Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Enak Saja, Wisata Bandungan Itu Bukan Melulu soal Prostitusi ya!

Firhandika Santury oleh Firhandika Santury
10 Maret 2021
A A
Enak Saja, Wisata Bandungan Itu Bukan Melulu soal Prostitusi ya! terminal mojok.co

Enak Saja, Wisata Bandungan Itu Bukan Melulu soal Prostitusi ya! terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Entah kenapa saya sering kali merasa jengkel ketika berkenalan dengan orang-orang baru, khususnya ketika berkenalan dengan orang-orang yang berdomisili di luar Semarang. Sebab, ketika saya memperkenalkan diri sebagai orang yang berasal dari Bandungan Kabupaten Semarang, yang terlintas di benak mereka hanyalah Pekerja Seks Komersial. Wisata Bandungan selalu diidentikkan dengan prostitusi, Kota Sejuta PSK, kata mereka.

Pengalaman pertama yang benar-benar saya ingat hingga saat ini adalah ketika saya menjadi mahasiswa baru di salah satu universitas ternama di Semarang dua tahun silam. Ketika sesi perkenalan, mahasiswa baru diwajibkan menyebutkan nama lengkap dan asal daerah. Saya teramat bingung melihat reaksi orang-orang disekitar saya saat ketika saya memperkenalkan diri. Mereka tertawa terbahak-bahak dan nyeletuk, “Ohhh yang banyak PSK-nya itu, ya! Hahaha.” Sejak saat itu, orang-orang lebih mengingat saya sebagai orang Bandungan dan melupakan nama saya.

Walaupun memang harus diakui bahwa Bandungan sudah tercoreng akibat banyaknya praktik prostitusi dengan jumlah PSK terbesar di Indonesia (katanya Komisi Perlindungan Aids Semarang sih), namun saya tetap mencintai daerah kelahiran saya itu yang hari demi hari kian fenomenal. Bahkan, menjadi wilayah ikonik Kabupaten Semarang.

Maka dari itu, lewat tulisan ini saya akan memberikan sedikit informasi seputar wisata Bandungan agar kalian nggak cuma tau PSK-nya. 

#1 Candi Gedong Songo dan Taman Bunga Celosia

Candi Gedong Songo merupakan situs peninggalan Hindu dan menjadi satu-satunya candi yang masih terawat di Semarang hingga detik ini. Candi ini terletak di lereng Gunung Ungaran, tepatnya di Desa Candi, Kecamatan Bandungan. Dari namanya, merefleksikan bahwa candi ini tersusun oleh sembilan kompleks candi. Namun, hingga hari ini, candi ini hanya tersusun beberapa kompleks candi, tidak sampai sembilan.

Selain menawarkan situs kebudayaan dan sejarah, letaknya yang berada di lereng Gunung Ungaran memberikan view yang sangat menawan. Sangat cocok untuk sekadar ngopi-ngopi dan berkumpul bersama teman ataupun keluarga. Bagi saya, Candi Gedong Songo adalah lokasi wisata di Bandungan yang tergolong istimewa. Terlebih letaknya yang tidak terlalu jauh dari rumah saya, jadi kalau mau kesana mudah saja.

Sedikit kita turun dari Candi Gedong Songo. Bila kita pergi ke Candi Gedong Songo, pasti kita akan melewati taman bunga yang indah di Bandungan, Taman Bunga Celosia. Taman ini menyuguhkan keindahan bunga-bunga yang variatif dan juga wahana permainan ramah umur. Semua pengunjung baik anak-anak maupun dewasa dapat menikmati permainan-permainan yang seru. Tempat ini juga menjadi salah satu destinasi favorit ketika liburan keluarga. Hampir dapat dipastikan bila libur lebaran, tempat ini akan penuh sesak pengunjung.

#2 Pasar Sayur dan Pasar Kembang

Sayur segar dan bunga-bunga indah juga menjadi salah satu identitas wisata Bandungan. Tak main-main, Bandungan memiliki tiga pasar besar, yakni Pasar Ngasem, Pasar Bandungan, dan Pasar Bunga Bandungan. Ketiganya merupakan penyangga utama perekonomian masyarakat di sini. Pasar Ngasem dan Bandungan menjadi pusat jual beli sayur dan buah segar di Semarang. Kedua pasar ini menjadi salah dua pemasok utama sayur dan buah segar di berbagai toko atau rumah makan di Semarang. Tentu kualitas nomor satu dengan harga yang sangat terjangkau. Selain Pasar Ngasem dan Bandungan, Pasar Bunga juga menjadi salah satu pusat jual beli bunga yang cukup besar di Semarang. Hampir dapat dipastikan setiap weekend pasti ramai. Keberadaan tiga pasar ini tidak terlepas dari potensi agrikultur Bandungan yang sangat besar.

Baca Juga:

Rindu Kota Batu Versi Zaman Dahulu yang Jauh Lebih Nyaman dan Damai daripada Sekarang

Kota Cirebon Cocok untuk Orang-orang Mager yang Ingin Berwisata

#3 Gunung Ungaran dan Mawar Camp

Bagi para pencinta gunung atau yang suka muncak, Gunung Ungaran adalah track yang wajib dikunjungi. Gunung Ungaran yang memiliki ketinggian 2.050 mdpl itu dapat dijadikan sebagai ajang pemanasan (bagi pendaki pemula khususnya) sebelum mendaki gunung-gunung lain yang ada di Jawa Tengah.

Di Gunung Ungaran sendiri kita dapat mendapatkan momen sunrise yang cakep (tapi, kalau beruntung, sih wkwkw). Selain itu, di puncak, kita dapat menyaksikan secara utuh wajah Semarang dari atas dengan ditemani monyet-monyet lucu yang bergelantungan di pepohonan. Meskipun tidak cukup menguras tenaga untuk mendaki, tapi gunung ini akan menguras memori handphone. Silakan saja dicoba, kalian pasti akan kecanduan untuk mengambil foto-foto terbaik hingga baterai kalian habis dan memori penuh.

Selain pendakian, lokasi wisata Bandungan juga menyediakan lokasi camping yang nyaman, yakni Camp Mawar. Pada dasarnya memang bandungan terletak di dataran tinggi sehingga situasinya begitu sejuk dan asri. Mawar sangat cocok bagi kalian yang ingin menyatu dengan alam, bercengkrama dengan teman, dan menikmati hari bersama secangkir kopi dan jagung bakar. Mawar juga menyuguhkan pemandangan wajah semarang dari atas, meski tidak menyeluruh seperti di puncak gunung, tapi Mawar dapat menjadi opsi menyatu dengan alam bagi kalian tanpa perlu capek-capek.

#4 Tahu serasi dan susu kedelai

Selain pasar dan tempat wisata, di Bandungan ada beberapa pabrik tahu yang cukup besar. Pabrik ini menghasilkan tahu yang tidak biasa, yakni tahu serasi. Tahu yang kenyal dan padat serta nikmat tentunya. Apalagi bila digoreng dan dimakan dengan campuran lombok dan kecap, sungguh sedap! Hasil lain dari pabrik-pabrik tahu adalah susu kedelai. Entah kenapa, saya merasa susu kedelai di sini sangat unik dan enak. Berbeda dengan susu kedelai lain yang pernah saya rasakan. Hingga kini, susu kedelai dan tahu serasi menjadi salah satu makanan ikonik dan favorit yang wajib dicoba.

Barangkali itu tadi beberapa hal-hal mengenai Bandungan yang harus kalian tahu selain PSK dan bisnis prostitusinya. Semoga saja habis membaca ini, kalian tidak hanya melihat Bandungan sebatas wilayah yang penuh PSK. Toh kalau seandainya memang masih begitu, jangan biarkan syahwat mengendalikanmu wkwkwk.

Sumber gambar: Wikimedia Commons

BACA JUGA Cara Membedakan Hotel Esek-esek dan Hotel Beneran biar Nggak Salah Masuk dan tulisan Firhandika Santury lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 20 Januari 2022 oleh

Tags: kota wisatatraveling
Firhandika Santury

Firhandika Santury

Pengepul Kopi dan Rokok yang menaruh perhatian terhadap isu-isu gender dan perburuhan.

ArtikelTerkait

Pergi ke Pantai Malam Hari Adalah Hal Bodoh yang Tidak Seharusnya Dilakukan mojok.co/terminal

Pergi ke Pantai Malam Hari Adalah Hal Bodoh yang Tidak Seharusnya Dilakukan

13 Maret 2021
Rindu Kota Batu Zaman Dahulu yang Jauh Lebih Nyaman dan Damai daripada Sekarang Mojok.co

Rindu Kota Batu Versi Zaman Dahulu yang Jauh Lebih Nyaman dan Damai daripada Sekarang

27 Juni 2025
Kalau Tidak Pernah Nyasar di Labirin Sawojajar Malang, Anda Mungkin Orang Sakti mojok.co/terminal

Kalau Tidak Pernah Nyasar di Labirin Sawojajar Malang, Anda Mungkin Orang Sakti

9 Maret 2021
Jogja Itu Membosankan, tapi Saya Nggak Punya Alternatif Kota Wisata Lain

Jogja Itu Membosankan, tapi Saya Nggak Punya Alternatif Kota Wisata Lain

8 Januari 2024
Tempe Kemul, Bukan Mendoan dan Tempe Tepung. Ini Tempe Aliran 'Keras' terminal mojok.co

7 Makanan Khas Wonosobo Selain Mi Ongklok yang Nggak Kalah ‘Nylekamin’

5 Oktober 2020
Tanah Yerusalem Jadi Saksi Orang Jawa, Yahudi, dan Palestina Bisa Merokok Bersama hamas konflik agama terminal mojok.co

Tanah Yerusalem Jadi Saksi Orang Jawa, Yahudi, dan Palestina Bisa Merokok Bersama

17 September 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bertahan dengan Innova Reborn Jadul daripada Ganti Innova Zenix karena Terlalu Canggih untuk Orang Kabupaten seperti Saya Mojok.co

Bertahan dengan Innova Reborn Jadul daripada Ganti Innova Zenix karena Terlalu Canggih untuk Orang Kabupaten seperti Saya

16 Maret 2026
Honda Spacy: “Produk Gagal” Honda yang Kini Justru Diburu Anak Muda

13 Tahun Bersama Honda Spacy: Motor yang Tak Pernah Rewel, sekaligus Pengingat Momen Bersama Almarhum Bapak

18 Maret 2026
Jalan Nasional Purworejo Kulon Progo Payah, Kondisi yang Normal Cuma Sekitar Bandara YIA Mojok.co

Jalan Nasional Purworejo-Kulon Progo Payah, Kondisi yang Normal Cuma Sekitar Bandara YIA

16 Maret 2026
7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik Mojok.co

7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik

17 Maret 2026
Suzuki Satria Pro Aib Terbesar Suzuki yang Tak Perlu Lahir (Wikimedia Commons)

Suzuki Satria Pro: Aib Terbesar Suzuki yang Seharusnya Tak Perlu Lahir

18 Maret 2026
Bukan Buangan dari UNDIP: Kami Mahasiswa UNNES, Bukan Barang Retur! kampus di semarang

Ironi UNNES Semarang: Kampus Konservasi, tapi Kena Banjir Akibat Pembangunan yang Nggak Masuk Akal

18 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Getol Kuliah Peternakan Sejak Sarjana hingga S3 di Luar Negeri, Kini Bantu Para Gembala di Kupang Jadi Kaya 
  • 3 Cara Gen Z Habiskan THR, padahal Belum Tentu Dikasih dan Jumlahnya Tidak Besar tapi Pasti Dibelanjakan
  • Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya?
  • Mudik Gratis BUMN 2026: Hemat Rp600 Ribu dari Jakarta-Solo Tanpa Pusing Dana THR Berkurang
  • Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali 
  • Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.