Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Indomaret dan Alfamart Punya Saingan Baru: Kenalkan, Yomart!

Rahadian oleh Rahadian
14 Juni 2022
A A
Indomaret dan Alfamart Punya Saingan Baru: Kenalkan, Yomart! (Unsplash.com)

Indomaret dan Alfamart Punya Saingan Baru: Kenalkan, Yomart! (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Persaingan minimarket di Indonesia sangat keras. Banyak yang gugur, sedikit yang bertahan. Dua brand yang masih saling jegal, adalah Indomaret dan Alfamart. Namun, kini, ada satu brand kecil, underrated, yang mencoba bertahan hidup di tengah kerasnya persaingan minimarket. Kenalkan, Yomart!

Sebagai orang baru, tentu gerak Yomart tidak sebanyak Indomaret dan Alfamart. Namun, menarik juga melihat strategi yang dipakai si Daud ini ketika berhadapan dengan Goliat-nya minimarket Indonesia; Indomaret dan Alfamart.

Yomart, minimarket dengan logo kombinasi warna merah dan kuning ini memang baru ada di Jawa Barat. Mereka adalah “anak kandung” dari toko retail besar yang bernama Yogya Group.

Nah, beberapa hari lalu, saya menyempatkan mengunjungi beberapa gerai minimarket yang  punya logo keranjang berwarna merah ini. Saya ingin mencari tahu, hal apa sih yang bisa bikin Yomart bisa bersaing dengan Indomaret dan Alfamart.  

Saya benar-benar merasa penasaran. Setelah melakukan pengamatan singkat, saya menemukan ada tiga hal yang bikin Yomart akan bisa bertahan. Berikut ketiga hal tersebut. 

#1 Suasana toko yang meriah

Saya niatkan diri untuk mengunjungi beberapa Yomart yang ada di Jawa Barat. Saya bisa menyimpulkan bahwa suasana gerai Yomart ini lebih meriah dibandingkan Indomaret dan Alfamart. 

Hampir semua gerai Yomart dihiasi balon-balon gas berwarna-warni. Kayaknya kru mereka bisa menjaga balon-balon warna-warni ini tetap teguh mengudara. Sepanjang hari, balon-balon itu nggak kehilangan kemampuan melayang.

Bagi sebagian orang, suasana toko yang meriah menjadi hiburan tersendiri. Bahkan, dari kejauhan, sudah terlihat suasana yang meriah. 

Baca Juga:

5 Camilan Private Label Alfamart Harga di Bawah Rp20 Ribu yang Layak Dibeli 

Yang Membunuh UMKM Itu Bukan Indomaret atau Alfamart, Tapi Parkir Liar dan Pungli

Selain lebih meriah dibandingkan Indomaret dan Alfamart, pintu Yomart ini selalu terbuka lebar. Seperti menyambut konsumen yang siap membelanjakan duitnya di sana.

 #2 Berani memosisikan diri di antara gerai Indomaret dan Alfamart

Sudah jadi rahasia umum kalau ada Indomaret berdiri di sebuah wilayah, nggak lama, Alfamart bakal nyusul. Kayak kangen banget gitu harus selalu nempel. Posisinya bahkan terbilang ekstrem. Ada yang sampai saling nempel.

Nah, Yomart nggak minder sama kondisi ini. Ketika ada space di antara Indomaret dan Alfamart, tanpa pikir panjang, mereka akan membuka gerai di sana. Makanya, di beberapa daerah di Jawa Barat, jika ada Indomaret dan Alfamart, di antara mereka ada Yomart yang nyempil. Udah kayak “adik kecil” yang pengin selalu diajak main sama kakak-kakaknya.

Menurut saya, strategi ini cerdik sekali. Memang, Yomart nggak akan serta merta ramai. Namun, ada yang namanya placement. Dengan berada di antara Indomaret dan Alfamart, orang akan “dipaksa melirik” Yomart. “Eh, apa itu yang nyempil, meriah lagi.”

Sukses masuk ke benak calon konsumen itu keberhasilan strategi bisnis yang cerdik. Perlahan, ketika gerai mereka bertambah, bukan tidak mungkin orang batal ke Alfamart dan memilih belok kiri menuju Yomart.

 #3 Pasang harga lebih murah dan berani promo di depan pintu

Selama masa riset, saya juga melakukan perbandingan harga Yomart dengan Indomaret dan Alfamart. Kesimpulan saya, harga kebutuhan pokok di Yomart lebih murah dibandingkan rival mereka. 

Ambil contoh, harga satu bungkus Indomie rasa ayam bawang di Yomart dijual dengan harga Rp2.450. Sedangkan di Indomaret dijual dengan harga Rp2.900, sementara Alfamart menjualnya dengan harga Rp2.800. 

Contoh lainnya, harga beras. Merk beras yang saya sorot yaitu merk Sania kemasan lima kilogram. Nah, di Yomart, harganya Rp56.500. Di Indomaret, harganya Rp59.500. Di Alfamart, Rp58.500.

Nggak cukup sampai di situ, selain berani bersaing soal harga, Yomart juga “berani gila” menerapkan promo. Dibandingkan Indomaret, saya melihat Yomart sering melakukan pergantian pengumuman informasi harga promo yang dipasang di depan toko. 

Misalnya, Senin, ada pengumuman promo harga telur Rp18.000 per kilogram. Dua hari kemudian, promonya sudah ganti, tapi masih soal sembako. Strategi ini, secara psikologis, akan membuat orang untuk lekas membeli barang-barang yang lagi promo sebelum kehabisan. Memang berisiko. Namun, di tengah persaingan keras, terkadang kita harus punya will power untuk mengambil risiko.

Itulah tiga strategi Yomart bertahan di tengah-tengah pertarungan sengit Indomaret dan Alfamart. kesimpulannya, Yomart masih “kuda hitam” di percaturan minimarket Indonesia. Namun, jangan heran, jika suatu saat nanti mereka bisa melakukan breakthrough dan menjadi top of mind di Indonesia. Go Yomart!

Penulis: Rahadian

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Selain Kinder Joy, Ini 6 Barang yang Meresahkan di Indomaret

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 14 Juni 2022 oleh

Tags: alfamartindomaretYomart
Rahadian

Rahadian

Sarjana Hubungan Internasional yang gemar menulis, bermain musik, dan coding.

ArtikelTerkait

Kopi Baper Kopi Botol ala Indomaret Point Coffee yang Nggak Bakal Bikin Baper Terminal Mojok

Kopi Baper: Kopi Botol ala Indomaret Point Coffee, Dijamin Nggak Bakal Bikin Baper

6 Februari 2023
Kasta Wafer Indomaret dari yang Paling Recommended sampai Mending Skip Aja

Kasta Wafer Indomaret dari yang Paling Recommended sampai Mending Skip Aja

14 Maret 2025
Indomaret di Kala Pagi Jadi Sumber Emosi para Pembeli (Unsplash)

3 Situasi di Pagi Hari yang Sering Membuat Pembeli Jadi Emosi ketika Berbelanja di Indomaret

31 Oktober 2024
5 Alasan Saya Lebih Suka Belanja di Warung Kelontong daripada Minimarket Terminal Mojok

5 Alasan Saya Lebih Suka Belanja di Warung Kelontong daripada Minimarket

25 Januari 2023
Kantong Plastik Berbayar, Bukti Alfamart Masih Setengah-setengah Melindungi Lingkungan

Kantong Plastik Berbayar, Bukti Alfamart Masih Setengah-setengah Melindungi Lingkungan

10 Oktober 2023
Camilan Private Label Indomaret Mojok.co

5 Camilan Private Label Indomaret yang Mending Dihindari kalau Nggak Ingin Rugi 

21 September 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jogja Kombinasi Bunuh Diri Upah Rendah dan Kesepian

Beratnya Merantau di Jogja karena Harus Berjuang Melawan Gaji Rendah dan Rasa Kesepian

11 Januari 2026
Aku Cinta Kartasura, Kecuali Saat Hujan, Pasti Banjir!

Aku Cinta Kartasura, kecuali Saat Hujan, Pasti Banjir!

12 Januari 2026
Motor Supra, Motor Super yang Bikin Honda Jaya di Mata Rakyat (Sutrisno Gallery/Shutterstock.com)

Motor Supra Adalah Motor Super yang Mengangkat Nama Honda di Mata Rakyat

16 Januari 2026
4 Aturan Tidak Tertulis ketika Naik Transjakarta (Unsplash)

Hal-hal yang Perlu Pemula Ketahui Sebelum Menaiki Transjakarta Supaya Selamat dan Cepat Sampai Tujuan

16 Januari 2026
Trowulan, Tempat Berlibur Terbaik di Mojokerto, Bukan Pacet Atau Trawas

Trowulan, Tempat Berlibur Terbaik di Mojokerto, Bukan Pacet Atau Trawas

12 Januari 2026
KA Sri Tanjung, Penyelamat Mahasiswa Jogja Asal Banyuwangi (Wikimedia)

Pengalaman Naik Kereta Sri Tanjung Surabaya-Jogja: Kursi Tegaknya Menyiksa Fisik, Penumpangnya Menyiksa Psikis

13 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri
  • Gotong Royong, Jalan Atasi Sampah Menumpuk di Banyak Titik Kota Semarang
  • Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital karena Harga RAM Makin Nggak Masuk Akal
  • Honda Vario 150 2016 Motor Tahan Banting: Beli Ngasal tapi Tak Menyesal, Tetap Gahar usai 10 Tahun Lebih Saya Hajar di Jalanan sampai Tak Tega Menjual
  • Adu Jotos Guru dan Siswa di SMKN 3 Tanjung Jabung Timur Akibat Buruknya Pendekatan Pedagogis, Alarm Darurat Dunia Pendidikan 
  • Kita Semua Cuma Kecoa di Dalam KRL Ibu Kota, yang Bekerja Keras Hingga Lupa dengan Diri Kita Sebenarnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.