Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Daftar Kegiatan Setya Novanto jika Jadi Dibebaskan Berkat Revisi PP 99/2012

Aminah Sri Prabasari oleh Aminah Sri Prabasari
7 April 2020
A A
setya novanto bebas revisi pp 99 2012 yasonna loaly bebas umur 64 tahun penjara sukamiskin

setya novanto bebas revisi pp 99 2012 yasonna loaly bebas umur 64 tahun penjara sukamiskin

Share on FacebookShare on Twitter

Papa Setya Novanto perlu berterima kasih pada Pak Yasonna Laoly.

Bagaimanapun, ide Pak Yasonna untuk membebaskan napi kasus korupsi yang berusia lebih dari 60 tahun atau (bisa juga “dan”, hanya Pak Yasonna yang tahu) sudah menjalani 2/3 masa hukuman bisa dibilang out of the box. Bahkan mungkin beliau tidak berpikir ada kotak sama sekali. Rakyat kebanyakan hanya sanggup memikirkan cara mencegah Covid-19 masuk ke lapas dan menyiapkan RS darurat tempat karantina napi berstatus ODP dan PDP, sedangkan menteri satu ini… memang sangar!

Beraneka reaksi masyarakat ketika mengetahui usulan Lord Yasonna. Ada yang senang, marah, tak habis pikir, bahkan mungkin terharu. Salah satu pihak yang akan terharu jelas para pimpinan KPK periode sebelum ini. Rencana ini baru bisa dilancarkan jika PP 99/2012 direvisi. Jika semua berjalan mulus, salah satu diprediksi akan melenggang keluar penjara adalah Papa Setya Novanto (64 tahun), terpidana kasus korupsi pengadaan e-KTP dengan kerugian negara sebesar Rp2,3 triliun. Yay!

Media sosial bergejolak karena manuver politisi yang bukan kaleng-kaleng ini. Penulis skenario sedunia pasti tersungkur jika harus berhadapan dengan penulis cerita kehidupan Papa Setnov. Sebuah cerita yang perlu dipelajari supaya sinetron di TV tidak melulu tentang azab yang mengerikan, sebab nyatanya menabrak tiang listrik saja sudah cukup memilukan.

Tak sabar menyimak kembalinya Papa Setnov, saya mencoba membayangkan kegiatan apa saja yang akan beliau lakukan sebagai negarawan di tengah pandemi jika bebas kelak.

Kegiatan Setya Novanto kalau bebas #1 Menemui tiang listrik

Pertemuan singkat Papa Setnov dengan tiang listrik terjadi pada malam hari 16 November 2017. Bisa dibayangkan betapa kurang gayengnya pertemuan tersebut. Ada kesalahpahaman yang perlu diluruskan ketika saat itu Papa Setnov terlihat luka-luka sementara tiang listrik tetap berdiri tegak. Momen Bulan Syakban jelang Ramadan seperti sekarang sangat tepat untuk menjalin kembali tali silaturahmi.

Kegiatan Setya Novanto kalau bebas #2 Mengunjungi toko mebel

Dalam tayangan Mata Najwa edisi 25 Juli 2018, terbongkar bahwa Papa Setnov tidak menempati sel aslinya dan malah tinggal di sel lain yang lebih luas dan kayak kamar kos-kosan eksklusif. Begitu ketahuan, sel mewah Papa (kabarnya) dibongkar dan ia dikembalikan ke sel yang biasa.

Kejadian tersebut membuat kunjungan beliau ke toko mebel mewah di Bandung pada 16 Juni 2019, atau hampir setahun kemudian, bisa dipahami. Bagaimanapun, sel penjara pasti tak nyaman. Tapi, jalan-jalan ke toko mebel membuat beliau jadi dipindahkan ke Lapas Gunung Sindur.

Baca Juga:

Menyesal Kuliah Jurusan Pendidikan, Tiga Tahun Mengajar di Sekolah Nggak Kuat, Sekolah Menjadi Ladang Bisnis Berkedok Agama

Korupsi dan Krisis Integritas Adalah Luka Lama Banten yang Belum Pulih

Nah, setelah keluar dari penjara, Papa Setnov bisa tuh berkunjung lagi ke toko mebel yang dulu untuk berbelanja barang yang tak sempat dibeli waktu itu. Menyempatkan diri berbelanja padahal dalam kondisi sakit sampai harus izin keluar lapas, pasti waktu itu barang yang mau dibeli sangat penting. Sekarang puas-puasin dah.

Kegiatan Setya Novanto kalau bebas #3 Pesan nasi padang via ojek online

Makan adalah ikhtiar bertahan hidup. Apalagi jika makannya nasi padang. Sebuah studi mengungkapkan, dalam sepiring nasi padang terdapat kalori sebanyak 658 kkal, cukup untuk menghadapi kerasnya dunia. Sejak ada imbauan physical distancing dan selama di sel Papa Setnov rentan tertular Covid-19, maka pesan nasi padang via ojek online bisa jadi pilihan. Jangan lupa menraktir babang ojeknya kemudian posting ke media sosial untuk menginspirasi netizen.

Kegiatan Setya Novanto kalau bebas #4 Jadi narasumber talkshow

Saya bahkan udah kebayang pertanyaan apa yang akan diajukan presenternya. “Bagaimana perasaan Bapak setelah berhasil bebas?” Ini akan menarik sekali. Mengetahui bagaimana perasaan Papa Setnov setelah berhasil mengobati kekhawatiran rakyat di tengah pandemi.

Selain empat daftar di atas, pastinya masih banyak kegiatan yang akan dilakukan Papa Setnov. Beliau politisi andal, jadi pasti sangat sibuk: menyediakan RS darurat dan gratis untuk karantina Covid-19 dengan uang pribadi, memberi modal pada UMKM yang terdampak pandemi, memproduksi APD, bikin dapur umum, dan seterusnya.

Berusia 64 tahun dan sakit-sakitan lalu bisa kembali berkumpul dengan keluarga di tengah pandemi pasti sangat membahagiakan. Berebut sanak keluarga akan bertanya sebagai bentuk perhatian, “Papa minta apa?” Dan pertanyaan kali ini tanpa risiko dikepoin KPK.

Biar bagaimanapun, kemanusiaan ada di atas segalanya. Perlu dihargai inisiatif Pak Yasonna yang masih memikirkan kemanusiaan di situasi yang rumit seperti ini. Sayang sekali, khayalan tinggal khayalan. Soalnya Pak Jokowi menegaskan bahwa pemerintah tak pernah membahas dan tak akan membebaskan napi koruptor sebelum waktunya. Papa Setnov pasti kecewa, tapi di situasi dobel-terkucilkan seperti sekarang, berkhayal bisa jadi hiburan yang mewah lho, Pap!

Sumber gambar: Buku Kenangan Anggota DPR RI 1999-2004, Wikimedia Commons

BACA JUGA Alasan Lelaki Harus Nonton Sinetron Dunia Terbalik dan Belajar dari Bapak-Bapak Ciraos dan tulisan Aminah Sri Prabasari lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 7 April 2020 oleh

Tags: KorupsiSetya Novantowabah coronayasonna laoly
Aminah Sri Prabasari

Aminah Sri Prabasari

Perempuan yg merdeka, pegawai swasta yg punya kerja sambilan, pembaca yg sesekali menulis. Tertarik pada isu gender, politik, sosial dan budaya.

ArtikelTerkait

susu diamond nescafe classic cat rambut miranda oreo rasa vanila laku laris langka pandemi wabah lockdown karantina psbb tiktok tutorial promosi endors mojok

Selain Masker, 4 Produk Rambut dan Dapur Ini Juga Laris Manis selama Pandemi

28 April 2020
politik dinasti banten tubagus chaeri wardana wawan badak bercula satu korupsi peta banten mojok

Alasan Mengapa Politik Dinasti Banten Begitu Digemari Warganya

30 April 2020
juliari batubara badut jalanan sedih tawa mojok

Mentertawakan Permohonan Bebas Juliari Batubara, si Paling Menderita

10 Agustus 2021
Kampus Bermasalah Kalau (Masih) Ada Budaya Mahasiswa Memberi Makanan ke Dosen Penguji

Kampus Bermasalah Kalau (Masih) Ada Budaya Mahasiswa Memberi Makanan ke Dosen Penguji

29 Desember 2023
nama ridwan kamil di masker bantuan langsung tunai BLT pemprov jawa barat mojok.co

Kenapa Ada Nama Ridwan Kamil di Bantuan Masker Pemprov Jawa Barat?

9 Agustus 2020
5 Macam Kepribadian Kucing Kompleks Berdasarkan Observasi Lapangan terminal mojok.co

Pengalaman Street Feeding dan Catatan Hati untuk Pemilik Kucing Ras

29 Mei 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ayam Geprek Sejajar dengan Gudeg Jogja Menjadi Kuliner Khas (Wikimedia Commons)

Mengapresiasi Ayam Geprek Sebagai Kuliner Khas Sejajar dengan Gudeg Jogja

26 Januari 2026
Bayu Skak dan Film Ngapak Banyumas: Mengangkat Martabat atau Mengulang Stereotipe Buruk?

Bayu Skak dan Film Ngapak Banyumas: Mengangkat Martabat atau Mengulang Stereotipe Buruk?

26 Januari 2026
UT, Kampus yang Paling Mengerti Mahasiswa. Nggak Perlu Panggung untuk Bisa Berprestasi

UT, Kampus yang Paling Mengerti Mahasiswa. Nggak Perlu Panggung untuk Bisa Berprestasi

27 Januari 2026
4 Usaha Paling Cuan di Desa yang Bisa Dilakukan Semua Orang Mojok.co

4 Usaha Paling Cuan di Desa yang Bisa Dilakukan Semua Orang

31 Januari 2026
Sisi Gelap Budaya Rewang di Hajatan Desa yang Nggak Banyak Orang Tahu Mojok.co

Saya Tidak Antisosial, Saya Cuma Takut Ikut Rewang dan Pulang Dicap Nggak Bisa Apa-apa

29 Januari 2026
Batik Solo Trans Memang Nyaman, tapi Nggak Ramah Mahasiswa, ke Kampus Harus Transit Sampai 3 Kali Mojok.co

Batik Solo Trans Memang Nyaman, tapi Nggak Ramah Mahasiswa, ke Kampus Harus Transit Sampai 3 Kali

29 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Misi Mulia Rumah Sakit Visindo di Jakarta: Tingkatkan Derajat Kesehatan Mata dengan Operasi Katarak Gratis
  • DLH Jakarta Khilaf usai Warga Rorotan Keluhkan Bau Sampah dan Bising Truk dari Proyek Strategis Sampah RDF
  • Fakta Pahit soal Stunting. Apabila Tidak Diatasi, 1 dari 5 Bayi di Indonesia Terancam “Bodoh”
  • Indonesia Hadapi Darurat Kualitas Guru dan “Krisis Talenta” STEM
  • Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi
  • Ironi Jogja yang “Katanya” Murah: Ekonomi Tumbuh, tapi Masyarakatnya Malah Makin Susah

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.