Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Curhatan Seorang Kolektor Hot Wheels Pemula

Seto Wicaksono oleh Seto Wicaksono
19 Maret 2020
A A
Curhatan Seorang Kolektor Hot Wheels Pemula
Share on FacebookShare on Twitter

Di usia saat ini, saya masih memiliki ketertarikan untuk membeli mainan secara random. Pokoknya, kalau mainannya terlihat bagus, bawaannya pengin beli. Dari mulai gundam sampai mobil-mobilan. Makanya, banyak yang ngece saya, “Udah tua masih aja beli mainan, kayak anak-anak aja.” Lha, memangnya, mengoleksi mainan itu haknya anak-anak aja? Padahal, yang namanya hobi itu kan nggak mengenal usia. Hadeeeh, gimana, sih.

Saat ini, ada satu jenis mainan yang sedang terlihat menarik bagi saya. Bentuknya kecil, tapi terlihat kokoh. Terlihat seperti miniatur mobil. Dan yang paling penting, mudah ditemui juga tersebar di banyak gerai Indomaret dan Alfamart. Seharusnya, banyak yang sudah menyadari, mainan yang saya maksud adalah Hot Wheels.

ADVERTISEMENT

Sebetulnya, ketertarikan saya pada Hot Wheels terbilang nggak sengaja. Bahkan memiliki potensi menguras isi dompet saya sebagai orang tua. Lha gimana, di setiap Indomaret-Alfamart, mainan ini hampir selalu ada di bagian paling depan, nggak jauh dari tempat penyimpanan Kinder Joy.

Kebayang nggak, ketika anak saya minta dibelikan Kinder Joy, terus dia melihat mainan yang bentuknya menarik pula. Betul-betul berpotensi minta dibelikan keduanya. Apalagi rata-rata harga Hot Wheels sekitar 29 ribuan. Paling murah 25 ribu. Apa ngga bikin dahi saya mengerenyit? Namun, justru berawal dari situ ketertarikan saya akan Hot Wheels dimulai.

Awalnya, saya selalu berniat membelikan Hot Wheels untuk anak saya. Sebab, bagi saya yang sudah menjadi seorang Bapak, rasanya melihat anak senang karena diberi kejutan dibelikan mainan atau sesuatu yang membuat dia tersenyum itu priceless. Nggak ada duanya. Sering kali bikin saya terharu. Sampai akhirnya, secara perlahan saya menyadari dan bergumam dalam hati, “Ini Hot Wheels kok bagus juga, ya. Buat koleksi oke kayaknya, nih.”

Iya, sejak membeli Hot Wheels pertama kali untuk anak saya, saya malah jadi ikutan tertarik dan berkeinginan untuk mengoleksi. Bagi saya yang sampai dengan saat ini masih menyukai mainan, melihat beberapa koleksi mainan di rumah sudah seperti relaksasi. Di samping itu, lumayan, sekali mendayung dua-tiga pulau terlampaui. Yang nggak banyak orang tahu, ketika saya membeli mainan ini, bukan hanya anak saya yang ikut senang, tapi Bapaknya juga. Wqwqwq~

Selain itu, harga Hot Wheels relatif terjangkau dibanding harga beberapa gundam yang saya miliki di rumah. Beberapa di antaranya mungkin mahal, ada yang sampai ratusan ribu, tapi setidaknya untuk model reguler harga Hot Wheels masih bisa membuat saya tenang dan nggak bikin insecure ketika merogoh isi dompet.

Hot Wheels juga sering kali mendistraksi saya ketika pergi ke gerai mini market. Niatnya beli apa, eh, begitu lihat mainan ini yang modelnya apik, saya malah membeli juga. Padahal, awalnya nggak ada rencana untuk beli mainan ini sama sekali. Meski terkadang saya dihadapkan dengan sesuatu yang dilematis. Bikin ragu dan ngebatin, “Beli nggak, ya. Beli nggak, ya.” Sampai akhirnya saya merasa ada gejolak batin yang cukup kuat, lalu memutuskan untuk membeli. Mau bagaimana pun, lebih baik menyesal karena sudah membeli, dibanding menyesal tapi nggak jadi beli, kan? Nyeselnya malah dobel dan bikin mangkel. Belum lagi kepikiran.

Baca Juga:

Liverpool dan Tekkadan Punya Kesamaan, Sama-sama Memegang Prinsip: From Doubter to Believer

5 Panduan Investasi Hot Wheels, biar Kamu Nggak Kena Item Anyep

Itu kenapa, ketika memang ada alokasi dana untuk beli Hot Wheels, tanpa ragu saya pasti akan langsung membawa ke kasir dan membayarnya. Kalau lagi nggak ada? Ya, nggak perlu dipaksakan. Mungkin, saya terlihat terlambat untuk mengoleksi mainan jenis ini, tapi, tidak ada kata terlambat untuk menjalani hobi dan menyenangkan diri sendiri, kan?

Menurut beberapa artikel yang saya baca, Hot Wheels kali pertama diproduksi pada tahun 1968, diproduksi oleh Mattel, Inc.. Kala itu, mainan tersebut diperuntukkan untuk anak 3-8 tahun. Ia baru memasuki pasar Indonesia sekira tahun 2002. Artinya, pada tahun tersebut saya masih SD. Sejak kecil saya menyukai mainan, tapi untuk membeli paling tidak satu buah Hot Wheels menggunakan uang jajan saat itu, rasanya masih berat. Nggak memungkinkan.

Itu sebabnya, saat ini, ketika memang sedang ada alokasi dana lebih, saya nggak akan pernah ragu membeli Hot Wheels untuk koleksi tambahan anak saya. Sebab, kebahagiaan anak dan membeli mainan yang saya sukai adalah hal yang mesti diutamakan.

BACA JUGA Halo IndoAlfa, Sebagai Ibu Rumah Tangga Saya Usul Pajang Kinder Joy di Tempat Kapur Barus Aja atau tulisan Seto Wicaksono lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 19 Maret 2020 oleh

Tags: gundamHot Wheelskinderjoy
Seto Wicaksono

Seto Wicaksono

Kelahiran 20 Juli. Fans Liverpool FC. Lulusan Psikologi Universitas Gunadarma. Seorang Suami, Ayah, dan Recruiter di suatu perusahaan.

ArtikelTerkait

5 Kasta Mainan yang Meresahkan di Indomaret dari yang Termahal hingga Termurah

5 Kasta Mainan yang Meresahkan di Indomaret dari yang Termahal hingga Termurah

23 Oktober 2022
Kesamaan Prinsip From Doubter to Believer Liverpool & Tekkadan (Unsplash)

Liverpool dan Tekkadan Punya Kesamaan, Sama-sama Memegang Prinsip: From Doubter to Believer

3 Juni 2026
Ragam Persoalan yang Sering Dihadapi Kolektor Gundam dan Solusi Atas Masalah Tersebut

Ragam Persoalan yang Sering Dihadapi Kolektor Gundam dan Solusi Atas Masalah Tersebut

14 Mei 2020
Gundam Itu Bukan Mainan Murah, Wajar kalau Diambil Bisa Bikin Marah terminal mojok.co

Gundam Itu Bukan Mainan Murah, Wajar kalau Diambil Bisa Bikin Marah

31 Januari 2022
lebih baik minta maaf

Percayalah, Konsep Lebih Baik Minta Maaf daripada Minta Izin Itu Nggak Sehat buat Hubungan

18 Desember 2021
panduan mengenal grade memilih gundam plastic model gunpla untuk pemula grade harga cara merakit mojok.co

Panduan Memahami Perbedaan Grade Gundam Plastic Model (Gunpla)

18 Mei 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Cara Licik Mahasiswa Mengerjakan Skripsi Full Pakai ChatGPT, Dosen Pembimbing Wajib Tahu Ciri-cirinya biar Nggak Sampai Dibohongi!

Skripsi Memang Nggak Layak Jadi Satu-satunya Syarat Lulus untuk S1

22 Juni 2026
Warlok Semarang Muak dengan Mal Baru, Lebih Butuh Ruang Terbuka Hijau yang Terjangkau Mojok.co

Warlok Semarang Muak dengan Mal Baru, Lebih Butuh Ruang Terbuka Hijau yang Terjangkau 

24 Juni 2026
UIN SAIZU, Kampus Ngapak Terbaik di Purwokerto PAI UIN Saizu

Hal-hal yang Membuat Saya Sedikit Menyesal Masuk Prodi PAI UIN Saizu, meski Tidak Sampai Ingin Pindah Kampus

23 Juni 2026
5 UMKM Klaten yang Sukses Berdampak dan Menginspirasi Anak Muda

5 UMKM Klaten yang Sukses Berdampak dan Menginspirasi Anak Muda

24 Juni 2026
Ikut Organisasi Mahasiswa Itu Sah-sah Saja, asal Siap Keluar Duit Lumayan organisasi kampus

Rapat Organisasi Kampus: Belajar Berorganisasi atau Cuma Belajar Boros?

23 Juni 2026
Saat ini, Rumah dan Tanah yang Dianggap sebagai Aset Bernilai Investasi itu hanya Benda Mahal yang Susah Dijual

Saat ini, Rumah dan Tanah yang Dianggap sebagai Aset Bernilai Investasi Itu Hanya Benda Mahal yang Susah Dijual

24 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.