Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Jalan Rusak di Klaten Beneran Abadi, dan Itu Semua Gara-gara Truk Kelebihan Muatan!

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
26 Januari 2024
A A
Jalan Rusak di Klaten Beneran Abadi: Percuma Memperbaiki Jalan kalau Ujungnya Digilas Truk Kelebihan Muatan

Jalan Rusak di Klaten Beneran Abadi: Percuma Memperbaiki Jalan kalau Ujungnya Digilas Truk Kelebihan Muatan (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Proyek tol

Dulu, Pemkab Klaten bilang kalau jalan rusak di Klaten itu disebabkan oleh truk uruk tol. Dulu saya sedikit menyangkal hal tersebut karena jalan rusak di Klaten memang sudah ada jauh sebelum tol tersebut digarap. Tapi, ketika sudah ada perbaikan, jalanan kembali rusak. Gara-gara fakta yang tertangkap mata itulah, saya akhirnya percaya dan tak lagi menyangkal.

Jalanan ambles, bahkan cekung, sekarang jadi pemandangan wajar. Jalanan cekung tersebut begitu berbahaya buat pengendara motor, karena jika dilewati dengan kecepatan agak tinggi, katakanlah 60 KM/jam saja, motor bisa hilang kendali.

Betul, jalanan memang nggak jadi berlubang, tapi ya itu masalahnya. Oleh karena jalan nggak berlubang, jadi nggak terlihat mana yang perlu dihindari. Nggak kaget jika kita tiba-tiba kehilangan kendali karena jalan yang terlihat baik-baik saja, ternyata cekung. Kondisi aspal masih baik, cuman permukaannya yang cekung. Kan ngeri bagi yang matanya minus.

Ditambah penerangan jalan yang benar-benar kurang. Duh, makin berbahaya. Nah, kalau ini sih, Pemkab bisa disalahin.

Pemkab Klaten pusing tujuh keliling

Saya jadi nggak enak sama Pemkab Klaten. Saya sering kritik mereka, dan kini, saya tahu betapa dilemanya jadi mereka. Mau perbaiki jalan, kok nanti rusak lagi dilewati truk kelebihan muatan. Kalau nggak diperbaiki, kok ya kebangeten. Dan ketika musim hujan sudah mulai, makin bahaya itu jalan kalau nggak diperbaiki.

Melarang truk lewat, kok ya nggak mungkin. Menyalahkan sopir truk, jelas makin nggak mungkin. Mereka jelas tahu kalau mereka bawa beban di luar batas, tapi punya pilihan apa coba? Mereka pekerja, manut sama yang ngasih kerjaan aja kan? Memang nggak ada yang bisa disalahkan, wong artikel ini memang bukan perkara menyalahkan, tapi perkara ruwetnya realitas yang ada.

Menyalahkan proyek tol Jogja-Solo juga makin nggak mungkin. Nggak bisa, tepatnya. Jadi ya, kalau jadi Pemkab Klaten, pasti pusing sekarang.

Jalan rusak di Klaten, seperti yang pernah saya bilang, itu abadi. Dan saya rasa, kata “abadi” yang awalnya adalah sebuah ungkapan, malah menjelma kenyataan.

Baca Juga:

Klaten: Bukan Sekadar Kota untuk Mampir Menikmati Sop Ayam, tapi Tulang Punggung dan “Dapur” Masa Depan Indonesia

Kecamatan Pedan Klaten: Tempat Tinggal Terbaik di Kabupaten Klaten yang Asri, Nyaman, Penuh Toleransi, dan Tidak Jauh dari Kota

Solusinya memang terlihat jelas. Harusnya truk nggak membawa muatan yang berlebihan. Seharusnya, Pemkab Klaten membuat jalan yang tak mudah hancur digilas truk segede Optimus Prime sekalipun. pihak pembuat tol Jogja-Solo harusnya tahu diri dan segera memperbaiki jalan rusak di Klaten.

Tapi, itu situasi yang ideal. Realitas, nyatanya selalu jauh dari hal-hal yang ideal. Dan seringnya, selalu jauh di bawah hal-hal yang ideal.

Penulis: Rizky Prasetya
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Klaten, Kota Indah yang (Sialnya) Terjepit Jogja dan Solo

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 26 Januari 2024 oleh

Tags: jalan rusakklatenmuatanproyek tol jogja-solotruk
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Founder Kelas Menulis Bahagia. Penulis di Como Indonesia.

ArtikelTerkait

Jalan Adi Sumarmo Ngabeyan Kartasura, Jalan Penghubung Bandara Adi Soemarmo yang Bikin Pengendara Waswas

Jalan Adi Sumarmo Ngabeyan Kartasura, Jalan Penghubung Bandara Adi Soemarmo yang Bikin Pengendara Waswas

28 Januari 2026
Jalur Pedalaman Klaten, Jalan Alternatif Boyolali-Sleman yang Bikin Perjalanan Lebih Cepat, tapi Harus Bertarung Melawan Truk Besar

Jalur Pedalaman Klaten, Jalan Alternatif Boyolali-Sleman yang Bikin Perjalanan Lebih Cepat, tapi Harus Bertarung Melawan Truk Besar

2 November 2025
Desa Melikan Klaten, Sentra Penghasil Gerabah Putaran Miring Pertama di Dunia  

Desa Melikan Klaten, Sentra Penghasil Gerabah Putaran Miring Pertama di Dunia

29 Juni 2024
6 Jalan Nggak Rata di Surabaya yang Paling Parah

6 Jalan Nggak Rata di Surabaya yang Sering Dikeluhkan Warga

5 Maret 2022
Desa Ponggok Klaten, Desa Termiskin yang Nasibnya Mumbul Gara-gara Umbul Ponggok

Desa Ponggok Klaten, Desa Termiskin yang Nasibnya Mumbul Gara-gara Umbul

9 Desember 2023
Klaten Nggak Melulu Candi Prambanan dan Umbul Ponggok, Ada Desa Kemudo yang Tak Kalah Istimewa! klaten solo jogja

Empat Tahun Mondar-mandir Solo-Jogja, Musuh Terberatku Bukan Macet, tapi Klaten

13 Agustus 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Nasib Peterongan Semarang: Dulu Pusat Cuan, Sekarang Terancam Jadi Kawasan Kumuh

Nasib Peterongan Semarang: Dulu Pusat Cuan, Sekarang Terancam Jadi Kawasan Kumuh

21 Mei 2026
Paris Van Java Mall Bandung: Estetik, tapi Sama Sekali Nggak Nyaman

Paris Van Java Mall Bandung: Estetik, tapi Sama Sekali Nggak Nyaman

18 Mei 2026
Orang Kampung yang Sekolah Tinggi Malah Paling Jarang Srawung Mojok.co

Orang Kampung yang Sekolah Tinggi Malah Paling Jarang Srawung

22 Mei 2026
Jogja Aneh, Membiarkan Tukang Becak Mati dalam Kemiskinan (Unsplash)

Dosa Jogja kepada Tukang Becak Tradisional: Becaknya Dianggap Warisan Budaya, tapi Pengemudinya Dibiarkan Menua, Lalu Mati dalam Kemiskinan

21 Mei 2026
4 Aturan Tidak Tertulis Saat Menulis Kata Pengantar Skripsi agar Nggak Jadi Bom Waktu di Kemudian Hari

4 Tips untuk Bikin Mahasiswa Cepat Paham dan Tidak Kebingungan Mengerjakan Skripsi

19 Mei 2026
4 Kelebihan Kuliah di Samarinda yang Bikin Kuliah di Jogja Jadi Kelihatan Biasa Saja

Samarinda Tidak Ramah buat Mahasiswa yang Tidak Bisa Naik Motor karena Tidak Ada Transportasi Umum yang Bisa Diandalkan!

21 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.