Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Profesi

Di Cikarang, Status PNS Tidak Terlihat Menarik. Status Karyawan Tetap Pabrik Adalah Impian yang Lebih Menjanjikan

Ahmad Arief Widodo oleh Ahmad Arief Widodo
6 Oktober 2023
A A
Cikarang dan Status PNS yang Nggak Menarik untuk Buruh Pabrik (Unsplash)

Cikarang dan Status PNS yang Nggak Menarik untuk Buruh Pabrik (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Nggak malu-maluin di depan calon mertua

Di Cikarang, misal seseorang telah menjadi kartap, dia pasti pede menghadapi calon mertua. Di mata mertua yang orang asli Cikarang, derajat kartap itu mirip dengan status PNS di daerah lain. Bahkan, saya yakin ada calon mertua yang memandang derajat kartap lebih tinggi ketimbang PNS. Apalagi kartap yang punya posisi strategis di pabrik.

Pada intinya, status kartap sudah bisa menjadi modal awal untuk menghadap ke calon mertua. Nggak bakal malu-maluin banget. Potensi ditolaknya pun sangat rendah. Kecuali saingannya adalah anak orang tajir melintir, bisa-bisa dilepeh mentah-mentah status seorang kartap.

Pede di depan teman-teman

Sebelum merantau, dulu saya masih sering main dan nongkrong dengan teman-teman asal Cikarang. Terutama teman-teman sekolah dari SD hingga SMA. Nongkrong yang kami lakukan hanya sekadar nostalgia masa lalu. Masa di mana masalah hidup terberat hanya PR Matematika.

Dari sering main dengan teman-teman sekolah, saya jadi tahu perbedaan orang yang sudah dan belum menjadi kartap. Umumnya, orang yang belum jadi kartap masih belum pede dengan diri dan masa depannya. Sebaliknya, buruh pabrik yang sudah terangkat jadi kartap terlihat lebih pede di hadapan orang lain. Sampai-sampai ada yang kelewat pede dengan selalu menyelipkan tips dan trik sukses jadi kartap tiap nongkrong. Bahkan ketika nggak ada minta tips dan trik.

Nggak dipandang sebelah mata oleh masyarakat Cikarang

Berbagai hal di hidup kita pasti bakal kena nyinyir oleh tetangga rese. Mau itu hal baik, apalagi kalau buruk. Pekerjaan menjadi sesuatu yang tak jarang dinyinyirin oleh tetangga. Biasanya pekerjaan yang bakal dinyinyirin merupakan pekerjaan yang dianggap rendah oleh masyarakat.

Para tetangga rese di Cikarang tentu tak bisa nyinyirin profesi kartap. Pasalnya, kartap bukan profesi yang dapat dipandang sebelah mata oleh masyarakat, mirip PNS, lah. Lebih-lebih kartap yang bekerja di perusahaan besar. Mereka bisa saja “membeli” mulut-mulut yang mau atau sudah nyinyirin mereka.

Bisa dibanggakan orang tua, kayak status PNS

Dari sekian banyak alasan orang ingin jadi kartap, mungkin ini yang paling utama. Jadi kartap di Cikarang bisa membanggakan orang tua. Memang, orang tua di sana nggak punya harapan terlalu muluk-muluk. Cukup jadi kartap saja, kedua orang tua sudah senang.

Mengingat ketika jadi kartap, seseorang di Cikarang masa depannya sudah cukup terjamin. Pendapatannya lumayan banyak, cukup menghidupi dia dan keluarga kecilnya. Syukur-syukur ada yang bisa dikasih ke orang tua.

Baca Juga:

Bagi Tenaga Honorer seperti Saya, Mampu Bertahan di Tengah Negara yang Absurd Adalah Sebuah Pencapaian 

Bersyukur Tidak Lolos CPNS Setelah Lulus SMA karena Difitnah Teman Dekat kalau Saya Ikut Seleksi Pakai Ordal

Begitu sekiranya alasan kartap jadi mimpi banyak buruh pabrik. Orang Cikarang benar-benar menerapkan prinsip hidup gantungkanlah mimpimu setinggi langit tapi langitnya harus terlihat dan dapat digapai.

Penulis: Ahmad Arief Widodo

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Sebagai Orang Asli Karawang, Saya Sangat Iri Sama Cikarang. Cuma Kecamatan, tapi Punya Rute KRL

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 7 Oktober 2023 oleh

Tags: buruh pabrikCikarangJawa Baratpabrikpns
Ahmad Arief Widodo

Ahmad Arief Widodo

Penulis lepas yang fokus membahas kedaerahan, dunia pemerintahan dan ekonomi. Stand like a hero and die bravely.

ArtikelTerkait

Baleendah, Kecamatan Krisis Identitas dan Ditinggalkan Bandung (Pexels)

Baleendah, Kecamatan Krisis Identitas dan Ditinggalkan Bandung

5 Maret 2025
IKN Menjadi Lahan Pembuangan ASN (Unsplash)

IKN Menjadi Lahan Pembuangan ASN Adalah Kontradiksi yang Terjadi Setiap Hari di Republik Ini

30 November 2023
8 Merek Mobil yang Biasa Jadi Kendaraan Dinas Pelat Merah terminal mojok.co

8 Merek Mobil yang Biasa Jadi Kendaraan Dinas Pelat Merah

10 Januari 2022
Alasan Saya Menyukai Sukabumi, Tempat Tinggal Terbaik Se-Jawa Barat Mojok.co

Setelah 24 Tahun Tinggal di Sukabumi, Saya Semakin Yakin kalau Tanah Kelahiran Saya Ini Adalah Tempat Tinggal Terbaik di Jawa Barat

15 Juni 2024
Akbar Faisal Profesi PNS Adalah Kebanggaan Orang Tua yang Masih Abadi terminal mojok.co

Pernyataan Akbar Faizal Super Relate bagi Pemuda yang Terus-terusan Dipaksa Jadi PNS

17 Oktober 2021
Kota Bandung yang Semakin Terasa Asing (Unsplash)

Kota Bandung yang Semakin Terasa Asing

15 Januari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Turunan Silayur Ngaliyan Semarang Momok Pengendara yang Perlu Segera Dibereskan Mojok.co

Turunan Silayur Ngaliyan Semarang Momok Pengendara yang Perlu Segera Dibereskan

5 Juni 2026
Kopi Klotok Tidak Lagi Menarik, Warga Jogja Pilih Menghindar (Wikimedia Commons)

Kopi Klotok: Kuliner Wajib bagi Wisatawan, tapi Semakin Banyak Warga Lokal Jogja yang Memilih Menjauh dan Mencari Tempat Lain

6 Juni 2026
Jembatan Ngancar Klaten Akhirnya Direnovasi, Hidup Warlok Tak Lagi Waswas, Bakal Lebih Waras Mojok.co

Jembatan Ngancar Klaten Akhirnya Direnovasi, Hidup Warlok Tak Lagi Waswas, Bakal Lebih Waras

3 Juni 2026
Derita Di Balik Keindahan Brown Canyon Semarang: Kisah Warga yang Harus Berdamai dengan Truk Tronton dan Debu Tambang Mojok.co

Penderitaan Tinggal Dekat Tempat Wisata Brown Canyon Semarang, Warga (Terpaksa) Berdamai dengan Truk Tronton dan Debu Tambang

4 Juni 2026
Mengurai Inflasi IPK: Dosen Makin Dermawan atau Mahasiswa Makin Pintar?  

Mengurai Inflasi IPK: Dosen Makin Dermawan atau Mahasiswa Makin Pintar?  

3 Juni 2026
Desa Telagamurni Bekasi Punya Semua Hal yang Dibutuhkan Warga kecuali yang Paling Penting, Kenyamanan Mojok.co

Desa Telagamurni Bekasi Punya Semua Hal yang Dibutuhkan Warga kecuali yang Paling Penting, Kenyamanan

5 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.