Deddy Corbuzier Perlu Bikin Konten Baru Selain Podcast di YouTube-nya – Terminal Mojok

Deddy Corbuzier Perlu Bikin Konten Baru Selain Podcast di YouTube-nya

Artikel

Selama ini channel Deddy Corbuzier populer dengan podcast Close The Door-nya. Saya sebagai pemirsa setia terkadang merasa gemas melihat begitu potensialnya channel beliau ini. Ya saya tahu beliau sudah kaya dan konten podcast Close The Door pun sudah lebih dari cukup.

Akan tetapi, nggak salah juga, kan, kalau beliau membuat program baru di channel-nya? Berbekal 12,4 juta subscriber dan sosok Deddy Corbuzier yang serbabisa, ada banyak peluang konten baru di channel Deddy Corbuzier supaya nggak melulu podcast. Berikut adalah konten-konten baru yang bisa dibuat beliau di channel Youtube-nya.

#1 Konten detektif kasus-kasus yang belum terpecahkan di Indonesia

Kepiawaian beliau mendatangkan bintang tamu ke podcast-nya menandakan beliau punya akses ke banyak narasumber. Buat urusan yang satu ini bisa dibilang beliau nggak ada lawan, deh. Bayangkan saja beliau bisa mengundang sosok Ibu Siti Fadilah Supari yang notabenenya masih dalam masa hukuman.

Kemudian, beliau juga yang pertama kali bisa menghadirkan Bossman Mardigu sebagai narasumber di podcast-nya. Selain itu, pejabat, petinggi, dan orang-orang penting di Indonesia nggak segan buat datang sebagai narasumber. Ditambah lagi kemampuan komunikasi dan mengulik sesuatu dari orang lain yang dimilikinya.

Nah, itu jadi modal berharga kalau beliau berminat membuat konten baru bertemakan detektif. Memecahkan misteri kasus-kasus di Indonesia yang belum belum usai. Ya, konsepnya sih nggak jauh beda sama podcast. Bedanya, di sini konsennya lebih ke persoalan kasus dengan berpijak dari narasumber-narasumber terkait bukan klarifikasi laiknya podcast

Saya yakin konten ini bakal menarik banyak perhatian dan tentu saja subscriber. Mengingat sampai sekarang masyarakat akan sangat tertarik diajak membahas hal-hal yang berbau misteri dan kontroversi. Bisa saja dimulai dari kasusnya Munir, kebakaran gedung Jaksa Agung, atau pembakar halte TransJakarta di aksi demo tolak omnibus beberapa waktu lalu.

Siapa tahu, justru konten baru ini nantinya bakal bisa memecahkan kasus itu atau paling tidak menyingkap fakta-fakta baru yang selama ini nggak diketahui publik. Saya kira masyarakat Indonesia adalah pasar yang sangat menggiurkan buat konten sejenis misteri, detektif, atau yang berbau kontroversi.

#2 Food vlogger

Memasuki usia ke-43 tahun, Deddy Corbuzier terlihat sangat menjaga bentuk tubuhnya. Apalagi kita tahu bahwa fisik Deddy Corbuzier saat ini adalah hasil transformasi dari Deddy Corbuzier terdahulu yang cenderung punya badan gemuk basah. Tentu usaha beliau di samping melalui gym dan olahraga, makanan yang dikonsumsi pun nggak sembarangan. Pasti beliau punya pakem-pakem tertentu perihal makanan. Nah, pengalaman ini bisa beliau salurkan buat para penonton di channel YouTube-nya.

Di dalam konten food vlogger, nantinya beliau bisa mengulas seputar makanan sehat. Om Deddy bisa menjelaskan mulai dari perbandingan kadar protein, karbohidrat, dan vitamin apa saja yang terkandung di makanan itu. Nah, makanan sehat yang bakal di-review bisa dibeli dari warung-warung UMKM, misal kayak sayur pecel atau susu kedelai.

Toh, Om Deddy bisa sekalian merangsang kembali usaha-usaha UMKM yang belakangan ini sempat redup dan memang lagi susah-susahnya. Apalagi beliau ini kalau soal urusan marketing paling top, dah. Lihat saja Om Deddy lagi gencar promosi podcastnya lewat baliho-baliho raksasa. Nah, bisa diterapkan juga buat promosi warung-warung UMKM yang menjual makanan-makanan sehat itu.

#3 Main game

Beberapa kali beliau terlihat antusias bermain game bersama putranya, Azka. Deddy Corbuzier bahkan pernah diundang menjadi bintang tamu oleh Nimo TV bekerja sama dengan Revival TV dalam program Serba Serbi Gamers.

Pun beliau jadi karakter utama di game Fist of Rage. Sesuai dengan latar belakang yang maskulin, beliau sebagai karakter utama, Fist Of Rage mengedepankan aksi dan strategi untuk mengalahkan lawan dengan cepat dan para bos musuh, sekaligus menyelesaikan tantangan pada masing-masing level. Game ini hasil kolaborasi Touchten Games dengan Deddy Corbuzier.

Saya yakin bermain game bukan hal tabu lagi buat beliau. Pengalaman dan pengetahuannya bisa beliau manfaatkan untuk membuat serial konten gaming baru di channel YouTube-nya.

#4 Review barang-barang elektronik

Supaya Bang David Gadgetin nggak lagi memonopoli pasar konten review elektronik di per-YouTube-an Indonesia, Deddy Corbuzier bisa jadi pesaing sehatnya. Secara produk, mana, sih, yang nggak mau masuk dan tampil di channel Deddy Corbuzier? Kini kan beredar anggapan kalau prestasi terbesar seseorang itu diundang di podcast Deddy Corbuzier.

Nah, mungkin dengan adanya konten ini di channel Om Deddy, bakal muncul anggapan baru bagi para produsen barang elektronik bahwa pencapaian tertinggi bagi produk elektronik adalah di-review dan dipakai oleh Deddy Corbuzier.

Bagaimana, apakah Om Deddy tertarik mengembangkan konten baru?

BACA JUGA Deddy Corbuzier Pernah Bikin Program yang Nggak Laku-laku Amat di Kanal YouTube-nya dan tulisan Fatony Royhan Darmawan lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.



Komentar

Comments are closed.