Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Pendidikan

Betapa Menyebalkannya Guru yang Buka Les Privat, Pilih Kasihnya Terang-terangan Banget

Diaz Robigo oleh Diaz Robigo
7 November 2023
A A
Betapa Menyebalkannya Guru yang Buka Les Privat, Pilih Kasihnya Terang-terangan Banget

Betapa Menyebalkannya Guru yang Buka Les Privat, Pilih Kasihnya Terang-terangan Banget (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya yakin, di antara pembaca Mojok yang ada jutaan ini, pasti ada yang punya masalah dengan guru yang buka les privat di luar sekolah. Pasti mah, saya yakin.

Sebenarnya nggak ada masalah dengan guru yang buka les privat. Namanya cari cuan tambahan, nggak masalah. Gaji guru juga amat menyedihkan. Biarkan mereka cari duit tambahan dengan cara apa pun…

ADVERTISEMENT

Asal nggak ada conflict of interest aja.

Nah ini yang mau saya bahas. Saya sih nggak peduli sama cara orang cari duit, asal halal dan nggak makan ternak warga aja. Cuman, kalau malah merugikan yang lain, baru wajib dipermasalahkan.

Jadi saya ada suatu cerita tentang hal tersebut. Ketika sedang ulangan ada teman saya yang nyeletuk, “Udah dapat bocoran nih.” Kebetulan, yang mengawasi ulangannya adalah guru yang membuka les privat.

Mamam.

Pertanyaannya apa, jawabannya apa

Tanpa disangka guru saya ini tersinggung dengan celetukan teman saya dan langsung memberikan analogi tentang orang yang bekerja dua profesi. Guru saya bertanya kepada kami sekelas, apakah penghasilan orang yang bekerja dua profesi dengan satu profesi itu sama?

Kami sekelas menjawab serempak “beda, Bu”. Duh, jelas lah. Guru saya menambahkan, “Nah sama seperti murid yang ikut les sama ibu. Mereka sudah berusaha belajar lebih giat dari murid yang tidak les. Jadi kalau dia nilainya lebih bagus dari kalian ya jangan iri.”

Baca Juga:

8 keresahan guru agama, pekerjaan tidak maksimal karena dianaktirikan Kemendikdasmen 

Dear Lembaga Bimbingan Belajar, Tolong Pekerjakan Guru Les Privat dengan Layak

Lah, kocak dah.

Fokusnya aja masalah bocoran ulangan, masak disamakan sama usaha keras. Tolong banget ini mah, yang harusnya ulangan malah situ sih. Atau balik kuliah lagi, ikut makul logika.

Tak jarang juga, guru yang buka les privat itu punya tendensi lebih “perhatian” ke murid yang ikut les ketimbang yang tidak. Kadang hal tersebut dilakukan terang-terangan, di ruang kelas. Kadang juga ngasih bocoran kek mana materi besok dan cara mengerjakannya.

That, my friend, adalah contoh terbaik conflict of interest.

Conflict of interest guru itu bener-bener nyebelin

Saya pribadi juga mempunyai pengalaman yang serupa yaitu mengikuti les privat di guru sekolah yang berbeda mata pelajaran. Kenapa saya ikut? Soalnya dengan polosnya, saya percaya kalau ikut les guru tersebut nilai saya bakal tinggi.

Dan ternyata, hal itu beneran. Tapi yang tidak saya percaya adalah, gurunya ngomong blak-blakan kalau siswa yang ikut lesnya dipastikan nilainya aman. Saya kira ini bakalan kayak tahu sama tahu gitulah. Tapi ternyata blak-blakan. Pelan-pelan, Bos.

Saya nggak ada masalah dengan guru yang buka les privat. Tapi, mbok ya jangan terang-terangan gitu lho. Kasih advantage ke siswa itu nggak masalah (meski ya tetep nggak etis), tapi jangan kasih handicap ke siswa yang nggak ikut les kalian juga dong.

Pemerintah juga perlu melihat fenomena ini. Ya akar dari masalah ini kan, kalau mau jujur nih ya, dari gaji guru yang kelewat menyedihkan. Mbok ya diperbaiki, biar nggak ada lagi orang cari cuan dengan menggadaikan integritas. Nggak malu dan nggak kasihan kalian?

Penulis: Diaz Robigo
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Bimbel dan Les Privat, Pelarian dari Pendidikan Formal yang Kurang Efektif

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 7 November 2023 oleh

Tags: conflict of interestgurules privat
Diaz Robigo

Diaz Robigo

figur yang pernah terlibat dalam proses demokrasi tingkat daerah di Karawang, dengan fokus pada isu-isu pembangunan dan pelayanan publik.

ArtikelTerkait

sarjana pendidikan guru nasihat kiai mengajar Jangan Jadi Guru Kalau Baperan, kecuali Hatimu Sanggup Legawa PPG

Ketika Kebijakan P3K Membuat Sarjana Pendidikan Patah Hati

31 Desember 2020
PMM Memang Bikin Guru Pintar, tapi sekaligus Bikin Siswa Bodoh karena Terlalu Sering Diabaikan

PMM Memang Bikin Guru Pintar, tapi sekaligus Bikin Siswa Bodoh karena Terlalu Sering Diabaikan

20 Januari 2024
Nasib Guru Les di Kampung Serba Salah. Bayarannya Seret, Mau Menagih Sungkan Mojok.co

Nasib Guru Les di Kampung Serba Salah. Bayarannya Seret, Mau Menagih Sungkan

4 Februari 2024
PPG

Nasib Sarjana PPG yang Katanya Nggak Pintar-pintar Amat Saat Mengajar

17 April 2020
apakah guru les lebih baik daripada guru sekolah mojok.co

Pandangan Guru Les yang Dicurhati Murid bahwa Guru Sekolahnya Nggak Asyik

22 Agustus 2020
Les Itu Bukan untuk Membuat Anak Menjadi Pintar dan Menyulap Anak Jadi Tiba-tiba Pintar!

Les Itu Bukan untuk Membuat Anak Menjadi Pintar dan Menyulap Anak Jadi Tiba-tiba Pintar!

17 Agustus 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 kuliner Jogja enak dan murah, bukti kota ini nggak mahal Brigitta Adelia/Mojok.co)

5 rekomendasi kuliner Jogja enak dan murah bukti kalau kota ini nggak mahal kalau soal makan

8 Juli 2026
Lomba Kebersihan Kampung di Jogja Hanya Berefek Sesaat, Saat Lomba Mendadak Bersih, Selesai Lomba Kembali ke Setelan Pabrik

Lomba kebersihan kampung di Jogja hanya berefek sesaat, saat lomba mendadak bersih, selesai lomba kembali ke setelan pabrik

13 Juli 2026
5 Kuliner Terbaik Demak yang Wajib Dicicipi Setidaknya Sekali Seumur Hidup Mojok.co

3 Kesalahpahaman Orang Jakarta Saat Melihat Demak: Dikira Membosankan dan Hampir Tenggelam

8 Juli 2026
Kenapa banyak pemilik motor Honda trauma servis di AHASS? (Unsplash)

Kenapa banyak pemilik motor Honda nggak mau servis motor di bengkel resmi atau AHASS?

10 Juli 2026
Bangkalan Lebih Cocok Jadi Ibu Kota Provinsi Madura daripada Pamekasan Terminal

Bangkalan Lebih Cocok Jadi Ibu Kota Provinsi Madura daripada Pamekasan

8 Juli 2026
Di Madura, Biaya Oleh-oleh Haji Hampir Sama Besarnya dengan Biaya Keberangkatannya, Bikin Orang Jadi Enggan Berangkat  

Banyak Orang Madura Mampu Berangkat Haji tapi Nggak Berani karena Harus Beli Oleh-oleh buat Tetangga, Bisa Habis Puluhan Juta!

10 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.