Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

3 Ide Bisnis buat Kampus selain Kelola Tambang agar Marwah Kampus Terjaga tapi Tetap Cuan

Karina Londy oleh Karina Londy
9 Februari 2025
A A
3 Ide Bisnis buat Kampus selain Kelola Tambang agar Marwah Kampus Terjaga tapi Tetap Cuan

3 Ide Bisnis buat Kampus selain Kelola Tambang agar Marwah Kampus Terjaga tapi Tetap Cuan (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Ide bisnis buat kampus ini juga bisa cuan nggak kalah dari kelola tambang~

Belakangan sedang ramai isu perguruan tinggi mau dikasih izin kelola tambang dalam revisi UU Minerba. Meski detailnya masih abu-abu, tapi segala lapisan masyarakat sudah saling bersahutan opini pro-kontra. Termasuk dari civitas akademik kampus-kampus itu sendiri.

Mereka yang pro beralasan kalau ini kesempatan yang bagus buat jadi sumber pendanaan kampus. Daripada biaya operasional dibebani terus ke mahasiswa, kan. Kampus juga capek didemo urusan kenaikan UKT mulu kali. Sementara yang kontra merasa khawatir praktik ini akan membunuh marwah kampus secara pelan namun pasti. Sebab tambang bukanlah sekedar bisnis belaka.

Walau bukan lagi bagian dari civitas akademik, saya juga ingin berkomentar. Tapi saya nggak mau asal komen, asal kritik, tanpa ngasih solusi. Saya akan mencoba untuk menengahi daripada omon-omon nggak jelas doang. Jadi ini dia tiga ide bisnis buat kampus selain mengelola tambang yang nggak akan (terlalu) merusak marwahnya. 

#1 Kos-kosan, ide bisnis yang jelas pasarnya

Beberapa kampus sudah menyediakan asrama sebagai akomodasi terjangkau untuk mahasiswa. Namun karena di-setting terjangkau, jadi mungkin kurang cuan bagi kampus. Kalau pendapatan dari asrama masih kurang optimal, kenapa nggak coba ekspansi ke next levelnya? 

Misalnya dengan membuka kos-kosan premium hingga apartemen mewah. Menambah variasi ini artinya membuka peluang bisnis yang lebih besar. Soalnya kampus dapat menyasar ke segmen mahasiswa dengan SES yang lebih tinggi. Dengan begitu, kampus bisa makin proaktif dalam meningkatkan kejomplangan sosial di antara mahasiswanya. 

Lupakan sama rasa sama rata. Itukan cuma peribahasa kuno. Kampus modern harus lebih memfasilitasi mahasiswa dalam beradaptasi ke dunia nyata saat ini. Penghuni kos-kosan premium dapat mengasah kejumawaan mereka sebagai persiapan menjadi pemimpin masa depan. Sementara penghuni asrama bisa menyesuaikan diri agar puas menjadi pengikut yang sederhana saja. Itulah namanya pendidikan berbasis realita sosial.

Potensi bisnis ini jelas, sebab pasarnya selalu terbarukan. Toh tiap tahun ada mahasiswa baru yang butuh tempat tinggal. Jadi tunggu apa lagi? Saatnya kampus menjajaki peluang bisnis ini, bukan ide yang buruk, kan.

Baca Juga:

Sisi Gelap Dosen Swasta yang Jarang Dibicarakan Orang

Kuliah di UT Adalah Bentuk Bertahan Paling Tangguh, Kok Bisa?

#2 Buka bank sendiri aja buat mengakomodasi banyak hal

Ada banyak kampus yang bekerja sama erat dengan bank. Contohnya UI dengan BNI. Daripada sekadar bekerja sama, kayaknya oke juga kalau kampus membuka bank sendiri. Manfaatnya banyak sekali. Yang paling simpel adalah untuk jadi tempat praktik anak-anak FEB. 

Bank Universitas pun dapat menjadi solusi bagi dosen yang perlu pinjaman untuk membeli rumah. Dengan begitu, kampus bisa lebih menunjukkan kepeduliannya terhadap kesejahteraan dosen. Tentunya secara win-win solution. Sebab tiap bulannya ada biaya-biaya ekstra dalam pembayaran cicilan pak dosen yang bakal masuk ke pundi-pundi kampus. Gunanya tak lain agar bisnis ini terus hidup untuk menyebar manfaat. 

Nggak hanya dosen yang bisa mengajukan pinjaman ke bank ini, namun juga mahasiswa yang kesulitan bayar uang kuliah. Beberapa waktu lalu ada berita mengenai pengkajian program student loan dari Ibu Menkeu. Ini bisa jadi momentum yang tepat bagi kampus untuk berbisnis bank. 

Bisnis ini terpuji karena dapat melindungi mahasiswa dari berhenti kuliah karena masalah dana. Pun melindungi mereka dari terjebak pinjol. Dan yang paling penting, bisnis ini menjanjikan. Karena bank mana coba yang rugi? Nyaris nggak ada. 

#3 Ide bisnis maskapai nggak buruk juga

Anggaplah minimal 20% dari 40 ribu mahasiswa dalam satu kampus adalah anak rantau. Tiap semesternya anak-anak itu berpotensi mudik, dong? Delapan ribu penumpang! Belum lagi kalau memperhitungkan mahasiswa internasional. 

Ditambah lagi bisnis air cargo yang sedang naik terus. Ini bisa jadi sampingan selain mengangkut penumpang. 

Lagi pula, bisnis maskapai is not all about profit. It’s about prestige. Logo, motto, dan warna almamater kampus tercinta menghiasi langit Nusantara. Bukti bahwa intelek terbaik bangsa ini telah berhasil menguasai angkasa. 

Bayangin juga deh, betapa bangganya para mahasiswa kalau bisa terbang pulang ke kampung halaman menggunakan maskapai kampusnya sendiri. Jadi dengan segala pertimbangan itu, aku sangat mendorong kampus untuk consider berbisnis maskapai.

Ide bisnis di atas lebih relevan dalam kehidupan mahasiswa

Itulah tiga ide bisnis buat kampus yang juga bisa menghasilkan cuan. Saya harap ketiga ide bisnis di atas dapat membantu kampus-kampus yang kesulitan mencari pendanaan hingga sampai berminat mengurusi tambang segala. 

Dibanding tambang, ketiga bisnis itu lebih sarat nilai-nilai yang relevan dalam kehidupan bermasyarakat kita. Dari situ, banyak sekali pelajaran yang bisa diteladani oleh mahasiswa. Dan yang terpenting, kampus dapat tetap menjaga marwahnya sebagai institusi pendidikan sambil terus menghasilkan cuan.

Penulis: Karina Londy
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Jasa Delivery Makanan Sekitar Kampus: Ide Bisnis Sederhana buat Mahasiswa, Bisa Cuan hingga 2 Jutaan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 9 Februari 2025 oleh

Tags: ide bisnisKampustambang
Karina Londy

Karina Londy

Lulusan komunikasi yang bekerja di industri penerbangan. Fotografer dan pegiat olahraga alam bebas. Pengelola taman baca swadaya di Jakarta Timur.

ArtikelTerkait

Kronologi Pengepungan Desa Wadas: Sekeras Andesit Berjuang Menolak Tambang terminal mojok.co

Kronologi Pengepungan Desa Wadas: Sekeras Andesit Berjuang Menolak Tambang

9 Februari 2022
Menerka Kegiatan Abang Iz Upin Ipin di Kampus yang Membuatnya Berkepribadian Lembut dan Sopan

Menerka Kegiatan Abang Iz “Upin Ipin” di Kampus yang Membuatnya Jadi Idola Kampung Durian Runtuh

5 Desember 2023
Kerja Sambil Kuliah S2 demi Menutupi Hidup yang Terlanjur Medioker Mojok.co

Kerja Sambil Kuliah S2 demi Menutupi Hidup yang Terlanjur Medioker

8 Oktober 2025
Mahasiswa UNESA Iri dengan Wisuda ITS dan UNAIR Mojok.co

Mahasiswa UNESA Iri dengan Wisuda ITS dan UNAIR

12 Oktober 2024
Akun Cantik Ganteng Pencatut Nama Kampus Itu Gunanya Apa, sih?

Akun Cantik Ganteng Pencatut Nama Kampus Itu Gunanya Apa, sih?

6 Juni 2022
Penampilan Serba Nanggung Khas Mahasiswa S-3 yang Saya Jumpai di Kampus Terminal Mojok

Penampilan Serba Nanggung Khas Mahasiswa S-3 yang Saya Jumpai di Kampus

14 Oktober 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Panduan Etika di Grup WhatsApp Wali Murid agar Tidak Dianggap Emak-emak Norak dan Dibenci Admin Sekolah

Panduan Etika di Grup WhatsApp Wali Murid agar Tidak Dianggap Emak-emak Norak dan Dibenci Admin Sekolah

16 Januari 2026
Toyota Veloz, Mobil yang Sangar di Jalan Datar tapi Lemas di Tanjakan

Toyota Veloz, Mobil yang Sangar di Jalan Datar tapi Lemas di Tanjakan

11 Januari 2026
Pengalaman Nonton Film di Bioskop Bandara Sepinggan Balikpapan, Alternatif Menunggu Penerbangan Tanpa Menguras Dompet Mojok.co

Pengalaman Nonton Film di Bioskop Bandara Sepinggan Balikpapan, Alternatif Menunggu Penerbangan Tanpa Menguras Dompet 

10 Januari 2026
5 Hal yang Tidak Orang Katakan Soal Beasiswa LPDP Mojok.co

5 Hal yang Orang-orang Jarang Katakan Soal Beasiswa LPDP

10 Januari 2026
Pengendara dengan Refleks Terbaik Itu Ada di Malang, sebab Selalu Dilatih dengan Menghindari Jalanan Berlubang!

Pengendara dengan Refleks Terbaik Itu Ada di Malang, sebab Selalu Dilatih dengan Menghindari Jalanan Berlubang!

11 Januari 2026
3 Alasan Ayam Geprek Bu Rum Harus Buka Cabang di Jakarta ayam geprek jogja oleh-oleh jogja

Sudah Saatnya Ayam Geprek Jadi Oleh-oleh Jogja seperti Gudeg, Wisatawan Pasti Cocok!

10 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri
  • Gotong Royong, Jalan Atasi Sampah Menumpuk di Banyak Titik Kota Semarang
  • Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital karena Harga RAM Makin Nggak Masuk Akal
  • Honda Vario 150 2016 Motor Tahan Banting: Beli Ngasal tapi Tak Menyesal, Tetap Gahar usai 10 Tahun Lebih Saya Hajar di Jalanan sampai Tak Tega Menjual
  • Adu Jotos Guru dan Siswa di SMKN 3 Tanjung Jabung Timur Akibat Buruknya Pendekatan Pedagogis, Alarm Darurat Dunia Pendidikan 
  • Kita Semua Cuma Kecoa di Dalam KRL Ibu Kota, yang Bekerja Keras Hingga Lupa dengan Diri Kita Sebenarnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.