Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Featured

Daripada Beli Buku Bajakan, Beli Buku Bekas Nyatanya Lebih Terhormat dan Keren

M. Farid Hermawan oleh M. Farid Hermawan
14 November 2019
A A
Karya Sastra Boleh Jadi Alat Propaganda, Asal nggak Keliatan Bohongnya terminal mojok.co

Karya Sastra Boleh Jadi Alat Propaganda, Asal nggak Keliatan Bohongnya terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Belakangan ini saya sedang senang berburu buku-buku bekas mulai dari novel hingga buku-buku biografi atau buku-buku sejarah. Selain harganya yang terbilang murah meriah, memegang buku-buku bekas kadang membuat saya merasa memiliki sebuah benda yang legendaris. Saya baru saja mencari buku-buku yang belakangan agak sulit dicari mulai dari buku biografi Albert Einstein, Steve Jobs, dan novel-novel tua seperti The Great Gatsby dan Dr. Jekyll and Mr. Hyde. ketika saya mencari buku-buku tersebut, rata-rata yang tersedia adalah buku-buku bekas. Seperti dua buku biografi Einstein dan Steve Jobs karya Walter Isaacson. Kedua buku itu saya dapatkan dalam kondisi bekas dengan harga yang tidak bisa dibilang murah. Jadi kata siapa buku bekas itu murahan? Salah besar.

Menurut saya buku-buku bekas sebenarnya adalah sebuah solusi yang bisa mengurangi maraknya pembajakan buku. Permasalahan yang sering diungkapkan para penikmat buku bajakan adalah soal harga dan isi buku. Banyak yang mengatakan bahwa harga buku ori terlalu menyiksa dompet. Daripada membuat kantong bolong, banyak orang memilih opsi yang lebih menguntungkan. Beli buku bajakan dengan isi bacaan yang tentunya sama dengan buku ori. Ketika pembajakan semakin merajalela, buku-buku bekas seharusnya bisa dijadikan solusi alternatif. Khususnya untuk memuaskan hasrat mereka-mereka yang tetap ingin memiliki buku ori namun dengan harga miring.

Apa yang saya dapati ketika saya berada di bazar-bazar buku bekas dan ketika berselancar di situs-situs e-commerce? Bahwa buku-buku bekas punya potensi yang baik untuk melawan pembajakan apabila dikelola dengan baik. Banyak buku-buku bekas dengan harga yang sangat miring dan dengan judul-judul yang populer. Saya mendapatkan buku Dr. Jekyll and Mr. Hyde hanya dengan uang 10 ribu saja. Tentu dengan kondisi yang bekas. Tapi saya tidak terlalu peduli, yang terpenting adalah isinya. Buku-buku bekas tidak  selalu buruk untuk dimiliki.

Dibanding mengoleksi buku bajakan, mengoleksi buku-buku bekas nyatanya lebih terhormat dan berharga. Walau dengan kondisi buku yang menguning dan kertas yang mungkin bekas terkena air dan lembab, yang terpenting adalah buku itu tidak bajakan.

Memang ketika bicara buku bekas, masih sulit menemui toko-toko buku yang menjual buku-buku bekas yang menjual buku-buku novel terbaru. Kebanyakan mereka menjual buku-buku yang sudah mulai jarang diterbitkan. Bicara harga, buku bekas kadang menjengkelkan dan bisa juga menyenangkan. Pernah saya membeli buku bekas hingga 200 ribu. Mungkin tidak mahal-mahal amat bagi kalian. Tapi bagi saya, untuk ukuran buku yang tidak baru, itu lumayan bikin jebol kantong. Tapi tetap saya beli, karena saya ingin sekali membacanya dan buku itu memang sulit dicari dalam kondisi baru.

Di daerah saya, Kalimantan Selatan, mungkin pasar buku-buku bekas masih sangat minim. Ada sebenarnya, tapi masih tidak terlalu banyak. Alhasil saya kebanyakan mencari buku-buku bekas di situs-situs e-commerce. Bagi kalian yang tinggal di daerah lain, entah itu di Jakarta, Yogyarkarta, Surabaya dan kota-kota besar lainnya. Jika di daerah kalian mungkin punya banyak toko-toko buku yang menjual buku bekas dengan kualitas ori. Saya sarankan manfaatkan itu. Karena walau kondisi buku bekas tidak bagus-bagus amat. Namun tindakan kita membeli buku bekas yang ori bisa menjadi salah satu kontribusi untuk melawan pembajakan. Sederhana memang, tapi bukankah sesuatu yang hebat sering dimulai dari hal-hal sederhana?

Satu yang mungkin saya soroti menyoal buku-buku bekas ini adalah soal bagaimana terus menjaga daya saingnya melawan buku yang baru itu sendiri serta dengan buku bajakan. Kadang beberapa orang sering mengeluh soal harga-harga buku bekas yang kadang bisa lebih mahal dari buku barunya.

Bagi saya sendiri menyoal hal tersebut, itu kembali lagi soal selera dan tingkat kebutuhan. Kadang buku bekas dicari karena buku tersebut sudah sangat langka dan kadang ada juga yang mencari untuk koleksi. Ketika bicara harga, kadang yang jadul-jadul memang punya sesuatu yang tak cukup hanya dibayar dengan harga mahal.

Baca Juga:

Alasan Gramedia Tidak Perlu Buka Cabang di Bangkalan Madura, Nggak Bakal Laku!

Gramedia Menyedihkan, Ramai Pengunjung Bukan untuk Beli Buku melainkan Alat Tulis dan Aksesori Lucu

Dan satu yang terpenting, saya harapkan geliat penjualan buku-buku bekas ini terus dijaga oleh kita semua. Sebab, selain toko-toko buku besar yang sudah punya nama. Para penjual dan toko-toko buku bekas ini seperti tentara cadangan guna melawan pembajakan buku yang merajalela. Syukur-syukur jika nanti mereka yang berkecimpung di dunia penjualan buku bekas menghadirkan banyak inovasi ke depannya. Entah nanti banyak buku-buku bekas yang dijual adalah buku-buku bekas penulis populer zaman sekarang atau bisa saja memberikan harga murah meriah dengan kualitas ori kelas mewah.

Buku bekas memang terlihat tidak istmewa, tapi kehadirannya kadang bisa membantu kita semua. Jadi jangan malu beli buku bekas, tetap berharga dan keren, kok.

BACA JUGA Terpujilah Wahai Engkau, Para Pembajak Buku atau tulisan M. Farid Hermawan lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 14 November 2019 oleh

Tags: buku bajakanbuku bekastoko buku
M. Farid Hermawan

M. Farid Hermawan

Saat ini aktif menangani proses rekrutmen harian serta seleksi kandidat.

ArtikelTerkait

di toko buku

Di Toko Buku, Syiah-Sunni dan Komunis-Fasis Tak Pernah Saling Bertengkar

3 Juli 2019
Mengapa Penerbit Tak Tertarik Menerbitkan Karya Penulis yang Followernya Sedikit?

Mengapa Penerbit Tak Tertarik Menerbitkan Karya Penulis yang Followernya Sedikit?

29 November 2019
Madura Tidak Akan Muncul sebagai Kandidat Ibu Kota Jawa Timur, Dilirik Saja Tidak toko buku

Kalau Memang Ingin SDM Madura Meningkat, Langkah Awal yang Harus Dilakukan Adalah Meningkatkan Jumlah Toko Buku

25 Agustus 2023
Alasan Gramedia Tidak Perlu Buka Cabang di Bangkalan Madura, Nggak Bakal Laku! Mojok.co

Alasan Gramedia Tidak Perlu Buka Cabang di Bangkalan Madura, Nggak Bakal Laku!

12 September 2025
Kabupaten Majene: Mengaku Kota Pendidikan, tapi Minim Toko Buku dan Perpustakaan yang Memadai

Kabupaten Majene: Mengaku Kota Pendidikan, tapi Minim Toko Buku dan Perpustakaan yang Memadai

4 September 2023
Langkah Konkret Membatasi Peredaran Buku Bajakan, Bukan Tentang Tere Liye terminal mojok

Langkah Konkret Membatasi Peredaran Buku Bajakan, Bukan Tentang Tere Liye

31 Mei 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sisi Gelap Mahasiswa Timur Tengah- Stempel Suci yang Menyiksa (Unsplash)

Sisi Gelap Menjadi Mahasiswa Timur Tengah: Dianggap Manusia Suci, tapi Jatuhnya Menderita karena Cuma Jadi Simbol

5 Februari 2026
Pro Tips Bikin Sate Taichan Jadi Lebih Enak (Wikimedia Commons)

Pro Tips Bikin Sate Taichan Jadi Lebih Enak: Sebuah Usaha Menghapus Cap Makanan Nggak Jelas dari Jidat Sate Taichan

7 Februari 2026
Piyungan Isinya CEO Pakai Sandal Jepit Bawa Karung Rongsokan (Unsplash)

Saya Belajar Tentang Kebahagiaan di Piyungan, Tempat Para CEO Pakai Sandal Jepit dan Pegang Karung Rongsokan

7 Februari 2026
5 Profesi yang Kelihatan Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu (Unsplash)

5 Profesi yang Kelihatannya Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu

4 Februari 2026
Aturan Kereta Api Bikin Bingung- Bule Tenggak Miras Dibiarkan (Unsplash)

Pengalaman Naik Kereta Api Segerbong dengan Bule yang Membawa Miras Membuat Saya Mempertanyakan Larangan Ini

5 Februari 2026
Jakarta Selatan Isinya Nggak Cuma Blok M, Ada Pasar Minggu yang Asyik Nggak Kalah Asyik Dikulik Mojok.co

Pasar Minggu Harus Ikuti Langkah Pasar Santa dan Blok M Square kalau Tidak Mau Mati!

4 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Lawson Slamet Riyadi Solo dan Sekutu Kopi: Jadi Tempat Ngopi, Jeda selepas Lari, dan Ruang Berbincang Hangat
  • Rayakan 20 Tahun Asmara, Ruzan & Vita Rilis Video Klip “Rayuanmu” yang Bernuansa Romansa SMA. Tayang di Hari Valentine!
  • Nasi Bekal Ibu untuk Saya yang Balik ke Perantauan adalah Makanan Paling Nikmat sekaligus Menguras Air Mata
  • Media Online Tak Seharusnya Anxiety pada AI dan Algoritma 
  • Pengangguran Mati-matian Cari Kerja, Selebritas Jadikan #OpenToWork Ajang Coba-coba
  • Orang Nggak Mau Dijuluki “Sinefil” karena Tahu Itu Ejekan, tapi Tetap Banyak yang Mengaku “Si Paling Film”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.