Fakta Menarik Mas Prayit, Cupang yang Naik Daun di Segmen Mojok Mentok – Terminal Mojok

Fakta Menarik Mas Prayit, Cupang yang Naik Daun di Segmen Mojok Mentok

Artikel

Avatar

Selamat pagi, selamat siang, selamat sore dan selamat malam tergantung kapan Anda menonton acara ini. Kembali lagi di “Mojok Mentok” sebuah acara yang merangkum berita-berita selama sepekan terakhir. Tentu saja dibawakan dengan cerdas, tangkas, dan trengginas oleh saya Agusss… Mulyadi, Aguuus… Mulyadi, Aguuus… Mulyadi, sebagai host yang akan menemani Anda semua. Dung tak tung dung dang des.

Tentu kalian-kalian semua, jamaah Mojokiyah yang dirahmati Tuhan, pasti familier dengan secarik paragraf sebelumnya. Ya, itu adalah acara yang kini menjadi salah satu acara unggulan di channel YouTube Mojokdotco selain PutCast dan Meat and Great (duh Mas Ega saiki kok jarang tampil). Acara yang dipandu secara ciamik oleh pentolan redaktur Mojok ini telah menyita banyak perhatian kaum Mojokiyah dan selalu ditunggu kapan lagi tayangnya.

Tapi, saya tidak ingin terlalu membahas Mas Agus Mulyadi. Sudah banyak yang kenal juga kan, ngapain dibahas-bahas terus. Malah tambah terkenal ngko, hehehe.

Yang akan saya bahas di sini adalah seekor cupang. Iya Anda benar dak tidak salah baca, cupang. Tentu bukan cupang bekas ehem-ehem, tapi organisme atau hewan air tawar berjenis ikan yang bernama Mas Prayit. Sudah total saya hitung-hitung ada tujuh episode “Mojok Mentok” termasuk “Jam Goblok” yang entah kenapa diganti namanya dan selalu menghadirkan Mas Prayit ini. Beliau ini sudah menjadi narasumber tamu yang dalam beberapa kesempatan menanggapi berita-berita yang sedang banyak dibicarakan orang, terutama Indonesia, selama ini. Walaupun hanya seekor cupang, Mas Prayit ini tampak cukup lihai dalam mengomentari permasalahan yang dihadapi oleh para manusia. Tapi, siapa sih sebenarnya Mas Prayit ini?

Nah saya sudah merangkum beberapa fakta menarik tentang Mas Prayit yang tampaknya akan membuat Anda tercengang. Fakta ini khusus untuk anda pembaca setia Mojok yang hobi nonton YouTubenya Mojokdotco. Biar lebih gayeng dan ngefans sama Mas Prayit.

#1 Cupang petarung dengan berbagai macam kepakaran

Kalau dilihat-lihat secara morfologi atau kenampakan, Mas Prayit ini termasuk ke dalam spesies Betta sp. Untuk subspesiesnya atau rasnya saya lihat-lihat dari layar monitor yang burem di hp saya masuk ke dalam ikan cupang jenis petarung atau plakat. Cirinya adalah badan yang memanjang dengan ekor yang membulat pendek. Tidak selebar seperti cupang halfmoon. Ini yang menandakan bahwa Mas Prayit memang cupang petarung. Aslinya juga sudah dijelaskan oleh Mas Agus dalam beberapa kesempatan sih, tapi biar clear saja menurut kaidah-kaidah karakterisasi biologi yang merupakan bidang keilmuan saya, hehehe.

Walaupun hanya berwujud ikan cupang petarung, Mas Prayit ini juga peduli dengan khazanah keilmuan. Dalam beberapa kesempatan disebutkan oleh host “Mojok Mentok”, Mas Prayit ini banyak menguasai bidang kepakaran. Saya catat ada beberapa kepakaran yang dia miliki seperti contohnya Pakar Tata Negara & Ilmu Hayat, Pakar Public Speaking & Ketertiban Umum, dan Pengamat Politik Air Tawar. Semuanya tampak dikuasai dengan baik oleh Mas Prayit, dilihat dari betapa pedenya dalam melemparkan opini-opini kepada Mas Agus. Seolah mendobrak dogma matinya kepakaran yang sedang dialami oleh manusia era sekarang ini. Mas Prayit begitu concern dengan keilmuannya. Sungguh top markotop sekali Mas Prayit ini.

#2 Lulusan Filsafat yang kini jadi pengusaha sukses

Menurut episode terakhir yang tayang di Mojokdotco beberapa hari lalu, Mas Prayit mengungkapkan fakta yang tak terduga-duga. Beliau ternyata dulunya adalah seorang mahasiswa filsafat. Dia menyebutkan kisah strugglingnya di kala menimba ilmu di bangku perkuliahan. Tahun pertama berbicara tentang Tuhan, tahun kedua berbicara rasionalitas, tahun ketiga tidak bicara apa-apa, tahun keempat bicara ternak lele, begitu yang dijelaskan oleh Mas Agus selaku translator bahasa cupang Jogja di “Mojok Mentok”.

Dari pemikiran tahun terakhir tersebut, Mas Prayit dalam episode terakhirnya, kemudian mulai coba-coba ternak lele tersebut dan berhasil. Sekarang diketahui sudah memiliki 500 karyawan dengan omzet di atas 250 juta per bulannya. Bayangkan, hanya dengan ternak lele beliau sudah bisa jadi calon suami ideal yang akan mampu mencukupi kebutuhan keluarga seperti yang sedang hangat-hangatnya dibicarakan oleh netizen manusia.

Tak hanya itu ternyata usaha beliau, dalam kesempatan yang lain beliau juga menjadi juragan tanah di Yanto Aquarium. Walaupun pernah struggling juga menjadi cupang petarung dengan gaji UMA (Upah Minimum Akuarium) Jogja yang ternyata sama rendahnya dengan UMR Jogja di dunia manusia. Loh piye jal, cuman lulusan Filsafat loh je, bisa sesukses itu. Bagi mahasiswa Filsafat sekarang, lihat dan teladanilah kesuksesan Mas Prayit ini, yok bisa yok!

#3 Mantan presiden yang sekarang fokus jadi influencer

Siapa sangka dalam masa hidup cupang yang singkat (oleh Wikipedia ditaksir maksimal 7 tahun) beliau ini sudah mengabdikan hidupnya untuk NKYA (Negara Kesatuan Yanto Akuarium). Tak hanya menguasai tanah di Yanto Akuarium, Mas Prayit juga pernah menjabat sebagai presidennya, walaupun sekarang sudah lengser, belum diketahui penyebab lengsernya sampai sekarang. Ini juga menjadi bukti bahwa sistem oligarki di Yanto Akuarium masih mendominasi, ekonomi dan kekuasaan semua pernah dipegang Mas Prayit ini. Untungnya bagi Mas Prayit, rakyat Yanto Akuarium ini dikenal dengan rakyat yang narimo ing pandum yang memuluskan jalan Mas Prayit beserta pendukungnya menguasai hampir semua sudut Yanto Akuarium.

Selama menjadi presiden, beliau juga pernah me-reshuflle menteri-menterinya yang ketahuan korupsi. Jangan salah, di dunia cupang juga ada jiwa-jiwa korup. Beliau tercatat pernah mengganti menterinya yang ketahuan korupsi bansos cacing lurik. Tapi, itu semua masa lalu, kini beliau fokus untuk menjadi influencer. Beliau bulan lalu telah menerima vaksin Sinopang di istana Yanto Akuarium setelah presiden dan menkes. Di dunia cupang juga sedang terjadi wabah Cupang-19 yang mirip dengan wabah Covid-19 di dunia manusia. Kita doakan semoga Mas Prayit ini tetap sehat tetap bugar dan tetap bisa bertarung.

#4 Sudah berkeluarga dan punya banyak aset

Mas Prayit diketahui sudah memiliki istri dan anak. Seperti yang dijelaskan oleh Mas Agus, anak dari Mas Prayit pernah mampir mengunjungi studio “Mojok Mentok” beberapa bulan yang lalu. Selain itu, Mas Agus juga selalu menitipkan salamnya kepada anak istri Mas Prayit di rumah. Istri Mas Prayit juga diketahui adalah seorang pengusaha sukses. Usahanya berupa ternak cupang yang omset atau gajinya sebelas-dua belas dengan Mas Prayit. Tak heran pada beberapa kesempatan Mas Prayit pernah membawa mobilnya dan dipamerkan depan kamera. Mobilnya adalah Camaro Bumblebee tahun 1969 dan sedan biru entah apa nama mobilnya. Harga Camaro sekarang ditaksir di angka miliaran rupiah, bayangkan. Ini menjadi bukti betapa banyaknya aset dari Mas Prayit selain tadi dari juragan tanah berkapling-kapling di Yanto Akuarium.

Begitulah beberapa fakta-fakta menarik tentang Mas Prayit, cupang influencer narsum utama “Mojok Mentok” yang sedang naik daun ini. Aslinya masih banyak fakta-fakta menarik dari Mas Prayit lainnya seperti pernah jadi pengrajin terompet tahun baru, tidak mau dicipok, tidak bisa joget dan pernah dipisuh-pisuhi Mas Agus karena infonya yang tidak berfaedah. Tapi itu tidak mau saya tuliskan soalnya males aja nanti kepanjangan, hehe. Untuk info lebih lengkapnya bisa kalian tonton sendiri lah di channel YouTube Mojok Mentok sekarang juga. Jangan lupa juga di like, comment, and subscribe.

Untuk Mojokdotco, piye reviewku? Manteb ta? Aja lali adsense-nya dibagi huahahaha.

BACA JUGA Suka Duka Saat Memelihara Ikan Cupang bagi Seorang Pemula dan tulisan Kevin Winanda Eka Putra lainnya.

Baca Juga:  Stasiun TV Pengin Netflix dan YouTube Tunduk UU Penyiaran? Nggak Salah, tuh?
Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.
---
9


Komentar

Comments are closed.