Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Purwokerto, Kota Pensiunan yang Makin Kehilangan Identitasnya sebagai Kota Tua yang Eksotis

Santhos Wachjoe P oleh Santhos Wachjoe P
10 Oktober 2023
A A
Purwokerto, Kota Pensiunan yang Kehilangan Sisi Eksotisnya (Unsplash) jalan satu arah

Purwokerto, Kota Pensiunan yang Kehilangan Sisi Eksotisnya (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Siapa yang tidak mengenal Kota Purwokerto? Dulu, banyak orang mengenalnya sebagai kota keripik yang berlokasi di lereng Gunung Slamet. Jangan meragukan keindahan alam Purwokerto. Dari ujung barat ke timur, atau dari sisi utara yang “dijaga” dengan gagah oleh Gunung Slamet, ke sisi selatan yang dihiasi aliran sungai Serayu.

Bagi para pendaki gunung, kiranya Gunung Slamet pasti sudah menjadi salah satu “jujugan” utama. Gunung setinggi kurang lebih 3.416 meter dari permukaan air laut, menawarkan keindahan flora dan juga fauna yang menawan. Para pendaki senior tentu sudah tidak asing lagi dengan keberadaan bunga edelweis yang indah di sepanjang pendakian. 

ADVERTISEMENT

Menengok ke sisi selatan Purwokerto, kamu akan menemukan aliran Sungai Serayu yang bersumber dari mata air di wilayah Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Di sana berdiri juga Bendung Gerak Serayu. Dulu, adalah Presiden kedua RI, Bapak H.M. Soeharto yang meresmikannya.

Dari sisi barat hingga ke timur, “benteng pegunungan” yang melingkari Purwokerto sangat memanjakan mata. Bentang pegunungan ini melintasi Kabupaten Brebes di barat hingga Kabupaten Kebumen di sisi timur. 

Akan tetapi, dari segala keindahan dan pesona di atas, kiranya ada hal yang berubah dan memang harus berubah. Meskipun, pada akhirnya, menghilangkan ciri khas Purwokerto sebagai Kota Tua yang membuat setiap warganya yang merantau selalu rindu untuk pulang. Termasuk saya.

Purwokerto sebagai kota pensiunan

Saya lahir di Jakarta pada tahun 1972. Namun, menginjak usia 1 bulan, saya pindah ke Purwokerto bersama kakek. Sementara itu, orang tua dan adik saya tetap di Jakarta. Namun, keberadaan kakek dan nenek kiranya agak bisa mengganti keberadaan orang tua kandung.

Sejak saya masih kecil, sudah banyak yang mengenal Purwokerto sebagai kota pensiunan. Maklum, hampir setengah dari penduduk saat itu adalah pensiunan, baik PNS sampai TNI. 

Banyak orang tua yang bercerita bahwa Purwokerto adalah kota yang nyaman untuk pensiun. Buktinya, di sepanjang jalan tempat rumah saya berada, 70% penduduk adalah warga pensiunan. Saya dan keluarga tinggal di Jalan Mas Cilik (dahulu disebut Gang Mas Cilik. Di sini, mereka hidup tenang, tanpa terburu-buru. Pokoknya hidup santai menikmati hari tua. 

Baca Juga:

Klaten sejatinya bukan kota, tapi obat mujarab buat wargi Jogja yang stres karena padatnya jalanan

Kalau kamu pekerja dengan gaji UMK dua juta rupiah, masa depan cerah itu hanyalah bualan sampah

Keadaan mulai berubah di awal periode 1990-an ketika saya mulai kuliah di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). Saat itu, semakin banyak pendatang dan semakin banyak warga pensiunan yang meninggal. Purwokerto berubah, bukan lagi menjadi kota pensiunan. 

Semakin banyak anak muda yang kuliah di Purwokerto. Kota ini memang semakin berkembang. Namun, para warga seakan-akan jadi “tergesa-gesa” tanpa bisa menikmati hidup.

Baca halaman selanjutnya

Kota tua yang eksotis

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 25 November 2025 oleh

Tags: Bendung Gerak Serayujawa tengahkota pensiunankota tua purwokertopurwokertoSokarajasroto sokaraja
Santhos Wachjoe P

Santhos Wachjoe P

Seorang pengelana dan penjelajah kota di Indonesia.

ArtikelTerkait

purwokerto pesantren dekat kampus mojok

Buat para Maba, Ini 5 Rekomendasi Pesantren Dekat Kampus di Purwokerto

13 September 2020
Hidup di Patikraja Banyumas: Jauh dari Keramaian, Restoran yang Ada Cuma Rocket Chicken, tapi Suasananya Bikin Damai di Jiwa

Hidup di Patikraja Banyumas: Jauh dari Keramaian, Restoran yang Ada Cuma Rocket Chicken, tapi Suasananya Bikin Damai di Jiwa

22 Mei 2025
Batang, Kabupaten di Jawa Tengah yang Nggak Terkenal kabupaten batang

Batang, Kabupaten di Jawa Tengah yang Nggak Terkenal

5 November 2023
Alun-Alun Wonosobo, Alun-Alun Tersepi yang Pernah Saya Kunjungi Mojok.co

Alun-Alun Wonosobo, Alun-Alun Tersepi yang Pernah Saya Kunjungi

26 Februari 2024
4 Tempat di Kudus yang Cocok buat Menambah Pahala di Bulan Ramadan

4 Tempat di Kudus yang Cocok buat Menambah Pahala di Bulan Ramadan

31 Maret 2023
Orang Purwokerto Adalah Manusia Paling Sombong di Banyumas (Wikimedia Commons)

Orang Purwokerto Adalah Manusia Paling Sombong se-Kabupaten Banyumas

15 Februari 2026
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menyepelekan mahasiswa Administrasi Pemerintahan bukti dia keliru memahami jurusan ini Mojok.co

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menyepelekan mahasiswa Administrasi Pemerintahan bukti dia keliru memahami jurusan ini 

22 Agustus 2026
4 tips menghindari tempat kursus red flag di Kampung Inggris Pare, saya bagikan tipsnya agar kunjungan kalian tidak berakhir kecewa Mojok.co

4 tips menghindari tempat kursus red flag di Kampung Inggris Pare, saya bagikan tipsnya agar kunjungan kalian tidak berakhir kecewa

26 Agustus 2026
Tegalrejo, kecamatan uderrated di pinggiran Kota Jogja yang ternyata punya banyak cerita Mojok.co

Tegalrejo, kecamatan underrated di pinggiran Kota Jogja yang ternyata punya banyak cerita

20 Agustus 2026
Magelang daerahnya nyaman, tapi nggak cocok untuk mahasiswa Mojok.co

Magelang daerahnya nyaman, tapi nggak cocok untuk mahasiswa

24 Agustus 2026
Selain rumah makan Padang, usaha fotokopi juga identik dengan orang Minang Mojok.co

Selain rumah makan Padang, usaha fotokopi juga identik dengan orang Minang

23 Agustus 2026
Ngeri! Rekening Bank Mandiri bisa diblokir atas permintaan aparat (Unsplash)

Rekening Bank Mandiri hilang sekali klik sukses melahirkan rasa takut karena pemblokiran tanpa proses hukum bisa menimpa siapa saja

24 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.