Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Gunungkidul, Daerah Penuh Kejadian Aneh yang Bikin Keanehan Bantul Terlihat Normal

Jevi Adhi Nugraha oleh Jevi Adhi Nugraha
11 Agustus 2023
A A
10 Dialek khas Gunungkidul, dari Klomoh, Jabang Bazik, hingga Kemecer Terminal Mojok.co

10 Dialek khas Gunungkidul, dari Klomoh, Jabang Bazik, hingga Kemecer (Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya sepakat sama tulisan Mbak Cindy Gunawan soal cuaca di Bantul yang kadang suka bercanda dan ngadi-ngadi. Sebagai bala lajon Gunungkidul-Kota Jogja, yang sudah pasti melintas di Piyungan, Bantul, saya merasakan betul keanehan ini. Misalnya di Bukit Pathuk hujan deras, sampai di kawasan Potorono tiba-tiba cuaca cerah ceria. Sialnya, ketika sudah sampai kota, hujan kembali jatuh dari langit, padahal sudah lepas mantel di Piyungan, lho. Jian, trondolok tenan og.

Selain masalah cuaca, dalam tulisannya yang menggelitik itu, Mbak Cindy juga membagikan kejadian-kejadian aneh di Bantul. Ngomong-ngomong soal keanehan, di tanah kelahiran saya, Gunungkidul, juga banyak kejadian aneh atau hal-hal absurd yang mungkin jarang ditemukan di daerah lain. Contohnya warung kelontong di kampung saya yang cuma buka dari pukul 12 siang sampai ba’da Maghrib.

Mas Rizky Prasetya (redaktur Terminal Mojok) juga pernah mengeluh soal warung kelontong di Semanu, Gunungkidul yang kebanyakan sudah tutup jam tujuh malam ini. Meski nggak semuanya, tapi itu memang benar adanya. Nggak tahu apa motivasinya, yang jelas kayak nggak niat bebakulan gitu. Entahlah.

Selain itu, ada beberapa kejadian aneh yang pernah saya lihat dan temukan di kampung saya, Gunungkidul, di antaranya:

Kebiasaan mengonsumsi daging ayam sakit di Gunungkidul

Kebiasaan brandu atau menyembelih hewan ternak sakit seperti sapi atau kambing sampai sekarang memang masih terjadi di Gunungkidul. Menurut pakar kesehatan, tradisi ini diduga menjadi penyebab utama sejumlah warga terserang penyakit antraks, yang beberapa waktu lalu sempat menghebohkan dunia maya.

Lahir di Semanu, Gunungkidul, bikin saya cukup akrab dengan kebiasaan brandu. Nggak hanya hewan ternak seperti sapi saja, tetapi ada juga tradisi menyembelih ayam sakit. Kalau ibu saya mendadak masak ayam rica-rica, sudah dipastikan ada ayam ungkris-ungkrisen atau terserang penyakit tetelo (ND).

Jujur, waktu masih kecil, saya amat senang ketika melihat ayam di rumah berjalan sempoyongan dan tampak mager. Artinya, hari itu saya bakal makan gulai ayam. Tapi setelah dewasa, tanpa mengurangi rasa hormat kepada orang tua, saya sadar kalau kebiasaan sebagian warga Gunungkidul ini sebenarnya cukup aneh dan kurang baik buat kesehatan.

Pura-pura kesurupan saat nonton jathilan

Kejadian aneh di Gunungkidul yang sampai sekarang masih sering terjadi adalah penonton yang pura-pura kesurupan saat nonton jathilan. Biasanya, penonton yang pura-pura kesurupan tingkahnya jauh lebih aneh dari orang yang beneran kerasukan. Seperti suka naik ke atas genteng, minta aneh-aneh, nakut-nakuti penonton, dan lainnya.

Baca Juga:

Para Pengendara Motor di Jogja Itu Terkenal dengan Santainya, kecuali Orang Bantul Selatan

Bantul Selatan: Surga Tersembunyi buat Pekerja yang Malas Tua di Jalan dan Ogah Akrab sama Lampu Merah

Sebagai orang yang sejak kecil hobi nonton jathilan, saya tahu betul dengan tipe penonton seperti itu. Bahkan, ada satu kejadian di mana sang pawang membiarkan penonton yang pura-pura kesurupan itu. Ya, para pawang malas “menyembuhkan” orang tersebut sampai acara selesai. Benar saja, entah gimana ceritanya, orang yang pura-pura kesurupan itu bisa waras sendiri tanpa adanya jampi-jampi dari sang pawang. Aneh bener.

Baca halaman selanjutnya

Senam di tengah jalan. Bhaik.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 11 Agustus 2023 oleh

Tags: Bantulbranducerita anehGunungkidulsapi lepassemanu
Jevi Adhi Nugraha

Jevi Adhi Nugraha

Lulusan S1 Ilmu Kesejahteraan Sosial UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang berdomisili di Gunungkidul.

ArtikelTerkait

Jetis Jogja dan Jetis Bantul: Dua Daerah Berbeda dengan Nama dan Nasib yang Mirip Mojok.co

Jetis Jogja dan Jetis Bantul, Dua Daerah Berbeda dengan Nama dan Nasib yang Mirip

24 Oktober 2025
Bantul, Sebuah Kabupaten yang Terasing dari Kemajuan Jogja. (Unsplash)

Bantul, Sebuah Kabupaten yang Terasing dari Kemajuan Jogja

5 Maret 2024
Pasar Mangiran Srandakan Bantul: Pakai Pasaran Jawa dan Punya Pasar Malam, tapi Tergerus Akibat Jogja Makin Padat

Pasar Mangiran Srandakan Bantul: Pakai Pasaran Jawa dan Punya Pasar Malam, tapi Tergerus Akibat Jogja Makin Padat

25 April 2024
Jogja Istimewa, Gunungkidul Merana

Jogja Istimewa, Gunungkidul Merana

20 Juli 2022
Jogja! Rute Trans Jogja Malah Membahayakan Warga Bantul (Unsplash)

Pemerintah Jogja Wajib Mengevaluasi Rute Trans Jogja di Jalur Bantul karena Membahayakan dan Membuat Warga Kesal

22 Oktober 2023
Terminal Dhaksinarga Wonosari Gunungkidul: Terminal Rasa Mal dan Restoran

Terminal Dhaksinarga Wonosari Gunungkidul: Terminal Rasa “Mal” dan Restoran

7 Mei 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jembatan Ngancar Klaten Akhirnya Direnovasi, Hidup Warlok Tak Lagi Waswas, Bakal Lebih Waras Mojok.co

Jembatan Ngancar Klaten Akhirnya Direnovasi, Hidup Warlok Tak Lagi Waswas, Bakal Lebih Waras

3 Juni 2026
5 Stereotipe Purwokerto yang Sudah “Kedaluwarsa”, tapi Masih Saja Banyak Dipercaya Mojok.co

5 Stereotipe Purwokerto yang Sudah “Kedaluwarsa”, tapi Masih Saja Banyak Dipercaya

8 Juni 2026
Derita Di Balik Keindahan Brown Canyon Semarang: Kisah Warga yang Harus Berdamai dengan Truk Tronton dan Debu Tambang Mojok.co

Penderitaan Tinggal Dekat Tempat Wisata Brown Canyon Semarang, Warga (Terpaksa) Berdamai dengan Truk Tronton dan Debu Tambang

4 Juni 2026
Jangan Hapus Tradisi Jimpitan, Ini Satu-satunya "Pajak" yang Tidak Dibenci Warga

Jangan Hapus Tradisi Jimpitan, Ini Satu-satunya Pajak yang Tidak Dibenci Rakyat

5 Juni 2026
Panduan Mengenali Bakso Malang yang Asli dari Kera Ngalam, biar Kalian Nggak Kena Tipu

Susahnya Jadi Arek Malang di Jakarta: Berniat Mengobati Homesick Lewat Bakso Malang, eh yang Jual Malah Orang Tasik

4 Juni 2026
Pustakawan Membela iPusnas yang Layanannya Dikeluhkan Banyak Orang Mojok.co

Pustakawan Membela Layanan iPusnas yang Dikeluhkan Banyak Orang

8 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.