Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Olahraga

Fans Arsenal dan Manchester United, Terima Saja Hasil Imbang biar Nggak Berisik

Akhmad Yazid Fathoni oleh Akhmad Yazid Fathoni
1 Februari 2021
A A
emiliano martinez fans arsenal manchester united mojok

fans arsenal manchester united mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Saya rasa hasil pertandingan Arsenal melawan Manchester United tadi malam itu sungguh hasil yang sangat pas bagi kedua tim. Jujur sih, sebagai fans Arsenal sebenarnya saya menginginkan kemenangan itu jatuh di tangan Arsenal. Namun bagaimana lagi, demi stabilitas dan kondusifitas fans di Indonesia, hasil imbang merupakan sebuah keniscayaan.

Mau diakui atau tidak, dari sekian suporter klub barat di Indonesia, salah satu suporter yang paling norak dalam mendukung tim kebanggaan adalah fans Manchester United dan Arsenal—tentu saja kecuali saya. Bagaimana tidak, dalam segi prestasi kedua tim ini sudah lama puasa gelar, penampilan tim secara umum dalam kompetisi Liga premier Inggris pun kembang kempis. Namun, disisi lain dalam urusan gaya-menggaya, kedua fans ini adalah orang nomor satu. Terkadang hanya menang satu pertandingan melawan tim  papan bawah, eh gayanya seperti sedang mengangkat trofi liga Inggris yang mewah. Memang sungguh kelewatan.

Jika Anda masih tidak percaya, gaya-gaya kemaki itu bisa Anda telusuri belum jauh-jauh ini. Beberapa waktu lalu, seperti Anda tahu, Manchester United berhasil menduduki puncak klasemen sementara Liga Inggris setelah menggeser Liverpool. Tahu apa yang dikoar-koarkan? Yapp, puncak klasemen yang baru saja dihuni beberapa hari itu, dianggap sudah seperti juara di akhir musim. Padahal yaaa tahu sendiri kompetisi masih panjang. Semakin greget ketika mereka memasang status “aduh, Bro, dingin banget di puncak klasemen”

Dalam batin saya, “iya sih bener saja kedinginan  lawong memang sudah lama MU tidak pernah merasakan puncak klasemen. Terakhir kali tim mereka berada di puncak itu kan 2013 ketika masih dilatih Sir Alex Ferguson. Jadi kalau kedinginan ya wajar saja. Dan semoga saja mereka tidak hipotermia yaa, nanti kalau hipotermia kan tidak mau ke puncak lagi.

Jadi sebenarnya apa sih yang hendak dibanggakan kalau sudah seperti itu. Mbok ya yang wajar-wajar saja. Saya tahu euforia memimpin klasemen itu sungguh kenikmatan haqiqi yang mestinya disyukuri bukan malah dipamer-pamerin pada orang lain. Toh nanti kalau tergeser siapa lagi yang malu? Kan kalian sendiri yekan?

Beda Manchester United, beda lagi fans Arsenal. Fans Arsenal ini cenderung lebih pasif dibandingkan fans MU. Wajar saja, sepanjang musim ini Arsenal lebih sering berinteraksi di papan tengah dan bawah klasemen daripada bertengger di papan atas bersanding dengan The Big Four. Nampaknya fans Arsenal kini sudah mulai melupakan bahwa dirinya pernah menyandang klub The Big Four yang begitu ditakuti. Selama musim ini saja mereka sangat kewalahan. Dari 21 pertandingan yang mereka mainkan, hanya sembilan pertandingan yang berbuah kemenangan. Sisanya adalah delapan kali kekalahan dan empat kali imbang. Sebuah catatan yang amat sangat menyedihkan bagi klub sekelas Arsenal.

Namun, walaupun miskin prestasi, dalam urusan norak ketika timnya memetik kemenangan, fans Arsenal adalah jagonya. Apalagi ketika mereka berhasil menaklukkan salah satu tim besar Entah karena faktor terlalu lama menderita, ataupun beban hidup menjadi fans Arsenal yang begitu berat, fans Arsenal begitu gegap gempita menyambut datangnya satu kemenangan saja. Itu pun bisa jadi hanya datang sebulan sekali saja.

Dan hasil semalam, menurut saya adalah hasil yang sungguh melegakan. Walaupun harus rela berbagi angka, tapi setidaknya itu bisa membuat kedua fans ini tidak saling jumawa. Saya tahu, di mana pun berada rivalitas kedua fans ini memang selalu saja ada. Selain karena kesamaan prestasi mereka akhir-akhir ini yang begitu-begitu saja, juga kondisi psikologis para fans yang memang cenderung lebih suka meng-counter fans lain yang satu level. Contoh sederhana mana mungkin fans Arsenal berani gojlok fans Manchester City yang punya catatan prestisius itu. Bisa jadi belum selesai fans Arsenal bicara, mereka sudah diberi jejalan-jejalan kemenangan dan pesta gol yang jarang diraih mereka.

Baca Juga:

Sejak MU Menang Terus, Dunia Jadi Penuh Setan, Lebih Kejam, dan Sangat Suram bagi Fans Liverpool

Manchester United Adalah Lelucon Dimulai dari Internal, tapi Selalu Bodoh lalu Menyalahkan Pelatih dan Pemainnya

Jadi dengan hasil imbang itu, paling tidak kedua fans bisa kembali belajar untuk bersikap sewajarnya. Jauh lebih baik jika mereka berdua saling berbagi, menguatkan mental untuk menyambut akhir musim yang kemungkinan besar tidak menjadi ajang pesta mereka. Yah seperti sepasang sahabat yang sama-sama ditinggal kekasihnya, yang rela berbagi tisu berdua.

BACA JUGA Satu Lagi Pelajaran untuk Fans Manchester United: Orang Norak Akan Malu pada Waktunya dan tulisan Akhmad Yazid Fathoni lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 7 Januari 2022 oleh

Tags: arsenalmanchester unitedpremier league
Akhmad Yazid Fathoni

Akhmad Yazid Fathoni

Santri yang sering tidur, tapi bisa dibangunkan dengan mudah di akun ig @yazidfathoni

ArtikelTerkait

Arsenal Mesut Ozil, Mohon Maaf, Sudah Waktunya Kamu Pergi MOJOK.CO

Arsenal dan Nilai yang Pupus, Saga Mesut Ozil dan Posisi Kia Joorabchian

14 Agustus 2020
Di Kampung Saya, Orang-orang Lebih Suka Main PES Dibanding FIFA terminal mojok.co

Main Master League PES dengan Tim Medioker Itu Jauh Lebih Menyenangkan

18 September 2020
ole pemain underrated fans bola fans Manchester United MU jesse lingard manchester united liverpool Real Madrid #GlazersOut Gini doang nih grup neraka? MOJOK.CO

Manchester United Adalah Calon Favorit Juara Liga Inggris Musim Ini

2 Januari 2021
mo salah real madrid seto nurdiantoro Liverpool manchester united manchester city mojok.co

Liverpool Juara, dan Kami Berhak untuk Menjadi Norak

28 Juni 2020
Antony: di MU Dianggap Jadi Beban, di Real Betis Jadi Pahlawan, Sebenar-benarnya GOAT!

Antony: di MU Dianggap Jadi Beban, di Real Betis Jadi Pahlawan, Sebenar-benarnya GOAT!

24 Februari 2025
Arsenal, Mesut Ozil, dan Duduk Perkara Masalah yang Perlu Dipahami MOJOK.CO

Arsenal, Mesut Ozil, dan Duduk Perkara Masalah yang Perlu Dipahami

29 Juli 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

KA Sri Tanjung, Juru Selamat yang Bikin Menderita para Pekerja (Wikimedia Commons)

KA Sri Tanjung Adalah Juru Selamat Bagi Kaum Pekerja: Tiketnya Murah dan Nyaman tapi Bikin Menderita karena Sangat Lambat

18 Maret 2026
Lulus Kuliah Mudah Tanpa Skripsi Hanya Ilusi, Nyatanya Menerbitkan Artikel Jurnal SINTA 2 sebagai Pengganti Skripsi Sama Ruwetnya

Kritik untuk Kampus: Menulis Jurnal Itu Harusnya Pilihan, Bukan Paksaan!

19 Maret 2026
7 Menu Toko Roti GO Purwokerto Paling Underrated (Unsplash)

7 Menu Toko Roti GO Purwokerto Paling Underrated: Kombinasi Rasa yang Memanjakan Lidah dan Semua Cocok Jadi Buah Tangan

21 Maret 2026
7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik Mojok.co

7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik

17 Maret 2026
Di Mana Ada Lahan, di Situ Ada Warung Pecel Lele Lamongan nasi muduk

Nasi Muduk, Kuliner Nikmat yang Tak Pernah Masuk Brosur Kuliner Lamongan, padahal Berani Bersaing dengan Soto dan Pecel Lele!

16 Maret 2026
Stasiun Klaten Stasiun Legendaris yang Semakin Modern

Stasiun Klaten, Stasiun Berusia Satu Setengah Abad yang Terus Melangkah Menuju Modernisasi

16 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya
  • Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.