Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Hanya Orang Tangguh yang Sanggup Tinggal di Dekat Sawah

Bobby Revolta oleh Bobby Revolta
9 Mei 2022
A A
Hanya Orang Tangguh yang Sanggup Tinggal di Dekat Sawah

Hanya Orang Tangguh yang Sanggup Tinggal di Dekat Sawah (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Punya rumah di dekat sawah hanya untuk kalian yang berjiwa tangguh

Artikel ini ditulis saat musim mudik Lebaran 2022, tepatnya beberapa hari sebelum lebaran. Saat-saat para mudikers kebanyakan berasal dari kota-kota besar di Indonesia menuju daerah tujuannya masing-masing. Dalam perjalanan biasanya mudikers akan disuguhkan pemandangan yang tidak disaksikan dalam keseharian mereka saat berjibaku dalam kehidupan di kota, yakni pemandangan persawahan.

Jika biasanya mereka disuguhkan pemandangan kemacetan dan keruwetan jalan raya kota, kini mata mereka dimanjakan pemandangan hijau royo-royo sejauh mata memandang. Jika biasanya mereka menghirup asap pekat dari knalpot kendaraan, kini mereka menghirup udara bersih nan segar. Jika biasanya saat menerabas jalan raya di bawah naungan panas terik membakar kulit kini mereka merasakan kesejukan tiada tara. Sungguh suasana yang membuat damai jiwa raga.

Sawah (Pixabay.com)

Akhirnya terbesit dalam pikiran, “Betapa nikmatnya tinggal di desa dan tinggal dekat sawah. Mulai sekarang aku akan lebih rajin menabung demi mewujudkan mimpi tinggal di desa, memiliki rumah dekat sawah sekaligus memiliki sepetak dua petak sawah. Aku tidak akan pusing sekadar memenuhi kebutuhan beras. Selain sawah aku akan memiliki kebun dan kolam ikan untuk memenuhi kebutuhan lauk-pauk. Dan tentu saja memelihara beberapa ayam kampung yang setiap pagi kokoknya membangunkan dari mimpi indah. Ahh… betapa indahnya tinggal di desa, rumah dekat sawah”. Begitu kira-kira khayalannya.

Tapi tunggu dulu, tidak semudah dan seindah itu tinggal dekat sawah, Rodrygo. Sebagai orang yang kebetulan tinggal di desa dan di dekat sawah pula, saya merasa perlu menyampaikan hal-hal yang kemungkinan besar akan dihadapi jika berkeinginan tinggal dekat sawah. Berikut ini saya beberkan beberapa.

#1 Serangga

Sawah merupakan habitat dari berbagai serangga, seperti dari capung, belalang, wereng, dan jangkrik. Masalahnya sebagian serangga misalnya jangkrik adalah nokturnal, aktif di malam hari, mereka tertarik kepada cahaya. Jika malam tiba akan terbang mencari sumber cahaya dan satu-satunya sumber cahaya adalah berasal dari lampu bohlam dari rumah yang dekat dengan habitat mereka.

Nah bisa dibayangkan setiap malam rumah kalian diserbu ratusan atau boleh jadi ribuan jangkrik. Pagi hari waktunya menyapu rumah, selain sampah debu, “sampah” lainnya adalah jangkrik mati, bahkan beberapa masih hidup.

#2 Tomcat

Iya betul, tomcat termasuk serangga. Tapi, karena mereka spesial, maka sengaja saya pisahkan. Sebenarnya, tomcat adalah serangga jenis kumbang. Ukuran mereka tergolong kecil, tidak lebih besar dari semut rangrang. Warnanya khas belang merah hitam, cukup intimidatif. Namun yang berbahaya dari tomcat adalah serangga ini mengeluarkan cairan dari bagian belakang abdomennya sebagai mekanisme pertahanan diri.

Baca Juga:

Sawah Hilang, Data Bertambah: Trik Sulap LP2B Ala Jember

3 Penderitaan Punya Rumah Dekat Sawah yang Nggak Disadari Kebanyakan Orang Kota

Tomcat (Shutterstock.com)

Cairan itu bila terkena kulit kita maka efeknya memberikan sensasi seperti terbakar. Kulit terasa gatal, panas sampai melepuh. Tomcat bisa terbang ke rumah ya karena mereka juga tertarik kepada cahaya lampu bohlam.

#3 Ular

Oleh karena sawah juga merupakan habitat dari katak, maka akan menjadi “kulkas” bagi pemangsa mereka yakni ular. Namun, sesekali ular mencoba mencari katak ke dalam rumah di dekat sawah. Masalahnya kalau yang masuk rumah “cuman” ular ijo sih nggak masalah, nggak terlalu nakutin. Kalau ular berbisa macam kobra misalnya, urusannya beda. Bisa amsyong, Riii.

#4 Biawak

Jenis biawak yang habitatnya dekat persawahan adalah jenis biawak air atau nama kerennya varanus salvator. Tubuh biawak bisa tumbuh sampai 1.5 meter, bahkan ada yang dua meter. Di daerah tertentu biawak masih banyak ditemui. Salah satu menu makan biawak adalah ular. Maka ketika ada ular masuk rumah karena nyari katak, ternyata ular juga ada yang nyariin sampai masuk rumah ya si biawak itu.

Biawak (Shutterstock.com)

Kok bisa gitu? Ya bisa, namanya juga rantai makanan (food chain). Bayangkan kamu mau ke kamar mandi belakang, eh papasan sama biawak meter di ruang makan. Serasa hidup di Jurassic Park.

#5 Merang

Mungkin tidak semua mengenal apa itu merang. Merang adalah semacam bulu halus pada gabah kulit padi. Apabila mulai masuk musim panen, petani akan sibuk selama beberapa minggu di sawah. Sebelum gabah dimasukkan ke dalam karung, terlebih dahulu gabah dipetik dari batangnya dengan cara dihantam ke semacam papan. Kalau di tempat saya (Lebak, Banten) aktifitas itu disebut “ngagebot”. Bulu-bulu halus dari gabah itu akan terbang dan pastinya menerpa ke rumah dekat sawah berikut penghuninya.

Masalahnya adalah, jika merang terkena kulit akan mengakibatkan gatal-gatal. Panen harusnya bahagia, malah gatelen.

Itulah kira-kira yang bakal dihadapi mereka yang ingin tinggal dekat sawah. Memang, hanya yang tangguh yang sanggup hidup di dekat sawah. Sekarang, masih kepengin?

Penulis: Bobby Kostrano
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 3 Tipe Orang yang Sebenarnya Sangat Cocok Tinggal di Perumahan Cluster

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 9 Mei 2022 oleh

Tags: sawahseranggatomcatular
Bobby Revolta

Bobby Revolta

Dikenal dengan nama pena Bobby Revolta. Buku yang telah diterbitkan adalah "Operasi Seroja, Di Timor-Timur Dahulu Kami Berjuang untuk Negara". penerbit Matapadi, 2017 . Selain sejarah, tertarik juga kepada Budaya Populer

ArtikelTerkait

Kasta Tempat Duduk di Kopi Klotok Jogja terminal mojok.co

Kasta Tempat Duduk di Kopi Klotok Jogja

13 November 2021
4 Hal Mewah bagi Orang Kota yang Sebenarnya Biasa Saja bagi Orang Desa

4 Hal Mewah bagi Orang Kota yang Sebenarnya Biasa Saja bagi Orang Desa

29 Juli 2022
3 Penderitaan Punya Rumah Dekat Sawah yang Nggak Disadari Kebanyakan Orang Kota Mojok.co

3 Penderitaan Punya Rumah Dekat Sawah yang Nggak Disadari Kebanyakan Orang Kota

23 April 2025
Waktu Kanak-kanak Saya Punya Pengalaman Zalim Kerap Mengeksploitasi Binatang terminal mojok

Waktu Kanak-kanak Saya Punya Pengalaman Zalim Kerap Mengeksploitasi Binatang

19 Agustus 2021
Petani di Luwung Pasuruan Begitu Merana, Saya Jadi Ogah Bertani seperti Bapak Mojok.co

Petani di Luwung Pasuruan Begitu Merana, Saya Jadi Ogah Bertani seperti Bapak

3 Februari 2024
Di Desa Saya, Orang yang Beli Beras Bakal Dianggap Miskin

Di Desa Saya, Orang yang Beli Beras Bakal Dianggap Miskin

6 Mei 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Toyota Etios Valco, Mobil Incaran Orang Paham Otomotif yang Nggak Gampang Termakan Isu Produk Gagal Mojok.co

Toyota Etios Valco, Mobil Incaran Orang Paham Otomotif yang Nggak Gampang Termakan Isu Produk Gagal

14 Maret 2026
Kontrakan di Jogja itu Ribet, Mending Sewa Kos biar Nggak Ruwet, Beneran   pemilik kos

4 Kelakuan Pemilik Kos yang Bikin Jengkel Penyewanya dan Berakhir Angkat Kaki, Tak Lagi Sudi Tinggal di Situ

13 Maret 2026
Terminal Ir Soekarno Klaten Terminal Terbaik di Jawa Tengah

Terminal Ir Soekarno Klaten: Terminal Terbaik di Jawa Tengah yang Menjadi Tuan Rumah Bagi Siapa Saja yang Ingin Pulang ke Rumah

18 Maret 2026
Jalan Nasional Purworejo Kulon Progo Payah, Kondisi yang Normal Cuma Sekitar Bandara YIA Mojok.co

Jalan Nasional Purworejo-Kulon Progo Payah, Kondisi yang Normal Cuma Sekitar Bandara YIA

16 Maret 2026
Ironi Fresh Graduate Saat Lebaran: Gaji Masih di Bawah UMR, tapi Sudah Tidak Kebagian THR Mojok.co

Lebaran Membosankan Nggak Ada Hubungannya Sama Menjadi Dewasa, Itu Artinya Kamu Lagi Mati Rasa Saja

16 Maret 2026
Bukan Buangan dari UNDIP: Kami Mahasiswa UNNES, Bukan Barang Retur! kampus di semarang

Ironi UNNES Semarang: Kampus Konservasi, tapi Kena Banjir Akibat Pembangunan yang Nggak Masuk Akal

18 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Mahasiswa UGM Rela Kejar Mudik di Hari Lebaran demi Kumpul Keluarga, Lewatkan “War” Tiket karena Jadwal Kuliah
  • Lebaran di Keluarga Ibu Lebih Seru Dibanding Keluarga Ayah yang Jaim dan Kaku
  • Pekerja Jakarta, Rumah di Bekasi: Dituntut Kerja dan Pulang ke Rumah sampai Nyaris “Mati” karena Tumbang Mental dan Fisik
  • Program Mudik Gratis Mengobati Rindu Para Perantau yang Merasa “Kalah” dengan Dompet, Kerja Bagai Kuda tapi Nggak Kaya-kaya
  • Anomali Wisata Jogja saat Diserbu 8,2 Juta Wisatawan: Daya Beli Tak Mesti Tinggi, Tapi Masalah Membayangi
  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.