Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Mobil Pick Up Isuzu Panther Adalah Kendaraan Niaga yang Paling Mengerti Kondisi Pengusaha Kecil

Yanuar Abdillah Setiadi oleh Yanuar Abdillah Setiadi
18 Oktober 2023
A A
Mobil Pick Up Isuzu Panther, Mobil Paling Pengertian di Dunia (Unsplash)

Mobil Pick Up Isuzu Panther, Mobil Paling Pengertian di Dunia (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Saat masih menjadi santri di sebuah pesantren di Kota Purwokerto, saya mendapat amanah untuk menjalankan usaha air isi ulang. Karena pesantren kami memiliki 3 cabang yang letaknya lumayan jauh, mau nggak mau, kami memerlukan kendaraan roda 4 untuk mengangkut galon. Akhirnya, pesantren memasrahi saya sebuah mobil untuk mengangkut galon. Mobil tersebut adalah mobil pick up Isuzu Panther.

Kalau mengingat lagi, sudah agak lama saya menggunakan mobil pick up pabrikan Isuzu ini. Berbagai suka dan duka sudah melebur menjadi satu. Saya juga merasa mobil ini lebih banyak memberikan kemanfaatan bagi saya daripada duka. 

Hal ini lantaran kondisi mobil yang prima dan nggak gampang rewel. Bahkan, mobil pick up Isuzu Panther adalah mobil tangguh yang sama sekali nggak layak untuk dihujat! Kenapa bisa demikian?

Mobil pick up Isuzu Panther kuat menggendong banyak barang

Sedikit cerita, sebenarnya pondok pesantren kami ada 3 cabang. Namun, hanya 2 cabang pesantren yang harus saya suplai galon. Hal ini lantaran 1 cabang pesantren sudah menjadi tempat depot galon tersebut. Jadi saya nggak perlu mengantarkan isi ulang air.

Dalam 1 minggu, saya harus mengantar isi ulang air sebanyak 100 galon untuk 2 cabang. Dulu, saat masih menggunakan APV, saya harus bolak-balik mengantarkan galon. Hal ini lantaran APV hanya mampu menampung maksimal 10 galon saja. Kalau lebih dari itu, bagian kaki-kaki mobil akan bermasalah. 

Artinya, saya harus mengantarkan galon setiap hari. Bahkan, ada hari di mana saya harus bolak-balik hingga 2 kali hanya untuk mengantarkan galon.

Semenjak menggunakan mobil pick Isuzu Panther, saya bisa mensuplai galon 2 kali dalam seminggu. Sekali berangkat saya bisa mengangkut 50 galon sekaligus. 

Sebenarnya, ukuran bak mobil pabrikan Isuzu ini hanya bisa menampung sebanyak 42 galon saja. Namun, karena nanggung, saya paksa mengangkut 50 galon sekaligus. Untuk sisa galon yang 8 buah saya tumpuk di atas.

Baca Juga:

Isuzu Panther, Raja Diesel yang Masih Dicari Sampai Sekarang

Mahasiswa UIN Nggak Wajib Nyantri, tapi kalau Nggak Nyantri ya Kebangetan

Mesin yang prima membuatnya bisa mengangkut barang melebihi kapasitas

Pernah suatu ketika saya dengan seorang kawan mengangkut 75 galon sekaligus menggunakan mobil pick up Isuzu Panther ini. Waktu itu kondisinya sedang bulan puasa. 

Karena tidak memungkinkan mengangkut galon di siang hari, kami memutuskan untuk mengantar setelah salat tarawih. Lantaran stamina tubuh yang kadang naik dan turun saat Ramadan, saya memutuskan untuk mengantar galon lebih banyak dari hari biasanya. Harapannya agar kami tidak bolak-balik mengurus galon saja dan fokus pada kegiatan pesantren saat bulan suci.

Saat membawa mobil pick up Isuzu Panther dengan jumlah galon yang melebihi kapasitas, saya merasa begitu kagum dengan performa mesin. Bagaimana tidak? Meski membawa 75 galon, saya masih bisa memacu kendaraan dengan kecepatan 60 km/jam. Tapi, tolong, kamu jangan meniru ini, ya. Untung kami mengangkutnya galon melebihi kapasitas di malam hari. Coba saja kalau siang, sudah pasti kena tilang.

Suspensi empuk dan irit bahan bakar

Mobil pick up Isuzu Panther masuk ke dalam kategori kendaraan niaga. Makanya, mobil ini memiliki suspensi yang lumayan empuk. Pengendara nggak perlu khawatir saat melewati jalan berlubang. Hal ini lantaran kondisi kaki-kaki mobil yang nggak ringkih dan gampang rewel.

Selain itu, mobil yang memiliki tenaga 2500cc ini termasuk mobil yang irit bahan bakar. Bahkan, saya sampai gatal buat belokin mobil saat sampai pom bensin. Lah wong sangking iritnya! 

Makanya, Isuzu Panther ini sangat mengerti keadaan finansial para penggunanya. Inilah satu-satunya mobil pick up yang pengertian dan ramah kantong pengusaha kecil-kecilan seperti saya. Itulah kenapa mobil pick up Isuzu Panther adalah kendaraan tangguh yang nggak layak kena hujat.

Penulis: Yanuar Abdillah Setiadi

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA 3 Kelebihan Mitsubishi Colt L300 yang Nggak Dimiliki Mobil Pick Up Lain

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 18 Oktober 2023 oleh

Tags: bisnis di pesantrenbisnis galon isi ulangbisnis isi ulangisuzu panthermobil pick upMobil Pick Up Isuzu PantherPesantren
Yanuar Abdillah Setiadi

Yanuar Abdillah Setiadi

Santri. Murid Cak Nun, Rocky Gerung, Sujiwo Tejo. Instagram: @yanuarabdillahsetiadi

ArtikelTerkait

Kasta Sandal Santri dari yang Lumayan Murah hingga Murah Banget Mojok.co

Kasta Sandal Santri dari yang Lumayan Murah hingga Murah Banget

22 Desember 2023
Nggak Usah Tersinggung kalau Pesantren Diasumsikan sebagai Bengkel Moral Kenangan Ramadan di Pesantren: Wadah Takjil Unik yang Sering Digunakan Santri Daftar Produk Obat Gatal yang Populer di Kalangan Anak Pesantren

Pesantren Sering Diasumsikan sebagai Bengkel Moral, dan Kita Jangan Tersinggung

4 Juni 2020
Oknum Lora di Pesantren Kerap Bikin Jengkel, Bertingkah Seenaknya Bawa-bawa Nama Besar Bapaknya

Oknum Lora di Pesantren Kerap Bikin Jengkel, Bertingkah Seenaknya Bawa-bawa Nama Besar Bapaknya

21 Agustus 2025
Kalau di Kota Ada Kirim Parsel, di Desa Ada Ater-ater Tipe-tipe Orang saat Menunggu Lebaran Datang Terima kasih kepada Tim Pencari Hilal! Ramadan Sudah Datang, eh Malah Menanti Bulan Syawal Ramadan Sudah Datang, eh Malah Menanti Lebaran Buku Turutan Legendaris dan Variasi Buku Belajar Huruf Hijaiyah dari Masa ke Masa Serba-serbi Belajar dan Mengamalkan Surah Alfatihah Pandemi dan Ikhtiar Zakat Menuju Manusia Saleh Sosial Inovasi Produk Mushaf Alquran, Mana yang Jadi Pilihanmu? Tahun 2020 dan Renungan ‘Amul Huzni Ngaji Alhikam dan Kegalauan Nasib Usaha Kita Nggak Takut Hantu, Cuma Pas Bulan Ramadan Doang? Saya Masih Penasaran dengan Sensasi Sahur On The Road Menuai Hikmah Nyanyian Pujian di Masjid Kampung Mengenang Asyiknya Main Petasan Setelah Tarawih Horornya Antrean Panjang di Pesantren Tiap Ramadan Menjadi Bucin Syar'i dengan Syair Kasidah Burdah Drama Bukber: Sungkan Balik Duluan tapi Takut Ketinggalan Tarawih Berjamaah Opsi Nama Anak yang Lahir di Bulan Ramadan, Selain Ramadan Panduan buat Ngabuburit di Rumah Aja Sebagai Santri, Berbuka Bersama Kiai Adalah Pengalaman yang Spesial Panduan buat Ngabuburit di Rumah Aja Pandemi Corona Datang, Ngaji Daring Jadi Andalan Tips Buka Bersama Anti Kejang karena Kantong Kering Mengenang Asyiknya Main Petasan Setelah Tarawih Rebutan Nonton Acara Sahur yang Seru-seruan vs Tausiyah Opsi Nama Anak yang Lahir di Bulan Ramadan, Selain Ramadan Drama Bukber: Sungkan Balik Duluan tapi Takut Ketinggalan Tarawih Berjamaah Sebagai Santri, Berbuka Bersama Kiai Adalah Pengalaman yang Spesial Aduh, Lemah Amat Terlalu Ngeribetin Warung Makan yang Tetap Buka Saat Ramadan Tong Tek: Tradisi Bangunin Sahur yang Dirindukan Kolak: Santapan Legendaris Saat Ramadan

Sebagai Santri, Berbuka Bersama Kiai Adalah Pengalaman yang Spesial

2 Mei 2020
Setiap Orang Punya Nama, Kenapa Masih Memanggil dengan Profesi? terminal mojok.co

Setiap Orang Punya Nama, Kenapa Masih Memanggil dengan Profesi?

17 November 2020
Panduan Memilih Pesantren Agar Tepat Sasaran dan Calon Santri Kerasan

Panduan Memilih Pesantren agar Tepat Sasaran dan Calon Santri Kerasan dari Seorang Alumnus Pesantren

27 Mei 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Aib Guci Tegal yang Membuat Wisatawan Malas ke Sana Mojok.co

Objek Wisata Guci Tegal Harus Bangkit karena Kabupaten Tegal Tak Ada Apa-Apanya Tanpa Guci

2 Februari 2026
Mie Ayam Bikin Saya Bersyukur Lahir di Malang, bukan Jogja (Unsplash)

Bersyukur Lahir di Malang Ketimbang Jogja, Sebab Jogja Itu Sudah Kalah Soal Bakso, Masih Kalah Juga Soal Mie Ayam: Mengenaskan!

2 Februari 2026
Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat Mojok.co

Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat

5 Februari 2026
Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan

Jogja Memang Santai, tapi Diam-diam Banyak Warganya yang Capek karena Dipaksa Santai meski Hampir Gila

2 Februari 2026
Batik Air Maskapai Red Flag: Delay Berjam-jam, Kompensasi Tak Layak, dan Informasinya Kacau Mojok.co

Batik Air Maskapai Red Flag: Delay Berjam-jam, Kompensasi Tak Layak, dan Informasinya Kacau

5 Februari 2026
Andai Jadi Warga Tangerang Selatan, Saya Pasti Sudah Pusing Tujuh Keliling. Mending Resign Jadi Warga Tangsel!

Jangan Nilai Buku dari Sampulnya, dan Jangan Menilai Tangerang Selatan Hanya dari Bintaro, Alam Sutera dan BSD Saja

4 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers
  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.