Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Dosa Orang yang Sering Nyampah di Grup WA, Memang Pantas Di-kick

Wildan El Fadhil oleh Wildan El Fadhil
25 November 2023
A A
Dosa Orang yang Sering Nyampah di Grup WA, Memang Pantas Di-kick Mojok.co

Dosa Orang yang Sering Nyampah di Grup WA, Memang Pantas Di-Kick (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Di beberapa grup WA saya kerap menemukan orang yang gemar berbagi berbagai macam tautan, video, dan foto. Saya terganggu karena tautan yang dibagikan tidak relevan dengan grup tersebut. Mungkin maksudnya bercanda atau berbagi informasi saja ya. Namun, bercandaannya kadang kelewatan dan informasi yang dibagikan banyak yang hoaks. 

Saya tahu, semua anggota grup WA berhak menyampaikan informasi atau pendapatnya di grup. Namun, jangan sembarang konten dikirimkan di grup, dong! Pikirkan dahulu kontennya relevan dengan grup atau tidak. Setelahnya pastikan kalau konten yang kalian bagikan bukan hoaks. Hanya memperkeruh suasana saja kalau hoaks, apalagi menjelang Pemilu 2024 seperti saat ini. 

Bikin boros kuota dan memori penuh

Selain menjengkelkan dari segi isi konten, orang yang nyampah di grup WA membuat saya buang-buang kuota dan waktu. Sebelum menyadari bahwa ada orang yang gemar nyampah, saya selalu menonton video-video yang dikirimkan di grup. Pikir saya, video yang dibagikan akan bermanfaat. Nyatanya tidak. 

Berkali-kali saya mengalami kejadian seperti itu. Benar-benar menghabiskan kuota dan waktu saja saja. Setelah menandai orang-orang yang sering nyampah di Grup WA, saya tidak pernah lagi melihat atau menonton konten-konten yang mereka bagikan. 

Masalahnya, WA punya fitur otomatis mengunduh konten. Itu mengapa memori ponsel penuh dengan konten-konten sampah yang dibagikan di grup. Tiba-tiba saja di ponsel muncul notifikasi memori tidak mencukupi. Untung saja masalah ini teratasi dengan pengaturan WA yang dipasang tidak otomatis mengunduh konten. 

Anggota lain jadi ingin keluar dari grup WA

Sudah beberapa kali saya singgung, nyampah di Grup WA itu membuat anggota lain risih. Bukan tidak mungkin anggota grup keluar karena tindakan kalian. Padahal, bisa saja lho, orang yang keluar itu sebenarnya membutuhkan informasi-informasi lain yang dibagikan di grup. 

Pengalaman pribadi, saya pernah keluar dari sebuah grup WA karena penuh dengan tumpukan quote yang dicomot dari media sosial. Berbulan-bulan saya bersabar terjebak di grup itu. Hingga akhirnya, saya memberanikan diri leave atau keluar dari grup.

Penyebar Hoaks yang sudah gawat

Sudah menjadi rahasia umum, grup WA adalah ladang subur hoaks. Kemudahan meneruskan pesan ke orang lain atau grup lain menjadi salah satu faktornya. Kesadaran yang rendah untuk memeriksa ulang berbagai konten yang ingin disebar menjadi faktor lainnya.  

Baca Juga:

4 Siasat Bertahan di Grup WhatsApp Keluarga Besar 

Membayangkan Tingkah Laku Upin Ipin dan Anak-anak Tadika Mesra kalau Punya Grup WhatsApp

Kondisi ini bisa semakin buruk menjelang tahun politik. Orang-orang yang secara tidak sengaja ataupun tidak sengaja menyebar hoax di grup WA bukan hanya mengganggu, tapi juga dapat memicu konflik. Kalau tidak segera disikapi, bukan tidak mungkin kondisi yang keruh seperti 2019 akan terulang kembali.

Oleh karena itu, untuk orang-orang yang sering nyampah di grup, bertobatlah! Untuk siapa saja yang tergabung di berbagai grup WA, biasakan memeriksa ulang informasi yang diterima. 

Lebih baik ditegur atau di-kick dari grup WA

Kepada para admin grup WA, kalau ada anggota yang mulai nyampah, lebih baik ditegur saja. Kalau masih ngeyel, keluarkan sekalian dari grup. Coba sekarang perhatikan, berapa banyak informasi penting justru tidak mendapat perhatian oleh anggota grup lain hanya karena tertumpuk oleh chat-chat tidak berguna. 

Kehadiran orang-orang yang suka nyampah itu justru jadi penghambat komunikasi dalam grup WA. Padahal grup kan dibuat untuk memudahkan komunikasi antar anggota ya. Benar-benar bikin repot saja. 

Penulis: Wildan El Fadhil
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Grup WhatsApp Keluarga dan Alumni Sekolah Sebenernya Nggak Penting-penting Amat, Mending Nggak Usah Join

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 25 November 2023 oleh

Tags: anggota grup WAgrupgrup wahoaks
Wildan El Fadhil

Wildan El Fadhil

ArtikelTerkait

grup whatsapp temen nyebelin grup wa admin cara keluar hal menyebalkan mojok.co

Daftar Orang yang Seharusnya Dihilangkan dari Grup WA

26 Maret 2020
Membayangkan Tingkah Laku Upin Ipin dan Anak-anak Tadika Mesra kalau Punya Grup WhatsApp Mojok.co jogja kuliah di jogja

Membayangkan Tingkah Laku Upin Ipin dan Anak-anak Tadika Mesra kalau Punya Grup WhatsApp

19 Desember 2023
kalimat penuh kebohongan mojok (1)

Selain ‘Kamu Terlalu Baik buat Aku’, Inilah 5 Kalimat Penuh Kebohongan yang Sering Diucapkan

2 September 2021
Grup WhatsApp Keluarga Besar Adalah Kawah Candradimuka Sebelum Berdebat di Sosial  Media

Grup WhatsApp Keluarga Besar Adalah Kawah Candradimuka Sebelum Berdebat di Sosial  Media

24 Januari 2021
link di bio

Hei Kalian yang Link di Bio Medsos Kalau Dibuka Isinya Kosong: Tolong Sadar Diri!

26 Juni 2019
Membaca Kanal Hoaks di Web Kominfo Itu Hiburan, Lho! terminal mojok.co

Membaca Kanal Hoaks di Web Kominfo Itu Hiburan, Lho!

5 Oktober 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Checklist Mahasiswa Semester Akhir: Siapkan Semua Berkas Ini Kalau Mau Lulus

5 Sifat Mahasiswa Semester Akhir yang Menjengkelkan, Segera Intropeksi Diri Jika Tidak Ingin Dijauhi Teman

12 Mei 2026
Berhenti Jadi Kaum Mistika: Sigar Bencah Semarang Itu Angker karena Sudut Tanjakannya, Bukan Penampakan Tak Kasat Mata

Berhenti Jadi Kaum Mistika: Sigar Bencah Semarang Itu Angker karena Sudut Tanjakannya, Bukan Penampakan Tak Kasat Mata

14 Mei 2026
Low Maintenance Friendship: Tipe Pertemanan Dewasa yang Minim Drama, Cocok untuk Orang-Orang Usia 30 Tahunan Terminal

Low Maintenance Friendship: Tipe Pertemanan Dewasa yang Minim Drama, Cocok untuk Orang-Orang Usia 30 Tahunan

15 Mei 2026
Unpopular Opinion: Kajian Ustaz Hanan Attaki Itu Bukanlah Pengajian Agama pengajian berbayar

Maaf Saya Berubah Pikiran, Konsep Pengajian Berbayar Memang Lebih Masuk Akal dan Layak untuk Diikuti

16 Mei 2026
6 Pelatihan untuk Awardee LPDP yang Lebih Penting Dibanding Pembekalan dari TNI, Ada Academic Writing hingga Literasi Finansial Mojok.co

6 Pelatihan bagi Awardee LPDP yang Lebih Penting Dibanding Pembekalan dari TNI, Ada Academic Writing hingga Literasi Finansial 

11 Mei 2026
Beasiswa PPA Penyelamat Mahasiswa “Tanggung” yang Terlalu Kaya untuk Bidikmisi, tapi Terlalu Miskin untuk Kuliah dengan Nyaman Mojok.co

Beasiswa PPA Penyelamat Mahasiswa “Tanggung”: Terlalu Kaya untuk Bidikmisi, tapi Terlalu Miskin untuk Kuliah dengan Nyaman

12 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.