Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

‘Hanzawa Naoki’, Drama Jepang Terbaik yang Banjir Penghargaan

CJ Amary Kumang oleh CJ Amary Kumang
10 Oktober 2020
A A
'Hanzawa Naoki', Drama Jepang Terbaik yang Banjir Penghargaan terminal mojok.co

'Hanzawa Naoki', Drama Jepang Terbaik yang Banjir Penghargaan terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Sekitar September 2013 lalu, ada rekor yang dipecahkan oleh sebuah drama di Jepang. Episode terakhir dari drama berjudul Hanzawa Naoki tercatat sebagai drama dengan persentase penonton tertinggi, yaitu 42,2% atau tertinggi dalam 30 tahun terakhir dan dengan rata-rata rating sebesar 28,7%.

Bayangkan, hampir setengah penduduk yang menonton televisi pada saat itu sedang menantikan akting Masato Sakai yang berapi-api. Tidak semua drama bisa tembus rating dua digit. Bagi drama yang bisa tembus angka mentok 20% di episode terakhir, biasanya disebut beruntung. Bahkan drama populer lain seperti Great Teacher Onizuka atau Code Blue Season 3 mentok pada rata-rata rating 20%.

Nggak heran. Banyak yang beranggapan bahwa drama Hanzawa Naoki adalah drama terbaik yang pernah dibuat. Saya akan mencoba menelusuri alasannya.

#1 Tema balas dendam itu selalu menarik

Hanzawa Naoki adalah nama tokoh utama protagonis di drama ini. Drama ini mengisahkan tentang Hanzawa Naoki yang menjadi kepala bagian perkreditan di Tokyo Chuo Bank. Ada alasan sentimental ia ingin menjadi seorang bankir. Yaitu karena pada saat kecil, usaha ayahnya gagal karena ditipu pihak bank.

Tekad itulah yang membuat Hanzawa bekerja di bank dan ingin mengubah mindset pihak bank agar tidak memberi harapan kosong pada nasabah. Selain itu, ada satu orang yang ingin ia cari untuk dimintai permintaan maafnya, yaitu orang yang menipu usaha ayahnya. Tidak mudah untuk mewujudkan ambisinya tersebut karena orang yang dicarinya ada di posisi manajemen atas sehingga mengungkap hal tersebut sama saja seperti membongkar kebusukan satu perusahaan dan mengancam posisinya sendiri.

Ada satu kalimat yang selalu diucapkan Hanzawa dan seketika menjadi terkenal di masyarakat Jepang, “Yararetara yarikaesu. Baigaeshi da.” (jika seseorang menyakiti saya, saya akan menyakiti mereka kembali dua kali lipat).

#2 Kasus yang sangat teknis

Oleh karena cerita Hanzawa Naoki berlatarkan tentang kehidupan karyawan perbankan, kasusnya pun sangat teknis. Sama halnya dengan drama medis seperti Code Blue atau Dr. Rintaro, kasus-kasus yang benar terjadi di kehidupan asli juga diangkat oleh drama ini. Latar cerita perbankan tidak hanya sebagai background dan identitas semata, tapi juga masuk ke dalam alur cerita dan sangat menentukan jalannya cerita.

Salah satu istilah yang mungkin tidak asing bagi karyawan perbankan atau investasi adalah window dressing atau menyajikan laporan keuangan yang lebih baik dari keadaan yang sesungguhnya. Di drama ini, hal tersebut diangkat ke dalam cerita sekaligus dijelaskan sehingga banyak istilah perbankan baru yang kita bisa tahu dari Hanzawa Naoki.

Baca Juga:

7 Rekomendasi Film Seks Terbaik Abad 21

7 Rekomendasi Film Dewasa Korea Terbaik Rating 18+ yang Sayang Dilewatkan

#3 Mencoba meruntuhkan hegemoni

Untuk para sobat anti kemapanan, drama ini benar-benar saya rekomendasikan. Bagaimana cara Hanzawa untuk menguliti sedikit demi sedikit kebusukan atasan tempat di mana ia bekerja benar-benar bikin semangat. Selain ingin membongkar isi perusahaannya yang bobrok, Hanzawa juga memiliki musuh lain.

Terkadang akan ada inspeksi dari organisasi pengawas laporan keuangan pemerintah dan Hanzawa mau tidak mau harus menutupi hal tersebut karena bagaimanapun ia juga bagian dari bank. Jadi ada dua pihak yang berseteru dengan Hanzawa, yaitu petinggi perusahaan dan pemerintah. Pelik~ 

#4 Ekspresi yang berbeda

Apa bedanya dengan drama lain toh yang namanya akting kan memang membutuhkan ekspresi? Beberapa aktor di drama Hanzawa Naoki adalah aktor kabuki. Kabuki adalah seni teater tradisional Jepang yang aktornya menggunakan riasan mencolok dan menampilkan ekspresi wajah tajam dengan intonasi suara yang tinggi.

Hal tersebut menambah kesan dramatis di tengah jalannya cerita sehingga pertikaian protagonis dan antagonis benar-benar didukung lewat ekspresi. Percaya deh, kamu bakal bener-bener benci si antagonis cuma liat mimik mukanya saja.

 

#5 Menggambarkan keadaan atasan-bawahan di dunia kerja

Di drama ini, kamu akan sering menjumpai seorang atasan yang sewenang-wenang terhadap bawahannya. Meskipun cerita ini agak didramatisir, tapi harus diakui memang problem yang sama terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Hierarki perusahaan memaksa bawahan untuk “nurut sampai mati”. Bawahan memilih untuk tidak melakukan konfrontasi dengan atasan karena adanya ketakutan akan kehilangan situasi aman dan pekerjaan.

Mungkin ini adalah satu dari banyak alasan mengapa drama ini dianggap sukses. Melihat Hanzawa membalas musuh-musuhnya dengan membongkar kedok kecurangan mereka sangatlah memuaskan. Apalagi musuhnya adalah atasan sendiri, tindakan yang mungkin sulit dilakukan di dunia nyata.

Drama Hanzawa Naoki ini mendapat penghargaan sebagai The Best Drama dari Nikkan Sport Dorama Grand Prix ke-17. Masato Sakai sebagai pemeran utama mendapat penghargaan sebagai Aktor Terbaik di perhelatan ke-78 Television Drama Academy Awards. Dalam waktu dekat rasanya sulit untuk setidaknya menyamai besaran rating drama ini. Saya rekomendasikan drama ini dan untuk mengisi waktu kalian. Apalagi bagi yang WFH dan diberi banyak tugas oleh atasan kalian hehe.

Setelah kurang lebih 7 tahun menunggu, tahun ini TBS menayangkan Hanzawa Naoki season 2. Jadi siapa kira-kira musuh Hanzawa kali ini?

Sumber gambar: YouTube J-Drama Indonesia

BACA JUGA Andreas Pereira Memang Harus Cari Klub Baru daripada Terus Dicap Wonderkid Gagal dan tulisan CJ Amary Kumang lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 9 Oktober 2020 oleh

Tags: J-Dramarekomendasi film
CJ Amary Kumang

CJ Amary Kumang

Menulis karena mumet dengan tesis

ArtikelTerkait

5 Rekomendasi Film buat Kamu yang Punya Kepribadian INFP Terminal Mojok

5 Rekomendasi Film buat Kamu yang Punya Kepribadian INFP

15 Maret 2022
7 Rekomendasi Film Jepang Original Netflix, Ada Horor hingga Fantasi

7 Rekomendasi Film Jepang Original Netflix, Ada Horor hingga Fantasi

22 September 2023
3 Rekomendasi K-Movie Bertemakan Gangster yang Wajib Kamu Tonton Terminal Mojok

3 Rekomendasi K-Movie Bertemakan Gangster yang Wajib Kamu Tonton

31 Desember 2020
4 Rekomendasi Film Biopik Musisi yang Patut Ditonton Selain Bohemian Rhapsody terminal mojok

4 Rekomendasi Film Biopik Musisi yang Patut Ditonton Selain Bohemian Rhapsody

18 November 2021
Peluang Profesi 3 Tokoh Utama Drama 'Start-Up' Setelah Serialnya Tamat terminal mojok.co

Secara Karakter, Nam Do-san ‘Start-Up’ Lebih Mashok Ketimbang Ji-pyeong

16 November 2020
7 Rekomendasi Film Seks Terbaik Abad 21

7 Rekomendasi Film Seks Terbaik Abad 21

21 Juli 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Menu Seasonal Indomaret Point Coffee yang Harusnya Jadi Menu Tetap, Bukan Cuma Datang dan Hilang seperti Mantan

Tips Hemat Ngopi di Point Coffee, biar Bisa Beli Rumah kayak Kata Netijen

3 Februari 2026
4 Alasan Saya Meninggalkan iPusnas dan Beralih Membeli Buku Fisik Mojok.co

4 Alasan Saya Meninggalkan iPusnas dan Beralih Membeli Buku Fisik

7 Februari 2026
Jakarta Selatan Isinya Nggak Cuma Blok M, Ada Pasar Minggu yang Asyik Nggak Kalah Asyik Dikulik Mojok.co

Pasar Minggu Harus Ikuti Langkah Pasar Santa dan Blok M Square kalau Tidak Mau Mati!

4 Februari 2026
Kelas Menengah, Pemegang Nasib Paling Sial di Indonesia (Unsplash)

Kelas Menengah Indonesia Sedang OTW Menjadi Orang Miskin Baru: Gaji Habis Dipalak Pajak, Bansos Nggak Dapat, Hidup Cuma Jadi Tumbal Defisit Negara.

2 Februari 2026
7 Kebiasaan Orang Kebumen yang Terlihat Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warga Lokal Mojok.co

6 Mitos di Kebumen yang Nggak Bisa Dibilang Hoaks Begitu Saja

3 Februari 2026
Dilema Punya Honda Mobilio: Nyaman Dikendarai dan Irit, tapi Kaki-Kaki Mobilnya Sering "Keseleo" Mojok.co

Dilema Punya Honda Mobilio: Nyaman Dikendarai dan Irit, tapi Kaki-Kaki Mobilnya Sering “Keseleo”

7 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Orang Nggak Mau Dijuluki “Sinefil” karena Tahu Itu Ejekan, tapi Tetap Banyak yang Mengaku “Si Paling Film”
  • “Sekolah Bukan Ring Tinju”: Ortu Pukuli Guru Madrasah di Madura adalah Alarm Darurat Pendidikan Indonesia
  • Bagi Pekerja Bergaji Dua Digit “Nanggung” di Jakarta, Menyewa Apartemen di Tengah Kota Lebih Baik Ketimbang Ambil KPR di Pinggiran
  • Wisuda TK Rasa Resepsi Pernikahan: Hentikan Normalisasi Pungutan Jutaan Rupiah Demi Foto Toga, Padahal Anak Masih Sering Ngompol di Celana
  • Salah Kaprah soal Pasar Jangkang yang Katanya Buka Setiap Wage dan Cuma Jual Hewan Ternak
  • BPMP Sumsel Bangun Ekosistem Pendidikan Inklusif Melalui Festival Pendidikan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.