Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Derita Mahasiswa Untidar Magelang: Lahan Parkir Sedikit, Cari Parkiran Sulit

Fitrotin Nisak oleh Fitrotin Nisak
5 Maret 2024
A A
Derita Mahasiswa Untidar Magelang: Lahan Parkir Sedikit, Cari Parkiran Sulit

Derita Mahasiswa Untidar Magelang: Lahan Parkir Sedikit, Cari Parkiran Sulit (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sejak tahun ajaran baru 2023 Universitas Tidar (Untidar) Magelang membuka program studi baru di beberapa fakultas dengan jumlah mahasiswa yang cukup banyak. Mendengar berita ini saya cukup kaget. Masalahnya, fasilitas kampus seperti ruang kelas dan lahan parkir masih sangat minim jumlahnya padahal kuota mahasiswa tiap tahun semakin bertambah.

Kondisi seperti ini jika nggak dibarengi dengan peningkatan fasilitas yang mumpuni hanya akan memicu banyak masalah. Misalnya, akhir-akhir ini kampus Untidar ramai diperbincangkan di media sosial. Gara-garanya terkait fasilitas parkiran yang sulit. Makin ke sini, isu soal parkiran sulit itu menjadi konsumsi publik karena memang mencari parkiran di kampus ini memang sulit.

Sejujurnya sebagai mahasiswa Untidar Magelang yang nggak pakai motor ke kampus saya ikutan kesal. Gimana nggak kesal, saya bergerak ke mana saja pasti ketemu parkiran motor saking sedikitnya lahan parkiran.

Gedung parkir kampus Untidar Magelang penuh

Sebenarnya kampus Untidar Magelang sudah punya gedung parkir tiga lantai. Tapi, siapa sangka gedung parkir tersebut nggak mampu menampung motor mahasiswa yang jumlahnya banyak itu.

Berdasarkan pengalaman saya ketika mencari parkiran bersama teman, gedung parkir ini memang penuh banget. Saking penuhnya, kami harus naik ke lantai paling atas untuk menemukan tempat parkir kosong. Saya pikir kalau naik ke lantai paling atas, kami bisa langsung menemukan tempat parkir kosong. Tapi nggak semudah itu, Gaes. Kami tetap harus berebut parkiran kosong dengan mahasiswa lain.

Perkara rebutan parkiran kosong ini sudah seperti pertarungan yang sengit. Masalahnya, kalau nggak kebagian parkir di sini, mahasiswa harus rela turun lagi dan mencari tempat parkiran lain. Tentu saja ini bakal memakan waktu lama.

Tahun lalu, Untidar Magelang membuka beberapa prodi baru dengan jumlah mahasiswa yang lumayan banyak. Totalnya sekitar 3.569 mahasiswa. Jika dibandingkan dengan kampus lain, jumlah segitu mungkin nggak ada apa-apanya, karena ya kampus lain sudah diperlengkapi dengan fasilitas yang cukup untuk menampung ribuan mahasiswa. Sementara di sini, fasilitas seperti lahan parkir saja masih terbatas.

Padahal lahan parkir yang memadai itu penting banget, lho. Bayangin jika mahasiswa harus berebut parkir setiap hari dan berakhir nggak dapat parkiran kosong. Pasti males banget kan jadinya mau pergi ke kampus?

Baca Juga:

Jurusan Ekonomi Menyelamatkan Saya dari Jurusan Kedokteran yang seperti Robot

Alasan Orang-Orang NTT Lebih Memilih Merantau Kuliah ke Jogja daripada Kota Besar Lainnya

Makanya melalui tulisan ini saya ingin menjelaskan keresahan-keresahan yang dialami kebanyakan mahasiswa Untidar Magelang yang berjuang mencari parkiran kosong setiap hari. Seharusnya masalah lahan parkir ini nggak dianggap remeh dan segera dicarikan solusi yang tepat.

Lahan parkir di Untidar Magelang yang terbatas menyiksa mahasiswa

Coba bayangkan seandainya kamu berada di ruangan yang sempit dan sesak? Rasanya tentu nggak enak banget, kan? Mungkin begitulah yang dirasakan motor-motor mahasiswa Untidar Magelang setiap hari. Terbatasnya lahan parkir memaksa mahasiswa untuk parkir mepet dengan motor mahasiswa lain. Tujuannya untuk efisiensi lahan.

Masalahnya, parkir mepet-mepet begitu risikonya besar, lho. Kalau nggak hati-hati, pilihannya cuma dua: motormu lecet atau motor orang lain yang lecet. Keduanya tentu bukan pilihan yang baik, ygy.

Telat sedikit, cari parkiran kosong makin sulit

Sebagai mahasiswa Untidar Magelang, wajib hukumnya datang lebih awal ke kampus. Sebab, kalau datang mepet, risikonya ada dua: sulit dapat tempat parkir dan berakhir terlambat masuk kelas. Nggak mau kan sampai kayak gitu?

Soalnya di kampus ini, kalau kamu nggak kebagian parkir di gedung parkir yang saya ceritakan di atas, kamu bakal disuruh parkir di tempat lain. Tentu saja parkir di tempat lain nggak seenak di gedung parkir yang sudah jelas motor bakal aman dari terik matahari atau hujan. Tentunya helm mahasiswa juga akan aman dari tangan-tangan jahil maling. Sebab, akhir-akhir ini motor-motor yang nggak diparkir di gedung parkir kehilangan helm.

Mengalihkan parkiran ke area sekitar gedung kuliah bukan solusi tepat

Seperti yang saya katakan diatas, apabila kamu nggak kebagian parkir di gedung parkir. Kamu akan dialihkan untuk parkir di dekat gedung-gedung kuliah. Di mana ada lahan kosong, di situ jadi parkiran mahasiswa. Saya rasa satpam kampus Untidar Magelang juga sudah pusing harus mengakali agar motor mahasiswa tetap bisa parkir di gedung parkir. Tapi, hal ini mustahil, makanya semua lahan kosong di kampus dimanfaatkan jadi lahan parkiran.

Saya saja yang seringnya naik transportasi umum ke kampus mulai kesal ketika jalan memasuki gerbang kampus. Sebab, begitu sampai kampus langsung disambut deretan motor mahasiswa yang penataannya awur-awuran. Kondisi tersebut selain mengganggu pejalan kaki seperti saya, juga bikin pemandangan nggak menarik karena di mana-mana ada parkiran motor.

Sebelum tahun ajaran baru, dulu mencari parkiran di Untidar Magelang bukan hal sulit. Namun sekarang, mencari parkiran di kampus ini bak mencari jarum dalam tumpukan jerami. Benar-benar sesulit itu. Saya jadi kasihan sama mahasiswa yang tiap hari naik motor ke kampus dan harus berebut parkiran kosong. Sabar sabar ya, Gaes.

Penulis: Fitrotin Nisak
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Untidar Magelang Bukan Kampus Anak Manja yang Sukses Menanamkan Karakter Kewirausahaan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 5 Maret 2024 oleh

Tags: Kampuskampus untidarlahan parkirmagelangMahasiswaparkir motorparkiranuntidaruntidar magelang
Fitrotin Nisak

Fitrotin Nisak

Menjalani peran sebagai anak perempuan pertama dengan segala dinamikanya. Mengimbangi tanggung jawab harian dengan hobi berkelana dari satu kedai ke kedai lain, sambil mencari ketenangan dalam secangkir kopi dan kebahagiaan kecil

ArtikelTerkait

Bekerja Sesuai Passion Itu Klise, Layaknya Kata Manis yang Bikin Diabetes terminal mojok.co

Kunci Sukses Mana yang Lebih Menentukan: Membangun Relasi atau Mengasah Soft Skill Dulu?

23 Mei 2020
Bali Desa Mbangun Desa: Diminta Membantu, Realitasnya Perbudakan Gaya Baru

Bali Desa Mbangun Desa: Diminta Membantu, Realitasnya Perbudakan Gaya Baru

10 Oktober 2022
10 Jurnal Ilmiah Gratisan yang Dibutuhkan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Terminal Mojok

10 Jurnal Ilmiah Gratisan yang Dibutuhkan Mahasiswa Ilmu Komunikasi

8 Januari 2023
4 Film yang Siap Menyentil Kemalasanmu Mengerjakan Skripsi terminal mojok.co

4 Film yang Siap Menyentil Kemalasanmu Mengerjakan Skripsi

23 Oktober 2020
pers watchdog

Mahasiswa Jurnalistik Harapan Kembalinya Pers Sebagai “Watchdog”

19 Juni 2019
Trio Plaza, Tempat Belanja Favorit Warga Kota Magelang Mojok.co

Trio Plaza, Tempat Belanja Favorit Warga Kota Magelang

14 Agustus 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

7 Kebiasaan Orang Kebumen yang Terlihat Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warga Lokal Mojok.co

6 Mitos di Kebumen yang Nggak Bisa Dibilang Hoaks Begitu Saja

3 Februari 2026
Lawson X Jujutsu Kaisen: Bawa Kerusuhan Klenik Shibuya di Jajananmu

Lawson X Jujutsu Kaisen: Bawa Kerusuhan Klenik Shibuya di Jajananmu

31 Januari 2026
Ponorogo Cuma Reognya Aja yang Terkenal, Kotanya sih Nggak Terkenal Sama Sekali

Ponorogo Cuma Reognya Aja yang Terkenal, Kotanya sih Nggak Terkenal Sama Sekali

2 Februari 2026
Aturan Kereta Api Bikin Bingung- Bule Tenggak Miras Dibiarkan (Unsplash)

Pengalaman Naik Kereta Api Segerbong dengan Bule yang Membawa Miras Membuat Saya Mempertanyakan Larangan Ini

5 Februari 2026
8 Kasta Saus Indomaret dari yang Pedas hingga yang Biasa Aja Mojok.co

8 Kasta Saus Indomaret dari yang Pedas hingga yang Biasa Aja

4 Februari 2026
Oleh-Oleh Khas Wonosobo yang Sebaiknya Kalian Pikir Ulang Sebelum Membelinya Mojok.co

Wonosobo Memang Cocok untuk Berlibur, tapi untuk Tinggal, Lebih Baik Skip

3 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.