Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Derita Tinggal di Bawah Kaki Bukit Semanu Gunungkidul: Jalan Gelap, Penuh Lubang, dan Ulat Jati Bergelantungan

Jevi Adhi Nugraha oleh Jevi Adhi Nugraha
11 April 2023
A A
4 Candi di Gunungkidul yang Perlu Dikunjungi Mahasiswa Sejarah Terminal Mojok semanu

4 Candi di Gunungkidul yang Perlu Dikunjungi Mahasiswa Sejarah (Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Jauh dari ATM

Salah satu hal yang paling menyebalkan tinggal di kaki bukit Semanu Gunungkidul adalah jauh dari ATM. Sebagai pengguna kartu BRI, saya harus menempuh jarak sekitar 3 km cuma untuk mengambil duit yang nggak seberapa itu. Parahnya lagi, buat para pengguna ATM BNI, Mandiri, BCA, dan lainnya, harus ke Kota Wonosari yang berjarak sekitar 8 kilometer dari kampung.

Ya, di wilayah saya, Semanu, sejauh mata memandang cuma melayani dua ATM, BPD DIY dan BRI saja. Buat kalian yang mau KKN di kampung saya dan nggak punya ATM BRI, mulai sekarang sebaiknya bikin deh, ya.

Serangan ulat jati

Hadirnya ulat jati di Gunungkidul bagaikan dua mata pisau. Saat awal musim hujan, hampir dipastikan ulat jati akan menyerang pohon-pohon jati di sekitar rumah. Biasanya, oleh sebagian warga Semanu atau Gunungkidul pada umumnya, ulat ini diolah menjadi aneka menu masakan, seperti tongseng ulat jati, ulat jati goreng, dan ulat jati bacem.

Buat saya yang nggak doyan makan ulat jati, justru merasa terancam dengan hadirnya makhluk satu ini. Saya acap merasa terancam karena ulat jati ini suka bergelantungan di sepanjang jalan. Tak pelak, ketika saya mengendarai motor tanpa helm, ulat-ulat itu nemplok di muka.

Nggak cuma itu saja, ulat jati yang jatuh ke tanah biasanya juga akan berkeliaran di pekarangan hingga di sudut-sudut ruangan rumah. Bentuknya sih nggak ngeri-ngeri amat, tapi air liurnya itu lho, kalau kena kulit meningkatkan risiko gatal-gatal dan iritasi. Hih.

Jalan Semanu gelap, penuh lubang, dan rawan maling

Gunungkidul Handayani, jalan rusak tetap abadi. Ya, jalan gronjal di Gunungkidul menjadi masalah klasik yang sampai saat ini belum tertangani dengan maksimal. Nggak cuma gronjal dan berlubang, saat malam hari tiba, jalan masuk ke kampung saya (Semanu) juga gelap gulita.

Tentu saja, kondisi ini menjadi sasaran empuk buat para maling karena di samping kanan kiri rumah cuma ada ladang dan hutan pohon jati. Pernah beberapa tahun lalu saya dan warga ngejar maling kambing. Akibat suasana terlalu gelap-gulita, akhirnya maling tersebut menghilang entah ke mana.

Jalan rusak dan gelap-gulita nggak hanya terjadi di kampung saya saja sih. Nyaris semua wilayah di Gunungkidul, terutama pelosok desa, mengalami hal yang sama. Yah, meski wisata di Gunungkidul semakin mendunia dan mendapatkan omzet ratusan juta, jalanan di Bumi Handayani dibiarkan tetap gelap-gulita.

Baca Juga:

5 Keanehan Lokal Jogja yang Nggak Pernah Saya Temukan di Semarang tapi Malah Bikin Bahagia

4 Culture Shock yang Saya Rasakan sebagai Orang Demak Saat Pertama Kali Main ke Pantai Gunungkidul

Itulah sejumlah penderitaan saya hidup di bawah kaki bukit Gunungkidul. Sebenarnya masih banyak derita tinggal di pelosok desa, seperti jauh dari Indomaret, nggak ada peradaban starbucksm kalau mau nonton bioskop kudu ke Kota Jogja, dan kurang perhatian dari pemerintah daerah maupun pusat. Yah, begitulah.

Penulis: Jevi Adhi Nugraha
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Mie Ayam Prima Rasa Ngeposari, Berjaya Setelah Jual 7 Kambing

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 12 April 2023 oleh

Tags: Gunungkiduljalan berlubangsemanuUlat Jati
Jevi Adhi Nugraha

Jevi Adhi Nugraha

Lulusan S1 Ilmu Kesejahteraan Sosial UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang berdomisili di Gunungkidul.

ArtikelTerkait

Alun-alun Gunungkidul: Kawasan Terbuka Rasa Gurun Sahara yang Punya Potensi Jadi Peternakan Unta

Alun-alun Gunungkidul: Kawasan Terbuka Rasa Gurun Sahara yang Punya Potensi Jadi Peternakan Unta

11 November 2023
Mitos Seram di Gunungkidul selain Pulung Gantung Terminal Mojok

4 Mitos Seram di Gunungkidul selain Pulung Gantung

10 Maret 2022
Wonogiri dan Gunungkidul, Saudara Kembar Beda Nasib

Wonogiri dan Gunungkidul, Saudara Kembar Beda Nasib

8 Oktober 2022
5 Mi Ayam Paling Lezat di Gunungkidul Terminal Mojok

5 Mi Ayam Paling Lezat di Gunungkidul

10 April 2022
Gunungkidul Akhirnya Punya Bioskop, Nggak Perlu Capek ke Kota (Pexels)

Gunungkidul Akhirnya Punya Bioskop, Warga Nggak Perlu Repot Mendaki Gunung Melewati Lembah Lagi Hanya untuk Nonton Film

15 April 2025
5 Kerajaan Jin di Jogja Paling Ikonik yang Menyimpan Kisah Unik (Unsplash)

5 Kerajaan Jin Mengepung Jogja, Bukti Provinsi Ini Memang Ikonik dan Menyimpan Banyak Kisah Unik

4 Juni 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Di Balik Solo yang Syahdu Sehabis Hujan, Ada Ancaman yang Mengintai Pengguna Jalan Terminal

Di Balik Solo yang Syahdu Sehabis Hujan, Ada Ancaman yang Mengintai Pengguna Jalan

31 Mei 2026
Mengurai Inflasi IPK: Dosen Makin Dermawan atau Mahasiswa Makin Pintar?  

Mengurai Inflasi IPK: Dosen Makin Dermawan atau Mahasiswa Makin Pintar?  

3 Juni 2026
Culture Shock Warga Cepu Pindah ke Malang, Banyak Orang Ngomong Kebolak-balik dan “Kasar” Mojok.co

Culture Shock Warga Cepu Pindah ke Malang, Banyak Orang Ngomong Kebolak-balik dan “Kasar”

28 Mei 2026
Saya Kelas Menengah, dan Saya Beneran Pengin Kaya

Saya Kelas Menengah, dan Saya Beneran Pengin Kaya

29 Mei 2026
Orang Kampung yang Sekolah Tinggi Malah Paling Jarang Srawung Mojok.co

Orang Kampung yang Sekolah Tinggi Jarang Srawung karena Lingkungannya Toxic dan Pemikirannya Jalan di Tempat!

30 Mei 2026
Pantai Depok Batang, Destinasi Indah yang Berdampingan dengan Krisis Lingkungan Pesisir Mojok.co

Pantai Depok Batang, Destinasi Indah yang Berdampingan dengan Krisis Lingkungan Pesisir

30 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.