Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Jalan Adisucipto Jogja Diam-diam Menyedihkan di Balik Keramaiannya

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
18 November 2025
A A
Jalan Adisucipto Jogja Diam-diam Menyedihkan di Balik Keramaiannya Mojok.co

Jalan Adisucipto Jogja Diam-diam Menyedihkan di Balik Keramaiannya (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Mereka yang tinggal di Jogja pasti tidak asing dengan Jalan Laksda Adisucipto Jogja atau Jalan Adisucipto. Setidaknya, sekali dalam seumur hidup, mereka pasti pernah melewatinya. Tidak hanya bagi orang Jogja, jalan ini juga familiar bagi warga Klaten maupun Solo. Jalan Adisucipto merupakan salah satu akses paling populer ke dua daerah tetangga itu. 

Selain jadi akses ke daerah tetangga, keramaiannya tidak lepas dari mahasiswa yang kerap lalu lalang di jalan tersebut. Asal tahu saja, banyak kampus di sekitar Jalan Adisucipto Jogja. Salah satu yang terkenal adalah UIN Sunan Kalijaga. Belum lagi, tempat-tempat belanja dan hiburan yang ada di sekitar sana. Mal Ambarukmo Plaza, Mal Lippo, Transmart Maguwo Jogja membuat jalan ini semakin padat. 

Hanya saja, jalan berstatus Jalan Nasional yang selalu ramai pengendara ini diam-diam menyedihkan. Di hari-hari biasa, mungkin jalan ini tampak tidak ada masalah. Namun, beda cerita ketika musim hujan 

Lalu, kenapa kok bisa menyedihkan? Bukannya jalan ini kelihatan baik-baik saja ya? Jalan Adisucipto Jogja memang terlihat baik-baik saja di hari biasa, tapi masuk musim hujan, akan beda ceritanya. Jalan ini bak mimpi buruk bagi pengendaranya. 

#1 Sulit mendapatkan tempat berteduh saat hujan

Melintasi Jalan Adisucipto ketika musim hujan adalah mimpi buruk. Kalian akan sulit menemukan tempat berteduh. Pinggiran jalan biasanya sudah penuh dengan orang parkir sehingga akan kesulitan menepi. Belum lagi ketika jalanan padat, menepi ke pinggir jalan jadi hal yang sangat menantang. Sialnya lagi, sepanjang Jalan Adisucipto Jogja jarang ada pohon yang rimbun untuk berteduh. Lengkap sudah. 

Selain itu, di sekitar Jalan Adisucipto lebih banyak restoran atau supermarket yang lahan parkirnya terbuka. Dengan kata lain, kita nggak bisa menumpang berteduh di bawah atapnya.

#2 Tidak bisa putar balik dengan cepat 

Kekurangan lain Jalan Adisucipto adalah sulit mendapatkan tempat putar balik. Terkadang titik putar baliknya pun menimbulkan kemacetan. Kondisi semacam ini jadi mimpi buruk untuk pengendara yang berkejaran dengan waktu dan hujan. 

Salah satunya di Transmart Maguwo. Kita harus melaju cukup jauh ke arah timur, tepat di depan Alfamart Kalongan, jika ingin putar balik ke arah Ambarrukmo Plaza. Sedihnya, terkadang putar balik di titik yang satu ini sulit karena titiknya berdekatan dengan lampu merah Maguwoharjo. Kendaraan yang melaju dari pertigaan ini sering kali didominasi oleh truk dan kendaraan berat sehingga proses putar balik berlangsung menegangkan.

Baca Juga:

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

Jogja Memang Santai, tapi Diam-diam Banyak Warganya yang Capek karena Dipaksa Santai meski Hampir Gila

#3 Jalan Adisucipto langganan macet saat hujan

Permasalahan jalan-jalan nasional di Kota Jogja adalah kepadatan lalu lintas saat hujan mengguyur. Jalan Adisucipto memang nggak pernah sepi dari kendaraan, mau itu saat cuaca panas terik maupun hujan lebat sekalipun. Tapi, keadaan lalu lintas di jalan ini berubah jadi tempat pemberhentian kendaraan dadakan, saking parahnya kemacetan di sini.

Titik kemacetan yang paling parah berada di bawah flyover Janti. Antrean kendaraan terkadang bisa sampai ke seberang Bakpia Kurnia Sari. Dan, ketika sedang mengantre sambil berdoa untuk bisa segera mendapatkan lampu hijau, kanan-kiri kendaraan kita adalah bus antarprovinsi atau truk. Rasanya deg-deg ser banget.

#4 Jalan Adisucipto mencekam saat malam

Melintasi Jalan Adisucipto di musim hujan saat malam hari adalah bentuk uji nyali. Di beberapa titik jarak pandang bisa terbatas. Bukan hanya karena guyuran air hujan yang membuat jarak pandang menipis, melainkan karena penerangan jalan yang terbatas pula. 

Combo yang mengerikan antara hujan, malam, dan ketiadaan lampu penerangan ini sangat berbahaya bagi pengendara. Terlebih lagi yang memiliki mata minus atau astigmatisme. Kalau secara kebetulan kamu melintasi Jalan ini saat malam hari dan sedang hujan, saya nggak menyarankan untuk membawa kendaraan ngebut-ngebut.

#5 Banjir, banjir, dan banjir

Jalan Adisucipto selalu langganan masuk ke dalam berita sebagai daerah yang dilaporkan kena banjir. Hujan deras beberapa menit pun akan langsung bikin jalan ini, khususnya di daerah sekitaran Ambarrukmo Plaza digenangi air banjir.

Banjir ini membuat kondisi jalan makin menyedihkan. Sudah ketahuan daerah resapannya kurang, genangan banjir juga bikin jalan makin jelek pula. Sudah gitu pengendara yang melintas juga kena sialnya karena motor berisiko mogok. Atau kalau memilih untuk nggak melintas pun mereka jadi terlambat untuk melakukan aktivitas lainnya.

Itulah Jalan Adisucipto Jogja, di balik gemerlapnya, jalan ini begitu menyedihkan bagi pengendara ketika musim hujan. Perlu kesabaran ekstra dan kendaraan prima sebelum melewatinya. 

Penulis: Noor Annisa Falachul Firdausi
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA 5 Jalan Jahanam di Jogja yang Wajib Dihindari Pengendara Amatir.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 18 November 2025 oleh

Tags: AdisuciptoAdisucipto JogjaJalan AdisuciptoJalan Adisucipto JogjaJogja
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

Balada Hidup di Jogja: Hidup Susah, Mati Lebih Susah

Balada Hidup di Jogja: Hidup Susah, Mati Lebih Susah

29 Juli 2022
Pasar Klithikan Pakuncen Jogja Sepi seperti Menunggu Mati (Unsplash)

Merindukan Pasar Klithikan Pakuncen Jogja, Surga Barang Bekas yang Kini Sepi seperti Menunggu Mati

19 April 2025
3 Hal yang Orang-orang Jarang Katakan Soal Berkendara di Jogja Mojok

3 Hal yang Orang-orang Jarang Katakan Soal Berkendara di Jogja

24 Oktober 2025
Jogja, Kota Pelajar yang Mengajarkan Saya Ikhlas Menderita

Jogja, Kota Pelajar yang Mengajarkan Saya Ikhlas Menderita

26 Agustus 2025
Ilustrasi Pertigaan Jati Kencana Jogja Adalah Neraka di Tengah Kota (Unsplash)

Pertigaan Jati Kencana Jogja yang Padat dan Semrawut, Semakin Bikin Emosi Bahkan Stres Pengendara Sepeda Motor.

4 Juli 2024
4 Dosa yang Tanpa Sadar Dilakukan Warga Sewon terhadap Kabupaten Bantul Mojok.co

4 Dosa yang Tanpa Sadar Dilakukan Warga Sewon terhadap Kabupaten Bantul

15 Desember 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan Mojok.co

Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan

1 Februari 2026
5 Cacat Pikir yang Orang Percayai tentang Cleaning Service, Pekerjaan yang Kerap Dipandang Sebelah Mata (Gil Ribeiro via Unsplash)

5 Cacat Pikir yang Orang Percayai tentang Cleaning Service, Pekerjaan yang Kerap Dipandang Sebelah Mata

30 Januari 2026
Sudah Saatnya Soreang Punya Mal supaya Nggak Bergantung sama Mal di Kota Bandung

Sudah Saatnya Soreang Punya Mal supaya Nggak Bergantung sama Mal di Kota Bandung

30 Januari 2026
Pantai Watu Bale, Tempat Wisata Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi Mojok.co

Pantai Watu Bale, Tempat Wisata Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi 

5 Februari 2026
Banting Setir dari Jurusan Manajemen Jadi Guru PAUD, Dianggap Aneh dan Nggak Punya Masa Depan Mojok.co jurusan pgpaud

Jurusan PGPAUD, Jurusan yang Sering Dikira Tidak Punya Masa Depan

5 Februari 2026
8 Dosa Penjual Kue Pukis yang Mengecewakan Pembeli (Danangtrihartanto - Wikimedia Commons)

8 Dosa Penjual Kue Pukis yang Sering Disepelekan Penjual dan Mengecewakan Pembeli

30 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi
  • Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam
  • Krian Sidoarjo Dicap Bobrok Padahal Nyaman Ditinggali: Ijazah SMK Berguna, Hidup Seimbang di Desa, Banyak Sisi Jarang Dilihat

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.