Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Mencicipi Durian Musang King yang Muncul dalam Serial Upin Ipin: Enak sih, tapi Bikin Saya Trauma

Tiara Uci oleh Tiara Uci
19 Maret 2024
A A
Mencicipi Durian Musang King yang Muncul dalam Serial Upin Ipin: Enak sih, tapi Bikin Saya Trauma

Mencicipi Durian Musang King yang Muncul dalam Serial Upin Ipin: Enak sih, tapi Bikin Saya Trauma (Irrational Cat via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Ciri fisik durian Musang King asli

Saya pertama kali mencoba durian Musang King sekitar tahun 2018 lalu di Malaysia. Kalau nggak salah ingat, saya membeli buah tersebut di Bukit Bintang, Kuala Lumpur.

Waktu itu saya menyewa mobil dan direkomendasikan oleh pak sopir untuk mencoba durian Musang King. Saya langsung mengiyakan tawaran tersebut lantaran sebelumnya pernah mendengar nama Musang King dari serial Upin Ipin.

Ada banyak penjual durian Musang King di Malaysia, terutama di kawasan Selangor. Biar nggak waswas dan takut tertipu yang palsu, ada beberapa ciri fisik durian Musang King asli yang perlu kita ketahui, yakni:

Pertama, pangkal batang atau tangkai durian Musang King umumnya memiliki tanda yang menyerupai cincin berduri.

Kedua, pangkal durian Musang King biasanya memiliki tanda lima garis yang jika dilihat dari atas menyerupai bintang (lima garis di pangkal artinya ada lima kantong di dalam buah duriannya), durian tersebut bisa dibelah menjadi lima bagian dan semuanya ada isinya.

Ketiga, ciri ini yang paling kelihatan berbeda dari buah durian lainnya, yaitu warnanya. Daging durian Musang King berwarna lebih kuning menyerupai kuning kunyit. Oleh karena itu, beberapa orang Malaysia juga menyebut durian ini dengan nama durian Raja Kunyit.

Mencicipi durian Musang King pertama kali di Malaysia

Saat pertama kali dibelah, aroma harum durian Musang King sangat kuat. Biji duriannya kecil-kecil sehingga daging buahnya banyak dan teksturnya lembut sekali. Rasanya manis dan lebih creamy dibandingkan jenis durian lainnya. Saking creamy-nya, saya merasa seperti sedang nyeruput susu durian alih-alih makan durian.

Nggak salah jika Musang King dinobatkan sebagai durian terenak di dunia. Selain rasanya nikmat, daging buahnya juga banyak sehingga ada rasa puas saat menyantapnya. Cita rasanya yang enak membuat saya menghabiskan satu buah durian dalam sekali duduk.

Baca Juga:

Pengalaman Tertipu Beli Durian di Wonosalam, Pusatnya “Raja Buah” di Jombang

4 Varian Rasa Nutrisari yang Gagal dan Bikin Pembeli Kapok

Sayangnya, rasa nikmat tersebut segera berganti kepahitan dan meninggalkan trauma setelah saya membayarnya. Harga satu buah durian Musang King yang saya nikmati sekali duduk tersebut adalah Rp1,5 juta. Mahal pol!

Setelah makan durian Musang King tersebut saya nggak berani mencoba makan durian lagi meskipun saat di Kuala Lumpur saya beberapa kali berpapasan dengan penjual durian di pinggir jalan. Rasanya trauma sekali. Seumur hidup baru pertama kali itu saya makan buah satu pcs-nya Rp1,5 juta. Uang sebesar itu kalau saya belikan durian Lumajang bisa dapat satu keranjang.

Bisa dibeli di Indonesia

Saat ini banyak petani Indonesia yang menanam durian Musang King sehingga kita nggak perlu jauh-jauh ke Malaysia untuk mencicipinya. Saran saya, sebelum membeli pastikan untuk bertanya soal harganya, sebab durian ini memang terkenal mahal banget.

Sebagai tambahan informasi, di Surabaya, Musang King rata-rata dijual seharga Rp450-500 ribu/kg. Sementara berat satu buah musang king umumnya 2kg. Kira-kira satu buah harganya Rp1 jutaan. Agak mahal memang, tapi sesuai dengan kualitas dan rasanya.

Kalau mau yang murah, bisa membeli durian Tidore saja. Rasanya juga mantap kok, apalagi kalau kalian makan durian Tidore di Kepulauan Tidore langsung. Di sana ada tradisi bernama Gahi Duria Masau (ritual panen durian yang dilakukan dengan tiga tahapan, dimulai dengan mendirikan Tofo wehe, dilanjutkan dengan jaga duria, dan ditutup dengan gahi duria ma sou atau syukuran).

Nggak hanya Malaysia yang memiliki tradisi panen durian, Indonesia juga memiliki berbagai macam tradisi dan kepercayaan terkait buah durian. Namun, saya mendapati ada satu tradisi makan durian yang sama antara di Malaysia dan Indonesia, yaitu setelah makan durian kita disarankan untuk minum air putih dengan sedikit garan yang dituang dalam kantong durian tersebut.

Katanya, minum air dari bekas wadah biji durian bisa melegakan tenggorokan dan terhindar dari mabuk durian. Meskipun belum ada jurnal ilmiahnya, monggo dicoba saja karena rasanya memang menyegarkan, dijamin langsung glegekan.

Penulis: Tiara Uci
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Orang yang Mengaku Nggak Suka Durian, Sebetulnya Belum Menemukan Rasa Durian yang Pas.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 20 Maret 2024 oleh

Tags: buahbuah duriandurianMalaysiamusang kingUpin dan Ipinupin-ipin
Tiara Uci

Tiara Uci

Alumnus Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya. Project Manager perusahaan konstruksi di Surabaya. Suka membaca dan minum kopi.

ArtikelTerkait

Susanti Upin Ipin Menangis, Solidaritas untuk Indonesia

Susanti Upin Ipin Menangis, Solidaritas untuk Indonesia

4 September 2025
3 Kecurangan Mail Saat Jualan yang Nggak Banyak Disadari Penonton “Upin Ipin” Mojok.co

3 Kecurangan Mail Saat Jualan yang Nggak Disadari Banyak Penonton “Upin Ipin” 

18 Juli 2024
Sisi Gelap Tadika Mesra, Sekolahnya Upin Ipin dan Anak-anak Kampung Durian Runtuh Mojok.co

Sisi Gelap Tadika Mesra, Sekolahnya Upin Ipin dan Anak-anak Kampung Durian Runtuh

12 Oktober 2024
4 Hobi Upin Ipin yang Membuat Mereka Bocil Paling Sibuk Se-Kampung Durian Runtuh Mojok.co

4 Hobi yang Membuat Upin Ipin Bocil Paling Sibuk Se-Kampung Durian Runtuh

13 November 2024
3 Alasan Abang Lim Upin Ipin Nggak Pernah Mengunjungi Kampung Durian Runtuh Lagi

3 Alasan Abang Lim Upin Ipin Nggak Pernah Mengunjungi Kampung Durian Runtuh Lagi

9 November 2024
4 Alasan Tok Dalang Harus Segera Mengganti Rembo, si Ayam Problematik

4 Alasan Tok Dalang Harus Segera Mengganti Rembo, si Ayam Problematik

27 Januari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pasar Dupak Magersari, Wujud Perjuangan Orang Surabaya (Unsplash)

Pasar Dupak Magersari: Potret Nyata Saat Kota Surabaya Tidak Menyediakan Ruang, Warga Pinggiran Membuat Ruangnya Sendiri

6 Januari 2026
4 Spot Jogja yang Jadi Populer karena Sosok Pak Duta Sheila On 7 Mojok.co

4 Spot Jogja yang Jadi Populer karena Sosok Pak Duta Sheila On 7

10 Januari 2026
Saya Sadar Dracin Tidak Bermutu, tapi Saya Tetap Menontonnya sampai Tamat

Saya Sadar Dracin Tidak Bermutu, tapi Saya Tetap Menontonnya sampai Tamat

8 Januari 2026
Omong Kosong Rumah di Desa dengan Halaman Luas Pasti Enak (Unsplash)

Punya Rumah di Desa dengan Halaman Luas Itu Malah Menjadi Sumber Keresahan, Hidup Jadi Nggak Tenang

8 Januari 2026
Keributan Saat Menonton Barongan di Kendal, Bonus yang Tidak Pernah Saya Pesan dan Inginkan

Keributan Saat Menonton Barongan di Kendal, Bonus yang Tidak Pernah Saya Pesan dan Inginkan

5 Januari 2026
Bukan Jakarta, Tempat Paling Cocok untuk Memulai Karier Adalah Cilegon. Ini Alasannya!

Bukan Jakarta, Tempat Paling Cocok untuk Memulai Karier Adalah Cilegon. Ini Alasannya!

5 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Lalu-lalang Bus Pariwisata Jadi “Beban” bagi Sumbu Filosofi Jogja, Harus Benar-benar Ditata
  • Sensasi Pakai MY LAWSON: Aplikasi Membership Lawson yang Beri Ragam Keuntungan Ekslusif buat Pelanggan
  • Super Flu yang Muncul di Jogja Memang Lebih Berat dari Flu Biasa, tapi Beda dengan Covid-19
  • Derita Anak Bungsu Saat Kakak Gagal Penuhi Harapan Orang tua dan Tak Lagi Peduli dengan Kondisi Rumah
  • Nasib Sarjana Kini: Masuk 14 Juta Pekerja Bergaji di Bawah UMP, Jadi Korban Kesenjangan Dunia Kerja
  • Mengajari Siswa Down Syndrome Cara Marah, karena Dunia Tidak Selalu Ramah

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.