Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Dosa Pedagang Bubur Ayam Khas Jakarta yang Berjualan di Jogja

Rachelia Methasary oleh Rachelia Methasary
26 Februari 2025
A A
Dosa Pedagang Bubur Ayam Khas Jakarta yang Berjualan di Jogja Mojok.co

Dosa Pedagang Bubur Ayam Khas Jakarta yang Berjualan di Jogja (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Bubur ayam jadi salah satu menu sarapan favorit orang Indonesia. Saking disukai oleh banyak orang, beberapa daerah memiliki ciri khas bubur ayam sendiri. Misalnya bubur ayam Jakarta, Cirebon, atau Bandung yang sudah tersebar di berbagai daerah di Indonesia. 

Di antara banyak jenis bubur ayam itu, saya paling suka bubur ayam Jakarta. Namun, setelah mencicipi bubur ayam khas Jakarta di berbagai daerah, favorit saya tetap bubur gerobakan yang dijual di Jabodetabek. Itu mengapa saya hafal dan tahu betul bubur rasa ayam khas Jakarta. Isiannya beragam, terdiri dari ayam suwir, cakwe, kacang kedelai, kerupuk. Selain itu kondimennya juga beragam ada sate usus, sate telur puyuh, dan sate ati ampela. 

Itu mengapa, sewaktu tinggal di Jogja, saya begitu kaget dengan bubur ayam khas Jakarta yang dijual di sana. Sebenarnya tidak sulit menemukan penjual bubur ayam di Jogja, hampir di setiap sudut ada gerobak dengan spanduk tulisan “bubur ayam khas Jakarta”. Namun, yang sulit adalah menemukan bubur ayam khas Jakarta yang cocok di lidah saya. Bisa dibilang, bubur ayam khas Jakarta di Jogja itu tidak sesuai dengan standar. 

#1 Kuah kaldu bubur kurang kuning dan kurang medok

Saat di Jogja, saya pertama kali mencicipi bubur ayam khas Jakarta di daerah Seturan yang cukup terkenal dan ramai. Itu mengapa saya berekspektasi tinggi terhadap rasa makanannya. Kenyataannya mengecewakan, terutama dari sisi kaldunya. 

Kuah kaldu bubur ayam khas Jakarta di Jogja itu pucat dan kurang medok. Harusnya, kuahnya kuning kalau di Jakarta, ya lebih nendang rasanya. Konon warna kuning ini berasal dari kunyit dan rempah lainnya. 

Pengalaman buruk soal kuah ini tidak hanya terjadi sekali. Setelah pengalaman makan bubur di Seturan, saya sempat menjajal  tukang bubur gerobak lainnya. Kuah kaldunya juga pucat, nggak kuning-kuning amat dan kurang gurih plus kurang medok. Padahal, salah satu kunci bubur ayam enak itu terletak di kuah kaldunya. Jadi saya jarang menyantap bubur ayam di Jogja karena perkara kuah.

#2 Jarang ditemukan kerupuk warna-warni atau oranye

Kerupuk merupakan kondimen esensial dalam dunia bubur ayam. Kurang afdal rasanya kalau nggak ada sensasi kriuk-kriuk. Bubur ayam yang saya temui di Jakarta atau daerah Jabodetabek lainnya pasti pakai kerupuk warna-warni (kerupuk bawang) atau kerupuk oranye. Kadang kerupuk itu dicampur dengan emping. Kerupuk warna-warni dan emping adalah perpaduan yang mantap, apalagi kalau dicampur aduk ke buburnya. Iya, saya tim bubur diaduk. 

Sayangnya, saya belum pernah menemukan bubur ayam yang menggunakan jenis dua kerupuk tersebut di Jogja. Biasanya mereka pakai kerupuk udang yang berukuran kecil. Sebenarnya rasa kupuk tersebut enak, hanya saja kurang pas jika dipadukan dengan bubur ayam. Atau mungkin, kalian yang tinggal di Jogja tahu penjual bubur ayam di Jogja yang menggunakan kerupuk tersebut? Informasikan dong, saya mau berkunjung.

Baca Juga:

Dosa Penjual Tongseng Kambing yang Merusak Rasa dan Mengecewakan Pembeli

7 Destinasi Wisata Bantul yang Nggak Spesial dan Cukup Dikunjungi Sekali Seumur Hidup

#3 Bubur ayam khas Jakarta di Jogja Topping-nya kurang banyak

Selain kuah kaldu, isian pada bubur ayam juga berperan penting pada kelezatan dan tekstur makanan. Itu mengapa, saya sangat puas dengan bubur ayam di Jakarta. Topping yang ditaburkan di atas bubur melimpah ruah. Ada suwiran ayam, kacang kedelai, cakwe, daun bawang, kerupuk, dan emping. Saking penuhnya, si bubur itu sendiri malah tertimbun dan tak terlihat.

Hal itu sulit ditemukan di Jogja, isian bubur ayam secukupnya saja, tidak meluber. Mulai dari ayam sampai kacang kedelainya pun tidak sebanyak yang saya harapkan (kecuali punya permintaan khusus ke penjualnya ya). Untuk berbagai jenis sate, ukuran sate di Jakarta lebih besar daripada di Jogja. Kadang saya malah kenyang karena condiment-nya daripada bubur itu sendiri. 

Saya memaklumi, makanan favorit saya itu mungkin sudah mengalami penyesuaian resep ketika dijual di Jogja. Entah disengaja atau tidak, penyesuaian ini dilakukan demi menggaet lidah orang Jogja. Hanya saja, sebagai penggemar berat bubur ayam Jakarta, sulit bagi saya untuk menyebut bubur ayam di Jogja ini khas Jakarta. Tolong segera kabari saya kalau kalian punya rekomendasi penjual bubur ayam khas Jakarta di Jogja yang rasanya “Jakarta” banget ya. 

Penulis: Rachelia Methasary
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Ciri-ciri Warung Bubur Ayam yang Terkenal Enak dan Sudah Jadi Langganan Banyak Orang

 Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 25 Februari 2025 oleh

Tags: Buburbubur ayambubur ayam jakartabubur ayam khas jakaryaJakartaJogja
Rachelia Methasary

Rachelia Methasary

Pustakawan di ibu kota yang senang ngopi, traveling, dan baca buku. Lebih memilih tempat yang sepi dan tenang karena introvert.

ArtikelTerkait

5 Culture Shock Orang Jogja Datang Kondangan di Tegal. Ada Welcome Drink seperti di Hotel-hotel Mojok.co

Culture Shock Orang Jogja Datang Kondangan di Tegal. Ada Welcome Drink seperti di Hotel-hotel

16 Desember 2023
Menguji Validitas Bubur Ayam Palapa, Bubur Terenak Sedunia menurut Cing Abdel Achrian

Metamorfosis Bubur Ayam, Dulu Murah Sekarang Mewah

18 Januari 2021
Klitih Tidak Hilang dengan Ditangkapi, tapi Diberi Ruang Berekspresi terminal mojok.co

Klitih Tidak Hilang dengan Ditangkapi, tapi Diberi Ruang Berekspresi

28 Desember 2021
4 Alasan Saya sebagai Orang Jakarta Kecewa dengan Penjual Nasi Uduk di Jogja Mojok.co

4 Alasan Saya sebagai Orang Jakarta Kecewa dengan Penjual Nasi Uduk di Jogja

12 Maret 2025
Penderitaan yang Saya Rasakan Saat Pindah dari Jogja ke Semarang: Udah Panas, Makanannya Nggak Seenak di Jogja

Penderitaan yang Saya Rasakan Saat Pindah dari Jogja ke Semarang: Udah Panas, Makanannya Nggak Seenak di Jogja

6 Maret 2024
Miskin, Gagal Masuk Kampus Impian, Kini Gaji 4 Kali UMR Jogja (Unsplash)

Batal Kuliah di Kampus Impian karena Miskin, Bersyukur karena Sekarang Bisa Bekerja dengan Nyaman dan Dapat Gaji 4 Kali UMR Jogja

12 Juni 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Penyesalan yang Akan Kalian Rasakan jika Kuliah di Bangkalan Madura, Pikir-pikir Lagi

Pemkab Bangkalan Madura Diisi oleh Pejabat Lebay, Banyak Ritual Cuma Pengen Dapat Pujian!

1 Maret 2026
Bukan Buangan dari UNDIP: Kami Mahasiswa UNNES, Bukan Barang Retur! kampus di semarang

UNNES Semarang Rajin Menambah Mahasiswa, tapi Lupa Menyediakan Parkiran yang Cukup

24 Februari 2026
Jalan Kertek Wonosobo, Jadi Pusat Ekonomi tapi Bikin Sengsara (Unsplash)

Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo Mematikan, tapi Pemerintah, Warga, hingga Ahli Klenik Saja Bingung Cari Solusinya

24 Februari 2026
Menghadapi Kultur Lawan Arah di Lebak Bulus Raya: kalau Ditegur Galak, tapi kalau Kena Tilang Langsung Pasang Wajah Melas

Menghadapi Kultur Lawan Arah di Lebak Bulus Raya: kalau Ditegur Galak, tapi kalau Kena Tilang Langsung Pasang Wajah Melas

25 Februari 2026
Trio Senator AS Roma: Mancini, Pellegrini, Cristante

Trio Senator AS Roma

23 Februari 2026
Perjalanan ke Pati Lewat Pantura Bikin Heran: Kudus Sudah Mulus, Demak Masih Penuh Lubang

Perjalanan ke Pati Lewat Pantura Bikin Heran: Kudus Sudah Mulus, Demak Masih Penuh Lubang

26 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.