Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

5 Nama Jalan Unik dan Aneh di Semarang, Ada Jalan Macet hingga Tanjakan Luna Maya

Muhamad Iqbal Haqiqi oleh Muhamad Iqbal Haqiqi
14 Februari 2025
A A
5 Nama Jalan Unik dan Aneh di Semarang, Ada Jalan Macet hingga Tanjakan Luna Maya Mojok.co

5 Nama Jalan Unik dan Aneh di Semarang, Ada Jalan Macet hingga Tanjakan Luna Maya (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Hampir setiap daerah punya nama tempat atau jalan yang unik. Tidak hanya di Malang seperti yang ditulis dalam artikel Jalan Tumbal Negara hingga Jalan Sangean, Inilah 7 Jalan dengan Nama Unik dan Aneh di Malang, di Semarang juga ada nama jalan-jalan aneh semacam itu.  Jalan-jalan tersebut ada yang namanya memang ditetapkan secara resmi dan punya nilai sejarah, ada pula nama jalan yang disematkan atas dasar konsensus masyarakat sekitar.

Saya yakin, nama-nama jalan ini akan membuat dahi kalian mengkerut dan merasa, kok bisa jalan tersebut diberi nama jalan demikian sih? Nah, saya jelaskan satu per satu nama jalan tersebut.

#1 Jalan Macet yang nggak selalu macet

Jalan ini pertama kali saya dengar ketika teman saya menjelaskan soal rute untuk pergi ke sebuah gedung resepsi di daerah Semarang  sisi utara. Dia bilang, untuk tiba ke lokasi, cari saja jalan macet. Tentu saya merasa bingung, aneh betul kok disuruh mencari Jalan Macet. Rupanya memang itulah nama jalannya. Secara spesifik, jalan macet ini terletak di Kelurahan Bulu Lor, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang. Meskipun dinamakan Jalan Macet, kondisi lalu lintas di jalan ini sebenarnya tidak selalu mengalami kemacetan. Dan, penamaan jalan pun ini mungkin diberikan sebagai bentuk humor dari masyarakat setempat. Jadi nama ini bukan nama resmi ya, tapi penamaan nonformal dari masyarakat sekitar.

#2 Lombok bukan hanya nama daerah, tapi juga jadi nama jalan di Semarang

Di kawasan Pecinan Kota Semarang, terdapat sebuah jalan yang diberi nama Gang Lombok. Jalan ini menghubungkan Jalan Wotgandul Timur dengan Jalan Gang Pinggir. Lokasinya berada di dekat Pasar Semawis, pusat kuliner malam yang populer di Semarang. Saya pribadi kurang tahu detail asal-usul kenapa nama jalan tersebut bisa diberi nama Gang Lombok. Konon, teman saya yang pernah bekerja di area sekitar situ mengatakan kalau nama tersebut disematkan karena di area tersebut banyak ditanami pohon lombok. Sebelumnya, gang ini bernama Kang-kee. Gang Lombok cukup dikenal karena terdapat Klenteng Tay Kak Sie. Klenteng ini cukup didirikan pada tahun 1746 dan menjadi bagunan bersejarah bagi komunitas Tionghoa di Semarang.

Klenteng ini awalnya didedikasikan untuk Dewi Welas Asih, Kwan Sie Im Po Sat, dan kemudian menjadi tempat pemujaan berbagai dewa dalam ajaran Taoisme dan Buddhisme. Selain itu jalan ini juga merupakan lokasi kedai Loenpia Gang Lombok, penjual lumpia legendaris di Semarang.

#3 Jalan Plampitan yang artinya jalan ikat pinggang

Jalan Plampitan merupakan jalan yang letaknya di Kecamatan Semarang Tengah yang menghubungkan jalan KH. Agus Salim dengan Jalan Pekojan. Bagi mereka yang sering ke Pasar Johar, pasti familiar dengan nama jalan ini. Asal-usul penamaan Plampitan ini diambil dari kata plampit yang berarti ikan pinggang tradisional masyarakat jawa. Entah ini benar atau tidak ya. Hal itu karena pada masa lalu, kawasan ini dikenal sebagai pusat kerajinan pembuatan ikat pinggang tradisional. Selain itu, Jalan Plampitan juga terkenal dengan kuliner khas Semarang, seperti tahu gimbal.

#4 Jalan Jomblang, jalan yang berlubang

Jalan Jomblang terletak di daerah Candisari dan menjadi penghubung antara Jalan Dr. Cipto dengan Jalan Gajah. Kawasan ini merupakan area permukiman dengan fasilitas umum seperti pasar dan sekolah. Uniknya, secara bahasa, arti kata Jomblang ini adalah lubang besar. Sama halnya dengan nama Goa Jomblang yang ada di Gunungkidul. Tapi, itu hanya sekadar penamaan, ketika melalui jalan ini, gak ada lobang besarmya kok. Penamaan Jomblang bisa jadi merujuk pada nama desa yang sudah ada sejak lama. Di daerah tersebut juga ada sebuah masjid bernama Jami’ Jomblang yang dibangun pada 1933 dan masih berdiri kokoh hingga sekarang.

#5 Jalan Tanjakan Luna Maya

Terakhir ada Jalan Tanjakan Luna Maya. Penamaan jalan ini bukanlah penamaan secara resmi, melainkan penamaan secara konsensus yang diberikan oleh warga sekitar Desa Podorejo, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang. Jalan tersebut diberi nama demikian karena pada November 2020, Luna Maya bersama rekan-rekannya melewati tanjakan tersebut, tapi dirinya Luna Maya nggak sanggup mengayuh sepedanya dan terpaksa menuntunnya. Karena dia artis yang cukup terkenal, hal itu mengundang warga sekitar. Sejak itu, tanjakan tersebut dikenal dengan nama “Tanjakan Luna Maya”. Entahlah, nama ini saya rasa menggambarkan kreativitas dan selera humor yang out of the box dari masyarakat Podorejo.

Baca Juga:

Lumpia Semarang: Cerita Cinta Lelaki Tionghoa dan Perempuan Jawa yang Dibungkus Kulit Tipis

4 Ciri Tahu Gimbal Semarang yang Sudah Pasti Enak dan Tidak Mengecewakan Pembeli

Nah, itu secuil dari penamaan jalan yang menurut saya aneh. Saya yakin, masih ada nama jalan lain yang belum saya ketahui. Memang nama jalan-jalan tersebut tidak semuanya nama resmi, tapi penamaan jalan unik tersebut setidaknya cukup menggambarkan bagaimana masyarakat Indonesia, khususnya semarang memang punya kekayaan istilah yang bisa disematkan untuk jalanan, bahkan untuk jalan tikus sekalipun. 

Penulis: Muhamad Iqbal Haqiqi
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA 3 Ruas Jalan Jogja yang Sebaiknya Dihindari Warga yang Dilanda Patah Hati

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 14 Februari 2025 oleh

Tags: jalanjalan Semarangkota semarangSemarang
Muhamad Iqbal Haqiqi

Muhamad Iqbal Haqiqi

Mahasiswa Magister Sains Ekonomi Islam UNAIR, suka ngomongin ekonomi, daerah, dan makanan.

ArtikelTerkait

5 Destinasi di Semarang yang Cocok untuk Jomblo buat Menangis

5 Destinasi di Semarang yang Cocok untuk Jomblo buat Menangis

8 Maret 2023
Membandingkan Jalan di Jogja, Surabaya, dan Wakatobi. Mana yang Lebih Mulus? terminal mojok.co

Pengemudi Jalan Raya Solo-Semarang Adalah Orang yang Paling Dekat dengan Tuhan

24 November 2020
5 Jalan di Bandung yang Berbahaya, Hati-hati Berkendara di Sini!

5 Jalan di Bandung yang Berbahaya, Hati-hati Berkendara di Sini!

19 Oktober 2023
Jalan Majapahit Semarang Perlu Banyak Belajar dari Jalan Kebonbatur Mranggen  Mojok.co

Jalan Majapahit Semarang Perlu Banyak Belajar dari Jalan Kebonbatur Mranggen

22 Juli 2024
Mentang-mentang Semarang Sebelahan sama Venus, Bukan Berarti Orang Semarang Kebal dengan Panas Heatwave yang Sedang Menyerang jakarta

Belasan Tahun Tinggal di Semarang, Saya Kira Jakarta Lebih Panas Udaranya, Ternyata Semarang Masih Lebih Panas!

6 Juli 2024
Lumpia Semarang Bukti Tuhan Maha Mendengar (Pixabay)

Sepotong Lumpia Semarang yang Membuat Saya Tambah Yakin Tuhan Itu Maha Mendengar

25 Desember 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Vario 110, Motor Honda Paling Merepotkan Penyebab Derita (Wikimedia Commons)

Pengalaman Saya Merawat Honda Vario 110 CBS 2010: Motor Honda Paling Merepotkan, Selalu Rewel, dan Minta Jajan

11 Februari 2026
Wisata Wonosobo Enak Dinikmati, tapi Tidak untuk Ditinggali (Unsplashj)

5 Wisata Wonosobo Selain Dieng yang Tak Kalah Indah untuk Dinikmati, meski Nggak Enak untuk Ditinggali

14 Februari 2026
Yang Perlu Dipahami sebelum Mengajukan KPR Subsidi (dan Menyesal) Cicilan KPR 40 tahun kpr rumah

Alasan KPR Rumah Bisa Jadi Pilihan yang Realistis dan Tak Seburuk Omongan Influencer Keuangan

11 Februari 2026
4 Makanan Khas Jawa Tengah Paling Red Flag- Busuk Baunya! (Wikimedia Commons)

4 Makanan Khas Jawa Tengah yang Paling Red Flag, Sebaiknya Tidak Perlu Kamu Coba Sama Sekali kalau Tidak Tahan dengan Aroma Menyengat

17 Februari 2026
Innova Reborn, Mobil Zalim yang Mengalahkan Kesalehan Zenix (Wikimedia Commons)

Innova Reborn Mobil yang Nakal dan Zalim, tapi Tetap Laku karena Kita Suka yang Kasar dan Berisik, bukan yang Saleh kayak Zenix

15 Februari 2026
Jangan Sombong Saat Dapat PhD, Gelarmu Ada Jasa Banyak Orang di Baliknya Mojok.co

Jangan Sombong Saat Meraih PhD, di Balik Gelarmu Ada Jasa Banyak Orang

12 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Tren “Ngopag” ala Lansia: Menikmati Jamu Parem Kendil yang Sudah Berdiri Sejak Tiga Generasi di Pasar Jangkang Yogyakarta
  • Pengalaman Buruk Naik Rosalia Indah Tua Rombakan: Empat Kali Mogok, Menghadirkan Kekecewaan di Akhir Perjalanan
  • Memilih Ngekos Setelah Menikah daripada Tinggal Bareng Ortu-Mertua, Finansial Memang Empot-empotan tapi Kesehatan Mental Aman
  • Jangan Buka Puasa di Blok M kalau Tidak Mau Lanjut Puasa tanpa Sempat Makan
  • Nongkrong di Coffe Shop Jogja Malam Hari, Rela Pulang Pagi demi Hindari Tukang Parkir
  • Klitih dan Normalisasi Kekerasan: Alarm Bahaya dari Jalanan Jogja

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.