Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Dear Point Coffee, Saya Butuh Kopi Baper Less Sugar, Varian Lain kayak Bom Gula!

Yulfani Akhmad Rizky oleh Yulfani Akhmad Rizky
16 Oktober 2025
A A
Kalau Mau Cari Kopi Botolan yang Enak tapi Murah, Jangan Beli Point Coffee Kemasan Botol, Diketawain Kopi Golda! kopi baper

Kalau Mau Cari Kopi Botolan yang Enak tapi Murah, Jangan Beli Point Coffee Kemasan Botol, Diketawain Kopi Golda! (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Setiap kali saya mampir ke gerai Indomaret Point di tengah hari yang sibuk, saya selalu merasakan kekecewaan yang sama. Di satu sisi, ada kulkas pendingin yang tampak seperti oase di padang gurun: berbaris rapi botol-botol kopi susu dingin yang siap menyelamatkan saya dari kantuk habis makan siang. Yak, betul, yang saya maksud adalah kulkas kecil milik Point Coffee, yang berisi Kopi Baper.

Kopi Baper ini memang jadi salah satu produk yang paling sering dicari selain Kopi Saku. Kepraktisan yang ditawarkan bikin orang-orang terpincut dengan produk ini. Sesuai dengan namanya, Baper alias bawa pergi, orang-orang tinggal ambil, bayar, lalu bisa menikmati kopinya dengan tenang. Kekurangannya sih ada, yaitu varian yang tidak manis.

Tentu, biasanya ada varian black coffee tanpa gula yang ikut dipajang. Tapi jujur saja, bagi saya kaum “pencinta kopi nanggung”—yang suka kopi tapi nggak sanggup menelan pahitnya hidup apalagi pahitnya kopi—minum black coffee botolan itu rasanya kayak minum jamu. Saya butuh kopi susu, tapi yang gulanya sopan.

Masalahnya, semua botol Kopi Baper Point Coffee adalah varian “normal”, yang bagi lidah saya, artinya “bom gula cair” yang kadar manisnya bisa bikin semut kena diabetes.

Lalu, dengan sisa-sisa harapan, saya pun bertanya pada barista, “Mas/Mbak, yang less sugar ada?” Dengan diiringi senyum pasrah, barista menjawab, “Ada, Kak. Tapi dibikinin dulu, ya.”

Seketika, semangat hidup saya yang tinggal 5 watt langsung padam. Tujuan utama saya beli kopi botolan itu biar gercep—ambil, bayar, kabur. Kalau saya harus nunggu 5-10 menit, itu namanya bukan grab & go, itu namanya grab & wait!

Ini bukan lagi soal selera rewel, tapi sudah jadi kebutuhan massal

Awalnya, kami yang minta “gula lebih sedikit” ini mungkin cuma dianggap kaum rewel yang sok-sokan jadi penikmat kopi. Kami cuma ingin merasakan cita rasa kopinya, bukan sekadar minum “es sirup rasa kopi”. Standar “gula normal” itu seringkali kelewat manis dan bikin eneg.

Nah, barisan kaum rewel ini sekarang dapat “booster” dari gelombang kesadaran kesehatan yang makin menggila. Permintaan ini bukan lagi soal selera, tapi sudah menjadi perjuangan kami untuk bertahan hidup di tengah gempuran diabetes nasional.

Baca Juga:

Tips Hemat Ngopi di Point Coffee, biar Bisa Beli Rumah kayak Kata Netijen

Pengalaman Mencoba Coffee Gold Indomaret: Enak, Murah, tapi Bingung karena Kasir Indomaret Merangkap Baristanya

Kita semua tahu, kesadaran akan bahaya gula berlebih itu lagi naik daun. Semakin banyak orang yang sadar bahwa kopi susu yang manisnya kayak janji politisi itu pelan-pelan merusak badan.

Point Coffee sebenarnya sudah tahu. Buktinya, di menu ada opsi less sugar. Masalahnya, opsi penyelamat nyawa ini dianaktirikan di jajaran kopi botolannya: cuma ada kalau diminta, seolah-olah kami ini kaum minoritas yang merepotkan.

Dosa Terbesar Kopi Botolan: Mengkhianati Kaum Sat-Set-Sat-Set

Aturan main nomor satu dari kopi botolan di kulkas adalah: KECEPATAN!

Kopi botolan diciptakan untuk kaum sat-set-sat-set. Para pekerja yang telat rapat, mahasiswa yang mengejar kelas, atau siapa pun yang butuh kafein instan tanpa basa-basi. Nah, dengan membuat kami yang menginginkan varian less sugar harus memesan ulang dan menunggu, nilai jual utama dari produk siap saji Anda jadi sedikit hilang.

Jadinya kan aneh. Produk ini dibuat untuk orang yang tidak punya waktu, tapi pilihan lainnya justru dibuat khusus untuk orang yang punya banyak waktu luang untuk menunggu. Sedikit ironis, bukan?

Win-Win Solution yang sederhana untuk Point Coffee

Saya menyarankan sebuah solusi sederhana untuk Point Coffee, saking sederhananya saya heran kenapa ini belum dijalankan. Mungkin ada yang khawatir, “Gimana kalau varian less sugar nanti nggak laku?” Tenang, solusinya tidak harus 50:50. Kuncinya adalah proporsional.

Cukup bagi saja isi kulkas itu menjadi dua kubu Kopi Baper: satu barisan untuk “Tim Suka Manis” dan satu barisan lagi untuk “Tim Gula Sopan” seperti kami. Lalu, lihat data penjualan harian. Jika dari 10 botol yang laku, 7 adalah varian normal dan 3 adalah less sugar, ya sediakan saja stok di kulkas dengan perbandingan yang sama: 7 botol normal dan 3 botol less sugar. Dengan cara ini, tidak ada risiko stok menumpuk dan semua segmen pasar terlayani dengan cepat.

Ini adalah win-win solution yang sesungguhnya. “Tim Suka Manis” tetap bisa langsung ambil Kopi Baper favoritnya. “Tim Gula Sopan” seperti kami yang tadinya harus menunggu, sekarang juga bisa langsung gercep. Pelanggan senang, barista tidak perlu kerja dua kali, dan penjualan justru berpotensi meningkat. Semua menang.

Penulis: Yulfani Akhmad Rizky
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 4 Aturan Tidak Tertulis Saat Beli Kopi di Indomaret Point Coffee yang Perlu Diketahui

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 16 Oktober 2025 oleh

Tags: indomaret pointKopi Baperkopi botolanpoint coffeevarian kopi baper
Yulfani Akhmad Rizky

Yulfani Akhmad Rizky

Pelayan rakyat sekaligus mahasiswa bujangan, lebih hafal jadwal flash sale panci mini daripada jadwal dinas luar kota.

ArtikelTerkait

Point Coffee Indomaret vs Bean Spot Alfamart, Manakah yang Menjadi Juaranya? Ya Jelas Point Coffee, lah! point coffee, starbucks, nescafe classic, indomaret

Point Coffee Indomaret vs Bean Spot Alfamart, Manakah yang Menjadi Juaranya? Ya Jelas Point Coffee, lah!

17 September 2023
Indomaret Point Coffee Jual Menu Gaib: Mending Benahi Distribusi sebelum Launching Menu Baru!

Indomaret Point Coffee Jual Menu Gaib: Mending Benahi Distribusi sebelum Launching Menu Baru!

3 Juni 2025
Keluhan Pelanggan Setia Bean Spot: Rasa yang Tidak Konsisten hingga Karyawan Kurang Ramah

Keluhan Pelanggan Setia Bean Spot: Rasa yang Tidak Konsisten hingga Karyawan Kurang Ramah

11 Desember 2023
Kopi Saku, Sebaik-baiknya Kopi Botolan Point Coffee Indomaret Mojok.co

Kopi Saku, Sebaik-baiknya Kopi Botolan Point Coffee Indomaret 

25 Maret 2025
Kalau Mau Cari Kopi Botolan yang Enak tapi Murah, Jangan Beli Point Coffee Kemasan Botol, Diketawain Kopi Golda!

Kalau Mau Cari Kopi Botolan yang Enak tapi Murah, Jangan Beli Point Coffee Kemasan Botol, Diketawain Kopi Golda!

28 September 2025
Point Coffee Indomaret vs Bean Spot Alfamart, Manakah yang Menjadi Juaranya? Ya Jelas Point Coffee, lah! point coffee, starbucks, nescafe classic, indomaret

Jangan Bandingkan Starbucks dengan Point Coffee, Starbucks Melawan Nescafe Classic Saja Kalah Telak!

21 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini Mojok.co

Warga Depok Habiskan Hampir 2 Juta Rupiah per Bulan Cuma buat Kerja di Kawasan Senayan, Dedikasinya Tinggi!

16 April 2026
3 Dosa Jalan Bantul yang Membuat Warga Lokal seperti Saya Sering Apes ketika Melewatinya Mojok.co

Bantul Tidak Butuh Mall untuk Bisa Disebut Beradab dan Maju, Standar Konyol kayak Gitu Wajib Dibuang!

15 April 2026
Jangan Kuliah S2 Tanpa Rencana Matang, Bisa-bisa Ijazah Kalian Overqualified dan Akhirnya Menyesal mojok.co

Sebagai Warga Kelas Menengah, Saya Percaya kalau Kuliah S2 Bisa Mengubah Hidup Saya, tapi Tolong Ini Jalannya Lewat Mana ya?

15 April 2026
Derita Gen Z Bernama Sri- Sering Dikira Bibi Kantin dan Pembantu (Unsplash)

Derita Gen Z Punya Nama Sri yang Sering Dikira Bibi Kantin dan Pembantu

21 April 2026

Di Balik Cap Manja, Anak Bungsu Sebenarnya Dilema antara Kejar Cita-cita atau Jaga Ortu karena Kakak-kakak Sudah Berumah Tangga 

17 April 2026
Sawojajar Malang Mengingatkan akan Labirin Pogung Jogja, Sama-sama Membingungkan dan Bikin Tersesat  Mojok.co

Sawojajar Malang Mengingatkan akan Labirin Pogung Jogja, Sama-sama Membingungkan dan Bikin Tersesat 

18 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • WNA Pilih Jadi Guru di Luar Negeri dengan Gaji 2 Digit daripada Kontrak di Indonesia dan Mengabdi untuk Anak Pekerja Migran di Sana
  • WNA Malaysia Pilih Lanjut S2 di UNJ, Penasaran Ingin Kuliah di PTN karena Dosen Indonesia yang “Unik”
  • Membangun Rumah Megah demi Penuhi Standard Kesuksesan di Desa Malah Bikin Ibu Tersiksa: Terasa Sepi, Cuma “Memuaskan” Mata Tetangga
  • Sesal Dulu Kasar dan Hina Bapak karena Miskin, Kini Sadar Cari Duit Sendiri dan Berkorban untuk Keluarga Ternyata Tak Gampang!
  • Saat Pencak Silat Dianggap Biang Kerok, Saya Bersyukur Jadi Bagian Tapak Suci Unair yang Anti Tawuran
  • Lulusan SMK Kerja di SPBU Diremehkan, Malah Jadi Tempat Ngutang buat Kuliah Anak Saudara karena Dikira Punya Segepok Uang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.