Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

IQIYI, Aplikasi Streaming Anime Legal yang Nggak Bikin Kantong Jebol

Dani Ismantoko oleh Dani Ismantoko
15 Januari 2021
A A
IQIYI 3 Alasan Karakter Sampingan Lebih Populer Dibanding Karakter Utama dalam Anime terminal mojok.co

IQIYI 3 Alasan Karakter Sampingan Lebih Populer Dibanding Karakter Utama dalam Anime terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Bagi generasi yang lahir tahun ‘90-an, anime adalah sesuatu yang sangat familiar. Bagaimana tidak, anak generasi itu, dulu ketika SD setiap hari minggu disuguhi tayangan anime di televisi swasta nasional dari jam 06.00–12.00. Saya pernah mengalami fase ketika hari minggu itu merasa harus di rumah, daripada harus bepergian—termasuk piknik—karena tidak mau melewatkan setiap episode anime favorit yang tayang di setiap minggunya.

Setahu saya, fase penayangan anime dari pagi sampai siang itu mulai hilang sejak saya SMA—sekira 2007-2010. Namun, anak-anak generasi 90-an yang sudah terlanjur gandrung dengan anime, karena di masa kecilnya setiap minggu tontonannya anime, tetap suka anime. Warnet, menyelamatkan para pecinta anime tersebut.

Dulu, seingat saya—bahkan sampai sekarang masih ada—ada warnet-warnet tertentu yang menyediakan film, termasuk anime secara lengkap. Bagaimana warnet itu bisa menyediakan banyak sekali film? Tentu saja download lewat situs-situs ilegal. Seiring berjalannya waktu, karena semakin canggihnya gawai, warnet mulai tak diminati. Orang bisa menikmati akses internet sambil rebahan di kamar. Tak perlu keluar rumah untuk pergi ke warnet. Belajar dari warnet-warnet penyedia film-film yang didownload dari situs-situs ilegal, para penikmat anime itu menonton anime—entah itu secara streaming atau download terlebih dahulu—melalui situs-situs ilegal.

Saya yakin, banyak orang sadar bahwa menikmati karya apapun secara ilegal, membajak, atau apapun istilahnya, itu tidak baik. Tak ubahnya kita makan gorengan di angkringan tapi tidak bayar. Kalau mau pakai istilah yang lebih gamblang, sama saja dengan “mencuri”. Pencipta karya sangat dirugikan. Iklim industri yang menjadi bagian penting dari distribusi karya yang mendukung pencipta karya untuk terus berkarya menjadi tidak sehat.

Khusus untuk anime, dulu ketika televisi nasional masih menyiarkannya, sebenarnya masih sehat iklimnya. Namun, ketika penyiaran-penyiaran anime itu sudah tidak ada, para penikmat anime bingung, bagaimana cara bisa menikmati anime lagi secara legal dan murah. Akhirnya alih-alih menemukan yang legal dan murah, ditemukanlah cara-cara ilegal yang tentu saja murah. Hal itu berlangsung cukup lama. Dan mau tidak mau menjadi kebiasaan yang sulit ditinggalkan. Bahkan sampai sekarang.

Solusinya tentu saja harus ada platform tertentu yang mudah dan murah untuk diakses. Sekarang, platform-platform semacam itu mulai bermunculan. Dan itu, seharusnya membuat para pecinta anime yang menonton anime secara ilegal mulai tobat.

Sejauh yang saya amati, salah satu platform paling mudah dan murah untuk menikmati anime adalah IQIYI. IQIYI adalah aplikasi yang berasal dari perusahaan Cina dan dapat diunduh melalui Playstore tersebut selain menyediakan drama Cina dan drama Korea, juga menyediakan anime. Bahkan anime-anime yang sangat populer seperti One Piece, Attack On Titan, Boku No Hero Academia, Dr. Stone, Dragon Ball, Sword Art Online, Haikyuu!, serta masih banyak lagi.

Di IQIYI, secara gratis kita bisa menikmati anime dengan kualitas grafik yang saya kira sudah enak dilihat di layar gawai: 720 pixel. Serta suara yang begitu nyaman di telinga, apalagi kalau didengarkan melalui headset. Benar-benar lebih enak, baik dalam kualitas grafik maupun suara, daripada anime yang disediakan di situs-situs ilegal. Padahal sama-sama gratis. Dan menurut saya, iklan-iklan yang muncul juga wajar-wajar saja. Tidak sering dan tidak mengganggu. Kalau ingin menikmati dengan kualitas lebih tinggi, 1080 pixel dan tanpa iklan, bisa membayar. Cukup membayar tiga ribu rupiah di bulan pertama.

Baca Juga:

Seandainya Taeko dalam Film Only Yesterday Ghibli Hidup di Indonesia, Dia Pasti Jadi Omongan Tetangga

Anime Genre Isekai Isinya Gitu-gitu Aja, kalau Nggak Ketabrak Truk, ya Isinya Harem

Para pecinta anime patut bersyukur dengan adanya kemudahan-kemudahan itu. Saya kira cara terbaik untuk mengungkapkan rasa syukur itu dengan cara menikmatinya melalui platform-platform yang legal. Khusus untuk IQIYI, kalau tidak ingin boros kuota ada caranya. Cari wifi gratis, diunduh supaya bisa menikmati secara offline. Kurang enak apa coba?

Para pecinta anime harus mulai berubah untuk semakin dewasa. Bukan hanya senang menikmati karya anime saja, tetapi juga peduli dengan pencipta karya beserta iklim industrinya. Tentu saja dengan cara menikmati anime melalui platform legal.

BACA JUGA Panduan Misuh Bahasa Jepang biar Kamu Bisa Sekuat Tokoh Anime dan tulisan Dani Ismantoko lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 15 Januari 2021 oleh

Tags: animestreaming legal
Dani Ismantoko

Dani Ismantoko

Kepala madrasah swasta yang aktif mengamati dinamika pendidikan dan kondisi sosial di Indonesia.

ArtikelTerkait

Tipe-tipe Manusia Ketika Mengerjakan Tugas Kelompok Berdasarkan Pemain MU terminal mojok.co

Salah Jika Anggap Semua Kartun dan Anime Adalah Tontonan Bocah

17 November 2020
Kimetsu no Yaiba, Anime Terbaik Sepanjang Masa berkat Ufotable

Kimetsu no Yaiba, Anime Terbaik Sepanjang Masa berkat Ufotable

15 Februari 2022
5 Profesi buat Uzumaki Naruto kalau Pensiun Dini Jadi Hokage terminal mojok.co

Naruto Adalah Tontonan Berguna untuk Memahami Perilaku Pejabat Indonesia

1 Mei 2020
sutradara anime mojok

Selain Makoto Shinkai, Ini Sutradara Anime Naik Daun yang Perlu Kalian Tonton Karyanya

29 Desember 2020

Pilihan Boruto Sudah Tepat, Bahwa Jadi Hokage Itu Tidak Enak

6 Maret 2020
scanlation one piece chapter 1011 attack On Titan Lebih Baik dari 'One Piece'? Mabuk, Bos?

3 Ayah Tokoh Utama Anime yang Bikin Kita Penasaran

4 September 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

7 April 2026
Mempertanyakan Efisiensi Syarat Administrasi Seleksi CPNS 2024 ASN penempatan cpns pns daerah cuti ASN

Wajar kalau Masyarakat Nggak Peduli PNS Dipecat atau Gajinya Turun, Sudah Muak sama Oknum PNS yang Korup!

7 April 2026
Jalan Godean Konsisten Menguji Kesabaran Warga Sleman Sisi Barat Mojok

Jalan Godean yang Ruwet Konsisten Menguji Kesabaran Warga Sleman Sisi Barat

8 April 2026
7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Memang Penuh Cerita dan Keresahan, Makanya Dibicarakan Berulang-ulang dan Hampir Tanpa Jeda

10 April 2026
4 Dosa Pedagang Sate Maranggi yang Bikin Pembeli Kapok (Wikimedia Commons)

4 Dosa Pedagang Sate Maranggi yang Bikin Pembeli Kapok

11 April 2026
Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

8 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Nekat ke Jakarta Hanya Modal Ambisi sebagai Musisi, Gagal dan Jadi “Gembel” hingga Bohongi Orang Tua di Kampung
  • Omong Kosong Slow Living di Malang: Pindah Kerja Berniat Cari Ketenangan Malah Dibikin Stres, Nggak Ada Bedanya dengan Jakarta
  • Kuliah Jurusan Sepi Peminat Unsoed Purwokerto, Jadi Jalan Wujudkan Mimpi Ortu karena Tak Sekadar Kuliah
  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.