok sudah melintasi fungsinya sebagai jalan biasa. Mungkin Jalan Sompok Semarang memang ditakdirkan untuk mereguk kesembuhan.

Popularitas Jalan Sompok berawal dari dokter anak yang namanya melegenda seantero Semarang

Kalau saya boleh menebak, popularitas Jalan Sompok sebagai sentra klinik dokter ini berawal dari satu nama besar yang hingga kini masih melegenda di kalangan Boomers hingga anak-anak Milenial. Nama yang juga masih terngiang di telinga saya itu adalah Prof. Dr. dr. AG Soemantri Hardjojuwono Sp.A (K), S.Si.

Beliau bukan dokter anak biasa, melainkan seorang ahli darah sekaligus penggagas cangkok hati. Selain itu, beliau juga dikenal sebagai Guru Besar di UNDIP. Oleh para pasiennya dan warga Semarang, beliau lebih akrab dipanggil Pak Mantri.

Di zamannya, konon, nggak ada dokter anak yang melampaui kompetensi dan ketenaran Pak Mantri. Lokasi praktik beliau berada persis di perempatan Jalan Sompok Semarang. Tempatnya berupa rumah besar dan megah di eranya yang juga dijadikan klinik mandiri.

Saking legendarisnya, saya sendiri, yang kini sudah jadi orang tua, sempat membawa anak saya yang generasi Alpha juga berobat di sana. Saat masih muda dulu, beliau kerap memberikan resep yang biasanya pasien tebus di Apotek Sarika, sebuah apotek lawas yang juga ternama dan beroperasi sampai sekarang. Ketika Pak Mantri sudah lanjut usia, obat yang umum diperlukan pasien, biasanya sudah disediakan oleh asistennya di klinik mandiri Pak Mantri.

Sayangnya, saat ini beliau sudah meninggal. Namun, namanya terus dikenang banyak orang. Saya menduga, mungkin dari kehadiran Pak Mantri di sana, banyak dokter spesialis lain lantas terinspirasi membuka praktik di jalur yang sama. Harapannya jelas, terdongkrak pamornya dan dekat dengan aura legendaris Pak Mantri.

Baca Juga:

Banjir di Semarang selama ini tak hanya perkara alam, tapi justru gara-gara ulah warganya sendiri,

Krisis Identitas wingko babat: jajanan asli Lamongan, dijajah Semarang, dicaplok Jogja

Berada di titik strategis dan dinaungi banyak pohon jadi nilai magis jalan ini

Popularitas Jalan Sompok Semarang sebagai sentra dokter ini bukan hanya soal warisan nama besar. Namun juga karena letaknya yang sangat strategis. Kawasan Sompok berada di tengah-tengah, persis antara area pinggiran dan pusat perkotaan Kota Lumpia. Ini menjadikan Sompok sebagai lokasi ideal bagi para dokter untuk menggaet pasien dari kedua pasar tersebut sekaligus.

Selain itu, secara vibes, Sompok juga terbilang teduh karena dinaungi banyak pohon. Mungkin suasana yang asri ini dirasa pas bagi mereka yang sedang mendambakan kesembuhan.

Sekarang, Sompok dibanjiri tempat praktik. Baik itu klinik besar maupun praktik mandiri. Kalau saya nggak salah hitung, jumlahnya mencapai belasan. Meskipun ada yang silih berganti karena banyak dokter sepuh yang sudah pensiun.

Yang jelas, jenis dokter di sini komplit. Bukan cuma dokter anak, ada pula dokter THT, dokter gigi umum, dokter gigi anak, hingga Klinik Ginjal dan Hipertensi. Pokoknya kalau ada warga Semarang yang sakit tapi malas antre ke rumah sakit, kemungkinan besar solusi sembuh itu berawal di Jalan Sompok.

Jalan Sompok adalah monumen unik yang membuktikan bahwa kepercayaan dan reputasi bisa menciptakan pusat layanan kesehatan tanpa perlu label rumah sakit mewah. Semoga ini jadi pengingat warga kalau keahlian profesional sejati bisa ditemukan di sudut jalan yang sederhana di kota ini.

Penulis: Paula Gianita Primasari
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Depok Semarang Ruwet, tapi Masih Bisa Dimaafkan, Tidak Seperti Depok di Daerah Lain.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 21 Oktober 2025 oleh

Tags: Dokterdokter anakJalan Sompok Semarangklinikkota semarangorang sakitpraktik dokterrumah sakitsakitSemarang
Paula Gianita Primasari

Paula Gianita Primasari

ArtikelTerkait

fakultas kedokteran dokter apoteker diagnosis dadakan mojok

Plis deh, Stop Jadi Dokter dan Apoteker Dadakan!

19 Oktober 2020
GOR Jatidiri Semarang Memang Tempat Olahraga, tapi Nggak Cocok buat Jogging Pemula (Pixabay)

GOR Jatidiri Semarang Memang Tempat Olahraga, tapi Nggak Cocok buat Jogging Pemula

21 Mei 2026
Jakarta Selatan, Tempat Paling Ideal bagi para Perantau. Lebih Aman, Nyaman, dan Terjangkau dari Daerah Jakarta Lainnya semarang

Kenapa 30 Menit di Semarang Dibilang Jauh, tapi di Jakarta Dibilang Deket

15 Agustus 2025
Menghujat Motor Honda ADV 160, apalagi Membandingkannya dengan Honda BeAT, Adalah Blunder yang Harusnya Tak Pernah Terjadi motor honda revo

Motor Honda Revo, Sebenar-benarnya Motor Idaman: Bensin Irit, Perawatan Mudah Nggak Bikin Pailit

17 Januari 2024
Alasan Orang Semarang seperti Saya Berpikir Dua Kali sebelum Jajan ke Es Puter Conglik yang Legendaris Itu Mojok.co

Alasan Orang Semarang seperti Saya Berpikir Dua Kali sebelum Jajan ke Es Puter Conglik yang Legendaris Itu

27 Juli 2025
Jadi Mahasiswa Unissula Kayaknya Berat Banget, Kena Banjir, Macet, Banyak Truk Besar, Ngeri!

Jadi Mahasiswa Unissula kayaknya Berat Banget, Kena Banjir, Macet, Banyak Truk Besar, Ngeri!

21 Agustus 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Penebang pohon keliling, profesi yang kerap dianggap sepele, dibayar murah, padahal taruhannya nyawa

Penebang pohon keliling, profesi yang kerap dianggap sepele, dibayar murah, padahal taruhannya nyawa

2 Agustus 2026
Meski terancam DO karena modal nekat, kuliah akan selalu menjadi keputusan paling bijak yang pernah saya ambil

Meski terancam DO karena modal nekat, kuliah akan selalu menjadi keputusan paling bijak yang pernah saya ambil

28 Juli 2026
Kecewa dengan kebiasaan dagel di Lembata NTT, memang bikin guyub, tapi amat membebani secara tenaga dan materi Mojok.co

Kecewa dengan kebiasaan dagel di Lembata NTT, memang bikin guyub, tapi amat membebani secara tenaga dan materi

27 Juli 2026
Semua orang tahu Jalan Juanda Ciputat dan Jalan Raya Sawangan adalah jalan neraka kemacetan

Semua orang tahu Jalan Juanda Ciputat dan Jalan Raya Sawangan adalah jalan neraka kemacetan

27 Juli 2026
Nonton timnas Indonesia di Youtube Reza Arap memang aneh (Wikimedia Commons)

Nonton timnas Indonesia di Youtube Reza Arap memang aneh, komentator nggak jelas, tapi jangan menghujat dulu

1 Agustus 2026
Kebumen yang Dahulu Bukanlah yang Sekarang, Kini Diam-Diam "Naik Kelas" Jadi Makin Diperhitungkan Mojok.co

Waktunya Kebumen berhenti jual diri sebagai “kota yang murah”, harus mulai berani punya harga diri!

27 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.