Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Salah Paham Terkait Jalan Malioboro Jogja yang Telanjur Dipercaya Banyak Orang, bahkan oleh Orang Jogja Sendiri

Rizqian Syah Ultsani oleh Rizqian Syah Ultsani
3 November 2025
A A
Salah Paham Terkait Malioboro Jogja yang Telanjur Dipercaya Banyak Orang bahkan oleh Orang Jogja Sendiri

Salah Paham Terkait Malioboro Jogja yang Telanjur Dipercaya Banyak Orang bahkan oleh Orang Jogja Sendiri (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Semua orang tentu sudah tahu soal Malioboro. Jalan dengan deretan pertokoan legendari yang jadi poros Kota Jogja dari lama ini memang begitu ikonik. Pedestrian yang lebar, tata letak apik, dan toko oleh-oleh komplet bikin Malioboro menarik bagi wisatawan yang datang ke Jogja. Belum lengkap rasanya berkunjung ke Jogja tapi nggak ke sini.

Meski terkenal dengan perpaduan corak budaya Jogja dan sentuhan modernnya, Malioboro ternyata menyimpan kesalahpahaman yang kadung dipahami banyak orang. Bahkan orang asli Jogja memiliki persepsi keliru soal tempat ini. Memang apa yang salah? Sini saya beri tahu.

Jalan Malioboro Jogja tak sepanjang yang dikira orang-orang

Malioboro sering dikira jalan sepanjang dari rel kereta atau teteg sepur sampai di Titik Nol Kilometer bahkan sampai Alun-Alun Utara Jogja, atau kurang lebih sepanjang 1,5 kilometer. Bahkan ada juga orang yang mengira Jalan Malioboro itu dari Tugu Pal Putih ke selatan karena bentuk jalan dan tata letaknya mirip.

Padahal itu sebenarnya anggapan keliru. Jalan Malioboro nggak sepanjang itu. Bahkan saya yang dari mbrojol sampai gede hidup di Jogja saja baru tahu dewasa ini kalau Jalan Malioboro Jogja nggak sepanjang itu. Saking pemahaman yang keliru ini sudah begitu melekat di warga Jogja atau memang saya yang nggak pernah main ke Malioboro.

Jalan Malioboro itu ternyata hanya sepanjang kurang lebih 700 meter dari rel kereta di utara sampai perempatan Terang Bulan di selatan. Sedangkan dari Alun-Alun Utara ke Titik Nol Kilometer adalah Jalan Pangurakan, yang di utara Titik Nol Kilometer sampai perempatan Terang Bulan adalah Jalan Margo Mulya, dan yang di utara rel kereta sampai Tugu Pal Putih adalah Jalan Margo Utomo bukan lagi Jalan Malioboro apalagi Jalan A.M. Sangaji.

Menurut hemat saya, selain karena bentuk jalan dan pedestrian yang mirip, kesalahpahaman ini mungkin saja terjadi karena sempat adanya perubahan nama pada beberapa jalan tersebut. Seperti Jalan Pangurakan sempat diganti jadi Jalan Trikora, Jalan Margo Mulya jadi Jalan A. Yani, dan Jalan Margo Utomo bernama Jalan Pangeran Mangkubumi. Hanya Jalan Malioboro yang tidak mengalami perubahan.

Perubahan nama tersebut terjadi dalam kurun waktu yang cukup lama dan cuma Malioboro yang tidak mengalami perubahan, makanya warga lebih senang menggunakan nama Malioboro untuk memudahkan mengingatnya. Jadi ya tahunya sepanjang jalan ini adalah Jalan Malioboro Jogja.

Kesalahpahaman yang perlu diluruskan

Nah, baru belakangan ini penggunaan nama jalan dikembalikan seperti aslinya seiring ditetapkannya sumbu filosofi Yogyakarta sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO. Maka dari itu, sudah saatnya kesalahpahaman ini harus diluruskan kembali. Di mana setiap nama jalan menyimpan makna filosofisnya masing-masing.

Baca Juga:

Long Weekend Itu Memang Menyenangkan, kecuali untuk Warga Jogja

5 Keanehan Lokal Jogja yang Nggak Pernah Saya Temukan di Semarang tapi Malah Bikin Bahagia

Mulai dari Jalan Pangurakan yang bermakna mengusir nasfu dan maksud buruk. Jalan Margo Mulya bermakna jalan menuju kemuliaan, Jalan Malioboro bermakna pelita penerang seterang ajaran agama, dan Jalan Margo Utomo bermakna jalan menuju keutamaan. Jalan ini berujung di Tugu Pal Putih atau Tugu Golong Gilig yang melambangkan bersatunya segenap kehendak manusia untuk menghadap Sang Pencipta.

Maka penting untuk mengembalikan pemahaman mengenai jalan di seputaran Malioboro Jogja ini. Selain secara fisik terkait penamaan dan nomenklatur, tapi juga pemahaman makna secara filosofis yang utuh. Sebab keempat unsur tersebut nyatanya punya nilai penting untuk diamalkan. Jadi kalau salah dipahami, nilai filosofisnya jadi tidak tersampaikan. Jangan salah lagi, ya!

Penulis: Rizqian Syah Ultsani
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 4 Alasan Orang Jogja Malas ke Malioboro

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 3 November 2025 oleh

Tags: alun-alun utara jogjajalan malioborojalan malioboro jogjaJogjaMalioboromalioboro jogjanol kilometer jogjatempat wisata jogjatitik nol kilometer jogjatugu jogjaTugu Pal Putihwisata jogja
Rizqian Syah Ultsani

Rizqian Syah Ultsani

Lulusan Sosiologi UGM yang tinggal di Jogja. Suka mengulas tentang Jogja dan segala isinya. Memiliki hobi lari.

ArtikelTerkait

Surat Terbuka untuk Pembenci Perantau di Jogja: Hanya Dhemit yang “Pribumi Jogja”, Kalian Bukan! konten kreator jogja

Kampanye Jogja Murah Itu Memang Penuh “Tipu Daya”, tapi Mau Tak Mau, Harus Kita Terima dan Tak Harus Dilawan

15 Juni 2025
Mahasiswa Semarang KKL ke Jogja Buat Apa? Banyak Tempat yang Lebih Baik dari Jogja

Mahasiswa Semarang KKL ke Jogja Buat Apa? Banyak Tempat yang Lebih Baik dari Jogja

15 Februari 2024
Ilustrasi Jalan Gejayan Brengsek karena Ulah Pemerintah Jogja Sendiri (Unsplash)

Jalan Gejayan Semakin Brengsek karena Ulah Pemerintah Jogja Sendiri

21 Juni 2024
Wacana Parkir Bus di Giwangan Jogja Nggak Masuk Akal (Unsplash)

Wacana Bus Parkir Abu Bakar Ali Pindah ke Terminal Giwangan itu Cuma Nyusahin Wisatawan di Jogja dan Bikin Malioboro Nggak Eksis Lagi

13 September 2025
5 Hal Normal di Lamongan tapi Susah Ditemukan di Jogja, Bikin Culture Shock Perantau

5 Hal Normal di Lamongan tapi Susah Ditemukan di Jogja, Bikin Culture Shock Perantau

17 September 2024
Nasi Rames, Menu Makanan Paling Populer di Jawa Tengah jogja

5 Rekomendasi Warung Nasi Rames Legendaris di Jogja yang Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup

2 September 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jalan Raya Kalimalang Dibenci Sekaligus Dicintai Pengendara yang Melintas kalimalang jakarta

Jalan Raya Kalimalang Jaktim Banyak Berubah, tapi Tetap Saja Tidak Aman untuk Pejalan Kaki!

8 Mei 2026
4 Taman Semarang yang Cocok untuk Merenungi Hidup, Kursi Besi Indomaret Minggir Dulu Mojok.co

4 Taman Semarang yang Cocok untuk Merenungi Hidup, Kursi Besi Indomaret Minggir Dulu

12 Mei 2026
Bahasa Sunda yang Kaya Punya Banyak Istilah untuk Menyebut Hujan Terminal

Bahasa Sunda yang Kaya Punya Banyak Istilah untuk Menyebut Hujan

9 Mei 2026
Panduan Memilih Lele di Tenda Lamongan yang Sudah Pasti Enak dan Nggak Bau Mojok.co

Panduan Memilih Lele di Tenda Lamongan yang Sudah Pasti Enak dan Nggak Bau

6 Mei 2026
Cita-cita Adik Saya Mati di Tangan Tes Ishihara: Sebuah Vonis Konyol dalam Dunia Pendidikan Kita

Cita-cita Adik Saya Mati di Tangan Tes Ishihara: Sebuah Vonis Konyol dalam Dunia Pendidikan Kita

6 Mei 2026
Sisi Gelap Gamping Sleman yang Jarang Dibicarakan Orang

Gamping, Gerbang Masuk Barat sekaligus Tempat Bersejarah di Jogja yang Kehilangan Harga Dirinya

7 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.