Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

6 Jalan Bedebah di Malang yang Sebaiknya Dihindari Pengendara Pemula

Iqbal AR oleh Iqbal AR
26 Juni 2024
A A
6 Jalan Bedebah di Malang yang Sebaiknya Dihindari Pengendara Pemula Mojok.co

6 Jalan Bedebah di Malang yang Sebaiknya Dihindari Pengendara Pemula (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Pengendara pemula sebaiknya menghindari beberapa jalan Malang yang mengesalkan dan berbahaya ini. 

Banyak hal menyenangkan soal Malang, mulai dari hawa yang sejuk, biaya hidup tergolong murah, hingga tempat-tempat alam yang bisa dikunjungi. Namun, di balik itu, Malang menyimpan banyak cela. Malang masih bermasalah soal parkir liar, birokrasi yang mbulet dan pemerintah yang suka ngaco. Malang juga masih bermasalah soal minimnya ruang publik dan masih banyak yang lainnya.

Salah satu masalah yang masih saja ada di Malang adalah masalah jalan. Jalan ini mencakup semuanya: soal kualitas jalanan/aspal yang jelek dan suka rusak, serta soal jalur lalu lintas yang suka masih mbulet. Permasalahan soal jalanan di Malang ini tentu tidak baik. Selain membahayakan bagi pengendara, kondisi jalanan di Malang yang masih jauh dari kata aman ini juga tidak ramah bagi pengendara pemula.

Sebagai salah satu dari sekian banyak pengguna jalanan di Malang, saya tentu sudah capek untuk protes terkait masalah jalan. Capek banget, toh yang diprotes juga kadang suka macak budheg. Makanya, saya lebih baik memilih konsep “warga bantu warga” saja. Saya ingin memberitahu para pengendara—terutama pengendara pemula—lewat tulisan ini tentang jalanan di Malang yang tidak cocok untuk pengendara pemula dan sebaiknya dihindari.

#1 Jalan Jurang Klampok/Jurang Mayit, Kabupaten Malang

Dari namanya saja sudah terdengar menyeramkan. Sebenarnya, kata “Mayit” di situ merujuk pada curam, bukan mayat jenazah. Namun, tetap saja, jalur ini terkenal dengan kisah-kisah menyeramkan terkait dengan kecelakaan yang sering terjadi. Jalur yang ada di daerah Bantur, Malang Selatan ini memang terkenal mematikan dan berbahaya. Tikungan tajam, sempit dan curam yang kerap membuat para pengendara yang melintas jadi agak takut. Perlu kehati-hatian tingkat tinggi kalau mau melintas jalur ini. Pengendara pemula sebaiknya jangan lewat sini, sih.

#2 Jalan Ngantang-Kasembon, Kabupaten Malang

Jalan Ngantang-Kasembon berkelok, gelap, dan di beberapa titik ada yang berada di sisi jurang. Jalur ini juga punya banyak tanjakan dan turunan yang cukup curam. Jalur ini menghubungkan Ngantang dengan Kasembon di Kabupaten Malang sebelum masuk ke wilayah Kediri. Ini adalah salah satu jalur utama yang banyak dilewati oleh kendaraan besar seperti bus dan truk. Tentu jalanan ini tidak cocok untuk pengendara pemula, apalagi kalau lewat sini saat akhir pekan. 

#3 Jembatan Pelor Malang

Sepertinya hampir semua orang Malang tahu apa itu Jembatan Pelor. Jembatan kecil yang menghubungkan Kelurahan Samaan dan Kelurahan Oro-Oro Dowo ini jadi salah satu trabasan yang paling sibuk. Lalu lalang motor seperti tak pernah berhenti setiap hari. Padahal, jembatan yang hanya bisa dilewati oleh sepeda motor ini sebenarnya berbahaya, lho. Selain sempit dan ada lalu lalang motor dari dua arah, beberapa kali tembok jembatan ini pernah retak. Tentu situasi ini sangat tidak ramah bagi pengendara pemula

#4 Jalan Sumbersari

Para pengendara pemula yang masih takut untuk berkendara di jalanan yang padat atau bahkan jalanan macet, sebaiknya menghindari Jalan Sumbersari. Terlebih, ketika jam berangkat dan pulang kerja. Di jam-jam tersebut, jalan di Malang yang tidak terlalu lebar ini pasti akan penuh dengan kendaraan. Tidak hanya kendaraan orang kerja, tapi kendaraan orang kuliah juga. Apalagi di sana ada gerbang utama salah satu universitas, pasti tambah padat. Pengendara pemula mending hindari jalan ini di jam-jam sibuk.

Baca Juga:

Pengendara dengan Refleks Terbaik Itu Ada di Malang, sebab Selalu Dilatih dengan Menghindari Jalanan Berlubang!

KA Dhoho-Penataran Surabaya-Malang, Kereta yang Menyiksa Penumpang tapi Tetap Dibutuhkan

#5 Jalanan di Muharto, Kedungkandang

Para pengendara pemula juga sebaiknya menghindari jalanan di daerah Muharto, Kelurahan Kedungkandang. Jalanan ini bikin nggak nyaman banget, apalagi kalau lagi ramai dan padat. Apalagi ada beberapa jalan yang masih berlubang, yang kerap membahayakan pengguna jalan. Kenyataan ini membuat jalanan di Muharto jelas sangat tidak ramah pengendara pemula. Jangankan kena jalan berlubang, pengendara pemula kena salip kendaraan lain saja kadang suka langsung deg-degan.

#6 Jalanan di Sawojajar

Labirin, suka menyesatkan. Itulah kata-kata yang pas untuk menggambarkan jalanan di Sawojajar. Iya, sudah menjadi rahasia umum warga Malang kalau jalanan di Sawojajar ini memang mbulet. Setiap orang yang pergi ke Sawojajar dan menjelajahi jalanan di sana—terutama yang bukan warga Sawojajar—pasti akan sambat perkara jalanannya yang seperti labirin. Kenyataan ini jelas membuat jalanan di Sawojajar tidak cocok dan sebaiknya dihindari oleh pengendara pemula. Apalagi pengendara pemula yang belum mahir baca maps. Pokoknya jangan!

Itulah 6 jalan di Malang yang tidak cocok dan sebaiknya dihindari oleh pengendara pemula. Sebenarnya masih ada banyak lagi jalanan di Malang yang punya kondisi serupa, tapi itu nanti saja, lah. Enam jalanan di atas memang sebaiknya dihindari oleh pengendara pemula. Tapi, kalau para pengendara pemula ingin tes mental, ingin lebih mahir dalam berkendara, ya monggo saja kalau mau ngetes jalanan ini. Yang penting hati-hati aja. 

Penulis: Iqbal AR
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA 4 Jalan Berbahaya di Bantul yang Nggak Disadari Banyak Pengendara

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 26 Juni 2024 oleh

Tags: jalanjalan malangjalanann malangMalangpenegndara pemula
Iqbal AR

Iqbal AR

Penulis lepas lulusan Sastra Indonesia UM. Menulis apa saja, dan masih tinggal di Kota Batu.

ArtikelTerkait

4 Dosa Penjual Keripik Buah di Malang yang Perlahan "Mengusir” Pembelinya Mojok.co

4 Dosa Penjual Keripik Buah di Malang yang Perlahan “Mengusir” Pembelinya

23 Juli 2025
Akui Saja, Batu Lebih Menarik Menjadi Destinasi Study Tour Ketimbang Jogja dan Bali Mojok.co

Sebagai Warga Lokal, Saya Setuju Study Tour ke Batu Malang Lebih Menyenangkan karena Study Tour ke Jogja dan Bali Sangat Membosankan

8 Mei 2025
Cafe di Dau Malang Isinya Bukan Kopian, tapi Polusi Suara (Unsplash)

Cafe di Dau Malang Bukan Tempat yang Menyenangkan untuk Nongkrong karena Isinya Hanya Polusi Suara

16 November 2023
Kafe di Malang Udah Terlalu Banyak, Jangan Ikut-ikutan Bikin Kafe Lagi di Sini!

Kafe di Malang Sudah Terlalu Banyak, Jangan Ikut-ikutan Bikin Kafe Lagi di Sini!

30 Agustus 2023
5 Aturan Tidak Tertulis yang Harus Dipahami Wisatawan Saat Liburan ke Malang

5 Aturan Tidak Tertulis yang Harus Dipahami Wisatawan Saat Liburan ke Malang

20 Februari 2025
Jalan Dr Ir H Soekarno (Jalan MERR), Jalan Terpanjang di Surabaya yang Cocok untuk Merayakan Kesedihan

Jalan Dr Ir H Soekarno (Jalan MERR), Jalan Terpanjang di Surabaya yang Cocok untuk Merayakan Kesedihan

22 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tidak Ada Nasi Padang di Kota Padang, dan Ini Serius. Adanya Nasi Ramas! angkringan

4 Alasan Makan Nasi Padang Lebih Masuk Akal daripada Makan di Angkringan  

11 Januari 2026
Jogja Kombinasi Bunuh Diri Upah Rendah dan Kesepian

Beratnya Merantau di Jogja karena Harus Berjuang Melawan Gaji Rendah dan Rasa Kesepian

11 Januari 2026
Banyu Urip, Kelurahan Paling Menderita di Surabaya (Unsplash)

Banyu Urip Surabaya Kelurahan Paling Menderita, Dibiarkan Kebanjiran Tanpa Menerima Solusi Sejak Dulu

10 Januari 2026
3 Pertanyaan yang Dibenci Mahasiswa Jurusan Pendidikan Agama Islam Mojok.co jurusan PAI

Saya Tidak Ingin Menjadi Guru walaupun Memilih Jurusan PAI, Bebannya Tidak Sepadan dengan yang Didapat!

11 Januari 2026
6 Warna yang Dibenci Tukang Bengkel Cat Mobil karena Susah dan Ribet Mojo.co

6 Warna yang Dibenci Tukang Bengkel Cat Mobil karena Susah dan Ribet

13 Januari 2026
Cerita Kawan Saya Seorang OB selama 4 Tahun: Dijanjikan Naik Jabatan dan Gaji, tapi Ternyata Itu Semua Hanyalah Bualan Direksi

Cerita Kawan Saya Seorang OB Selama 4 Tahun: Dijanjikan Naik Jabatan dan Gaji, tapi Ternyata Itu Semua Hanyalah Bualan Direksi

10 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Mahasiswa Malang Sewakan Kos ke Teman buat Mesum Tanpa Modal, Dibayar Sebungkus Rokok dan Jaga Citra Alim
  • Nongkrong Sendirian di Kafe Menjadi “Budaya” Baru Anak Muda Jaksel Untuk Menjaga Kewarasan
  • Kegigihan Gunawan Jualan Kue Putu di Kota-kota Besar selama 51 Tahun agar Keluarga Hidup Sejahtera di Desa
  • Mie Ayam di Jakarta, Saksi Pekerja Berusaha Waras setelah Berkali-kali Nyaris Gila karena Kerja dan Beban dari Orang Tua
  • Berkat Film Semi Jepang, Mahasiswa Culun nan Pemalas Bisa Lulus Kuliah dan Nggak Jadi Beban Keluarga
  • Dracin Disukai Dunia karena di Surabaya Kaos Oblong dan Sandal Jepit Simbol Kekayaan, di Cina Tanda Orang Bangkrut

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.