Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Derita Tinggal di Kecamatan Tegalrejo Jogja

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
31 Maret 2023
A A
Derita Tinggal di Kecamatan Tegalrejo Jogja

Derita Tinggal di Kecamatan Tegalrejo Jogja (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

#3 Berkendara harus modal nekat

Saya sampai hafal teman-teman yang datang buat main ke rumah pasti ngeluh dulu sebelum masuk. Mereka pasti bilang, “Nyebrangnya susah banget.”

Fyi, Kecamatan Tegalrejo Jogja memang dilewati oleh jalan-jalan utama, seperti Jalan Magelang dan Jalan Ngapak-Kentheng (Jalan Godean). Dulu, kedua jalan itu hanya ramai pada jam berangkat dan pulang kantor. Tapi sekarang kepadatan kendaraan sudah nggak kenal waktu.

ADVERTISEMENT

Jalanan yang selalu ramai ini bikin orang susah nyebrang. Kalau nggak ada Pak Ogah, nyebrang dari dan menuju Tegalrejo harus modal nekat. Mbuhlah, nggak pikir dengan klakson kendaraan lain. Yang penting nggak perlu sampai lumutan cuma buat nungguin lalu lintas agak lowong.

#4 Jalan rusak bertahun-tahun

Saya merasa iri dengan kecamatan tetangga, Kecamatan Mlati, Sleman, yang satset membetulkan jalan yang berlubang. Saya menjumpai sebuah jalan berlubang gara-gara terendam genangan hujan dan sering dilalui kendaraan berat di wilayah administratif Mlati pada pagi hari. Malamnya saat saya lewat lagi, jalan tadi sudah diaspal.

Kecamatan Tegalrejo Jogja can’t relate. Jalan gronjal-gronjal dan bolong sudah jadi bagian dari rutinitas sehari-hari. Sejak SMP hingga kerja, saya selalu berangkat lewat jalan yang sama yang melewati tiga kelurahan, dari Bener, Kricak, lalu Karangwaru. Dan selama bertahun-tahun itu pula jalan tetap rusak dan badan saya selalu sakit tiap lewat jalan tersebut.

#5 Alih fungsi lahan secepat kilat

Dulu saya berbangga hati bahwa Tegalrejo termasuk salah satu kecamatan tersisa di Kotamadya Jogja yang masih punya sawah. Masa kecil saya banyak dihabiskan di sawah. Banyak pohon-pohon yang bisa dipanjat, tanaman sayur yang bisa dipetik, kali jernih yang bisa untuk main air, dan lendut untuk menjahili teman.

Akan tetapi kebanggaan saya ini perlahan tergusur oleh kebutuhan manusia akan perumahan. Sawah-sawah yang dulu jadi tempat main saya bersama teman-teman sedikit demi sedikit dijual oleh pemiliknya dan berubah menjadi proyek pembangunan perumahan. Kali yang dulunya bersih sekarang penuh sampah dan warnanya keruh. Nggak ada lagi ikan yang bisa dipancing. Pohon-pohon juga pada ditebangi. Hasilnya Kecamatan Tegalrejo nggak beda jauh dari kecamatan lain di Kota Jogja, panas dan penuh polusi. Masa kecil bermain di sawah kini tinggal memori.

Waduh, ternyata banyak juga derita yang saya rasakan selama jadi warga Kecamatan Tegalrejo, ya. Pak Mantri Pamong Praja, yok bisa yok bikin Tegalrejo nyaman lagi. Nyaman itu pangkal cinta lho, Pak. Hehehe.

Baca Juga:

Realitas loker di Jogja: syaratnya begitu banyak, tapi gajinya bikin nangis

Menolak lupa bus jalur 15 Jogja yang punya trayek terpanjang dan berjasa untuk banyak pelajar 

Penulis: Noor Annisa Falachul Firdausi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 4 Hal yang Bikin Saya Betah Tinggal di Jogja.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 12 Mei 2023 oleh

Tags: deritaJogjakecamatanpilihan redaksiTegalrejoTerminal Jogja
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

Tommy Soeharto, Sebenar-benarnya Standar Sukses Usia 22 Pemuda Indonesia Terminal Mojok.co

Tommy Soeharto, Sebenar-benarnya Standar Sukses Usia 22 Pemuda Indonesia

14 April 2022
 Terminal Janti: Gerbang untuk Pulang, Rindu, dan Patah Hati di jogja flyover janti

Jembatan Janti Dibuat Jogja Menjadi Tempat yang Celaka bagi Warga : Sudah Gelap Gulita, Akses Jalan Dibiarkan Rusak

22 Mei 2025
Selain Olive Chicken, Salon Flaurent Juga Jadi Harta Karun di Jogja terminal mojok.co

Selain Olive Chicken, Salon Flaurent Juga Jadi Harta Karun di Jogja

15 April 2021
Klaten Nggak Melulu Candi Prambanan dan Umbul Ponggok, Ada Desa Kemudo yang Tak Kalah Istimewa! klaten solo jogja

Klaten Nggak Melulu Candi Prambanan dan Umbul Ponggok, Ada Desa Kemudo yang Tak Kalah Istimewa!

11 Mei 2024
Harus Punya Tabungan Rp20 Juta di Usia 25 Tahun, Fresh Graduate UMR Jogja Cuma Bisa Nangis Mendengarnya Mojok.co

Harus Punya Tabungan Rp20 Juta di Usia 25 Tahun, Fresh Graduate UMR Jogja Cuma Bisa Nangis Mendengarnya

21 Mei 2024
Gang 41 Ngaliyan Semarang, Gang Sempit yang Jadi Pintu Doraemon Mahasiswa UIN Walisongo

Gang 41 Ngaliyan Semarang, Gang Sempit yang Jadi Pintu Doraemon Mahasiswa UIN Walisongo

2 November 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mobil Suzuki Swift Lama, Mobil Tanpa Musuh dan Bebas Makian di Jalan suzuki sx4

Dari gaya hingga performa, inilah 6 alasan Suzuki Swift ST 2008 cocok jadi mobil pertama

6 Agustus 2026
5 hal yang paling dirindukan orang Kebumen seperti saya saat merantau ke kota Mojok.co

5 hal yang paling dirindukan orang Kebumen saat merantau ke kota

7 Agustus 2026
Pemilik kos nggak problematik, fasilitas yang seharusnya tercantum dalam brosur Mojok.co

Pemilik kos nggak problematik, fasilitas yang seharusnya tercantum dalam brosur

8 Agustus 2026
Burnout bukan hak istimewa dokter. Karyawan toko, buruh, sampai ojol juga bisa mengalaminya

Burnout bukan hak istimewa dokter. Karyawan toko, buruh, sampai ojol juga bisa mengalaminya

6 Agustus 2026
Ketika Buku Menebang Pohon

Ketika buku menebang pohon

4 Agustus 2026
Cor dak malam hari itu bukan karena tukangnya gabut, tapi ada alasan ilmiah yang valid

Cor dak malam hari itu bukan karena tukangnya gabut, tapi ada alasan ilmiah yang valid

9 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.