Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Hal Tidak Biasa yang Saya Alami karena Punya Istri Pemuja Idol Korea

Seto Wicaksono oleh Seto Wicaksono
2 Februari 2021
A A
Hal Tidak Biasa yang Saya Alami karena Punya Istri Pemuja Idol Korea terminal mojok.co

Hal Tidak Biasa yang Saya Alami karena Punya Istri Pemuja Idol Korea terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Sudah beberapa tahun terakhir, subkultur K-Pop menguasai dunia kolom trending di Twitter. Tidak hanya satu atau dua hari, satu atau dua topik, tapi hingga berbelas-belas tema yang dibahas dan banyak diantaranya menjadi trending. Silih berganti setiap harinya. Luar biasa militansi pemuja idol Korea ini. Nama-nama member girlband seperti Jisoo Blackpink, BTS, YG Entertainment, dan beberapa isu mengenai manajemen artis K-Pop hanya sebagian kecil di antaranya.

Satu yang pasti dan menjadi rahasia umum sampai dengan saat ini, fans K-Pop itu hampir selalu kompak di media sosial—saya yakin, kalian semua tahu tentang hal ini—khususnya pada saat menaikan suatu tagar hingga trending. Lagi-lagi, militansinya tidak perlu diragukan lagi.

Pemuja idol korea ini bahkan betul-betul sudah merambah ke beberapa lini seperti fesyen, musik, acara tv, juga jenis masakan—apalagi ragam mi instan yang pedasnya nauzubillah setan itu.

Dan istri saya, hanya menjadi salah satu di antara sekian banyak orang yang… demam-panas-dingin terhadap subkultur Korea ini. Tingkat fanatiknya pun bukan kaleng-kaleng. Sangat terstruktur dan terorganisir. Semua yang ia ketahui tentang idol Korea dengan segala budayanya, diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Mulai dari mantengin tagar K-Pop di kolom trending Twitter, belajar bahasa Korea, menyanyikan banyak lagu K-Pop setiap waktu—sepanjang hari. Memainkan gim BTS Universe Story yang sampai menuntut kreativitas dan bikin alur cerita sendiri, bergaya ala-ala Korea, belajar masak menu makanan Korea, dan masih banyak lagi kreativitas lainnya yang bikin saya geleng-geleng kepala.

Sedangkan soal gim, akhirnya ada gim selain Call of Duty Mobile yang ia mainkan. Iya, selain menjadi K-Popers garis keras, istri saya juga jago betul main gim berjenis First Person Shooter (FPS) itu. Suatu anomali bagi saya yang bahkan tidak familier dengan gim tersebut.

Meski nggak akan sampai sefenomenal Kimi Hime—yang punya 2.8 juta lebih subscriber itu—dalam membuat thumbnail yang clickable, khususnya bagi para cowok, sih. Eh.

Pada titik yang paling menyebalkan, istri saya juga selalu menunjukkan beberapa foto atau video idol Korea yang menurutnya tampan dan rupawan. Kalimat template yang selalu diucapkan nggak jauh-jauh dari, “Liat, deh. Cowok baru aku, nih. Ganteng, kan?”

Baca Juga:

Bagi-bagi Freebies di Konser K-Pop Bikin Trauma dan Nama Baik Fandom Tercemar Gara-gara Oknum K-Popers Tak Tahu Diri

Sasaeng Fans: Kisah para Penggemar yang Melewati Batas

Wajar, dong. Kalau lagi bengong atau fokus dengan hal lain, mendengar hal tersebut, bisa bikin saya ujug-ujug ndredeg sewot sambil berkata, “Hah? Apaan?” Pas diperlihatkan, nggak tahunya hanya video mas-mas gemesin asal Korea yang sedang nge-dance. Hadeeeh.

Di sisi lain, saya meyakini bahwa saya hanya menjadi satu dari sekian banyak suami—atau setidaknya pacar—yang memiliki pasangan penggemar berat K-Pop. Pokoknya, tiada hari tanpa K-Pop dengan semua perintilannya.

Jujur saja, sebagai lelaki yang pada awalnya sangat asing dengan K-Pop, fesyen ala-ala Korea, dan segala hal tentang Korea, hal ini termasuk anomali dalam cerita pernikahan saya. Lantaran, saya betul-betul harus beradaptasi sekaligus berdamai dengan hal tersebut.

Lah gimana. Setiap hari, sedikit-sedikit saya mendengar istri saya menyanyikan lagu Korea. Sedikit-sedikit yang ia cari di televisi melalui TV berbayar, drama atau reality show Korea. Ditambah saat memasak pun, yang dibuat adalah menu masakan ala Korea dengan mengandalkan gochujang (pasta cabe ala Korea yang bahan utamanya beras ketan dan fermentasi serbuk cabe) dipadupadankan dengan bumbu dapur lainnya.

Poinnya adalah, semuanya menjadi serba-Korea. Dan hal yang nggak bikin saya habis pikir, saat sedang merasa mangkel dan ingin meluapkan emosi, istri saya pun nggak akan sungkan untuk memakai beberapa kata yang biasa digunakan dalam drama Korea, seperti ini.

“Ya, saekkia!”

“Siphal!”

“Mulbwa?!”

Saya nggak akan maksa kalian cari arti kata tersebut satu per satu, karena sebetulnya nggak penting-penting amat. Kalau penasaran, kalian bisa cari secara mandiri di Google. Jangan manja.

Tapi, suwer. Saya nggak keberatan istri saya sambat campur misuh menggunakan bahasa Korea. Hitung-hitung belajar. Learning by doing gitu. Saya malah bangga kalau dia bisa menguasai bahasa Korea dengan baik dan benar.

Tapi, ada tapinya, nih… permasalahannya adalah, istri saya selalu mengucap beberapa kata tersebut sesuai dengan apa yang dilihat pada drama Korea. Sangat ekspresif. Jadi, sering kali bikin saya kaget setengah mampus karena diucap dengan nada tinggi bak pemeran dalam drama Korea.

Pada akhirnya, mau tidak mau, suka atau tidak, saya akan tetap menjadi pendengar yang baik bagi istri saya, meski yang dibahas nggak akan jauh-jauh soal K-Pop dan sebangsanya. Ya, biar bisa so sweet macam idol Korea gitu, lah.

BACA JUGA KPop, Pria, dan Jodoh dan artikel Seto Wicaksono lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 2 Februari 2021 oleh

Tags: hallyu wavek-popers
Seto Wicaksono

Seto Wicaksono

Kelahiran 20 Juli. Fans Liverpool FC. Lulusan Psikologi Universitas Gunadarma. Seorang Suami, Ayah, dan Recruiter di suatu perusahaan.

ArtikelTerkait

Sasaeng Fans_ Kisah Para Penggemar yang Melewati Batas terminal mojok

Sasaeng Fans: Kisah para Penggemar yang Melewati Batas

10 Juni 2021
Jangan Ucapkan Ini Kalau Nggak Mau Diserang K-Popers Terminal Mojok

Jangan Ucapkan Ini Kalau Nggak Mau Diserang K-Popers

5 Maret 2021
K-Popers Militan, Golongan Pemuda yang Tersakiti Bangsa Sendiri Terminal Mojok

K-Popers Militan, Golongan Pemuda yang Tersakiti Bangsa Sendiri

29 Januari 2021
Jadi Fans Fanatik K-Pop Adalah Cara Saya Menjauhi Kenakalan Remaja terminal mojok.co

Jadi Fans Fanatik K-Pop Adalah Cara Saya Menjauhi Kenakalan Remaja

19 Mei 2021
Mememorisasi Tabloid Gaul, Barang yang Wajib Dimiliki K-Popers Pada Masanya terminal mojok

Mengenang Tabloid Gaul, Barang yang Wajib Dimiliki K-Popers pada Masanya

11 Mei 2021
Bagi-bagi Freebies di Konser K-Pop Bikin Trauma dan Nama Baik Fandom Tercemar Gara-gara Oknum K-Popers Tak Tahu Diri

Bagi-bagi Freebies di Konser K-Pop Bikin Trauma dan Nama Baik Fandom Tercemar Gara-gara Oknum K-Popers Tak Tahu Diri

22 Mei 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Angkringan Kamar Jenazah, Angkringan Aneh Ada di Kulon Progo (Wikimedia Commons)

Angkringan Paling Aneh Ada di Kulon Progo: Makan Kenyang Murah Sembari Dapat Pemandangan Sawah, Kereta Api, dan Kamar Jenazah

22 Mei 2026
Beli Lauk di Luar dan Memasak Nasi Sendiri, Siasat Hidup Hemat In This Economy Mojok.co

Siasat Hidup Hemat In This Economy, Beli Lauk di Luar dan Memasak Nasi Sendiri

21 Mei 2026
Mal-Mal Jombang Kelewat Jadul Bikin Warlok Lebih Senang Ngemal di Mojokerto atau Kediri Mojok.co

Mal-Mal Jombang Kelewat Jadul Bikin Warlok Lebih Senang Ngemal di Mojokerto atau Kediri

19 Mei 2026
Peribahasa Ada Harga Ada Rupa Tidak Berlaku untuk “MBG” Superindo yang Wujudnya Meyakinkan, Rasa Enak, dan Harganya Tetap Murah Mojok.co

Makanan Superindo Rp15 Ribuan Penolong Pekerja Miskin yang Kecewa akan Mahalnya Harga Warteg

17 Mei 2026
Saya Pernah Kesal karena Dosen Slow Respon WA, Sampai Akhirnya Jadi Dosen Mojok.co

Pernah Benci Dosen yang Slow Respon Balas WhatsApp, Kini Saya Mengerti

22 Mei 2026
Gempa Jogja Adalah Guru yang Tidak Kita Inginkan, tapi Kita Perlukan

Gempa Jogja Adalah Guru yang Tidak Kita Inginkan, tapi Kita Perlukan

22 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.