Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Film

Film “How To Make Millions Before Grandma Dies” Bukan Ajang Siapa yang Nangisnya Paling Kejer!

Wanda Widian Febriantina oleh Wanda Widian Febriantina
26 Mei 2024
A A
How To Make Millions Before Grandma Dies Bukan Lomba Nangis (Unsplash)

How To Make Millions Before Grandma Dies Bukan Lomba Nangis (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Pengalaman menonton “How To Make Millions Before Grandma Dies”

Saya coba tarik mundur. Sebelum saya merangkai kata-kata di sini, saya sudah menonton “How To Make Millions Before Grandma Dies” bersama kawan-kawan saya. 

Sebelum memasuki bioskop, kami sedikit menyelingi langkah dengan beberapa candaan. Misal, “Kalau kamu nggak nangis, berarti film ini nggak sesedih itu!” Kenapa kami bilang begitu? Kebetulan sekali di antara rekan saya ada yang lebih nyaman dikenal sebagai seorang dengan less-empathy, sehingga acuan film ini sedih atau tidak, ya, ada pada dia.

Selama film berlangsung, kami sibuk dengan emosi masing-masing. Lalu, setelah film berakhir dan lampu bioskop kembali terang, kami juga tetap sibuk. Tapi kali ini kami sibuk dengan air mata masing-masing. 

Di antara batin yang masih bercampur, entah itu tentang kenangan, kesedihan, atau bahkan pemikiran lain, saya menyempatkan untuk memastikan satu teman saya yang tadi menjadi bahan acuan. Betapa kagetnya ketika saya melihat dia tidak meninggalkan tangisan sedikit pun.

Apakah film ini gagal sebagai film sedih?

Dari sana timbul pertanyaan. Apakah film “How To Make Millions Before Grandma Dies” gagal? Apakah emosi yang ingin disampaikan tidak bisa diterima penontonya? Tapi bagi saya, jawabannya tidak! 

Film ini tidak gagal, sutradaranya tetap berhasil. Di antara sekian banyak orang, mungkin hanya rekan saya dan beberapa orang lain yang tidak bisa menangis ketika menyaksikan film itu. Saya menyadari betul bahwa film ini bukanlah menjadi ajang tentang siapa yang nangisnya paling kejer. Film ini mengajarkan saya tentang empati dan toleransi yang lebih.

Saat kawan saya fokus menonton walaupun tanpa ribet mengusap air matanya, di sana saya memposisikan diri bahwa tidak selalu seseorang menyampaikan emosi sedihnya pada sebuah tangisan. Hal ini berakhir menjadi sebuah sikap toleransi saya pada emosi orang lain. 

Baca Juga:

Penjelasan Ending Film The Great Flood buat Kamu yang Masih Mikir Keras Ini Sebenarnya Film Apa

6 Rekomendasi Tontonan Netflix untuk Kamu yang Mager Keluar Rumah Saat Liburan Tahun Baru

Bagi saya, bisa saja dia menyampaikan emosi sedihnya dengan menceritakan bagaimana kebaikan neneknya di sela-sela film. Atau, sesederhana dia berkata, “Wah, jadi kangen nenek.” Dengan begitu, “How To Make Millions Before Grandma Dies” ini telah berhasil membawa emosi penonton untuk menarik waktu dan membawa mereka pada sebuah kenangan.

Setelah menonton film ini, saya benar-benar menyadari bahwa siapa saja bisa menonton film sedih, tapi tidak semua orang bisa menunjukkan kesedihannya. Dengan itu, saya memahami betul bahwa sebuah film, seperti “How To Make Millions Before Grandma Dies” bukanlah objek yang tepat untuk menjadi ajang siapa yang nangisnya paling kejer. Semuanya lebih dari itu. Film ini tentang toleransi, empati, dan bagaimana sebuah kenangan bisa hadir di sela-sela film.

Penulis: Wanda Widian Febriantina

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Bikin Penonton Berderai Air Mata, Rekomendasi 6 Film Korea Sedih Terbaik

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 2 Juni 2024 oleh

Tags: film How To Make Millions Before Grandma Diesfilm sedihfilm thailandHow To Make Millions Before Grandma Diesnetflixrekomendasi film sedih
Wanda Widian Febriantina

Wanda Widian Febriantina

Tulisan saya selalu hadir dalam keadaan tak terduga. Itu lebih baik daripada saya terpaksa menghadirkannya. Temukan saya pada @wanda_Febriantina.

ArtikelTerkait

Our Beloved Summer, Drama Klise nan Ringan tapi Adiktif terminal mojok

Our Beloved Summer, Drakor Klise yang Bikin Penonton Ketagihan

22 Desember 2021
5 Hal yang Bikin Malas Nonton Serial Netflix Terminal Mojok

5 Hal yang Bikin Malas Nonton Serial Netflix

17 Januari 2023
review sinopsis serial dark netflix penjelasan explanation panduan menonton mojok.co

4 Panduan Nonton Serial ‘Dark’ Biar Nggak Terpaksa Ngulang dari Awal  

22 Juli 2020
6 Rekomendasi Drama Korea tentang Kekuatan Super yang Sayang Dilewatkan

6 Rekomendasi Drama Korea tentang Kekuatan Super yang Sayang Dilewatkan

9 Oktober 2023
5 Drama Korea yang Bikin Saya Menyesal Telah Menontonnya

5 Drama Korea yang Bikin Saya Menyesal Telah Menontonnya

14 Januari 2024
Ratu Im Hwa Ryeong, Sosok Ibu Berani dalam Drakor Under The Queen’s Umbrella

Ratu Im Hwa Ryeong, Sosok Ibu Berani dalam Drakor Under The Queen’s Umbrella

27 Oktober 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bukan Jakarta, Tempat Paling Cocok untuk Memulai Karier Adalah Cilegon. Ini Alasannya!

Cilegon, Kota Industri yang Nggak Kompetitif dan Terlihat Miskin

8 Juni 2026
Di Balik Sekolah Elit yang Eksploitatif dan Manipulatif Ada Guru yang Menderita karena (Terpaksa) Jadi Ojek dan ART untuk Yayasan  Terminal

Di Balik Sekolah Elit yang Eksploitatif dan Manipulatif Ada Guru yang Menderita karena (Terpaksa) Jadi Ojek dan ART untuk Yayasan 

8 Juni 2026
10 Hari di Taiwan Bikin Sadar kalau Kualitas Hidup di Indonesia Sudah Tertinggal Jauh Mojok.co

10 Hari di Taiwan Bikin Sadar kalau Kualitas Hidup di Indonesia Sudah Tertinggal Jauh

10 Juni 2026
5 Kuliner Semarang yang Namanya Nyeleneh dan Kerap Mengecoh Wisatawan Mojok.co

5 Kuliner Semarang yang Namanya Nyeleneh dan Kerap Mengecoh Wisatawan 

4 Juni 2026
Andai Suzuki Burgman Street 125 Ganti Logo Jadi Honda, Pasti Laris di Indonesia

Suzuki Burgman 150 Terbaru yang Rilis di Kolombia Jadi Bukti Bahwa Suzuki Makin Persetan dengan Penjualan dan Tampilan. Desainnya Jelek Banget!

5 Juni 2026
4 Catatan untuk Pemkab Bangkalan Madura agar Program Satu Desa Satu Sarjana Tidak Sia-Sia Mojok.co

4 Catatan untuk Pemkab Bangkalan Madura agar Program Satu Desa Satu Sarjana Tidak Sia-Sia

10 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.