Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Politik

Etalase Ganjar Pranowo (Mungkin) Obat Mujarab bagi Setengah Abad Pungli di Indonesia

Moddie Alvianto W. oleh Moddie Alvianto W.
9 Agustus 2023
A A
Etalase Ganjar Pranowo (Mungkin) Obat Mujarab bagi Setengah Abad Pungli di Indonesia

Etalase Ganjar Pranowo (Mungkin) Obat Mujarab bagi Setengah Abad Pungli di Indonesia (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Ganjar Pranowo, mungkin saja, adalah jawaban dari penyakit pungli yang menjangkiti Indonesia

Beberapa hari yang lalu, ketika sedang menghabiskan waktu dengan TikTok, saya menemukan sebuah video yang menggelitik. Jadi, di dalam video, Ganjar Pranowo sedang melakukan semacam tanya-jawab dengan siswi SMKN 1 Sale Rembang, Jawa Tengah. Calon presiden dari PDIP itu dibuat kaget.

Pasalnya, menurut pengakuan dari siswi SMKN 1 Sale, sudah terjadi tindakan pungli yang dilakukan oleh kepala sekolah. Dia yang oleh banyak media disebut sebagai “oknum” tersebut menyalahgunakan jabatannya untuk “memaksa” murid membayar sejumlah uang dengan dalih infaq pembangunan musala.

Jeda antara jawaban siswi SMKN 1 Sale dengan respons Ganjar Pranowo sangat pendek. Mungkin hanya beberapa detik saja. Gubernur Jawa Tengah itu langsung bilang bahwa kepala sekolah itu akan dicopot dari jabatannya. Selain itu, Ganjar meminta uang hasil pungli untuk dikembalikan.

Selepas menonton video pendek itu, saya langsung terbayang sesuatu. Jadi, pungli di Indonesia sendiri sudah hampir setua usia Republik ini. Sudah jadi semacam virus yang sulit sekali dibasmi. Nah, setelah menonton sikap Ganjar Pranowo, sudah saatnya kita membangun “etalase” bagi para pelaku kejahatan ini.

Etalase orang-orang jahat

Kalau saya tidak salah mengingat, pada 2016 yang lalu, Presiden Jokowi sempat hadir di operasi tangkap-tangan terhadap pelaku pungli di Kemenhub. Tepat pada saat itu, OPP atau Operasi Pemberantasan Pungli diresmikan. Belakangan, nama OPP diubah menjadi Saber Pungli atau Sapu Bersih Pungutan Liar. Seram sekali namanya.

Namun, sayangnya, meski sudah menyandang nama yang seram, Saber Pungli seperti nggak sepenuhnya gahar. Buktinya ya kasus yang membuat Ganjar Pranowo tegas mencopot kepala sekolah SMKN 1 Sale tadi. Menurut Wahyudi Kumorotomo, guru besar Magister Administrasi Publik, Fisipol UGM, istilah pungli sudah menjadi fenomena di Indonesia sejak setengah abad yang lalu.

Lantaran seperti sudah masuk ke dalam daging dan darah, virus pungli seperti susah sekali untuk diobati. Maka, saya ingin memberi saran untuk mengurangi, jika masih belum bisa memberantas, pungli di Indonesia. Ini biar selaras dengan sikap Ganjar Pranowo yang nggak mau kompromi sama pungli.

Baca Juga:

Lumajang Sangat Tidak Cocok Jadi Tempat Slow Living: Niat Ngilangin Pusing dapatnya Malah Sinting

Yang Membunuh UMKM Itu Bukan Indomaret atau Alfamart, Tapi Parkir Liar dan Pungli

Saran saya adalah kita, atau siapa saja yang mempunyai wewenang, untuk membuat semacam etalase. Tunggu, yang saya maksud tidak lantas etalase seperti di tempat jualan pulsa itu. Wujudnya bisa sangat beragam. Misalnya dibuatkan tugu peringatan pungli. Isinya nama-nama orang jahat yang menyusahkan masyarakat. Bisa juga berupa website. Isinya nama, foto, jabatan, dan jenis pungli yang sudah dilakukan. Tujuannya adalah membuat malu si pelaku dan keluarganya sekaligus.

Website yang berisi identitas penjahat pungli

Saya rasa masyarakat perlu melestarikan satu sifat Ganjar Pranowo ketika menyikapi temuan pungli di SMKN 1 Sale, Rembang. Ganjar langsung “tembak” di depan semua hadirin. Dia tidak perlu menyebut “oknum” kepada si penjahat. Dia tidak takut untuk bersikap tegas, bahwa si penjahat bakal dicopot.

Menurut saya, pungli adalah anak kandung korupsi. Terkadang, si penjahat merasa berani melakukan tindakan tersebut karena memegang jabatan atau merasa terlindungi oleh lingkungan sekitar. Artinya, sering terjadi, kejadian pungli itu tidak dilakukan sendiri, tetapi sudah menjadi sistem yang menguntungkan komplotan brengsek itu.

Selain proses hukum, para anak kandung korupsi ini perlu dihukum secara sosial. Ganjar Pranowo sudah memberi contoh sikap tanpa kompromi dan berani menyebut identitas. Sudah saatnya kita membuat sebuah wadah di mana masyarakat bisa melihat tampang dan jidat para penjahat pungli.

Ini bisa menjadi pengingat kepada penjahat pungli di luar sana bahwa kalau terbongkar, keluarga mereka juga akan menderita. Selama ini, para pelaku korupsi itu juga membuat nyaman keluarganya. Terlepas keluarganya mendukung atau tidak. Makanya, kalau kita belum bisa memiskinkan mereka, ya setidaknya kita bikin malu sekalian.

Nantinya, data-data para penjahat pungli itu tidak akan dihapus. Namun justru ditambah mengingat kejahatan pungli sudah lama sekali bercokol di Indonesia. Perlu ketegasan dan sikap tanpa kompromi seperti yang ditunjukkan Ganjar Pranowo.

Komitmen Memberantas Pungli ala Ganjar Pranowo

Dulu, pada era 1980-an, Hong Kong adalah salah satu negara paling korup. Namun, kini, Hongkong adalah salah satu negara terbersih. Kuncinya adalah masyarakat yang sangat mendukung gerakan memberantas pungutan liar. Mereka berhasil mengubah pola pikir from tolerance to total rejection. 

Jadi, ada kesinambungan kerja antara masyarakat dengan negara. Negara wajib melindungi masyarakat yang sudah berani melaporkan kejahatan pungli. Maklum, terkadang, jabatan para penjahat itu cukup tinggi dan berpengaruh. Sementara itu, masyarakat menebalkan keberanian dengan belajar tanpa kompromi kepada Ganjar Pranowo. 

Kerja sama semua lini adalah kuncinya. Dan, sikap seperti Ganjar Pranowo harus terus dilestarikan. Supaya pungli, yang sudah menjangkiti nurani Indonesia selama setengah abad lebih akhirnya bisa dibasmi. 

Penulis: Moddie Alvianto W
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Mengenal Desa Bantir Temanggung, Lokasi KKN Ganjar Pranowo dan sang Istri yang Terkenal dengan Kerupuk Gurihnya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 9 Agustus 2023 oleh

Tags: ganjar pranowojawabanKorupsipunglisaber punglisolusi
Moddie Alvianto W.

Moddie Alvianto W.

Analis di Rumah Kretek Indonesia. Tinggal di Yogyakarta.

ArtikelTerkait

3 Tempat Wisata yang Wajib Dikunjungi di Tuntang, Kabupaten Semarang (Unsplash)

3 Tempat Wisata yang Wajib Dikunjungi di Tuntang, Kabupaten Semarang

21 Agustus 2022
Stasiun Kota Tegal itu Romantis, Sayang Dikorupsi

Stasiun Tegal itu Romantis, Sayang Dikorupsi

26 Mei 2023
vaksinasi vaksin berbayar covid-19 Hoaks Vaksin Mengandung Virus Itu Wagunya Sampai Ubun-ubun terminal mojok.co

Kok Bisa Ada Negara yang Menggratiskan Vaksin? Contoh Indonesia, dong!

14 Desember 2020
Sidoarjo Nggak Menarik buat Anak Muda Surabaya (Unsplash)

4 Harapan Saya untuk Calon Bupati Sidoarjo: Tolong Perbanyak Aksi, Bukan Sekadar Obral Janji!

14 September 2024
Kemenangan Bongbong Marcos dalam Pilpres Filipina adalah Bukti Nyata Pentingnya Literasi Masyarakat

Kemenangan Bongbong Marcos dalam Pilpres Filipina adalah Bukti Nyata Pentingnya Literasi Masyarakat

23 Mei 2022
Kampus Bermasalah Kalau (Masih) Ada Budaya Mahasiswa Memberi Makanan ke Dosen Penguji

Kampus Bermasalah Kalau (Masih) Ada Budaya Mahasiswa Memberi Makanan ke Dosen Penguji

29 Desember 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sudah Selayaknya Tegal Masuk dalam 10 Besar Kota Paling Toleran, Bukan Jogja Mojok.co

Sudah Selayaknya Tegal Masuk dalam 10 Besar Kota Paling Toleran, Bukan Jogja

26 April 2026
LCGC Bukan Lagi Mobil Murah, Mending Beli Motor Baru (Unsplash)

Tidak Bisa Lagi Disebut Mobil Murah, Nggak Heran Jika Pasar LCGC Semakin Kecil dan Calon Pembeli Jadi Takut untuk Membeli

25 April 2026
Pengalaman Kuliah S2 UGM Nyambi Jadi MUA, Nggak Malu walau Sempat Merias Temen yang Lulus Duluan Mojok.co

Pengalaman Kuliah S2 UGM Nyambi Jadi MUA, Nggak Malu walau Sempat Merias Temen yang Lulus Duluan

1 Mei 2026
Stereotipe Mahasiswa Sumatera yang Kuliah di Jogja: Dikira Anak Sawit dan Selalu Punya Duit Bejibun, padahal Kami Juga Sering Bokek!

Stereotipe Mahasiswa Sumatera yang Kuliah di Jogja: Dikira Anak Sawit dan Selalu Punya Duit Bejibun, padahal Kami Juga Sering Bokek!

29 April 2026
12 Istilah Hujan yang Aneh dalam Bahasa Jawa, Ada “Tlenik-Tlenik” hingga “Kethek Ngilo” Mojok

12 Istilah Hujan yang Terdengar Aneh dalam Bahasa Jawa, Ada “Tlenik-Tlenik” hingga “Kethek Ngilo”

30 April 2026
IKEA Ciputra World Surabaya, Tempat yang Cocok untuk Melepas Penat Tanpa Takut Melarat mojok.co

IKEA Ciputra World Surabaya, Tempat yang Cocok untuk Melepas Penat Tanpa Takut Melarat

30 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Dilema Pekerja Perempuan: Upah Murah “Dilegalkan”, Sementara Biaya Daycare Tak Terjangkau
  • Pelatihan SKill Digital IndonesiaNEXT Ubah Mahasiswa Insecure Jadi Skillfull, Bisnis Digital pun Tak Kalah Saing
  • Sisi Lain Lagu “Kicau Mania” Ndarboy Genk: Berbahaya dan Bukan Perkara Remeh 
  • Solusi atas Jeritan Hati Para Pelaku UMKM yang Menderita karena Kenaikan Ekstrem Harga Plastik
  • Nikah di Desa Meresahkan, Perkara Undangan Cetak atau Digital Saja Jadi Masalah tapi Kemudian Sadar Nggak Semua Orang Melek Teknologi
  • Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.