Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Nyatanya, Ijazah S2 Memang Nggak Ada Artinya di Dunia Kerja. Mau Jadi Peneliti, Nggak Bisa, Mau Kerja, Tambah Nggak Bisa

Mohammad Maulana Iqbal oleh Mohammad Maulana Iqbal
16 Desember 2023
A A
Nyatanya, Ijazah S2 Memang Nggak Ada Artinya di Dunia Kerja. Mau Jadi Peneliti, Nggak Bisa, Mau Kerja, Tambah Nggak Bisa kuliah s2

Nyatanya, Ijazah S2 Memang Nggak Ada Artinya di Dunia Kerja. Mau Jadi Peneliti, Nggak Bisa, Mau Kerja, Tambah Nggak Bisa (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Minimal S3, mumettt

Namun, sayangnya harapan saya itu pupus seketika, semenjak BRIN mensyaratkan penelitinya minimal harus sudah lulus S3, sudah terhias Dr. atau Phd di namanya. Kabar itu saya dapatkan ketika saya beberapa waktu lalu coba-coba, iseng ikut seleksi CPNS 2023.

Jadi, saat itu saya sedang nyari-nyari instansi yang mungkin bisa saya isi ijazah S1 saya, scroll sana scroll sini, jelajah sana jelajah sini. Eh tiba-tiba sekelibatan saya melihat BRIN yang sedang mencari peneliti. Saya sudah sangat tau emang kalau ijazah S1 saya nggak ada apa-apanya di BRIN. Tapi saya penasaran aja kira-kira BRIN syaratnya apa saja.

Sontak seketika itu saya kaget, ternyata untuk menjadi peneliti BRIN itu harus minimal sudah lulus doktoral. Terus saya mikir, lantas ijazah S2 saya buat apa? Buat bungkus brambang? Disekolahin ke rentenir?

Loker S1 nggak bakal mau nerima S2

Sempat saya mikir bahwa ijazah S2 saya mungkin bisa menjadi nilai lebih bagi saya ketika saya melamar kerja yang mensyaratkan minimal S1. Kan, ngomongnya minimal, berarti kalau lebih dari itu lebih bagus dong?

Namun, nyatanya apa yang disebut “minimal” pendidikan di suatu lowongan pekerjaan itu artinya pasnya ya segitu, nggak lebih dan nggak kurang, nggak bisa dinego layaknya baju di pasar loakan. Dengan kata lain, kalau si pembuka loker itu mintanya S1 ya S1, meskipun ngomongnya minimal.

Jadi, saya sempat menemukan beberapa loker seperti menjadi honorer pemerintah atau karyawan di sebuah industri, yang mana di pamfletnya syarat pendaftarnya itu minimal S1. Nah, ada tuh yang komen “Kalau lulusan S2 apakah bisa melamar?” Tak selang beberapa adminnya jawab kalau hanya menerima jenjang S1 saja sesuai ketentuan. Mekanisme ini juga ternyata saya temui di CPNS, bahwa kalau di persyaratannya minimal pendidikan S1 terus si pelamar ngisi ijazah S2, maka dapat dipastikan ia akan gagal di tahap administrasi.

Ada beberapa alasan memang mengapa kok suatu perusahaan, instansi, atau industri itu nggak mau menerima mereka yang memiliki ijazah S2. Bukan karena mereka nggak yakin dengan skill atau kemampuan seseorang. Melainkan karena mereka nggak mampu untuk menggaji orang dengan gelar lebih tinggi dari S1. Terdapat regulasi tertentu yang mana gaji bahkan jabatan seseorang itu tergantung pada jenjang pendidikannya.

Ternyata memang (hampir) nggak ada gunanya

Melihat beberapa realitas itu, saya tersadar, bahwa ijazah S2 (bukan ilmunya loh ya) itu ternyata tidak menambah nilai seseorang untuk lebih diterima di suatu pekerjaan dibandingkan pelamar yang lain. Atau sekurang-kurangnya menjadi kelebihan di tahap seleksi administrasinya. Ijazah S2 tidak menjamin seseorang lebih diterima dibandingkan pelamar S1, malah lebih potensial terdiskualifikasi.

Baca Juga:

Bekerja Menjadi Akademisi di Surabaya Adalah Keputusan Bodoh, Kota Ini Cuma Enak untuk Kuliah

Lulusan S2 Merantau ke Jakarta Sudah 3 Tahun: Kini Tidak Lagi Memikirkan Mimpi tapi Cara Bertahan Hidup dan Tetap Waras

Pada akhirnya, jenjang S2 itu lulusan paling magak dalam dunia lowongan kerja. Lulusannya paling nanggung banget. Mau jadi dosen atau peneliti nggak bisa karena terjegal minimal harus S3. Mau jadi pegawai biasa terjegal gara-gara ijazahnya ketinggian. Serba magak pokoknya, naik nggak bisa, turun juga nggak bisa.

Jadi bagi kalian yang mau kuliah S2 barangkali bener-bener harus meluruskan niat, kalau mau menuntut ilmu ya sok monggo. Tapi, kalau mau jadi dosen, peneliti atau berkecimpung dalam dunia akademis, plis jangan berhenti di S2, gass aja lanjut S3. Pasalnya, kalau nggak ngegas ke S3, ijazah S2 hanya bakal jadi pajangan di tembok rumah.

Penulis: Mohammad Maulana Iqbal
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Cara Menjadi Mahasiswa S2 yang Baik dan Benar

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 16 Desember 2023 oleh

Tags: BRINijazah S2karierLowongan Kerjapeneliti
Mohammad Maulana Iqbal

Mohammad Maulana Iqbal

Lulusan Magister Sosiologi yang doyan ngulik isu konflik, identitas dan dinamika sosial. Selain menjadi kapitalis toko fotocopy, sehari-hari juga disibukkan dengan kegiatan membaca, menulis dan riset. Sedang berkeringat melahirkan komunitas riset.

ArtikelTerkait

Derita Fresh Graduate Hari Ini: Lapangan Kerja Kian Sempit dan Syarat Lowongan Kerja Makin Aneh Mojok.co

Derita Fresh Graduate Hari Ini: Lapangan Kerja Kian Sempit dan Syarat Lowongan Kerja Makin Aneh

7 September 2025
Syarat Lowongan Kerja Harus Single Itu Diskriminatif (Unsplash)

Syarat Lowongan Kerja Harus Berstatus Single Sangat Diskriminatif dan Primitif. Harus Segera Dimusnahkan!

1 Januari 2024
Hindari Modus Penipuan Lowongan Kerja dengan 3 Tips Ini! Terminal Mojok.co

Hindari Modus Penipuan Lowongan Kerja dengan 3 Tips Ini!

25 Juli 2022
situs lowongan kerja recruiter lowongan kerja hrd personalia wawancara kerja menunggu jawaban lamaran kerja lowongan kerja cara membuat cv kartu prakerja mojok.co

3 Hal Tak Terduga yang Pernah Saya Alami Selama Menjadi Seorang Recruiter

9 Oktober 2020
Siapa Bilang Kuliah di Kampus Swasta Masa Depannya Suram? Yang Suram Itu Pemikiranmu!

Siapa Bilang Kuliah di Kampus Swasta Masa Depannya Suram? Yang Suram Itu Pemikiranmu!

6 Desember 2023
Kebohongan WHV Australia yang Terlanjur Dipercaya Pencari Kerja Indonesia Mojok.co

Kebohongan WHV Australia yang Terlanjur Dipercaya Pencari Kerja Indonesia

7 Juli 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot 

6 April 2026
Mobil Honda Mobilio, Mobil Murah Underrated Melebihi Avanza (Unsplash)

Kaki-kaki Mobil Honda Tidak Ringkih, Jalanan Indonesia Saja yang Kelewat Kejam!

5 April 2026
Stop Menjadikan Kerak Telor Sebagai Ikon Kuliner Betawi karena Memang Tidak Layak dan Terkesan Eksklusif

Stop Menjadikan Kerak Telor Sebagai Ikon Kuliner Betawi karena Memang Tidak Layak dan Terkesan Eksklusif

9 April 2026
Mempertanyakan Efisiensi Syarat Administrasi Seleksi CPNS 2024 ASN penempatan cpns pns daerah cuti ASN

Wajar kalau Masyarakat Nggak Peduli PNS Dipecat atau Gajinya Turun, Sudah Muak sama Oknum PNS yang Korup!

7 April 2026
Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

4 April 2026
Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

8 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.