Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Media Sosial

Ini yang Terjadi kalau para YouTuber Jadi Komdis Panitia Ospek

Gusti Aditya oleh Gusti Aditya
18 September 2020
A A
Ini yang Terjadi kalau para YouTuber Jadi Komdis Panitia Ospek
Share on FacebookShare on Twitter

Sulit rasanya tidak mencatut ospek kala ditanya kegiatan apa yang paling sia-sia selain menghitung bintang. Lha bagaimana, tiap tahun, tiap jenjang, pasti ada saja hal-hal yang bisa membuat kita tertawa jempalikan. Tawa terbahak-bahak saya dimulai manakala potongan video ospek salah satu universitas beredar di media sosial. Video tersebut menampilkan senior yang sedang memplonco mahasiswa baru yang tidak taat akan aturan.

Lho, kok bisa orang lagi marah-marah malah saya anggap sebuah hal yang lucu? Ya, ini marah-marahnya secara daring, je. Jarak mereka jauh, terbatas oleh koneksi, dan belum bertatap muka pula. Semisal si maba nge-prek-i, si senior nggak bakal bisa ngapa-ngapain selain ngancam begini, “Saya catat nama kamu, ya!” Gimana nggak lucu?

Jiaaahhhh bentak bentaknya online 😂😂😂😂 https://t.co/HY6Yxzd1yK

— Abang Grab (@PenjahatGunung) September 14, 2020

Walau begitu, beberapa ospek online di kampus lainnya terbilang menyenangkan. Misalkan ITS yang menugaskan para mahasiswa baru untuk membuat ITS versi Minecraft. Sungguh, betapa asyiknya. Namun, ada cara lain agar ospek online nggak kalah seru: mengundang para YouTuber untuk jadi panitia dadakan. Kira-kira gimana jadinya semisal Qorrygore sampai Ewing HD jadi komdis panitia ospek? Inilah kurang lebih yang akan terjadi.

#1 Qorrygore

Dengan rambut gimbalnya, Qorry menyapa para mahasiswa baru, “Hello, maba people in the world, welcome back to my ospek online. Gimana nih kabarnya?” Para mahasiswa baru pun hanya mesam-mesem melihat intro template yang biasa disampaikan YouTuber. “Gue mau nyampaikan materi ospek hari ini, nih. Tapi, sebelum itu, binomskuy dulsss….” Kemudian para mahasiswa baru pun diberi pelatihan main Binomo.

#2 Baim Wong

Jika Baim Wong ngisi posisi komdis di sebuah ospek dan memberikan pelatihan marah-marah secara online untuk mengasah mental, yang ikut bukan cuma maba, tapi juga para dosen. Ya, gimana, habis marah-marah ditemani istrinya, mereka bakal giveaway beasiswa kuliah seumur hidup. Dengan bantuan sponsor tapi, ya….

#3 Deddy Corbuzier

“4… 3… 2… 1… close the door. Yak, para mahasiswa baru….” Om Deddy pun membuka sesi Podcast dengan tajuk kedisiplinan diri dengan seribu mahasiswa baru. Mantap.

#4 Erpan1140

Bukannya memberikan sesi kedisiplinan, YouTuber yang satu ini jelas membuat konten reaksi. Ya, mereaksikan mimik-mimik para mahasiswa baru yang jumlahnya ribuan itu.

Baca Juga:

3 Dosa yang Dilakukan Mahasiswa Baru Saat Ospek Kampus

Alumni Kampus Suka Ikut Campur dan Sok Ngatur, Ospek dan Pemira Jadi Hancur dan Ngawur

#5 Ngepetsub

YouTuber yang satu ini bakal menempa mental mahasiswa baru bukan dengan cara bentak-bentak, tapi membuat Ospek Got Talent. Mencari bakat mahasiswa baru yang berpotensi menjadi moe yang matang suatu hari kelak. Saya mendukung Ngepetsub jadi panitia komdis ospek!

#6 Ray Buat Trailer

“Ehem….” Ray memulai dengan suara berat yang dibuat-buat ala dirinya. “Dari sebuah masa di mana pandemi merajalela. Mahasiswa pun harus menempuh ospek dengan cara yang berbeda. Dari sebuah kampus, di mana saya harus jadi panitia ospek, ini dia… Trailer Kocak Ospek Online Dimarahin Komdis secara Online!”

#7 TnM

“Hai, selamat datang di ospek online gue kali ini. Dan di video kali ini, bakal ada sebuah sesi marah-marah yang akan kita misuhi secara bersama. Hihihi.” Video pun beralih ke screen-record milik Andri yang bakal dicoret-coret pakai mouse-nya.

#8 Napking

Napking, sebagai komdis akan memulai sesi kedisiplinan dengan diberi tantangan oleh salah satu maba. Ya, sesuai dengan konten andalannya. Begini, “Oke, tantangannya, kalau gue marah-marah ke maba, videonya selesai…. HAH???!!!” *outro khas Napking*.

#9 Dylan PROS

Bukannya jadi komdis yang baik dengan marah-marah, Dylan malah bagi-bagi Skin Bundle Alok dan 10 ribu diamond kepada para mahasiswa baru yang subscribe kanal YouTube-nya.

#10 Younglex

Ia bakal nge-rap dengan bahan materi nama-nama mahasiswa baru yang ikut sesi kedisiplinannya. Sialnya, jumlah maba kali itu ada ratusan. Saya bukan kasihan sama Younglex, tapi kasihan sama maba yang dengerin.

#11 Hirotada Radifan

“Hai, everything, terima kasih sudah klik sesi kedisiplinan kali ini. Apa kabar mahasiswa baru? SUDAH GILAAA!”

#12 Cute Girl dalam Animasi Nopal

Bukannya marah-marah, Cutty malah ngajak mahasiswa baru untuk bernyanyi. “Ayo cemua, ikuti Cutty, ya. Heiiiiii si MABA, jangan menyerah, ayuh kuliah, jangan menyerah karena hujan ajah. Bawa payungnya, pakai sweaternya, plastikin tasnya, jangan lupa doa. Ya kali ospek ngelatih mental xhixhixhi~”

#13 Ewing HD

Ewing memulai ospek daringnya di malam hari. Dengan lighting yang remang-remang dan sunyi, ia memulai, “Tes… tes… udah, ya? Gue sambil bukain email dari kalian, nih. Tes… tes… udah, kan? Sip. Oke, gue mulai. Hai semua, nama gue Ewing dan terima kasih telah memberikan gue kesempatan untuk menemani #OspekOnline lo.”

Marah-marah itu tidak melulu berdampak baik dalam penggemblengan mental dan semangat mahasiswa baru, Wahai para senior. Walau diakhiri sesi saling legawa dan minta maaf, kultur ospek yang seperti ini sudah sangat kuno dan ada baiknya digunakan pada masa berburu dan meramu. Gimana? Mungkin, parodi di atas bisa dijadikan rujukan yang baik bahwa marah-marah saat ospek itu nggak keren blas.

BACA JUGA Ospek Marah-marah Nggak Jelas ke Mahasiswa Baru Itu Udah Nggak Zaman dan tulisan Gusti Aditya lainnya.

Baca Juga:  Si Doel Anak Sekolahan Episode 10, Musim 2: Mandra Kesurupan!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 7 November 2021 oleh

Tags: komdisospekYoutuber
Gusti Aditya

Gusti Aditya

Pernah makan belut.

ArtikelTerkait

reuploader konten youtube snackvideo video alur cerita time code youtube MOJOK.CO

Reuploader Konten YouTube: Profesi Paling Gampang Sekaligus Paling Nggak Tahu Diri

26 Juni 2021
Sori, Manajemen Eiger Indonesia, Justru yang Nggak Proper Itu Kritikan Anda! terminal mojok.co

Sori, Manajemen Eiger Indonesia, Justru yang Nggak Proper Itu Kritikan Anda!

29 Januari 2021
Seni Menikmati Hidup yang Woles dan Bodo Amat ala Soleh Solihun terminal mojok.co

Seni Menikmati Hidup yang Woles dan Bodo Amat ala Soleh Solihun

15 September 2020
3 Saran bagi YouTuber agar Saat Promosi Produk Nggak Di-skip Viewers Terminal Mojok

3 Saran bagi YouTuber agar Saat Promosi Produk Nggak Di-skip Viewers

18 Desember 2020
pak yasonna

Andaikan Gaya YouTuber “Saya Pamit” dan “Saya Kembali” Dipakai Pak Yasonna

25 Oktober 2019
Dodit Mulyanto YouTuber dengan Kreativitas Tanpa Batas terminal mojok

Dikerjain Dodit Mulyanto, YouTuber dengan Kreativitas Tanpa Batas yang Bikin Viewers Penasaran

11 Maret 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kapok Naik KA Bengawan, Sudah Booking Tiket Jauh Hari Malah Duduk Nggak Sesuai Kursi

Kapok Naik KA Bengawan, Sudah Booking Tiket Jauh Hari Malah Duduk Nggak Sesuai Kursi

16 Januari 2026
Jalan Daendels Jogja Kebumen Makin Bahaya, Bikin Nelangsa (Unsplash)

Di Balik Kengeriannya, Jalan Daendels Menyimpan Keindahan-keindahan yang Hanya Bisa Kita Temukan di Sana

13 Januari 2026
Nasib Warga Dau Malang: Terjepit di Antara Kemacetan Kota Wisata dan Hiruk Pikuk Kota Pelajar

Nasib Warga Dau Malang: Terjepit di Antara Kemacetan Kota Wisata dan Hiruk Pikuk Kota Pelajar

17 Januari 2026
Kecamatan Kalitengah Adalah Daerah Paling Ikhlas di Lamongan: Kebanjiran Dua Bulan dan Masih Mau Menyambut Bupatinya

Kecamatan Kalitengah Adalah Daerah Paling Ikhlas di Lamongan: Kebanjiran Dua Bulan dan Masih Mau Menyambut Bupatinya

18 Januari 2026
Jujur, Saya sebagai Mahasiswa Kaget Lihat Biaya Publikasi Jurnal Bisa Tembus 500 Ribu, Ditanggung Sendiri Lagi

Dosen Seenaknya Nyuruh Mahasiswa untuk Publikasi Jurnal, padahal Uang Mahasiswa Cuma Dikit dan Nggak Dikasih Subsidi Sama Sekali

17 Januari 2026
Alasan Lupis Legendaris Mbah Satinem Jogja Cukup Dikunjungi Sekali Aja Mojok.co

Alasan Lupis Legendaris Mbah Satinem Jogja Cukup Dikunjungi Sekali Aja

16 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu
  • Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026
  • Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam
  • Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa?
  • Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.