Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Curahan Hati Orang Sragen yang Lebih Sering Mengaku Asli Solo daripada Daerah Asalnya

Putri Ardila oleh Putri Ardila
29 September 2025
A A
Curahan Hati Orang Sragen yang Sering Mengaku Asli Solo daripada Daerah Aslinya Mojok.co

Curahan Hati Orang Sragen yang Sering Mengaku Asli Solo daripada Daerah Aslinya (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kalian berkenalan dengan orang baru dan dia mengaku dari Solo? Saya sarankan untuk tidak langsung percaya. Bisa jadi dia orang Sragen, Boyolali, Sukoharjo, Karanganyar yang mengaku dari Solo. Saya tahu betul hal ini karena sayalah orang Sragen yang ngaku-ngaku itu. 

Bagi orang-orang seperti kami, memperkenalkan diri sebagai asli Solo memang lebih punya gengsi. Ketika berkenalan dengan orang baru, mereka langsung paham di mana letak Solo itu. Bahkan, mereka tahu lebih dari itu, seperti kuliner, kebudayaan, hingga berbagai aktivitas menarik. Kenyataan yang terdengar sepele memang, tapi itu sangat berharga untuk orang-orang seperti kami. 

Tidak perlu repot-repot menjelaskan daerah asal

Bagi kalian yang tinggal di Solo atau kota-kota besar lain, mungkin tidak relate dengan pengalaman satu ini. Bagi kami yang berasal dari kota kecil atau daerah tidak terkenal, menjelaskan daerah asal itu benar-benar PR. Orang baru biasanya mengira daerah kami adalah kecamatan, atau lebih parah, nama mereka baru pertama kali mendengarnya.

Itu mengapa, agar tidak repot, orang-orang seperti kami ini mengaku asli Solo saja. Ringkas, gampang diingat, dan sudah punya nama. Paling sering, belakangan orang-orang mengenali Solo sebagai rumahnya Jokowi. Lalu, biasanya diikuti dengan pertanyaan, “Pernah ke rumah Pak Jokowi?”

Padahal selain rumah Jokowi, ada banyak hal lain yang layak dikenal oleh orang-orang. Solo adalah kota dengan warisan budaya yang kental dan kaya. Selain itu, di sini terdapat berbagai universitas ternama yang biasa jadi jujugan pelajar dari Jawa Tengah. 

Orang Solo malah biasa aja

Ironinya, orang Solo sendiri biasanya malah biasa saja lahir dan tinggal di kota ini. Seolah tidak terbesit sedikit pun kebanggan tinggal di Solo. Mungkin karena sejak lahir terbiasa dengan kehadiran pusat perbelanjaan, sekolah bergengsi, universitas primadona ya. Semua itu jadi terasa biasa saja bagi mereka, bukan hal yang mewah. 

Kondisinya sungguh berbeda dengan kami orang-orang dari Sragen dan Solo coret lain. Fasilitas itu bak daya tarik sendiri karena bisa menambah gengsi suatu daerah. Gengsi yang bisa jadi “kartu” untuk dimainkan ketika bersosialisasi. 

Coba saja kalian bersosialisasi atau ngobrol dengan orang luar dan mengaku dari Sragen, benar-benar PR menjelaskannya. Bahkan, bukan tidak mungkin obrolan tidak bisa berlanjut karena kesulitan menemukan kesamaan pengetahuan soal Sragen.  

Baca Juga:

Pengalaman Orang Semarang yang Kaget Menemukan Sisi Lain Kota Solo

5 Ekspektasi Orang Saat Pindah ke Solo yang Ujung-ujungnya Salah Total

Begitulah pengalaman sebagai orang Sragen yang sering mengaku sebagai orang Solo. Fenomena yang dari luar terlihat sepele, tapi bagi kami yang menjalaninya sebenarnya begitu berarti. Kalau saya sih tidak masalah mengaku-ngaku seperti itu, apalagi ada kepentingan atau tujuannya. Tapi, tetap saja, jangan lupa KTP dan rumah kalian itu di mana ya. 

Penulis: Putri Ardila
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA BTC Solo Dulu Ramai dan Jadi Andalan, Sekarang Berkawan Sepi.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 29 September 2025 oleh

Tags: boyolalikaranganyarsoloSolo Rayasragensukoharjo
Putri Ardila

Putri Ardila

Mbak-mbak bermata minus yang nulis buat bertahan hidup dan berharap suatu hari bisa keliling dunia tanpa harus berhenti menulis.

ArtikelTerkait

Jalan Solo-Jogja, Jalan Paling Monoton dan Bikin Ngantuk

Jalan Solo-Jogja, Jalan Paling Monoton dan Bikin Ngantuk

20 September 2024
Rekomendasi 5 Ruang Publik di Solo yang Cocok buat Nongkrong dan Pacaran. Dijamin Lebih Irit Ngumpul di Sini

Rekomendasi 5 Ruang Publik di Solo yang Cocok buat Nongkrong dan Pacaran. Dijamin Lebih Irit Ngumpul di Sini

29 Agustus 2023
Pariwisata Semarang Siap Melesat Seperti Solo, Meninggalkan Jogja (Unsplash)

Wisata Semarang Siap Melesat Seperti Solo, Meninggalkan Jogja

27 Januari 2023
Mengenal Pokwe, Sebutan untuk Warung Makan Prasmanan di Solo terminal mojok UNS

Mengenal Pokwe, Sebutan untuk Warung Makan Prasmanan di Solo

21 November 2021
Solo Memang Tidak Seindah Tawangmangu Karanganyar, tapi Solo Daya Tarik Lain Mojok.co

Solo Memang Tidak Seindah Tawangmangu Karanganyar, tapi Solo Punya Daya Tarik Lain

11 Februari 2024
Stasiun Klaten Stasiun Legendaris yang Semakin Modern

Stasiun Klaten, Stasiun Berusia Satu Setengah Abad yang Terus Melangkah Menuju Modernisasi

16 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mati Listrik di Jogja Adalah Cara Cepat Membunuh Orang Miskin (Unsplash)

Mati Listrik di Jogja Membuka Kenyataan Bahwa Orang Miskin Membayar Lebih Mahal dari Masalah yang Tidak Mereka Ciptakan

20 Juni 2026
Jalur Jombang-Nganjuk Lebih Mirip Halang Rintang daripada Jalan Arteri Mojok.co

Jalur Jombang-Nganjuk Lebih Mirip Halang Rintang daripada Jalan Nasional

19 Juni 2026
Hidup di Desa Nggak Seindah Bayangan, Banyak Iuran yang Harus Dibayarkan kalau Nggak Mau Jadi Bahan Omongan

Hidup di Desa Itu Murah, yang Mahal Adalah Ongkos Sosialnya, dan Ini Rinciannya

21 Juni 2026
4 Alasan Rumah Madura Punya Teras Depan yang Luas (Wikimedia Commons)

4 Alasan Rumah di Madura Kebanyakan Punya Teras Depan yang Luas

17 Juni 2026
Terminal Cileungsi Bogor Merekam Nasib Angkot Rute Pendek yang Makin Sekarat Mojok.co

Terminal Cileungsi Bogor Merekam Nasib Angkot Rute Pendek yang Makin Sekarat

17 Juni 2026
Sisi Gelap Budak Elite di Jalan Jenderal Sudirman Jakarta (Unsplash)

Sisi Gelap Budak Korporat di Jalan Jenderal Sudirman Jakarta: Ketika Pekerja Menggadai Kewarasan demi Terlihat Elite

20 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.