Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Pendidikan

Menjadi Guru SD Negeri Tidak Pernah Mudah, apalagi di Kota Besar seperti Jakarta

Sugeng Riyanto oleh Sugeng Riyanto
1 Desember 2023
A A
Menjadi Guru SD Negeri Tidak Pernah Mudah, apalagi di Kota Besar seperti Jakarta Mojok.co

Menjadi Guru SD Negeri Tidak Pernah Mudah, apalagi di Kota Besar seperti Jakarta (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Menjadi guru SD negeri tidaklah mudah, di manapun itu. Di sekolah yang terletak di pelosok atau di kota besar, selalu ada saja tantangannya. Guru SD di pelosok mungkin harus menempuh medan yang sangat berat untuk mengajar segelintir siswa. Sementara guru SD di Kota Besar, Jakarta, seperti saya sehari-hari  harus berhadapan dengan kegiatan atau kebijakan aneh. 

Semua orang juga tahu, mengajar adalah tugas utama guru, termasuk guru SD negeri. Namun, tugas utama ini terkadang tersendat oleh kegiatan dan kebijakan yang saya rasa aneh. Beberapa terdengar wajar dan sepele ya, tapi sebagai seorang guru SD saya merasa terganggu karena tugas utama saya jadi tidak berjalan dengan baik. 

Panggilan dinas di jam mengajar

Menghadiri panggilan dinas di tengah-tengah jam mengajar menjadi salah satu hal yang bisa mendistraksi kegiatan mengajar. Biasanya kegiatan ini bersisi pelatihan ataupun sosialisasi program kebijakan pemerintah terbaru. Saya memahami sih kalau hal ini diperlukan juga untuk kelancaran kegiatan belajar mengajar ke depan. Namun, pelaksanaannya yang di tengah-tengah jam mengajar sungguh mengganggu. 

Guru menerima tamu di jam mengajar

Pernah ketika mengajar, saya tiba-tiba saya diminta untuk menerima tamu. Mau tidak mau saya harus meninggalkan kelas. Bisa jadi saya menemani tamu hingga satu jam lebih. Benar-benar hati ini rasanya tidak enak karena meninggalkan tanggung jawab begitu lama. Setelah itu, biasanya saya akan mengajar lebih ekstra di jam pelajaran berikutnya demi mengejar ketertinggalan materi dan memastikan pemahaman murid sesuai dengan target capaian.

Donasi hingga infaq

Saya kok merasa sekolah-sekolah menjadi target pengumpulan dana. PMI dan BAZIS adalah dua lembaga yang paling sering melakukannya. Judulnya sih donasi ya, tapi ada batas minimalnya. Semua elemen di sekolah pun kena jadi target donasi, mulai dari murid hingga guru. 

Selain aneh, donasi semacam ini menyita waktu mengajar saya. Walau cuma beberapa menit, tetap saja konsentrasi akan buyar kalau harus disela mengumpulkan donasi semacam ini. 

Sekolah seperti pasar, guru penjualnya

Sekarang ini sekolah seolah pasar saja. Semua bisa dijual, mulai dari buku paket hingga lembaga bimbingan belajar. Targetnya? Tentu saja murid-murid yang sebenarnya bisa mendapat semua fasilitas itu dari sekolah. Saya terpaksa memberi tempat untuk promosi-promosi semacam ini. Sebenarnya, di dalam lubuk hati ini saya merasa bersalah ke murid-murid. 

Saya kurang tahu apakah hal-hal di atas juga terjadi di SD lain di luar Jakarta. Yang jelas, bagi saya, hal-hal di atas mengganggu kegiatan belajar mengajar di kelas. Ingat, bukan hanya murid yang perlu konsentrasi ketika di kelas ya, guru pun juga demikian. Jadi, mau secanggih apapun metode pembelajarannya,  output tidak akan maksimal kalau banyak distraksi. 

Baca Juga:

Panduan Etika di Grup WhatsApp Wali Murid agar Tidak Dianggap Emak-emak Norak dan Dibenci Admin Sekolah

Rute KRL dari Stasiun Duri ke Sudirman Adalah Rute KRL Paling Berkesan, Rute Ini Mengingatkan Saya akan Arti Sebuah Perjuangan dan Harapan

Sebenarnya materi ajar yang tidak terkejar karena berbagai distraksi itu bisa diatasi dengan memberikan pekerjaan rumah (PR). Namun, memberi PR konon mulai dilarang karena anak sudah banyak tugas di sekolah. Nah, serba salah kan menjadi guru SD negeri di ekosistem yang tidak jelas seperti ini? 

Penulis: Sugeng Riyanto
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Noda dan Dosa Guru: Sisi Gelap Sebuah Profesi yang Dianggap Mulia

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 1 Desember 2023 oleh

Tags: guruguru SD NegeriJakartaSekolah Dasarsekolah negeri
Sugeng Riyanto

Sugeng Riyanto

Seorang guru di salah satu SDN di Jakarta. Suka membaca buku, ngopi, nonto resume film di youtube, dan gorengan yang tak terlalu panas. Penulis buku “Pendidikan Tanpa Sekolah”.

ArtikelTerkait

Tim Mendang-Mending_ Surabaya-Jakarta PP Mending Naik Bus Atau Kereta Api_ terminal mojok

Tim Mendang-Mending: Surabaya-Jakarta PP Mending Naik Bus Atau Kereta Api?

6 Oktober 2021
Konsep Kosan Industrial Bukan Sekadar Pengin Irit dan Paksakan Ruangan yang Belum Jadi! terminal mojok.co

Konsep Kosan Industrial Bukan Sekadar Pengin Irit dan Paksakan Ruangan yang Belum Jadi!

10 Juli 2021
magrib di jakarta

Begitu Cepatnya Bedug Magrib Berbunyi di Jakarta

23 Mei 2019
anak guru pernyataan guru di kelas bikin kaget deg-degan siswa guru jail mojok.co

Anggapan Nggak Menyenangkan yang Sering Dilontarkan kepada Anak Guru

23 Januari 2021
Panduan Menikmati Transportasi Umum di Jakarta Terminal Mojok

Panduan Menikmati Transportasi Umum di Jakarta

1 Februari 2023
Depok-Tangerang Sepele, Cuma Tempat Numpang Pekerja Jakarta (Pexels)

Depok dan Tangerang Dipandang Lebih Rendah Dibanding Jakarta karena Sebatas “Tempat Numpang” Para Pekerja

4 Maret 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

8 Istilah Bau dalam Bahasa Jawa, dari Prengus sampai Badheg

8 Istilah Bau dalam Bahasa Jawa, dari Prengus sampai Badheg

15 Januari 2026
Jalan Daendels Jogja Kebumen Makin Bahaya, Bikin Nelangsa (Unsplash)

Di Balik Kengeriannya, Jalan Daendels Menyimpan Keindahan-keindahan yang Hanya Bisa Kita Temukan di Sana

13 Januari 2026
Stasiun Slawi, Rute Tersepi yang (Masih) Menyimpan Kenangan Manis

Stasiun Slawi, Rute Tersepi yang (Masih) Menyimpan Kenangan Manis

15 Januari 2026
Jalan Dayeuhkolot Bandung- Wujud Ruwetnya Jalanan Bandung (Unsplash)

Jalan Dayeuhkolot Bandung: Jalan Raya Paling Menyebalkan di Bandung. Kalau Hujan Banjir, kalau Kemarau Panas dan Macet

17 Januari 2026
Tempat Lahirnya Para Pahlawan, Satu-satunya Hal yang Bisa Dibanggakan dari Purworejo Mojok.co

Tempat Lahirnya Para Pahlawan, Satu-satunya Hal yang Bisa Dibanggakan dari Purworejo

14 Januari 2026
4 Alasan Drama Korea Zaman Sekarang "Kalah" dengan Zaman Dahulu Menurut Saya yang Sudah 15 Tahun Jadi Penggemar Mojok.co

4 Alasan Drama Korea Zaman Sekarang “Kalah” dengan Zaman Dahulu Menurut Saya yang Sudah 15 Tahun Jadi Penggemar

11 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi “Konsumsi Wajib” Saat Sidang Skripsi
  • Kengerian Perempuan saat Naik Transportasi Umum di Jakarta, Bikin Trauma tapi Tak Ada Pilihan dan Tak Dipedulikan
  • Pascabencana Sumatra, InJourney Kirim 44 Relawan untuk Salurkan Bantuan Logistik, Trauma Healing, hingga Peralatan Usaha UMKM
  • Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna
  • Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri
  • Gotong Royong, Jalan Atasi Sampah Menumpuk di Banyak Titik Kota Semarang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.