Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

6 Kebohongan Dunia Perkuliahan, Sebaiknya Jangan Dipercaya

Muhammad Haryo Pambudi oleh Muhammad Haryo Pambudi
7 Januari 2024
A A
6 Kebohongan Dunia Perkuliahan, Sebaiknya Jangan Dipercaya Mojok.co

6 Kebohongan Dunia Perkuliahan, Sebaiknya Jangan Dipercaya (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Dunia Perkuliahan bagaikan rimba dibanding tingkat-tingkat pendidikan sebelumnya. Di jenjang ini kalian lebih memiliki otoritas terhadap diri sendiri. Otomatis mahasiswa harus bertanggung jawab terhadap berbagai keputusan yang diambilnya. Itu mengapa, mahasiswa perlu lebih hati-hati ketika masuk dunia perkuliahan. 

Ada beberapa kebohongan yang perlu diwaspadai di dunia perkuliahan. Sebenarnya kebohongan ini sudah menjadi rahasia umum, tapi mungkin saja masih ada yang belum menyadarinya. Nah, bagi kalian yang akan memasuki dunia perkuliahan atau kalian yang masih menjadi mahasiswa baru, di bawah ini beberapa kebohongan dunia perkuliahan yang perlu kalian tahu:

#1 Masuk dan lulus kuliah bareng

Saat masih menjadi mahasiswa baru, pasti ada teman atau kalian sendiri yang saling berjanji  masuk dan lulus bareng. Di awal-awal, semester 1 hingga 4, janji itu mungkin masih terlihat masuk akal. Tapi, memasuki semester 5 ke atas, tiap mahasiswa seperti punya alurnya masing-masing. Ada yang sibuk organisasi, sibuk memperbaiki nilai, dan lain-lain. Apalagi kalau sudah mulai mengerjakan skripsi, masa-masa kebersamaan akan jarang sekali terjadi. Lulus bersama hanya sekadar mimpi. 

#2 Ada jurusan yang mudah dan cepat lulus

Calon mahasiswa baru seringkali menanyakan pendapat mengenai jurusan yang mudah dan cepat lulus kepada kakak tingkatnya. Padahal, tidak ada jawaban yang pasti atas pertanyaan itu. Ada banyak faktor yang mempengaruhi lama studi mahasiswa. Oleh karena itu, kalau ada kakak tingkat atau sumber informasi yang mengungkapkan perkuliahan jurusan tertentu lebih cepat lulus. Jangan mudah percaya. 

#3 Mudah dapat nilai bagus dari dosen yang friendly 

Ada banyak tipe dosen, salah satunya dosen yang friendly. Anggapan yang beredar, dosen friendly lebih mudah memberi nilai. Pernyataan ini tidak sepenuhnya benar. Beberapa dosen yang ramah dan menyenangkan itu sangat pelit memberi nilai. Mereka justru benar-benar mempertimbangkan perkuliahan mahasiswanya untuk memberi nilai, bukan berdasar kedekatan. 

#4 Makrab sebagai syarat kelulusan

Malam keakraban (makrab) menjadi acara yang spesial di dunia perkuliahan. Kegiatan ini biasanya dilakukan dalam satu jurusan ataupun fakultas. Acara ini dilakukan untuk mempererat silaturahmi antara kakak tingkat dan adik tingkat atau teman satu angkatan. Namun, untuk menarik perhatian agar seluruh peserta dapat hadir, disebarkan kabar, makrab menjadi syarat kelulusan. Banyak mahasiswa baru yang percaya hoax ini. Padahal syarat kelulusan biasanya akan diberitahukan secara rinci ketika kelak mahasiswa mendaftar yudisium. Selama ini, di perguruan tinggi manapun, makrab tidak pernah menjadi salah satu syaratnya.

#5 Dapat cumlaude itu mudah

Banyak yang mengatakan, dunia perkuliahan saat ini lebih mudah. Mendapat predikat cumlaude salah satunya. Padahal kenyataannya tidak demikian. Cumlaude sangat sulit didapat di beberapa jurusan, misalnya jurusan teknik. Boro-boro mendapat cumlaude, IPK menyentuh angka 3 sudah sangat luar biasa. Sulit itu bukan berarti mustahil ya, semua kembali tergantung pada niat mahasiswa masing-masing.

#6 Organisasi di kampus itu tidak penting

Sekarang ini ada banyak pro dan kontra soal organisasi di kampus. Ada yang bilang organisasi kampus itu merepotkan, tapi tidak sedikit juga yang mengatakan organisasi kampus melatih seseorang berkembang. Saya lebih percaya ke dua. Saya akui, organisasi kampus memang tidak sempurna, banyak kekurangannya di sana-sini. Namun, banyak manfaat yang sebenarnya bisa dipetik. Catatannya satu, ikuti sedikit organisasi saja, tapi betul-betul dijalani dengan serius. 

Baca Juga:

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal

Merantau ke Malang Menyadarkan Saya Betapa Payah Hidup di Bojonegoro

Di ata beberapa kebohongan di dunia perkuliahan yang saya harap bisa jadi panduan bagi pembaca yang akan melanjutkan kuliah atau masih mahasiswa baru. Kebohongan di atas berdasar pengalaman saya selama kuliah ya, mungkin saja berbeda di perguruan tinggi-perguruan tinggi lain. Poin pentingnya, keputusan apapun yang diambil di dunia perkuliahan, kalian sendiri yang akan mempertanggungjawabkannya. Jadi tidak ada salahnya menjadi lebih hati-hati dan kritis terhadap segala kondisi

Penulis: Muhammad Haryo Pambudi
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Ormawa Lebih Tepat Jadi Tempat Melatih Kesabaran daripada Berorganisasi. Terlalu Banyak Masalah!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 7 Januari 2024 oleh

Tags: dunia perkuliahanKampuskebohonganKuliahMahasiswaperkuliahan
Muhammad Haryo Pambudi

Muhammad Haryo Pambudi

Seorang penulis otodidak yang lahir dari situasi pandemi. Memanfaatkan waktu luang di masa Covid untuk mengasah kemampuan literasi, dan kini terus konsisten menuangkan gagasan serta opini melalui tulisan-tulisan digital

ArtikelTerkait

Ribetnya Punya Dosen Terkenal, tapi Suka Bikin Statement Aneh di Medsos terminal mojok.co

Baju Korsa: Pilihan Fesyen Paling Fleksibel bagi Mahasiswa

22 Agustus 2021
Mendukung Ide Hebat Rompi Penangkal Korupsi Ciptaan KPK unila

Korupsi di Unila Nggak Bikin Kaget, Nyatanya Korupsi di Kampus Itu Ada dan Selalu Berlipat Ganda

2 Desember 2022

3 Ormek yang Sering Dianggap Underbow Partai, Meski Sering Deklarasi Independen

12 September 2021
20 Istilah Penting untuk Kalian yang Ingin Kuliah di Luar Negeri Mojok.co

20 Istilah Penting untuk Kalian yang Ingin Kuliah di Luar Negeri

12 November 2023
Kampus UMY, Alternatif Tepat buat yang Gagal SBMPTN

Kampus UMY, Alternatif Tepat untuk yang Gagal SBMPTN

13 April 2020
Divisi Acara Pantas Dinobatkan sebagai Kasta Tertinggi dalam Kepanitiaan organisasi kampus terminal mojok.co

Divisi Acara Pantas Dinobatkan sebagai Kasta Tertinggi dalam Kepanitiaan

30 Oktober 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja Mojok.co

Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja

3 April 2026
Jalan Godean Konsisten Menguji Kesabaran Warga Sleman Sisi Barat Mojok

Jalan Godean yang Ruwet Konsisten Menguji Kesabaran Warga Sleman Sisi Barat

8 April 2026
Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup Pola Pikir Pecundang (Unsplash)

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup untuk Hidup dan Berpotensi Bikin Pekerja Tetap Miskin Adalah Pola Pikir Pecundang yang Nggak Tahu Cara Bertahan Hidup

6 April 2026
Mempertanyakan Efisiensi Syarat Administrasi Seleksi CPNS 2024 ASN penempatan cpns pns daerah cuti ASN

Wajar kalau Masyarakat Nggak Peduli PNS Dipecat atau Gajinya Turun, Sudah Muak sama Oknum PNS yang Korup!

7 April 2026
UMK Cikarang Memang Tinggi, tapi Biaya Hidup di Cikarang Tetap Murah, Jogja Can't Relate! scbd

Jika Harus Menjalani Sepuluh Ribu Kehidupan, Saya Tetap Memilih Jadi Pekerja Cikarang ketimbang Kakak-kakak SCBD

5 April 2026
TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk Mojok.co

TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk 

6 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • PNS Lebih Pilih Tetap Pergi ke Kantor saat WFH, Takut Tergiur “Godaan” Kelayapan Malah Berujung Gagal Hemat BBM
  • Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”
  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang
  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Kerja Tahunan Cuma Bisa Beli Honda Supra X 125 Kepala Geter di Umur 30, Dihina Anak Gagal tapi Jadi Motor Tangguh Simbol Keluarga Bahagia
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.